Indonesia
NovelToon NovelToon
Transmigrasi Cewek Red Flag: Dari Figuran Jadi Ratu Sekolah

Transmigrasi Cewek Red Flag: Dari Figuran Jadi Ratu Sekolah

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Time Travel / Idola sekolah
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: IRISVEL

SINOPSIS Gara-gara kesetrum kabel charger HP yang ngelupas pas lagi marathon baca novel roman picisan jam 3 pagi, Aira (18 tahun)—cewek slakan, blak-blakan, dan hobi tawuran—terlempar masuk ke dalam dunia novel "Cinta Di Balik Seragam". Aira nggak bertransmigrasi jadi tokoh utama cewek yang polos dan teraniaya, melainkan jadi Aira Shena, tokoh figuran yang nasibnya tragis: mati dikeroyok geng motor di bab 20 karena dijebak sama antagonis utama. Ogah pasrah sama takdir, Aira bertekad acak-acak alur cerita asli. Dia yang tadinya pemalas dan tukang resek, mendadak berubah jadi cewek paling red flag, jago berantem, tapi cerdasnya ngga ngotak. Namun, aksinya malah bikin Langit, male lead dingin dan physco-lite yang harusnya benci setengah mati sama Aira, malah ketagihan ngejar-ngejar dia. Konflik makin rumit saat rahasia kelam keluarga besar mereka, perebutan tahta bisnis raksasa, tuduhan pembunuhan palsu, hingga pengkhianatan sahabat terdekat menghancurkan kehidupan sekolah mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IRISVEL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 Pagi baru di?

BAB 26: "PAGI BARU DI SMA NUSANTARA MANDIRI"

Matahari pagi menyinari pelataran SMA Nusantara Mandiri dengan hangat. Langit Jakarta tampak biru jernih tanpa sepotong awan pun setelah diguyur hujan badai semalam. Suasana sekolah yang biasanya dipenuhi bisik-bisik gosip dan ketegangan geng motor kini terasa jauh lebih tenang dan damai. Kasus Valerie yang mendekam di penjara anak serta runtuhnya gurita bisnis Bramantara Adhitama telah menyebar luas ke seluruh penjuru sekolah dalam waktu kurang dari dua puluh empat jam.

Di koridor utama lantai dua, Aira Shena berjalan dengan langkah santai mengenakan seragam sekolah putih-abu-abu yang rapi. Rok plisketnya tampak sempurna, dipadukan dengan sepatu sneakers putih kesayangannya. Di sampingnya, Langit berjalan dengan tangan kanannya yang dengan santai merangkul bahu Aira, memamerkan kepada seluruh siswa yang lewat bahwa Ratu dan Ketua Averus kini resmi menjadi pusat perhatian paling tak tersentuh di sekolah ini.

"Eh, lu liat deh cara si Bimo ngeliatin mading sekolah," bisik Aira sambil menunjuk ke arah ujung koridor.

Di dekat papan pengumuman, Bimo sedang berdiri terpaku dengan mata membelalak lebar, sementara Kenzo di sampingnya tampak sibuk mengetik sesuatu di layar ponsel. Di kertas mading utama, terpampang surat keputusan resmi dari pihak yayasan sekolah yang menyatakan bahwa seluruh bentuk pungutan liar, perundungan kelompok, dan pengaruh faksi gelap telah resmi dibubarkan dari lingkungan SMA Nusantara Mandiri.

"Woy, Ketua OSIS! Ratu!" panggil Bimo heboh begitu melihat Langit dan Aira mendekat. Dia langsung berlari kecil menghampiri mereka sambil mengacungkan ponselnya. "Lu berdua gila ya! Berita semalam soal kejatuhan Vanguard Holdings dan penangkapan bapaknya Langit jadi headline berita nasional pagi ini!"

Kenzo mendorong kacamata berbingkai metalnya, tersenyum tipis. "Bukan cuma berita nasional, Bimo. Saham perusahaan cangkang milik keluarga Adhitama langsung auto-reject bawah pagi ini di bursa efek. Kepolisian mendiskon seluruh aset mereka untuk kompensasi publik."

Aira menyilangkan tangannya di dada, menyunggingkan senyuman savage khasnya.

"Baguslah. Biar bapak tua itu tahu rasanya jadi gelandangan setelah bertahun-tahun merusak hidup orang lain."

Langit menatap Aira sekilas, lalu melingkarkan lengannya makin erat di bahu cewek itu. "Udah, gak usah bahas orang tua itu lagi. Hari ini jam pelajaran pertama kita ada ulangan matematika, dan gue yakin lu belum belajar apa-apa, Shena."

Aira langsung mendengus sebal, memutar bola matanya malas. "Sialan. Kenapa lu harus ngingetin gue soal ulangan matematika sih, Kanebo? Mood pagi gue langsung anjlok sepuluh tingkat!"

Tawa renyah Langit pecah seketika, membuat Bimo dan Kenzo melongo tak percaya. Siapa sangka Ketua Averus yang terkenal dingin, kejam, dan jarang berekspresi itu kini bisa tertawa begitu lepas hanya karena omelan santai dari seorang Aira Shena.

Bel istirahat siang berbunyi nyaring, membebaskan seluruh siswa dari kepenatan kelas. Aira dan Langit memilih duduk di bangku taman belakang sekolah yang rindang, jauh dari kebisingan kantin yang penuh sesak. Di atas meja kayu, sekotak makanan buatan Aira tersaji rapi—nasi goreng spesial kesukaan Langit yang dibawanya dari penthouse pagi tadi.

Langit mengambil satu sendok nasi goreng itu, mengunyahnya pelan sambil menatap Aira yang sedang sibuk memainkan sedotan kotak susunya.

"Shena," panggil Langit lembut.

"Hmm?" sahut Aira tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel.

"Minggu depan, masa skorsing dan urusan administratif sekolah kita sepenuhnya selesai. Lu mau merayakan kelulusan kecil kita ke mana?" tanya Langit, matanya menatap serius ke arah Aira.

Aira menoleh, menaikkan sebelah alisnya. "Merayakan? Tiba-tiba banget. Emangnya lu mau ngajak ke mana, bos geng?"

"Gue mau bawa lu liburan ke tempat yang jauh dari hiruk-pikuk Jakarta," jawab Langit mantap. "Cuma kita berdua. Tanpa urusan geng Averus, tanpa bayang-bayang masa lalu, dan tanpa gangguan dari siapa pun."

Aira tertegun sejenak. Sorot mata Langit begitu tulus, memancarkan kerinduan yang mendalam untuk menikmati waktu berdua secara utuh bersama cewek yang telah mengubah hidupnya.

Aira lantas tersenyum tipis, senyuman paling manis yang jarang sekali ditunjukkannya pada orang lain. Dia meletakkan kotak susunya, lalu mencondongkan tubuhnya ke depan, mendekatkan wajahnya ke wajah Langit.

"Deal," bisik Aira pelan tepat di depan bibir Langit. "Tapi ingat, kalau tempat liburan pilihan lu ngebosenin atau gak ada tantangannya sama sekali... gue bakal hukum lu buat traktir gue makanan sepuasnya selama sebulan penuh."

Langit tersenyum miring, sebelah tangannya terulur mencubit hidung mancung Aira gemas. "Gue turuti apa pun mau lu, Ratu."

Suara angin siang berembus lembut, menerpa dedaunan pohon mangga di taman sekolah dan membawa serta sisa-sisa badai masa lalu. Di dunia baru yang asing ini, Aira Shena tidak hanya berhasil bertahan hidup, tetapi juga menemukan tempat berlabuh yang paling sempurna di dalam dekapan seorang Langit Biru Adhitama.

see you next bab 27

jangan lupa like dan komen jika suka cerita ini

1
Ainun Tea
bahagi terus lanjut
Ainun Tea
lanjut seru bangettt
Ainun Tea
harus nunggu lgi bab 24
Ainun Tea
semangatt aira ku synk
Ainun Tea
sumpah seru banget
PengGeng EN SifHa
kenapa si shamena shena nanana di juluki CEWEK TRANSMIGRAN thoor ?

dr deoaj baca agak bingung..
bukannya yang tau dia trans hanya si lajgit..kenzo & 1 nya lupan tadi namanya ?
PengGeng EN SifHa
alur cerita yg sulit dijabarkan,akan tetapi sangat seru dimana jiwa muda yg penuh tantangan...dimana dunia nyata saja sudah seru & ini dunia fana + seru lagi dengan logika yg begitu badas.
PengGeng EN SifHa
gedebak gedebig dar der dor kembang api to raa ??🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!