Indonesia
NovelToon NovelToon
Sistem Om Level Dewa

Sistem Om Level Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Hidup tenang Bayu sebagai karyawan sekaligus selebgram hancur seketika saat ia harus mengasuh enam keponakan perempuannya yang super aktif. Namun, kemunculan "Sistem Om Level Dewa" mengubah segalanya dengan menjanjikan kekayaan tak terbatas asalkan ia berhasil membuat para keponakannya bahagia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Brumm.

Mobil Lamborghini hitam milik Bayu melaju memasuki area parkir gedung Pratama Creative yang sudah mulai sepi.

Waktu menunjukkan pukul lima sore dan langit Jakarta mulai berubah warna menjadi jingga kemerahan.

Bayu mematikan mesin mobilnya lalu segera turun untuk membukakan pintu penumpang bagi Alya.

"Silakan turun Tuan Putri, selamat datang di markas besar Pratama Creative Agency," ucap Bayu sambil tersenyum lebar.

Alya tertawa pelan melihat tingkah Bayu yang memperlakukannya dengan sangat spesial seperti itu.

"Terima kasih Tuan CEO, gedung kantormu ini ternyata jauh lebih besar dari bayanganku sebelumnya."

Mereka berdua berjalan berdampingan memasuki lobi utama yang terasa sangat sejuk dan mewah.

Lantai marmer yang mengkilap memantulkan bayangan mereka berdua dengan sangat jelas.

Bayu mengajak Alya menaiki lift menuju lantai dua tempat ruang kerja utamanya berada.

Ting.

Pintu lift terbuka dan Bayu langsung membimbing Alya menyusuri lorong yang sepi.

Cklek.

Bayu membuka pintu kayu besar bertuliskan ruang Direktur Utama dan mempersilakan Alya masuk.

Alya melangkah masuk dan langsung takjub melihat desain interior ruangan yang sangat elegan tersebut.

Sebuah meja kerja dari kayu jati solid mendominasi bagian tengah ruangan dengan pemandangan jendela kaca besar.

"Ruanganmu sangat rapi dan wangi Bayu, sangat berbeda dengan kamar kosmu yang berantakan jaman kuliah dulu," goda Alya.

Bayu menggaruk tengkuknya yang tidak gatal merasa sedikit malu masa lalunya kembali dibahas.

"Itu kan cerita lama Alya, sekarang aku adalah pria dewasa yang sangat menjaga kebersihan lingkungan kerjaku."

"Duduklah di sofa itu, aku akan membuatkanmu minuman dingin sebagai balasan kopi manismu tadi pagi."

Alya mengangguk dan duduk di atas sofa kulit berwarna hitam yang terasa sangat empuk.

Bayu berjalan menuju kulkas mini di sudut ruangan dan mengambil dua kaleng minuman soda dingin.

Sshhh.

Bayu membuka kaleng soda itu dan menyerahkan salah satunya kepada Alya.

"Terima kasih Bayu, sejujurnya aku masih merasa seperti bermimpi melihat semua pencapaianmu ini."

"Kamu berubah dari seorang mahasiswa sastra yang sederhana menjadi pengusaha muda yang sangat sukses."

Bayu ikut duduk di sofa tepat di seberang Alya sambil menyesap minuman sodanya perlahan.

"Semua ini terjadi begitu saja Alya, Tuhan memberiku jalan dan aku hanya mengambil kesempatan itu sebaik mungkin."

"Lalu apa rencanamu ke depannya dengan agensi sebesar ini Bayu?" tanya Alya dengan raut wajah tertarik.

"Aku ingin mencetak banyak bintang besar dan membuat perusahaanku memonopoli industri hiburan digital di negara ini."

Mata Bayu memancarkan aura ambisi yang sangat kuat saat mengucapkan kalimat tersebut.

Alya menatap wajah Bayu dengan pandangan yang sulit diartikan namun ada kekaguman yang jelas di sana.

Trrrrt trrrrt. Suara getaran keras tiba-tiba muncul dari ponsel Bayu yang tergeletak di atas meja kerja.

Bayu mengerutkan dahinya lalu berdiri untuk mengecek notifikasi apa yang baru saja masuk.

Layar ponselnya menampilkan peringatan dari aplikasi kamera pengawas keamanan kantor lantai dua.

"Ada pergerakan mencurigakan di ruang Manajer Operasional," gumam Bayu membaca notifikasi tersebut pelan.

Bayu langsung menyalakan monitor komputer di mejanya untuk melihat rekaman CCTV secara langsung.

Di layar monitor itu, terlihat sosok Naya alias Vanya sedang mengendap-endap masuk ke dalam ruangan Dimas.

Wanita licik itu terlihat sedang mencoba menyalakan komputer Dimas dan membongkar laci mejanya.

"Sedang apa dia di sana? Bukankah seharusnya dia sudah pulang bersama Maya dan Reza tadi?" batin Bayu dengan sinis.

Bayu tersenyum miring menyadari bahwa mantan pacarnya itu sedang mencoba mencari dokumen rahasia agensi.

Alya yang melihat Bayu tersenyum sendiri di depan monitor langsung merasa penasaran.

"Ada apa Bayu? Apakah ada masalah penting terkait pekerjaanmu?"

"Bukan masalah besar Alya, hanya ada seekor tikus got yang sedang mencoba mencari makan di ruangan manajerku."

"Biar aku berikan sedikit kejutan agar tikus itu kapok dan tidak berani mencuri lagi."

Bayu mengetikkan beberapa perintah di komputernya untuk mengakses sistem keamanan jarak jauh ruangan Dimas.

Dia menekan tombol alarm darurat yang terhubung langsung dengan pengeras suara di ruangan tersebut.

Tet tet tet.

Suara alarm yang sangat nyaring dan memekakkan telinga langsung meledak di dalam ruangan Dimas.

Dari layar CCTV, Bayu bisa melihat Vanya melompat kaget hingga tubuhnya menabrak meja dengan sangat keras.

Bruk.

Vanya terlihat memegangi lututnya yang membentur ujung meja sambil meringis kesakitan.

Wanita itu sangat panik dan langsung berlari terbirit-birit keluar dari ruangan Dimas dengan langkah pincang.

Bayu tertawa pelan melihat penderitaan mantan pacarnya yang gagal total melakukan aksi penyusupan.

"Kau tidak akan pernah bisa menang dariku Vanya, aku selalu selangkah lebih maju dari otak licikmu itu."

Bayu mematikan alarm tersebut dan kembali mematikan monitor komputernya seolah tidak terjadi apa-apa.

Dia berjalan kembali ke arah sofa dan duduk dengan wajah yang sangat rileks.

"Suara bising apa tadi Bayu? Seperti suara alarm kebakaran," tanya Alya dengan wajah sedikit khawatir.

"Itu hanya sistem keamanan kantorku yang sedikit bermasalah, besok aku akan menyuruh teknisi untuk memperbaikinya."

Alya menghela nafas lega dan kembali menyandarkan tubuhnya ke sandaran sofa.

Melihat Alya yang sudah mulai rileks, Bayu merasa ini adalah saat yang tepat untuk meningkatkan kedekatan mereka.

Bayu memanggil sistem di dalam kepalanya dengan cepat.

"Sistem, aku ingin membeli satu botol Parfum Pemikat Simpati dari Toko Rahasia sekarang juga."

[Transaksi Diproses...]

[Pembelian satu botol Parfum Pemikat Simpati berhasil, saldo Tuan telah dipotong sebesar Rp 250.000.000.]

Cling.

Sebuah botol kaca kecil elegan berwarna biru malam muncul di dalam saku jas Bayu.

Bayu beralasan ingin pergi ke toilet sebentar dan langsung masuk ke kamar mandi pribadi di dalam ruangannya.

Dia mengeluarkan botol parfum mahal itu dan menyemprotkannya sedikit ke area leher dan pergelangan tangannya.

Cess cess.

Aroma harum yang sangat maskulin namun memberikan efek menenangkan langsung menguar di udara.

Wangi parfum ini tidak terlalu menyengat melainkan sangat lembut seperti wangi hujan di musim semi.

Bayu menatap pantulan dirinya di cermin dan tersenyum penuh percaya diri.

"Harga dua ratus lima puluh juta tidak ada artinya jika bisa membuat bidadari kampus ini luluh kepadaku."

Bayu keluar dari kamar mandi dan kembali duduk di sofa tepat di seberang Alya.

Saat Bayu duduk, Alya tiba-tiba mengendus udara di sekitarnya dengan kening sedikit berkerut.

"Bayu, kamu baru saja memakai parfum ya? Wanginya enak sekali dan membuat perasaanku jadi sangat tenang."

"Benarkah? Ini hanya parfum biasa yang baru aku beli kemarin di mall," bohong Bayu dengan lancar.

[Ding!]

[Efek Parfum Pemikat Simpati mulai bekerja pada target Alya Nadhira.]

[Target akan merasa sangat nyaman dan berani mengutarakan perasaan terdalamnya selama tiga jam ke depan.]

Mata Alya menatap Bayu dengan pandangan yang jauh lebih lembut dan dalam dari sebelumnya.

1
Adelina Lin
thor,gimana ibunya anak anaknya gk diceritakan lagi
kiyoe: heheh iyaa nanti muncul kok kak ibu dari keenam anak² itu 🙏
total 1 replies
Wega Luna
yu, ponakan2 mu itu bisa dibuat model juga🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
apa gunanya sistem kalo tidak memberi peringatan, jangan sampai lah terjebak terlalu jauh ,semoga ketahuan,
Adelina Lin: thor jangan sampai rencana busuknya si vanya terlaksana, kasihan bayu dan keponakannya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!