Indonesia
NovelToon NovelToon
REMBULAN UNTUK KEY

REMBULAN UNTUK KEY

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:27.5k
Nilai: 5
Nama Author: Anowmuri3__

Warning!!!
Kisah ini hanya fiktif belaka, kisah ini tidak bermaksud untuk menyalahkan agama, atau menyinggung agama manapun, jika ada kesalahan mohon maaf🙏🙏

"Apakah mencintai seseorang itu salah?" - Key.

"Mencintai seseorang memang tak salah. Hanya saja, mencintai seseorang yang jelas-jelas tidak mungkin bersama itulah yang salah. Apalagi kita tau, diantara kita memiliki iman yang berbeda." - Rembulan.

Bagaimanakah kisahnya ...

Mentahan cover from : pinterest

NB : Kisah ini hanya fiktif/fiksi belaka, jika ada kesamaan dalam nama, alur, tempat, itu tidak disengaja 🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anowmuri3__, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PART 26

Keesokan paginya, kini Rembulan dan Arin sudah memakai pakaian olahraga, dengan Rembulan memakai celana training panjang dan kaos panjang, sedangkan Arin memakai baju olahraga syar'i.

Meskipun saat ini mereka tengah berpuasa, namun tidak menghalangi mereka untuk berolahraga.

Mereka pun hanya berlarian kecil saja di sekeliling komplek gedung apartemen.

"Sebaiknya kita masuk kedalam," ucap Rembulan.

"Boleh."

Mereka berdua pun kembali ke unit apartemen Rembulan, setelah lari kecil di sekitar gedung itu.

Setelah berada di dalam unit apartemen, keduanya pun duduk di sofa, guna mengatur nafas mereka.

"Kak, aku mandi duluan ya," ujar Arin.

"Iya."

Arin pun masuk kedalam kamar Rembulan dan mulai membersihkan badannya, sementara Rembulan ia masih duduk di sofa yang berada di ruang tamu.

Tak terasa waktu pun berlalu, kini waktu sudah menunjukkan pukul enam sore, yang dimana waktu Maghrib sudah tiba.

Dan artinya, buka puasa pun sudah tiba, kali ini Rembulan dan Arin tengah berbuka puasa, di meja makan sudah tersedia berbagai takjil, yang tadi sore mereka beli.

Setelah sholat Maghrib, mereka pun mulai menikmati takjil yang mereka beli.

"Arin," panggil Rembulan, yang duduk di kursi yang berhadapan dengan Arin.

"Iya ada apa kak?" tanya Arin.

"Kemarin kamu bilang kalau umi dan Abi sedang pergi, terus di rumah tidak ada siapa-siapa dong."

"Iya. Dan di rumah cuman ada kak Zaki, karena kak Zaki kan harus mengurus pondok pesantren ketika Abi gak ada, jika gak ada kak Zaki siapa dong yang ngajarin para santri. Ya, walaupun ada ustadz dan ustadzah," jelasnya.

"Ohh gitu, terus kenapa kamu gak bantuin kakak kamu? Jangan salah paham dulu ya, aku bilang kaya gini bukan berarti gak ngebolehin kamu buat nginep disini loh ya," terang Rembulan, karena ia takut jika Arin akan tersinggung jika ia mengatakan hal itu.

Walaupun ia tau bahwa sahabatnya itu gak bakal punya pemikiran ke arah sana.

"Karena aku bosen di rumah, heheh," ujarnya, seraya cengengesan.

"Dasar kamu."

Mereka pun kembali melanjutkan makannya.

°°°

03:00 WIB.

Waktu menunjukkan pukul tiga pagi, Rembulan dan Arin pun tengah menikmati saur bersama.

Dan disinilah mereka berada, duduk di kursi makan.

Drret, drret, drret.

Handphone milik Rembulan pun berdering, dilihatnya siapa yang menghubunginya.

Dilihatnya siapa orang yang menghubunginya, ia pun menghela nafasnya, setelah melihat nama yang tertera di handphonen-ya "Kunci 🔑."

Ya, siapa lagi kalau bukan Key, dan Rembulan pun menamai kontak Key dengan nama kunci, jika dalam bahasa Inggris adalah key.

"Siapa?" tanya Arin, melihat Rembulan yang belum mengangkat teleponnya.

"Angkat saja," lanjutnya, karena Rembulan masih diam tidak mau menjawab pertanyaan darinya atau mengangkat teleponnya.

Mendengar hal itu, Rembulan pun mengangkat teleponnya.

"Halo, assalamu'alaikum," ucapnya, setelah mengangkat teleponnya.

"Wa'alaikum salam, kanapa lama?" tanya Key dari sebrang.

"Maaf, aku sedang saur bersama sahabat ku. Jadi sebab itu aku lama mengangkat telepon darimu," ucapnya, dan seketika Rembulan menyadari kenapa dia bicara seperti itu, seperti seorang kekasih yang menjelaskan pada kekasihnya itu.

"Sahabat?! Perempuan atau laki-laki?"

"Tentu saja perempuan! Kau ini bagaimana, mana mungkin aku mengijinkan seorang pria masuk kedalam apartemen ku, lagian jika aku makan dengan teman pria, pasti aku makan diluar, dan beramai!" ucapnya penuh penekanan.

"Awas saja kalau kamu ketahuan pergi bersama pria lain!"

"Kenapa memangnya?"

"Tentu saja tidak boleh."

"Apa hak mu melarang ku, kita kan cuman berteman."

Ucapan dari Rembulan berhasil membuat Key diam di sebrang sana.

"Ya, iya teman. Tapi ... teman tapi mesra."

"Hah! Apa kamu bilang? Mesra? Gak salah dengar, darimana nya mesra, pegangan tangan aja gak pernah," ucap Rembulan, karena ia terkejut, Key yang tiba-tiba bilang bahwa mereka TTM alias teman tapi mesra.

Dan terjadilah pertengkaran dari keduanya.

Sementara Arin, ia hanya diam saja mendengar pertengkaran Rembulan dengan seseorang yang ada di telepon, yang ia sendiri tidak tau siapa orangnya.

"Seterah apa katamu, bye!" ujar Rembulan dengan kesal, saking kesalnya ia pun lupa untuk mengucapkan salam.

"Apa yang menghubungi mu adalah kekasih kakak?" tanya Arin, setelah melihat Rembulan yang sudah mematikan sambungan teleponnya.

Dan seketika membuat Rembulan terkejut, bagaimana bisa ia lupa dengan kehadiran Ari, sahabatnya itu.

"Bukan, dia hanya teman," jawab Rembulan.

Dan Arin pun hanya ber "oh" ria, "kupikir tadi dia adalah kekasih kakak. Habisnya kalian seperti sepasang kekasih yang sedang bertengkar," ujar Arin.

"Tidak. Kau tau kan, aku tidak ingin berpacaran," ucap Rembulan.

"Iya, tapi tetap saja kakak dekat dengan laki-laki itu, kan?" tanyanya sekaligus menggoda.

Dan seketika membuat Rembulan menundukkan kepalanya, karena malu pada Arin.

Dan bukan hanya itu, ia pun malu pada dirinya sendiri, bagaimana bisa ia berkata bahwa ia tidak ingin berpacaran, tapi dia selalu bersama dengan Key.

"Tak apa. Aku akan berdo'a supaya kakak bisa membatasi diri kakak dengan yang bukan mahram," ucap Arin, karena ia tau apa yang dirasakan oleh sahabat yang sudah ia anggap sebagai kakaknya sendiri, meski umur keduanya hanya selisih satu tahun.

Dan ia pun bukan sok suci atau apapun, karena sejatinya ia pun masih banyak kekurangan.

Ia mengatakan hal itu, hanya menasihati Rembulan saja. Dan Rembulan pun mengerti, ia tak marah atau apa, justru ia berterima kasih pada sahabatnya itu karena sudah menasehati dirinya.

Keduanya pun mulai membersihkan bekas makan mereka, Rembulan pun mencuci piring, sementara Arin ia hanya disuruh untuk mengelap meja makan saja.

Setelah semaunya sudah selesai, keduanya memutuskan untuk masuk kedalam kamar Rembulan.

Karena waktu masih ada untuk shalat malam, maka keduanya pun memutuskan untuk shalat malam terlebih dahulu, dan memilih tadarusan dibanding tidur, sekaligus menunggu waktu subuh tiba.

°°°

Pagi harinya, kini keduanya tengah bersiap-siap.

Dengan Rembulan yang bersiap untuk berangkat ke rumah sakit, sementara Arin bersiap untuk pulang ke rumahnya.

Nantinya ia akan di jemput oleh sang kakak.

Ting tong, ting tong, ting tong.

Tak lama terdengar suara bel apartemen berbunyi.

Rembulan pun keluar dari kamarnya dan mulai melangkah membuka pintu unit apartemennya itu.

"Kak Zaki. Silahkan masuk," sapa Rembulan, sekaligus menyuruh Zaki untuk masuk kedalam unit apartemennya.

Kenapa Rembulan menyuruh Zaki untuk masuk kedalam unit nya? Jawabnya ialah, karena ada Arin.

Sehingga ia tak perlu merasa takut akan terjadi sesuatu, jika didalam unit nya hanya dia dan Zaki saja.

Bukan berarti ia pilih kasih, jika tidak ada Arin pun dia akan menyuruh Zaki atau pria siapapun untuk menunggunya di luar.

Dan setelah itu ia pun akan berbicara di tempat yang ramai.

1
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻
lelika_mefita🍂
semangatttt thore
Riee 🕊️: Terima kasih 🤗
total 1 replies
Nilan Nurohima
Hotel ya? 1bulan thor? Bukannya hoter perharinya aja mahal bngt😭tpi ceritanya seru bngt
Riee 🕊️: Wah makasih💚 ceritanya itu di biayain sama pihak rumah sakit kak, kan disitu ceritanya Rembulan dan yg lainnya sedang mengikuti seminar di Korea 🤗 maaf ya jika banyak yg typo hehehe
total 1 replies
Aquarius Style
Gini nih nasib jomblo 😏
Aquarius Style
Felix, kamu tuh ngga diajak 😁🤭
🥀
haha seperti di gantung ya rembulan nunggu balasan itu🤣🤣
🥀
si rembulam udah banyak part aja. mak gak on nulis lama akak. jadi gak main ke sini. ahh rembulamnn nanti mak baca malem 😍😍
bluesky ⛅🌿
Keren
#Radella_3to3
Permaisuri Yang Tercampakan mampir meninggalkan like + rate 5 bintang. Terus semangat kak!!. Jangan lupa feedback ya kak, ditunggu kehadirannya.
Riee 🕊️: Sudah ya kak, dan terima kasih sudah mampir 🙏💚
total 1 replies
Riee 🕊️
Maaf, jika banyak typo🙏 akunya lgi gk enak badan🤧😁
🥀
lanjuut thor
bluesky ⛅🌿
aku mampir🤗
Masitoh Imas
sangat bagus
Masitoh Imas
ceritanya sangat menarik ☺
Riee 🕊️: wkwkwkw makasih loh
total 1 replies
Engkur Kurniasih
enak dibacanya
Riee 🕊️: Wah makasih banyak kak 😍😁
total 1 replies
🥀
key tukang maksa
🥀
cus key dan rembulan nih mak. pdhl baru on
🥀: selalu support author
total 2 replies
🥀
duluannn ni thor. langsung cuss pas ada notif
Riee 🕊️: wah makasih loh Mak 🤗💚
total 1 replies
🥀
bintang lima meluncur untuk karya terbaru kakak. suka kali sama key dan rembulan
🥀
lanjuuuut thir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!