Indonesia
NovelToon NovelToon
SISTEM FLASH SALE Rp1

SISTEM FLASH SALE Rp1

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:24.5k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Ardi, seorang pemuda miskin yang tulus, tiba-tiba dicampakkan oleh Siska, kekasihnya selama lima tahun, demi Bagas, sahabat Ardi yang baru saja naik jabatan menjadi manajer yang kaya raya. Di tengah keputusasaan dan hinaan brutal, Ardi secara tak terduga membangkitkan [Sistem Flash Sale Rp1], sebuah antarmuka misterius yang memungkinkannya membeli barang apa pun—dari mobil sport mewah, penthouse, hingga seluruh perusahaan—hanya dengan satu rupiah. Dengan kekayaan instan yang tak terbayangkan ini, Ardi mulai membalas dendam secara face-slapping kepada mereka yang meremehkannya, sembari menjelajahi kehidupan barunya sebagai miliarder muda yang paling berkuasa di negeri ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27

Ardi menoleh pada Tiara dan menepuk pelan kepala gadis manis itu untuk menenangkannya.

"Tenang saja, langit tidak akan runtuh selama aku berdiri di sini menaungimu," balas Ardi dengan senyum yang sangat menenangkan.

Tiara terpaku mendengar ucapan Ardi, rasa takut di hatinya entah kenapa langsung sirna seketika.

Hanya butuh waktu dua menit, pintu lift studio terbuka paksa dan segerombolan orang berpakaian jas hitam berlari keluar.

Di depan mereka, seorang pria paruh baya yang terlihat sangat berwibawa berjalan dengan wajah marah.

Dia adalah Anton, Direktur Utama Star Media Entertainment yang terkenal sangat kejam.

"Mana bajingan yang berani mengacau di studio perusahaanku ini." teriak Anton dengan suara menggelegar ke seluruh ruangan.

Bella langsung berlari menghampiri Anton dan bergelayut manja di lengan pria paruh baya tersebut.

"Itu dia Pak Anton, pemuda berjas abu-abu itu yang sudah merusak gaunku dan memukul satpam kita," tunjuk Bella dengan jari lentiknya ke arah Ardi.

Anton menatap mengikuti arah telunjuk Bella dan matanya langsung menyipit untuk melihat wajah pemuda itu dengan jelas.

Saat wajah tenang dan dominan Ardi tertangkap jelas oleh mata Anton, langkah pria paruh baya itu seketika terhenti mendadak.

Jantung Anton seakan berhenti berdetak detik itu juga dan keringat dingin sebesar biji jagung langsung mengucur deras dari dahinya.

Tadi pagi, Anton baru saja menerima email resmi dari dewan direksi pusat bahwa seratus persen saham perusahaan telah dibeli oleh seorang miliarder misterius bernama Tuan Ardi.

Email itu menyertakan foto wajah bos besar baru mereka dengan peringatan keras untuk tidak pernah mencari masalah dengannya.

Dan wajah pemuda yang sedang berdiri santai di depannya saat ini benar-benar sama persis seratus persen dengan foto di email tersebut.

"Pukul wajahnya sampai hancur Pak Anton, biarkan dia berlutut mencium sepatuku." hasut Bella terus mengipas amarah tanpa menyadari situasi.

Plak.

Sebuah tamparan yang sangat keras dan bertenaga mendarat telak di pipi mulus Bella tanpa peringatan.

Namun tamparan itu bukan berasal dari Ardi, melainkan dari tangan Anton sendiri.

Bella terpelanting jatuh ke lantai sambil memegangi pipinya yang bengkak dengan wajah tidak percaya.

"Pak Anton. Kenapa Bapak malah menamparku." jerit Bella menangis syok melihat perlakuan pria yang selama ini selalu memanjakannya.

Sutradara dan seluruh kru di studio itu ikut menahan napas saking terkejutnya melihat kejadian langka tersebut.

Anton sama sekali tidak mempedulikan tangisan Bella dan langsung berlari tergesa-gesa menghampiri Ardi.

Bruk.

Pria paruh baya berjas rapi itu langsung menjatuhkan lututnya ke lantai dan membungkuk sangat dalam di depan kaki Ardi.

"Selamat datang di perusahaan Anda Tuan Ardi yang terhormat." teriak Anton dengan suara bergetar nyaris menangis karena ketakutan.

"Saya mohon ampun beribu ampun karena terlambat menyambut kedatangan Anda secara pantas Tuan." lanjut Anton memohon belas kasihan.

Suasana di studio raksasa itu mendadak menjadi sangat sunyi senyap seperti di area pemakaman.

Semua orang melebarkan mata mereka hingga batas maksimal, otak mereka tidak mampu mencerna pemandangan gila di depan mereka.

Tiara yang berdiri di belakang Ardi sampai harus menutup mulutnya dengan kedua tangan agar tidak menjerit kaget.

"Perusahaan Anda? Apa maksudnya ini Pak Anton." gumam Bella dari atas lantai dengan wajah sepucat mayat hidup.

"Tutup mulutmu wanita jalang bodoh." bentak Anton menoleh ke belakang dengan mata melotot merah.

"Tuan Ardi ini adalah pemilik mutlak yang memegang seratus persen saham Star Media Entertainment mulai hari ini." teriak Anton membongkar identitas Ardi.

Pengumuman itu meledak seperti bom atom di telinga Bella dan sang sutradara yang sombong tadi.

Lutut sutradara gempal itu seketika lemas dan dia ikut jatuh berlutut di sebelah Anton dengan keringat bercucuran deras.

"Mati aku, aku baru saja menyuruh satpam memukul bos besar dari agensi raksasa ini," rintih sutradara itu meratapi nasib buruknya.

Ardi menatap dua bawahan rendahan di bawahnya itu dengan pandangan bosan lalu melirik ke arah Bella yang masih gemetar di lantai.

"Jadi, apakah kau masih ingin memenjarakanku dan mematahkan kakiku Bella sayang," sindir Ardi menggunakan panggilan manja wanita itu sendiri.

Bella merangkak maju seperti anjing yang ketakutan dan mencoba memegang ujung sepatu Ardi.

"Tuan Ardi saya mohon maaf, saya buta dan tidak tahu siapa Anda sebenarnya," isak Bella menangis tersedu-sedu menghilangkan seluruh harga dirinya.

"Tolong jangan pecat saya Tuan, saya adalah bintang utama penghasil uang terbanyak di agensi ini," mohon Bella memamerkan nilai jualnya.

Ardi menendang tangan kotor Bella dengan pelan namun cukup untuk membuat wanita itu mundur ketakutan.

"Uangmu itu bahkan tidak cukup untuk membayar uang bensin mobilku," jawab Ardi dengan senyum iblis yang sangat merendahkan.

"Pak Anton, aku ingin wanita arogan ini dipecat dan diblacklist dari seluruh industri hiburan di negara ini detik ini juga," perintah Ardi mutlak tanpa celah.

"Baik Tuan Ardi. Saya akan menyebarkan surat pemecatannya ke seluruh stasiun televisi dan rumah produksi siang ini juga." jawab Anton dengan sangat patuh.

Bella langsung menjerit histeris dan pingsan di tempat mendengar karier dan masa depannya hancur berkeping-keping dalam sekejap mata.

"Dan untuk sutradara ini, pecat dia dan suruh dia membayar ganti rugi atas kerusakan alat di studio ini," lanjut Ardi menunjuk pria gempal yang sedang gemetar itu.

"Ampun Tuan. Saya masih punya banyak tanggungan hutang." tangis sutradara itu sebelum diseret keluar oleh tim keamanan pusat.

Ardi lalu berbalik badan dan menatap Tiara yang masih berdiri membeku dengan air mata bahagia di pelupuk matanya.

"Mulai besok, semua sumber daya, film terbaik, dan kontrak eksklusif agensi ini akan dialihkan sepenuhnya untuk Tiara," umumkan Ardi membuat seluruh kru terkesiap.

"Aku? Tapi Tuan Ardi, aku hanya aktris pendatang baru yang belum punya pengalaman," ucap Tiara ragu-ragu tidak percaya dengan keberuntungannya.

"Di perusahaanku, aku yang menentukan siapa yang akan menjadi bintang, dan kau memiliki hati yang jauh lebih bersinar dari wanita palsu tadi," jawab Ardi tersenyum manis.

Tiara tidak bisa menahan perasaannya lagi dan langsung berhamburan memeluk erat tubuh Ardi sambil menangis terharu.

"Terima kasih banyak Tuan Ardi, aku berjanji tidak akan pernah mengecewakanmu seumur hidupku." isak Tiara menyandarkan kepalanya di dada bidang Ardi.

Ardi membalas pelukan gadis itu dengan lembut, mencium aroma sampo stroberi yang sangat manis dari rambut Tiara.

Tepat pada momen mengharukan itu, layar emas antarmuka Sistem kembali muncul melayang di depan pandangan Ardi.

[Notifikasi Sistem Flash Sale Rp1]

[Tuan Rumah telah berhasil membersihkan racun di dalam perusahaan dan menemukan bakat terpendam yang berharga.]

[Dominasi Anda di dunia hiburan telah tertanam dengan sangat kuat.]

[Sistem membuka Flash Sale Keterampilan untuk menunjang karier bakat baru Anda.]

[Item: Skrip Film Blockbuster Masa Depan dan Kemampuan Akting Tingkat Dewa (Dapat ditransfer).]

[Harga Spesial: Rp1.]

Ardi tersenyum lebar menyadari bahwa Sistem ini benar-benar tidak pernah berhenti memberikan kejutan yang luar biasa.

"Beli sekarang juga," batin Ardi sambil membelai rambut Tiara.

"Dengan skrip ini, aku akan membuat gadis di pelukanku ini menjadi legenda abadi di dunia perfilman," tekad Ardi dalam hatinya.

1
clara
😶‍🌫️😶‍🌫️😶‍🌫️
pricilia
🥰🤩
Antoni gergio
saya suka cerita ini kak🥰🌹
sasa
🤗🥰😍🤩💘💟
nurul khusna
🥰🌹🌟⭐
Anton barly
baik dan bagus novel nya😍🤩
yani
💫🌟🌟
fitri
⭐⭐⭐⭐
yudi permana
seru kak🥰
Angel
keren kak Cherly🥳😘😘
setiawan
/Good//Good//Moon//Heart/
gofur
baik🥰😍🤩
Äï
dia terlalu mudah menguasai dunia fana co aku curiga ntar dia bakal ke dunia lain seperti abad pertengahan, alam kultivator, dunia pedang dan sihir atau kek lou feng yg menjelajah di luar angkasa dan membangun kerajaan di semesta
Shinta geol
💟🥰💋
Cherlly
baca judul nya kaka dia memliki sistem flash sale Rp1 jdi dia bisa beli apa saja dgn Rp 1
Äï
loh uang dari mana dia? saldo nya kan 10M terus pake belanja 800jt kok malah nambah jadi 50M
Cherlly
itu di gas keras kalo ferari/lambo pasti keluar api dan asap kaka,..
Äï
masa mobil baru berasap
samuel df
🌹🥰
Äï
plot klise ini sudah lama aku tidak melihat nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!