Indonesia
NovelToon NovelToon
Jodoh Karena Wasiat

Jodoh Karena Wasiat

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Cintapertama / Pengantin Pengganti / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:31.6k
Nilai: 5
Nama Author: Puji Rosita Dewi

Alisha Putri Permatasari,gadis berhijab putri dari Hendrawan dan Almira.Dia bertunangan dengan Fathan Sujatmiko,seorang dokter spesialis anak.Namun,Allah berkehendak lain.Sebelum meninggal, dia berpesan kepada kepada Alisha supaya mau menikah dengan Rangga Sebastian.

"Rangga,jika esok aku pergi.Aku mohon jaga Alisha. Nikahi Alisha,sayangi dia sepenuh hati. Aku tahu kamu begitu mencintai Alisha,aku juga yakin kamu akan menyayanginya, " pesan Fathan sebelum meninggal. Seakan firasat baginya akan meninggal.

"Alisha,aku mohon sama kamu.Menikahlah sama Rangga,aku yakin Rangga akan membahagiakanmu dan selalu menyayangimu," Ucap Fathan kepada Alisha.

Seperti disambar petir,Alisah syok dan tidak bisa berkata-kata.



Apakah Alisha akan menerima wasiat itu?Bagimana kisah Alisha selanjutnya?


Mohon dukungannya ya,ini novel pertama saya.Dimohon kritik dan sarannya yang bisa membangun dan bisa menambah semangat saya dalam menulis

Terima Kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puji Rosita Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27. Fitting Baju

3 minggu berlalu sejak Alisha resmi dilamar Fathan meskipun dengan acar yang sederhana, Rangga mencoba ikhlas untuk itu semua. Hari-hari Rangga dan Alisha semakin akrab tapi keakraban anatar bos dan sekretarisnya, tidak lebih. Tapi bagi Rangga itu sangatlah membahagiakan dirinya

Begitu juga dengan Fathan, tiap hari selalu mengantar dan menjemput Alisha. Rangga yang kerap kali melihat mereka, dia lebih bisa menerima,tanpa haris melakukan hal-hal bodoh seperti yang sebelumnya.Hubungan ketiganya membaik, tidak ada persaingan antara Rangga dan Fathan dalam memperebutkan cinta Alisha.

Meskipun sebenarnya dalam lubuk hati Rangga yang paling dalam, dia masih mencintai Alisha. Namun dia hanya bisa menepis rasa itu dan menyimpannya di dalam hatinya meskipun dia tahu kalau Alisha sudah memilih Fathan sebagai calon imamnya.

Dan tepat di hari itu juga, Alisha izin pulang cepat karena dia harus ke butik bersama Fathan dan calon ibu mertuanya. Seperti biasanya, Fathan menjemput Alisha dan langsung menuju butik langganan keluarganya.

Setelah menempuh jarak beberapa kilometer, akhirnya mereka sampai di butik tersebut. Di sana sudah ada Mama Indah yang menunggu mereka berdua. Mama Indah memang sengaja berangkat duluan dengan diantar sopirnya.

"Tante, sudah lama menunggu?", tanya Alisha sembari menyalami calon ibu mertuanya.

"Kok Tante?kan udah Mama bilang, panggil Mama, kan sebentar lagi jadi menantu Mama".

"Iya maaf, tan... Eh, Mama".

"Ma, udah lama nunggu?", tanya Fathan.

"Nggak juga sih, mungkin sekitar 10 menitan".

"Mbak, mbak", Mama Indah memanggil pegawai butik.

"Iya Nyonya", pegawai itu mendatangi Mama Indah.

"Tolong carikan baju untuk calon menantu saya. Saya mau baju yang paling bagus untuk menantu saya. Pilihkan kebaya warna putih untuk acara akadnya nanti, dan gaun untuk resepsinya".

"Baik Nyonya", pegawai tersebut mencari baju sesuai apa yang diminta Mama Indah. Ada 1 kebaya putih yang menurutnya cocok sekali dengan postur tubuh Alisha dan beberapa pilihan gaun.

"Nyonya, ini", sembari memberikan baju-baju tersebut kepada Mama Indah.

"Alisha sayang, sini!", panggil Mama Indah.

"Ini kamu pilih gaun yang mana untuk resepsi besok?".

"Terserah Mama saja, Alisha ikut".

"Mmmmm....kamu coba gaun yang ini", Mama Indah menunjuk gaun ala princess berwarna soft blue. Dan memberikan kepada pegawai butik.

"Mbak, tolong ajak calon menantu saya ke ruang ganti. Supaya dia mencoba gaun itu".

"Baik Nyonya. Mari Nona, ikut saya", ajak pegawai itu.

Alisha menjawab dengan anggukan, dan berjalan mengekori pegawai itu menuju ruang ganti. Setelah beberapa menit, Alisha keluar dari ruang ganti dan menuju ke tempat Mama Indah.

"Mama", panggil Alisha kemudian menghampiri Mama Indah.

Mama Indah yang tadinya sibuk dengan ponselnya selama menunggu Alisha, sekarang mendongakkan kepalanya menghadap ke Alisha.

"Perfect, kamu cantik sekali sayang", puji Mama Indah. Kemudian Mama Indah berdiri dan memutari Alisha.

Melihat gaun berwarna soft blue, dengan model ala princess dan dihiasi dengan Swarovski yang mewah, bentuk bawah gaun yang mengembang menyerupai balon serta mahkota yang melingkar di kepala Alisha yang memakai jilbab sungguh perpaduan yang sangat bagus.

Postur tubuh Alisha yang tinggi dengan berat badan yang ideal dengan tinggi badannya, hidungnya yang mancung, kulit yang putih menambah gaun itu serasi saat dipakainya.

"Belum juga dengan polesan make up kamu sudah secantik ini, apalagi nanti kalau sudah dimake up, pasti tambah terlihat sangat cantik. Patut Fathan begitu mengagumimu", puji Mama Indah lagi yang memang mengagumi kecantikan calon menantunya itu.

Setelah cukup lama Fathan di kamar mandi butik untuk menuntaskan hajatnya,dia kemudian keluar.Saat keluar dari kamar mandi,dia melihat Alisha memakai gaun itu, dia sangat terpukau hingga tidak mau mengedipkan matanya barang sedetikpun.

"Alisha", panggil Fathan.

Alisha menoleh ke arah sumber suara dan tersenyum. Fathan membalasnya dengan senyuman juga Kemudian Fathan menghampiri mereka.

"Bagaimana Nak penampilan calon istrimu?cantik kan?", tanya Mama Indah kepada Fathan.

Fathan mengangguk sebagai jawaban.

"Sangat cantik Ma", puji Fathan.

Alisha menundukkan kepalanya karena malu mendapat pujian dari Fathan.

"Subhanallah, sungguh indah ciptaan Allah. Kamu sangat cantik, beruntungnya aku telah mendapatkan cintamu. Sudah cantik, pintar, sholehah juga", puji Fathan.

"Ah,Kak Fathan berlebihan memujinya", ucap Alisha dengan wajah yang sudah merona karena malu.

"Tuan Fathan, sekarang giliran anda yang harus mencoba bajunya", ucap pegawai butik lainnya.

"Iya", Fathan berjalan menuju ruang ganti dan mengganti bajunya dengan baju yang ada di butik.

Tak berselang lama, Fathan keluar dengan memakai setelan tuxedo yang senada dengan warna gaun Alisha. Sangat pas dengan bentuk tubuh seorang Fathan yang tinggi dan gagah.

Mama Indah yang melihat Fathan langsung terkagum-kagum.

"Kamu ganteng sekali Nak, sangat serasi bersanding dengan Alisha".

Alisha yang melihat penampilan Fathan hanya bisa tersenyum tanpa ada kalimat pujian. Tapi tatapan Alisha ke Fathan seakan mengisyaratkan akan ketampanan Fathan.

"Kak Fathan terlihat begitu tampan dengan pakaian itu".

"Kalau mau memuji dan terpukau akan ketampananku itu diungkapkan saja, jangan di dalam hati", ucap Fathan yang membuat Alisha semakin malu. Mama Indah yang melihat interaksi mereka berdua cuma bisa senyum.

"Mama bahagia sekali, akhirnya kalian sebentar lagi menjadi pasangan suami istri. Semoga dilancarkan semuanya sampai hari H".

*Aamiiin", jawab Alisha dan Fathan kompak.

Setalah mencoba gaun yang tadi, Alisha dan Fathan mencoba baju selanjutnya yaitu baju adat jawa berwarna putih yang rencananya untuk dipakai saat akad nikah besok.

Setelah selesai semua fitting baju dan segala ***** bengeknya, mereka kemudian mendatangi hotel bintang lima yang akan dipakai saat resepsi besok. Mereka berangkat dengan satu mobil, Fathan yang menyetirnya, sedangkan Alisha dan Mama Indah duduk di belakang. Selama perjalanan, Mama Indah mengobrol banyak hal dengan Alisha.

Saat sampai di tempat tersebut,mereka masuk ke dalam hotel tersebut. Alisha takjub dengan kemewahan hotel tersebut, karena ini baru pertama kali Alisha menginjakkan kakinya di hotel yang begitu mewah menurutnya.

"Ma, apa ini tidak terlalu mewah dan berlebihan?", tanya Alisha.

"Ya tidaklah sayang. Mau mau ini menjadi suatu hal yang tak akan pernah terlupakan. Mama mau semua orang tahu kalau kamu itu menantu Mama, Mama ingin semua orang tahu kalau Mama punya menantu secantik kamu", jawab Mama Indah bangga.

"Fathan anak Mama satu-satunya, jadi Mama ingin membahagiakan dia di hari bahagianya besok dengan kamu".

Kemudian mereka menemui pihak manager hotel, mereka membahas segala persiapan untuk pernikahan Alisha dan Fathan. Mulai dari tempat, hidangan, dekorasi dan lain-lain. Setelah cukup lama membahas itu semua, mereka bertiga pamit.

Dan tanpa terasa matahari sudah kembali ke tempat peraduannya, dan berganti dengan ribuan bintang yang terlihat di langit menandakan hari sudah mulai malam. Mereka lalu pergi mencari restoran terdekat untuk makan.

Setalah menikmati makan malam bertiga, mereka melakukan perjalanan pulang. Namun sebelum pulang ke rumah utama, terlebih dulu Fathan mengantar Alisha pulang.

Hari ini, Mama Indah merasa lega karena semua persiapan sudah beres, tinggal menunggu hari H saja.

1
Cinta Misnaming
Yes akhirnya upp!!,seneng bangett
flowerbean
Hiiii.. makasih loh thor karena udah bikin aku baper parah sama ceritanya hiks
TwilightQueenbee
lanjut thor dan semangat thor bikin novelnya
CandycaneMissy
next kak semangat, di tunggu update nya☺️🙏
rowiethelabel
Yok bisa crazy up yok!!
Cyberworrior
Aku terhibur baca ceritanya kak, monggo dilanjuuut~
Noey Aprilia
lnjt kk...smngt...
virshere ads
Ceritanya gak ngebosenin, pokoknya aku dukung terus thor!
Puji Rosita Dewi: terima kasih atas dukungannya kak
total 1 replies
theseafiles
Lanjutannya yang banyak yang thor hahaha *banyak nawarnya
Puji Rosita Dewi: 😊🙂😉
gpp biar author semakin semangat
total 1 replies
TexasTiger
jadi penasaran,lanjut Thor semangat,Jan lama-lama ya,ceritanya bikin ku jadi kepo banget,seru dah,tambahin yg baper juga dong
Puji Rosita Dewi: suka yang baper-baper ya!! sama kayak aku juga😊
total 1 replies
Criss Cross
Semangat berkarya thorrr Di tunggu next up episodenya ❤❤
Puji Rosita Dewi: terima kasih supportnya kak
total 1 replies
Windy Miller
Lanjut atau aku gabisa tidur nih thor?! Haha.. pokoknya semangat kakak author
Puji Rosita Dewi: terima kasih supportnya
total 1 replies
MouthofMexico
Gak bisa tidur dehhh hayati!
enjouecollectif
Ceritamu keren, thor! Rasanya bener-bener kaya hanyut ke dalam cerita
Puji Rosita Dewi: terima kasih kak
total 1 replies
Gadih Hazar
Hai kak, salam kenal aku juga author pemula, kalau boleh kasih saran nih ya kak, cara penulisan nya lebih diperhatikan lagi ya kak, seperti pemakaian huruf besar di awak kalimat belum konsisten. Kemudian kasih spasi setelah tabda koma atau titik ya kak. Semangat berkarya ya kak, salam sukses. Jika berkenan silahkan mampir di cerita ku juga "Takdir Mempertemukan Kita".
Puji Rosita Dewi: Ini barusan googling. aturan penulisan setelah tanda koma ato titik harus ada spasi ya?? terima kasih ilmunya Kak.

klau soal huruf kapital,aku sering salah tekan di keyboardnya. Dan kurang teliti akunya. Salam sukses juga kak
total 1 replies
Puji Rosita Dewi
Disini saya sebagai author baru,mencoba menyajikan sebuah karya dengan kalimat atau kata-yang sederhana.Supaya bisa dipahami semua orang.Cerita fiksi tapi bisa juga terjadi di kehidupan nyata,karena nama, tempat dll bisa kita lihat dan rasakan seperti dalam kehidupan nyata.Jadi pembaca lebih bisa mengandaikan cerita tersebut dalam kenyataan.
Puji Rosita Dewi
salam kenal juga kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!