Indonesia
NovelToon NovelToon
Berjuang Mendapatkanmu Kembali

Berjuang Mendapatkanmu Kembali

Status: tamat
Genre:CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Berbaikan / Tamat
Popularitas:45.7k
Nilai: 5
Nama Author: Reina♡´・ᴗ・`♡

Penyesalan selalu datang di akhir!

Itulah yang dirasakan Rafa Zayano Faresta setelah dikirimkan pesan putus tiba-tiba dari sang pacar. Meski dia sendiri tidak serius hubungan itu karena hanya ingin memanfaatkannya untuk mendekati sahabatnya. Tapi saat pacarnya Riska Safira pergi jauh darinya maka di situlah dia menyesal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reina♡´・ᴗ・`♡, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Setelah melihat Bulan benar-benar pergi membelikannya sarapan, Rafa bangkit dari duduknya dan berjalan ke luar dari ruangannya. Dan ketika di luar terlihat Ryan datang hendak menghampirinya.

"Bos saya sudah--"

"Ikut saya sekarang!!"

Sebelum Ryan dapat menyelesaikan ucapannya, Bosnya lebih dulu memotongnya dan kembali melanjutkan langkahnya. Untuk sesaat Ia terdiam dengan wajah kebingungan, namun dengan cepat bergegas menyusul bosnya yang sudah berjalan jauh.

"Tuan Rafa kita akan pergi kemana?" tanyanya setelah berada di dalam lift.

Rafa melirik sekilas sekretarisnya di samping lalu kembali fokus menatap ke depan sambil menjawab dengan datar, "Kau tidak lupa kan jika pagi ini ada pertemuan dengan klien dari luar negeri!"

Ryan seketika terkejut saat dirinya sudah melupakan jadwal bosnya pagi ini jika ada pertemuan dengan klien. Padahal bila diingat kembali bahwa dirinya lah yang memesankan tempat VIP di sebuah restoran mewah beberapa hari yang lalu untuk pertemuan mereka, dan sekarang bagaimana bisa dirinya yang tidak ingat? Sial, sepertinya dia sudah terkena penyakit lupa.

"Maafkan saya tuan Rafa karena sudah melupakan jadwal anda!"

"Mn tak apa. Lain kali lebih fokus lagi jika tidak gajimu harus siap di potong!" Ujar Rafa tenang tapi mengandung unsur ketegasan.

"Baik saya janji tidak akan mengulanginya lagi!" timbal Ryan sambil mengangguk cepat. Lain kali dia tidak boleh melakukan kesalahan lagi, jika tidak bukan hanya amukan yang akan dia dapat tetapi gajinya juga akan di potong.

"Selain itu beritahu Dania untuk menyuruh nona Wijaya mengerjakan bahan laporan untuk meeting siang ini jika dia sudah kembali, dan pastikan dia mengerjakan sendiri!" Rafa kembali mengeluarkan suara datarnya.

"Baik tuan!" Ryan segera membuka ponselnya untuk memberi pesan pada Dania. Jujur dia sedikit aneh saat mendengar panggilan bosnya pada wanita yang akan dijodohkan dengannya. Apa segitu bencinya bos pada perjodohan ini sampai tidak mau memanggil wanita itu dengan namanya?

'Ding'

Pintu lift terbuka membawa mereka ke lantai dasar dan keduanya keluar untuk meninggalkan gedung.

Di dalam mobil.

"Ryan aku punya tugas penting untuk mu!" Ujar Rafa saat mengingat ada sesuatu yang ingin disampaikan.

"Apa itu tuan Rafa?" Ryan melirik bosnya yang terlihat serius dari kaca spion di depannya.

"Aku ingin kau mencari tahu tentang perusahaan Wijaya dari satu tahun yang lalu!" sahut Rafa ikut menatap sekretarisnya.

Ryan menautkan alisnya, "Kenapa tiba-tiba anda ingin menyelidikinya?" tanyanya lagi. Dia sangat penasaran ada apa dengan tuannya yang tiba-tiba menginginkan dirinya menyelidiki perusahaan yang tidak ada sangkut pautnya dengan Faresta group. Apa ini ada hubungannya dengan perjodohan itu?

"Untuk membatalkan perjodohan gila ini. Jadi aku mau kau mencari tau segala hal yang mencurigakan tentang perusahaan itu!"

Ryan terdiam saat dugaannya benar lalu berkata, " Baik. Anda tenang saja, saya pasti tidak akan mengecewakan anda!"

Rafa tersenyum tipis merasa tidak salah menjadikan Ryan sebagai sekretaris sekaligus tangan kanannya, selalu dapat di andalkan.

"Terimakasih!" ucapnya tulus.

Ryan tertegun mendengar ucapan terimakasih yang terdengar tulus, ditambah senyuman yang jarang dia lihat. Sungguh membuatnya merasa terharu.

"Sama-sama tuan Rafa" jawabnya dengan tersenyum.

Selang lima menit setelah kepergian keduanya, Bulan kembali ke perusahaan dengan sebuah paper bag berisi sarapan untuk Rafa. Dia merasa kesal saat dirinya di suruh membeli sarapan di sebuah restoran yang sederhana dan lumayan ramai. Sempat ingin mencari restoran lain tapi demi membuat Rafa mengakuinya sebagai sekretaris yang dapat diandalkan, dia harus merelakan diri untuk mengantri sangat lama.

Ketika tangannya sudah siap membuka kenop pintu ruangan Rafa, suara dari belakangnya lebih dulu menghentikannya.

"Nona Bulan, Anda mau kemana?"

Dia berbalik untuk melihat siapa dan matanya langsung menangkap seorang wanita dengan setelan formal yang sepertinya juga pegawai disini.

"Saya mau mengantarkan sarapan untuk Raf--um maksud saya tuan Rafa" jawabnya dengan suara lembutnya disertai senyuman.

"Maaf sebelumnya nona Bulan, tuan Rafa sudah pergi dari lima menit yang lalu dan Anda diminta untuk mengerjakan laporan untuk bahan meeting siang ini!" Ujar wanita bernama Dania sambil menyerahkan sebuah berkas di tangannya.

Senyum yang tadinya terlukis di wajah Bulan seketika sirna. Dalam hati dia menggeram kesal karena sudah dipermainkan oleh Rafa. Genggamannya pada paper bag semakin mengerat. Sudah susah mendapatkan makanan untuk nya tapi Rafa malah pergi dan sekarang dirinya disuruh mengerjakan laporan dalam waktu sedikit, apa pria itu gila? teriak batinnya marah.

"Nona Bulan bisakah anda menerima laporannya!" ujar Dania tidak sabaran, pasalnya tangannya mulai pegal karena Bulan belum juga mengambilnya.

"Ah iya, maafkan saya" Bulan tersadarkan dan dengan cepat menerima laporannya.

"Kalo begitu saya pergi dulu!" pamit Dania pergi dari sana. Dia sungguh terkejut saat menerima pesan dari Ryan untuk menyuruh nona Bulan mengerjakan laporan untuk meeting siang ini seorang diri tanpa harus dibantu yang lain. Bukankah nona Bulan adalah tunangannya tuan Rafa, tapi kenapa perlakuannya sangat kejam menyuruhnya mengerjakan laporan sebanyak itu dalam jangka waktu yang singkat. Apa sebenarnya bosnya itu tidak setuju dengan perjodohan itu makanya menindasnya dengan cara seperti ini? Hah..kasian sekali tapi terserahlah, itu urusan mereka yang penting dia sudah menjalankan perintah.

"Kenapa Rafa tega sekali padaku? aku adalah tunangannya tapi dia menyuruh ku mengerjakan laporan sebanyak ini dan harus selesai siang ini! apa dia tidak punya perasaan?" geram Bulan kesal setelah kepergian Dania. Untung dia sangat mencintai pria itu, jika tidak mana mungkin dia membiarkan dirinya yang di ratu kan oleh orang tuanya mau bekerja seperti ini. Dia lebih suka menghabiskan waktunya dengan berbelanja barang mewah dan bersenang-senang dengan para temannya.

Setelah berjam-jam mencoba mengerjakan semuanya, Akhirnya Bulan dapat menyelesaikannya. Meski ada sedikit kesulitan tapi dia tetap mengerjakannya. Beruntung dia pernah mengambil jurusan bisnis jadi dia bisa mengerjakannya. Dia harus membuktikan jika wanita yang layak menjadi istri Rafa adalah dirinya seorang.

"Permisi nona Bulan, apakah laporannya sudah selesai? rapatnya akan segera dimulai!"

Bulan mendongak saat Dania datang ke ruangannya.

"iya sudah selesai" sahutnya tersenyum senang.

"Kalau begitu mari ikut saya ke ruang rapat!" Seru Dania mempersilahkan Bulan untuk ikut dengannya.

Di ruang rapat banyak yang sudah hadir. Ketika Dania datang bersama Bulan, semuanya menoleh memperhatikan penampilan Bulan. Tak sedikit yang saling berbisik membicarakannya sebagai tunangan dari bosnya. Sedangkan Bulan acuh tak acuh duduk ditempatnya dengan anggun.

Pintu kembali terbuka memperlihatkan Rafa dan sekretarisnya Ryan. Dia berjalan ke kursinya lalu duduk.

"Berikan saya laporannya!" ujarnya datar.

Bulan berdiri dengan percaya diri dan memberikan laporannya pada Rafa.

Ketika Rafa membaca laporannya, alisnya langsung menukik tajam merasa tidak senang dengan apa yang dia baca. Lalu dia mendongak menatap Bulan yang terlihat memasang senyum manisnya.

"Apa ini? barang sampah seperti ini kau perlihatkan padaku" ujarnya dingin sambil melempar pelan laporannya ke atas meja.

Jantung orang-orang di sana mulai berdebar panik dengan tubuh menegang saat mendengar nada bosnya yang bertanda buruk.

Bulan menaikkan alis sebelah mencerna ucapan Rafa, " apa maksudmu barang sampah? jelas itu adalah laporan kenapa kau bilang itu sampah!" timbalnya tidak terima.

Semuanya menatap Bulan terkejut karena berani menyahut perkataan bos.

Rafa mendengus, "Kau bilang ini laporan? Aku telah memasuki dunia bisnis sangat lama dan baru kali ini aku melihat laporan konyol seperti ini! sebenarnya kau bisa kerja tidak! lebih baik kau pulang saja daripada harus membuat malu seperti ini!" mencibir dengan dingin.

Lalu dia berdiri, "Kalian perbaiki laporannya dan jangan biarkan dia menghancurkannya lagi. Rapatnya cukup sampai disini!" Pergi dari sana dengan seringai licik yang tidak diketahui siapapun.

Ryan pun mengikuti bosnya keluar dari ruang rapat meninggalkan orang-orang yang terlihat melongo dengan kelakuan sang bos yang tidak biasa. Rasanya dia ingin tertawa keras saat bosnya begitu tidak berperasaan mempermalukan tunangannya seperti itu.

Bulan mengepalkan kedua tangannya dengan tubuh gemetar karena marah. Mukanya memerah menahan malu. Baru kali ini dirinya dipermalukan seperti ini. Brengsek kau Rafa!

1
Aisyah Putri
selalu semangat untuk membaca karna aku suka baca kalau cerita nya tidak membosankan 🤭🤭 sampai bab ini terbilang ok dan blom bisa berhenti membaca terimakasih untuk author semoga slalu semangat untuk menghibur orang dg tulisan mu
Aisyah Putri
aku ngk suka komen tapi ini ok 👍👍👍
Vellysia
Riska antara malu sama marah dan salah tingkah
Vellysia
dekapan itu seolah mengartikan ketulusan.
Vellysia
vero melamun sedalam itu, apa sih yang dia pikirkan?
Vellysia
kasihan sekali, gara gara lama membeli makanan gaji di potong 2 bulan kedepan.
Vellysia
Wajar saja adisty pergi dia cemburu
Nur.Syit_
tandanya iri tuh
Nur.Syit_
kurang ajar bangat sih cowok modelan keak Rafa🗿
Nur.Syit_
Pengen ngumpat tapi takut dosa😭
Romeo jodohku
seneng pisan oi merreka akhirnua berrsama
咕咕咕
sweet
what your name?
wkwkwk mantap babang Rafa
Silvi Aulia
mantep kak ,,,,,masih di tunggu nih kelanjutan nya
Yuri_be💜
hai thor aku mampir nih, semangat berkarya♥️
Silvi Aulia
👍
Vellysia
adisty curi2 pandang mu tertangkap basah membuat cemburu
Silvi Aulia
kapan nih update nya Thor 😭 ,,,,,
udah gak sabar nunggu kelanjutannya cerita nya 😍
Jungkook
lnjut thor
咕咕咕
bagus Rafa tdk patuh sm kakekny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!