Indonesia
NovelToon NovelToon
CINTA TULUS WANITA SIMPANAN

CINTA TULUS WANITA SIMPANAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:13.8k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi ars

Linggar Angkasa adalah seorang pria yang sudah memiliki istri, menjalin cinta terlarang dengan seorang wanita yang tidak lain adalah karyawannya sendiri, istrinya seorang model majalah yang sering berada di luar kota.

Tania... wanita berusia 25 tahun yang menjabat sebagai sekretaris perusahaan retail,, atas dasar cinta, dia rela menjadi simpanan dari pemilik perusahaan tempatnya bekerja.

3 tahun menjalin asmara tanpa kepastian kemana arah hubungan akan berlabuh, tiada hari tanpa desahan, kepuasan dan... cinta bertepuk sebelah tangan.

Jalinan cinta terlarang keduanya membuahkan hasil... tanpa ikatan... tanpa tuntutan... yang ada hanya sebuah kesadaran dari kesalahan...

Apakah Tania dan Linggar akan tetap bertahan? ataukah Tania mundur dan memutuskan hidup tanpa perlindungan...

Selamat membaca ya guys... semoga terhibur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28

JAHATNYA MANUSIA KETIKA SUDAH BOSAN, DIA SENGAJA MEMBUATMU MARAH DAN TIDAK BETAH, AGAR KAMU PERGI TANPA DI USIR!!!

---‐-------------------------------------

# " Apa aku boleh meminta sesuatu??"

" Kamu bahkan boleh meminta isi dunia ini... Tetapi jangan memintaku untuk menikahimu. Sebab itu tidak mungkin."

" Bagaimana jika aku Hamil?"

" kenapa dari kemarin kamu selalu membahas hamil hamil dan hamil Tania!! Aku muak mendengarnya. Aku hanya ingin anakku lahir dafi rahim istriku yang sah."

" Aku tanya sekali lagi Mas Linggar, kalau Tuhan mentakdirkan aku hamil bagaimana??"

" GUGURKAN!!! SEBAB AKU TIDAK INGIN MEMILIKI ANAK DARIMU!!!" #

Linggar memejamkan mata... Percakapan terakhirnya bersama Tania berputar putar di kepalanya.

Kini... Alasan Tania meninggalkannya sedikit terkuak, foto USG yang tidak sengaja di temukan Angga adalah bukti alasan dia menghilang dari hadapannya.

" Tania.... " desis Linggar dengan mencengkram foto tersebut.

"Jadi... Dia pergi dalam keadaan hamil?..." lirih Linggar.

" Apa yang sudah ku lakukan Tuhan... Pantas dia tidak memaafkanku..." lanjut linggar.

Angga tidak ingin ikut campur meskipun mengetahui seberapa bejad sahabatnya. Dia hanyalah bawahan yang bekerja atas perintah.

Linggar duduk lemah di pinggiran tempat tidur, tangannya menggenggam bad cover dengan erat. Sebuah kenyataan yang menghantam seluruh jiwa dan raganya. Menusuk relung hatinya.

" Angga... cek ulang semua cctv 3 tahun lalu. Siapa tahu dulu ada yang terlewat" perintah Linggar.

Angga mengangguk dan membungkukkan sedikit badan lalu melangkah pergi.

Kini... Tinggal Linggar sendirian di kamar yang sunyi. Kamar di sebuah apartemen yang sama sekali tidak ada yang di rubahnya. Tetap sama sepeerti 3 tahun lalu saat di tinggalkan pemiliknya.

"Huffffff" hembusan nafas terdengar halus.

Linggar mengambil kunci mobil dan keluar dari apartemen. Mengendarai mobil... Lalu melesat menuju kediaman orang tuanya.

Tiba di rumah orang tuanya, Linggar langsung masuk kerumah tanpa memperhatikan di depan telah terparkir mobil lain sebelum dirinya datang.

" naaah ini dia yang sedang kita bahas" sambut Bu Niken.

Sejenak semua hening, Linggar baru sadar jika semua orang tengah berkumpul termasuk Yuka.

" Kemarilah nak... Kita bicara sama kedua orang tuamu" lanjut kata Bu Niken.

Linggar melangkah maju dan duduk di samping orang tuanya. Aura tidak suka jelas terlihat di raut wajahnya.

" Linggar... pak Antoni masuk rumah sakit, dan dia ingin pernikahan kamu dengan Yuka di percepat." ucap pak Angkasa.

" Ia nak Linggar... Kita tidak tahu umur seseorang... Jangan sampai ada penyesalan karena Yuka anak kami satu satunya, dan papanya ingin menjadi Wali di akhir hayatnya." Tambah Bu Niken.

Pak Angkasa mengamati perubahan wajah putranya, sebagai sesama laki laki... Dia paham apa yang di rasakan Linggar. Tetapi... Terlalu dini untuk menyimpulkan...

Sebagai orang yang pernah muda, pernah menjadi casanova, Pak Angkasa tentu tahu bahwa putranya sedang menghadapi polemik yang begitu dalam... Yang menggoncang jiwa putranya.

"Tidak perlu memaksakan diri Linggar, jika ada yang membuatmu tertekan, kamu boleh memikirkan ulang." akhirnya Pak Angkasa mengeluarkan kalimat.

Kalimat yang keluar dari mulut pak Angkasa membuat semua yang ada di sana menoleh ke arahnya.

" Apa maksud kamu mas??.." kata Bu Intan.

Pak Angkasa tidak menjawab pertanyaan istrinya, dia tetap menatap kearah putranya yang hanya diam.

"Pernikahan bukan perkara cinta atau tidak, mampu atau tidak, tetapi perkara bisa menerima atau tidak. Linggar sudah memiliki pengalaman pertama bersama Maya, jangan sampai dia gagal lagi membentuk rumah tangga. " pak Angkasa membuka ucapan dan sentuhan nasehat.

" Tapi mereka sudah bertunangan cukup lama, kita tidak mungkin menunda lagi... Mau berapa tahun? Usia semakin bertambah dan pertunangan terlaku lama juga tidak baik." sanggah Bu Niken yang mendapat dukungan dengan anggukan dari Bu Intan.

" Aku tidak bisa melanjutkan pernikahan ini" sarkas Linggar memotong ucapan ibunya.

" Ha? Mas!!! Jangan gila. Kita sudah lama bertunangan dan akhirnya kamu putuskan begitu saja??" secara reflek Yuka berteriak karena marah dengan ucapan Linggar.

Linggar tidak menanggapi ucapan Yuka, dia diam karena tidak ingin mengungkapkan kebenaran dia depan yuka dan ibunya yang di anggap orang lain.

" Kamu tidak.bisa membatalkan pertunangan ini mas. Kita sudah sejauh itu... Tidak mungkin kita bisa lepas begitu saja, kamu juga harus bertanggung jawab dengan apa yang sudah terjadi." ucap Yuka.

" Jangan sekali kali kamu membangun narasi seolah aku sudah pernah menyentuhmu!! Bahkan sekedar duduk saja aku menjauhimu" jawab Linggar dengan tegas. Bahkan suaranya menggelegar memenuhi ruangan.

Yuka terdiam, di tidak menyangka Linggar yang biasanya irit bicara mampu mengeluarkan suara bak singa yang mengaum di padang safana.

"3 tahun berlalu aku bercerai dengan istriku, dan berpisah dengan wanitaku. Tetapi tidak menjadikanku lantas bisa menyentuhmu. Jadi... Jaga ucapanmu!!!" Linggar kembali menambahkan dengan suara yang tidak kalah tegas.

" Aku... Tetap membatalkan pertunangan ini. Aku tidak bisa menikahimu apapun alasannya. Perihal ayahmu yang masuk rumah sakit, aku ikut berempati, aku berdoa semoga om Toni lekas sembuh. Tetapi... Aku bukan Tuhan yang bisa menjamin kesembuhannya dengan pernikahan, yang aku sendiri sama sekali tidak menginginkan!!"

Setelah berucap panjang lebar, Linggar melangkah pergi meninggalkan ruangan itu kemudian hilang di balik dinding.

Keadaan sepi... Hanya terdengar suara isak tangis dari Yuka yang meratapi luka hatinya.

" Ini tidak bisa dibiarkan, ini adalah penghinaan terhadapku tante." ucap Yuka pada Bu Intan.

" Bukan... Ini bukan penghinaan nak... Tetapi jika pernikahan ini tetap berlangsung, om khawatir kamu akan tersakiti lebih dalam." jawan Pak Angkasa.

" Tidak om. Aku menerima mas Linggar dengan semua kekurangan dan kelebihan, aku tidak melihat masa lalu ataupun latar belakanya. Aku benar benar ingin berumah tangga dengannya" jawab Yuka dengan memohon.

Pak Angkasa menahan nafas dan memijit pelipisnya. Terlihat sangat dalam memikul beban.

" Yuka... Jangan pernah memaksakan kehendak yang kesakitannya bahkan sudah terlihat, Jika Linggar dengan tegas menolak pernikahan ini, berarti memang dia benar benar tidak bisa menerima, dan jika di lanjutkan... kalian berdua akan semakin jatuh ke dalam jurang kesakitan" nasehat Pak Angkasa.

" Maaf... Tidak mengusir. Alangkah baiknya kalian pulang dulu, kami akan bicara lagi denhan Linggar. Masalah ini tidak bisa di selesaikan secara sepihak." putus Pak Angkasa, meskipun mendapatkan tatapan tajam dari istrinya.

Tanpa banyak kata... Bu Niken langsung berdiri dan menarik tangan putrinya, meninggalkan kediaman sahabatnya, membuat rasa tidak nyaman di hati Bu Intan.

" Mas...." Pak Angkasa mengangkat satu tangan sebelum Bu Intan selesai bicara.

Pak Angkasa berlalu meninggalkan istrinya yang terlihat menahan marah tetapi tidak berani mengungkapkan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Hai man teman... Selamat membaca ya... Semoga kalian sehat selalu...

Mohon like, komen dan follow ya.... Terimakasih...

1
Yohana Pandie
lanjut kk .keren
Herman Lim
amin lanjut kk
Herman Lim
lanjut kk
༄༅⃟𝐐Loeyeolly𝐙⃝🦜
up lebih bnyak lagi
Mitha Ali
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Mitha Ali
lanjut kk
sutiasih kasih
iparnya itu mntan bosmu angga😅😅😅
yg kabur.... krna takut klo kndungannya disuruh gugurin linggar😔😔
sutiasih kasih
andai km tau... mereka ank" yg tak prnh km inginkan....
pasti km akn mnyesal dan trluka... klo smpe mereka tak menerimamu linggar...
Nani Haryatiyati
lama...... udah kaya drama ikan terbang
NN
lanjut thor
NN
linggar
falea sezi
🤣🤣 enak g tania ciumannya🤣🤣 ahh mau tp malu bilang aja gatel
falea sezi
klo linggar nikah g rela q balik enak aja 🤣 najis
mamah fitrilia
tania Linggar..
sutiasih kasih
kn km tau angga.... sanabat yg merangkap bismu itu.... otaknya rada" g jelas😂😂
NN
lanjut
sutiasih kasih
kapokmu kpan linggar..... km itu hobi bgt mngmbil kputusan tnpa mikir... asal ceplos...
dlu seenteng itu km mngtakn tak akn prnh mnikahi tania... bhkn tk mnginginkn ank drinya....
dan bgitu jg dgn yuka.... km pun enteng bgt mnyetujui prtunangan....
sutiasih kasih
lanjut up thor
sutiasih kasih
supaya km tau alasan tania.... memilih prgi mnjauh....
karna mulut tajammu mnolak seandainya tania hamil....
tania hnya mmprtahnkn ank yg tak brdosa linggar.... tania prgi krna takut km memaksanya untuk mnggugurkn kndungannya....
jdi.... mkan tuh tuduhan kejimu trhdp tania...🙄🙄🙄
NN
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!