-TAMAT-
aku gak menyangka, malam itu. malam yang sangat tidak ingin aku ingat kembali. malam yang sangat aku benci. malah memberikan aku sekaligus dua kehidupan di dalam hidupku. Entah apa yang akan terjadi kedepannya. tapi yang jelas aku sangat menyayangi mereka walau aku membenci malam itu. - Jeslyn Casey
Holla-Holla!!!!!!
jangan lupa baca cerita pertama ku yaaa, judulnya FAKE NERD.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Zalianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dua Puluh Delapan
"sempit Jes... lu sih bawa mobil nya malah yang ini!" protes Manda.
"lah... kan aku gak tau kalau Manda pulangnya barengan sama aku" kesal Jeslyn
"aduhh diem elah.."
"Sinta tangan gue lu dudukin..."
"bla... bla... bla...."
Yap, itulah suasana yang mengisi mobil Jeslyn, yaitu perdebatan Manda dan Sinta yang katanya tidak mendapat tempat duduklah, kejepitlah, gerahlah, dan masih banyak lagi... Jeslyn? Dia hanya diam saja sesekali menimpal jika Manda tak sengaja menyenggol tangannya yang sedang memegang stir.
'untung jalanan sepi, kalau rame udah tamat dah nyawa aku sama dedek bayi' batin Jeslyn.
30 menit sudah mereka pun sampai di gedung apartement tempat tinggal mereka.
"kalian masih mau ribut atau turun dari mobil?" jengah Jeslyn, sedetik setelahnya dia pun turun meninggalkan kedua sejoli yang selalu ribut jika sedang bersama tetapi saling kehilangan jika pada berjauhan.
"yakk Jeslyn tungguin....!" teriak Manda dan Sinta.
Besoknya,
Pagi ini apartement yang berisi 3 bidadari sudah di penuhi teriakan-teriakan karena mereka yang bangun kesiangan.
"aduh Sinta cepetan!!! Rapatnya 30 menit lagi ini!!!" teriak Jeslyn dari lantai bawah.
"BENTAR JES! GUA LAGI NYARI STOCKING GUE" balas Sinta dengan suara melengkingnya.
Tak lama Sinta pun turun mengenakan pakaian kerja nya dengan langkah terburu-buru, bahkan sepatu high hels nya saja di tentengnya agar tidak terjatuh.
setelan Sinta
setelan Jeslyn
"lama banget sih" marah Jeslyn.
"iya maaf, yaudah kita berangkat aja yuk" kata Sinta yang langsung mengambil salah satu mobil dengan merk Lamborghini.
"MANDA KITA BERANGKAT" teriak Sinta.
"IYA HATI-HATI" balas Manda entah dari ruangan mana.
Mereka berdua pun turun menuju Basement dan langsung pergi meninggalkan kawasan Apartemen dengan kecepatan di atas rata-rata.
akhirnya mereka pun sampai dengan keadaan selamat dengan menempuh waktu yang lebih cepat 10 menit dari biasanya. Para pegawai pun langsung memberi hormat pada Jeslyn dan tak lupa menyapa dia.
"Selamat pagi Miss... jadwal anda hari ini 10 menit lagi rapat dengan Perusahaan SM Entertainment. Lalu dilanjut pukul 11.00 anda mengisi materi pada kelas pegawai magang dan saya sudah mengatur jadwal periksa kandungan anda yaitu setiap tanggal 13 waktu nya akan saya sesuaikan dengan jadwal anda, Miss... apa anda keberatan?" jelas dan tanya Vina di sepanjang jalan menuju ruangan Jeslyn.
"tidak, tapi tolong kamu atur jadwal saya hingga 3 bulan kedepan, setelah itu saya akan mengambil cuti dan semua pekerjaan saya akan di gantikan Sinta dan kamu" kata Jeslyn, Vina pun mengangguk mengerti.
"baik Miss..." balas Vina.
"Sinta tolong urus persiapan untuk rapat nanti, jangan lupa panggil kepala divisi model, iklan, keuangan, dan para direksi yang terkait dalam pembahasan Rapat dengan SM Entertainment" suruh Jeslyn, Sinta pun mengangguk mengerti.
"jangan lupa hubungi divisi konsumsi untuk menyiapkan hidangan untuk pihak SM serta member NCT Dream. Jangan sampai ada kesalahan sedikit pun pada penyajian nya" lanjut Jeslyn.
"baik Miss" jawab kedua nya, Jeslyn pun langsung masuk ke dalam ruangannya dimana sudah terisi setumpukan berkas-berkas di mejanya.
7 menit kemudian...
tok tok tok
tit.
cklek
"permisi Miss, Rapat akan segera di mulai. Pihak SM baru saja sampai di Lobby" kata Vina yang tadi mengetuk pintu.
"oke, semua sudah siapkan?" tanya Jeslyn.
"sudah Miss... kita akan memakai ruang Rapat 10" jelas Vina.
"ya sudah ayo..." ajak Jeslyn.
Jeslyn dan Vina pun pergi menuju lantai 34. Disana sudah ada para kepala divisi serta direksi yang akan ikut dalam Rapat.
"selamat pagi, Sajangnim" sapa semua nya.
"selamat pagi kembali" balas Jeslyn dengan sopan dan lembutnya.
"Miss, mereka sudah tiba" ucap salah satu bodyguard.
"selamat datang, Tuan Lee" sapa Jeslyn dengan berjabat tangan.
“Terimakasih, Miss Jeslyn" balas tuan Lee.
"selamat datang untuk kalian semua" sapa Jeslyn ke para member NCT Dream dan beberapa orang dari pihak SM.
"Terimakasih, Miss" balas mereka.
"mari masuk..." persilah Vina dan Sinta.
"ne..."
" neoleul geuliwo (aku merindukanmu)" bisik salah satu member tepat di samping telinga Jeslyn dengan nada pelannya.
Jeslyn hanya membalas dengan senyum manis nya saja.
Rapat pun di mulai dengan sangat lancar dan tak ada protes dari Client Jeslyn, di sepanjang rapat semua mata pun tak lepas dari Jeslyn yang sedang menjelaskan ini itu dengan sangat anggun dan jiwa kepemimpinannya yang begitu terasa.
"terima kasih telah bekerja sama dengan Perusahaan saya, Tuan Lee" ucap Jeslyn saat rapat berakhir.
"terima kasih kembali, kami sangat puas dengan konsep produk kalian" balas Tuan Lee.
"Pak, boleh kah kami melihat-lihat terlebih dahulu?" tanya Chenle.
"tentu saja boleh jika kalian sedang tidak ada jadwal setelah ini" jawab Tuan Lee, seketika terlihat wajah senang dari para member.
"kami sedang tidak ada jadwal apa pun, berarti bolehkan, Pak?" tanya Jaemin.
"apa boleh, Miss Jes?" tanya Tuan Lee ke Jeslyn.
"ya... tapi saya tidak bisa lama menemani kalian untuk berkeliling" kata Jeslyn.
"Gwenchana, kami mengerti kesibukan anda Miss Jes" ucap Jeno dengan senyum nya.
"kalau begitu saya undur diri Miss Jeslyn... Maafkan saya jika mereka merepotkanmu" pamit Tuan Lee, Jeslyn pun langsung menggeleng.
"aniya... jika mereka senang, saya tidak akan merasa merepotkan sama sekali" ucap Jeslyn. Tuan Lee pun langsung pergi dari ruang rapat setelah pamit kembali.
"kalian silahkan kembali melakukan pekerjaan, Vina tolong persiapkan untuk pegawai magang..." titah Jeslyn, semua yang pun mengangguk lalu langsung pamit pergi.
"Jes... udah boleh teriak?" tanya Sinta dengan nada pelannya.
"haha.... jangan lebay Sinta, nanti yang ada kamu malu sendiri" kekeh Jeslyn.
"ah ya, kenalkan ini Sinta-ssi, Asisten pribadi saya yang akan bersama kalian untuk berkeliling nanti" ucap Jeslyn.
Sinta dengan tangan gemetar nya mengulurkan tangannya.
'makkk... kenapa Jaemin lebih cakep aslinya!!!' pekik Sinta dalam hati.
"jeoneun Jisung imnida" kata Jisung dengan sopannya.
"je ireumeun Sinta imnida" balas Sinta dengan gugup, mata nya pun bahkan tak berkedip karena asik menjelajahi salah satu malaikat tampan.
"Jeno imnida"
"Chenle imnida"
"Renjun imnida"
"Haechan imnida"
"Jaemin imnida"
"bernafaslah Sinta" tegur Jeslyn dengan kekehan di akhir kalimatnya.
Tangan Sinta bahkan belum melepaskan genggaman Jaemin, membuat para member terkekeh akan tingkah Sinta.
"Jeslyn Nuna" sapa Jeno dengan ceria nya.
"annyeong, Jeno Sachon Hyeongje" sapa Jeslyn, mereka berdua pun berpelukkan melepas rindu.
*Sachon Hyeongje : panggilan kepada Sepupu
Yap, Jeno merupakan sepupu jauh Jeslyn. Jeno dan Jeslyn dulu sangat dekat apalagi Jeslyn yang begitu memanjakan Jeno yang lebih muda 2 tahun dari nya saat dirinya tinggal di Korea waktu kecil.
"kalian sudah kenal? woah..." kaget Haechan, ah tidak lebih tepatnya semua nya.
"eoh... kalian kenalkan ini kakak sepupu aku" kata Jeno, yang lain pun langsung melongo mendengarnya.
"lu kok gak pernah bilang ke gua sih Jes?" bisik Sinta ke Jeslyn.
"kamu gak nanya jadi ngapain aku kasih tau" jawab Jeslyn acuh.
"wae? ada masalah, Nuna?" tanya Jeno.
"gwenchana... kata Sinta Jaemin-ssi sangat tampan" alibi Jeslyn tapi mampu membuat Jaemin dan Sinta bersemu malu.
"yaa.. yaa... yaa... kau malu Jae-ya?" goda Renjun, yang lain pun tertawa mendengarnya.
"aniyo..." bantah Jaemin, namun pipi nya semakin memerah.
"sudahlah, mari kita berkeliling" lerai Jeslyn, dan mereka pun
Mereka pun mulai berkeliling dengan di penuhi canda tawa yang membuat semua pegawai iri dan terpesona akan wajah salah satu BoyBand terkenal ini. Bahkan saat Jeslyn pergi karena dia memiliki jadwal lain, mereka tetap melanjutkan perjalanan keliling kantor Jeslyn.
----Bersambung----
Maakan kalau masiha da Typo karena Author sudah berusaha keras memperbaikinya:)
**Jangan lupa tinggalkan Like dan Komen terbaik kalian:***