Indonesia
NovelToon NovelToon
Possessive Demon

Possessive Demon

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:296.4k
Nilai: 5
Nama Author: Jerni A. Simamora

TAHAP REVISI !!!

Caitlin harus terjebak di dalam mansion mewah seorang pria bernama George. George yang awalnya berpikir bahwa Caitlin adalah salah satu mantan yang suka menipunya, ingin bermain-main sebentar. Eh, malah George yang terperangkap sendiri dalam permainannya.

George berjuang untuk keluar dari lingkaran setan. Dan, Caitlin berjuang untuk memperkuat tembok pembatas dengan George.

Bagaimana jadinya kisah mereka ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jerni A. Simamora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH '29' : Ladang labu

.......

.......

.......

...HAPPY READING...

.......

.......

.......

Resah

Satu kata yang terngiang di kepala George. Upacara pernikahan yang harusnya berlangsung lima menit yang lalu, gagal total.

Sebab, tidak terlihatnya mempelai wanita. George resah bukan karena malu kepada para tamu undangan atau sebagainya, tetapi dia resah karena, memikirkan di mana keberadaan perempuan yang menyandang status ibu bagi bocah di gendongannya sekarang.

Gavin yang sedari tadi tidak bertemu dengan ibunya, mulai menampakkan raut sedih. Meski tak lagi membutuhkan ASI, tapi Gavin selalu ingin menempel dengan ibunya.

"Ma...mah" Gavin menarik lengan jas berwarna putih milik George.

George yang sedari tadi termenung, mulai menatap sedih wajah putranya.

"Mama lagi pergi nak, nanti kita ketemu mama ya" George mengusap lembut kepala Gavin. Dan sedikit menekankan kata pergi.

"Eiii?" Gavin mengucapkan kata 'pergi' dengan tidak jelas.

George hanya mengangguk dan kembali mendekap lembut tubuh mungil itu. Hatinya seakan tak terima, bagaimana bisa Caitlin meninggalkannya dan juga Gavin si kesayangannya ini.

'Kejam' kata-kata itulah yang membuat kemarahannya semakin menjadi-jadi, mengingat betapa egoisnya Caitlin.

'Aku benar-benar kecewa'

.......

.......

"George, sampai kapan kamu begini?" Dua hari ini, Monica dengan tak tahu malunya bertamu ke rumah George, dan membujuknya untuk mau menerima George.

"Kamu masih tidak percaya" Monica melemparkan foto pembunuhan George itu.

"Saat itu, aku hanya memberikan foto ini, dan meminta Caitlin untuk tetap menerima mu, apapun yang terjadi. Dan kau tahu, belum ada dua menit, dia sudah langsung mengatakan kalau dia tidak mau memiliki suami penjahat, narapidana, dan tidak mau anaknya terlibat kasus kotor mu. Jadi dia melarikan diri" Monica berucap menggebu-gebu.

"Dan, ini adalah anak mu, waktu itu kau mabuk, dan langsung melakukan itu dengan ku, kau tak percaya dengan foto ini. Ini juga, hasil tes ini benar-benar asli, aku tidak merekayasa" Monica berucap dengan sedih, sambil menyodorkan foto dan hasil tes kehamilan dan tes DNA kepada George.

George diam membisu, memikirkan kejadian mabuknya. Kapan dia mabuk?

George tersenyum sinis

"Dari mana kau mendapatkan sampel DNA nya? kapan kau mengambil darah ku? atau kapan kau mencabut rambut ku? Hah? kapan? aku tau, kau itu licik, dan itu bukan anak ku" George menghempaskan tangan Monica.

"Ini anak mu, George waktu itu, kita melakukannya"

Monica berpura-pura menangis, saat melihat Sarah datang dengan Gavin di gendongannya.

"Anak? Anak siapa?" Sarah terlihat shock, dan mendudukkan Gavin di atas sofa.

"Tante, aku hamil, anak George" ucap Monica dan di balas gelengan kepala oleh George.

"Tidak, dia berbohong" George menyangkal, membuat Sarah menghela nafas.

"Kalian, harus menikah" ucap Sarah dan menjadi putusan terakhir.

.......

.......

Caitlin memandang ladang labu di depannya. Sekarang, dia duduk lesehan di atas karpet, di depan sebuah gubuk, yang terletak di tengah ladang labu yang luas ini.

Bayangin aja ini di Indonesia, eh btw itu gambar ladang labu terbesar di Inggris ya, kalau penasaran buka aja di google...

Caitlin mengedarkan pandangan, dan tersenyum tipis saat ada petani yang lewat dan menyapanya. Memang, saat ini labu-labu itu sudah siap panen, dan akan di olah lagi.

Sudah seminggu, Caitlin berada di tempat ini. Bekerja sebagai petani, walaupun dia hanya sedikit membantu.

Kadang dia asik melamun, memikirkan bagaimana keadaan putra kesayangannya itu, bagaimana kabar George?

Banyak pertanyaan yang terus berseliweran di otaknya. Tapi dia memilih abai, sebab dia yakin Gavin aman bersama George, meski rasa rindu tak terbendung lagi.

"Caitlin, kamu baik-baik aja?" seorang laki-laki yang merupakan pengangkut labu-labu itu mendekati Caitlin.

Namanya, Haikal, dia sudah menjadi teman Caitlin setelah saat dia pertama kali datang ke tempat ini. Saat itu, Haikal membantu Caitlin untuk mencari tempat tinggal, dan sampailah dia disini sekarang.

"Hm" Caitlin mengangguk dan tersenyum tipis.

"Kenapa melamun?" tanya Haikal dan mulai ikut duduk diatas karpet.

"Memikirkan sesuatu" ucapnya dan kembali menatap labu-labu yang menguning di dekatnya.

"Pacarmu?" Haikal mengangkat alis, penuh tanda tanya.

"Bukan, aku memikirkan anakku" ucap Caitlin dan mulai menghela nafas.

"Hah? *Ar*e you kiding me?" Haikal menganga tak percaya.

"Aku serius" Caitlin mendelik dan kembali menatap hamparan labu.

"Kau gila? Kau sudah punya anak, tapi masih nekad melarikan diri?" seperti itulah Haikal, blak-blakan tapi tidak suka menyinggung secara halus.

"Aku tidak melarikan diri, sudah berapa kali ku bilang pada mu, aku hanya menenangkan pikiran saja" Haikal menghela nafas kasar, dan mulai memandang wajah Caitlin.

"Tidak ada seorang ibu yang tega meninggalkan anaknya, walaupun itu memiliki alasan apapun. Saran ku, pulanglah, temui anak mu, jangan jadi ibu durhaka" Haikal menepuk-nepuk bahu Caitlin, berharap wanita yang sudah dia anggap adik akan mengerti.

Caitlin merenung, menatap kosong punggung Haikal yang semakin menjauh. Dia memilih memasuki rumah kecil itu, dan duduk di atas kasurnya.

"Pulang, aku sangat ingin" ucapnya dan mulai memeluk lututnya yang tertekuk.

.......

.......

.......

...Luv U <3...

.......

.......

.......

NB:

Halo guys, jadi author cuma mau ngingetin, di 'w a t t p a d' author udah mulai nulis cerita Gavin, tapi masih nulis ya, kira-kira seminggu lagi, author upload, jangan lupa di baca.

Ini deskripsi'nya:

Dia enggan melepaskan maskernya. Sejak kecil, saat umurnya menginjak enam tahun, dia terbiasa menggunakan masker, tertutup dan sulit dikenali.

Di sekolah, bahkan dia tak punya teman.

Semua temannya mengatainya si aneh. Dia tertutup dan tak pernah bergaul dengan teman-temannya.

Karena apa?

Alasannya hanya satu ...

...

Cie...

Nanti cari aja profil aku: jerni_as, dengan judud GAVIN ADELARD

Love you 〰️〰️

1
jsy smra
sangat menarik
sangat bagus, penulisannya sgt bagus dan mudah dipahami
buat cerita Gavin sama Safira juga🙏🙏🙋
Alviana Putri
haii baca novel ku juga yaa "RAMA & Raquel " dilirik dulu aja Kaka🙏🙏
Chacha Aliet
iya Thor lanjutin dong kepo bgt nich 🤭🤭🤭🤭
Nurul🍁
buat lah Thor penasaran banget Ama crta nya.
JAAS_CM: Pasti!!! Tapi, tunggu liat votenya dah😭🤣😗
total 1 replies
iya buat aja thor
klo ngk nyampe gmna thor,pdhal vote cmn dpt seminggu sekali😭
JAAS_CM: Semangat votenya semua!!! Pasti bisa🤣😭


Author maksa nih
total 1 replies
Maida Abidah
gila sihhh.. baru brp hari ktmu dah goal aj .. mngknya si catlin ngrsa kek j*lng ksiannn dy .. mau dr prjdohan mlah dpt gtuan 😉
¡🐰<«Yury_An »>🐰¡
gw sebagai Exol suka bngtt baca novel ini😆
JAAS_CM: uhhh, baby 😗😚
total 1 replies
¡🐰<«Yury_An »>🐰¡
uuhhh....Chanyeol kan😍
¡🐰<«Yury_An »>🐰¡
kok gitu si😩
¡🐰<«Yury_An »>🐰¡
oreo
¡🐰<«Yury_An »>🐰¡
titisan singa berak
¡🐰<«Yury_An »>🐰¡
iihh...ceritanya bagus lho😇
¡🐰<«Yury_An »>🐰¡
Awokawokawok
¡🐰<«Yury_An »>🐰¡
istighfar mas😌
¡🐰<«Yury_An »>🐰¡
iihh...nyesek thor😪
¡🐰<«Yury_An »>🐰¡
aku membaca dalam hati thor😌
¡🐰<«Yury_An »>🐰¡
8 bulan gk dicuci,ngakak thor😭
¡🐰<«Yury_An »>🐰¡
tiba" dah punya anak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!