Saya Susanna.umur 17 thn .waktu umur 10 thn, mama mengalami kecelakaan dan aku tinggal dengan Papa saat ini .
papa mengalami bangkrut , kerjaan Papa hanya mabuk-mabukan .
Aku dari kecil sudah berusaha bekerja untuk kelanjutan hidup .
biasa orang seumur ku menikmati masa remaja .tetapi tidak pernah aku merasaka masa remaja yang menyenangkan ..
" Mama kirim lah Malaikat untuk ku "
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Livana Tirta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 30
Brukkkkkk....
"Apa saja yang kalian kerjakan , semua tidak beres ."terdengar bentakkan dari ruang kerja Derick.
"Tuan , Tenang dulu ."ucap Manger Lee menenangkan Derick .
"BAgaimana bisa tenang ."ucap Derick kesal .
"Susanna mungkin lagi ingin waktu bersama dengan Ayahnya ."ucap manager Lee .
"Jangan bohong , bahkan kalian sudah mencari dirumah Susanna yang lama pun tidak ada orang kan ?'tanya Derick .
"Coba cek cctv dekat sekolahan nya ."ucap Derick lagi .
"Sudah saya lihat , Cctv hanya bisa dilihat sampai Susanna dan ayahnya keluar dari gerbang belakang ."ucap Manager Lee.
"lapor polisi ."cetus Derick .
"Saya Sudah melaporkan kasus ini kepada polisi , "jawab Manager Lee .
Derick menjatuhkan Diri kekursi , "Susanna kamu ada dimana ?"ucap Derick pada diri sendiri .
"Tuan , Aku akan berusaha mencari Nona Susanna ."ucap MAnager Lee kepada Derick .
beberapa saat kemudian ...
'BAgaimana , Apa sudah ada kabar ?'tanya Derick kepada MAnager Lee yang dari tadi sibuk menelepon .
"Tuan , "Sahut MAnager Lee dengan pelan .
"Ada apa ?'Tanya Derick .
"Polisi mencuriga sebuah van yang melewati sekitar sekolahan Nona Susanna ."jelas Manager Lee .
"Trus apa kah sudah ketemu 'Tanya Derick penasaran .
"Sudah "jawab MAnager Lee .
"Ayo kita kesana menemui mereka ."ucap Derick dengan semangat.
"Tuan , Polisi sudah menyelidiki nya , Van tersebut mengantar mereka ke airport ."ucap Manager Lee .
"Nona Susanna bukan hilang atau di culik tetapi melarikan diri ."ucap Manager Lee .
"Kamu bicara apa , Malarikan Diri , jelas-jelas Dia baik-baik saja ."ucap Derick mulai kesal .
tiba-tiba handphone manager Lee berdering . Manager Lee menggangkat dan mendengar kan .
"Tuan , tadi ada komfirmasi dari bank , kalau ada masuk uang sebesar $20.000 atas nama Nona Susanna ."
Derick terkejut "Siapa , Susanna ?"tanya Derick seakan tidak percaya .
Derick duduk lemas , perasaan yang kacau bercampur marah semua ada dipikirannya .
"Kenapa ..?"tanya Derick merasa kecewa.
"Ayo , Manager Lee kita pulang kerumah ."Ucap Derick sambil berdiri dan berjalan keluar dari ruangan .
Didalam Pesawat ...
Susanna terlihat sedih , memandang di jendela Pewasat yang dipenuhi Awan ."Nona Susanna , lupakan semua dan mulai lah hidup baru ."ucap Vincent yang dari tadi memperhatikan Susanna .
Susanna diam tidak menjawab Vincent .
"Orang yang mempunyai penggaruh memang sesuka hati mereka , Apa saja yang ingin mereka lakukan pasti mereka gunakan semua cara untuk mendapatkan ."ucap Vincent .
Susanna tidak menjawab Vincent , mata susanna tetap melihat kearah jendela Pesawat yang dipenuhi awan yang cerah .
"Tuan ,kemana kita sebenarnya ?"Tanya Susanna kepada Vincent .
"jangan panggil Tuan , aku baru umur 24thn "ucap Vincent kepada Susanna .
"umur 24thn , berarti seumuran dengan Derick ."Susanna teringat Derick .
"Kita akan ke italy ."kata VIncent.
"Italy , kenapa bisa kesana ?"tanya Susanna .
"Karena disanalah yang tidak bisa terhubung oleh Tuan Derick ."ucap Vincent kepada Susanna .
"Kamu kenal Derick ?'tanya Susanna penasaran .
"Ya , kenal "ucap Vincent .
Susanna terdiam dan memandang kembali ke jendela pesawat .
Dirumah Derick .
Sesampai Derick di Rumah , langsung berlari menuju kekamar Susanna , Saat Derick membuka pintu kamar , Masih terlihat barang-barang Susanna tertata rapi.
Derick melihat baju dilemari masih tergantung , foto , buku dan peralatan Susanna masih ada .
Derick duduk di kasur , "Susanna sebenarnya kamu kemana ?"ucap Derick pada diri sendiri .
Derick tiduran dikasur Susanna , tidak mau keluar dan makan , semalaman Derick ada dikamar Susanna . Derick coba melihat di meja yang tertumpuk buku-buku , Derick membuka laci Susanna ,dilaci ada sebuat buku .
Derick membuka nya ternyata itu buku harian Susanna .
sini bang..
sama adek aja..
hahahah