Indonesia
NovelToon NovelToon
LADY GAGAL YANG DIAM-DIAM BERBAHAYA

LADY GAGAL YANG DIAM-DIAM BERBAHAYA

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:27.1k
Nilai: 5
Nama Author: ꧁Diajeng rini꧂

Sebelum itu bantu follow dlu ig author ntar di follback mwehehehe rin_hampirgila




Elara Safira Nirmala hanyalah gadis yatim piatu biasa di dunia modern, ia ditinggal oleh orang tuanya sejak kecil dan dia tinggal di kos-kos an sederhana di salah satu kota. Pagi itu Elara hanya ingin pergi ke sekolahnya tetapi ada suatu yang terjadi padanya, ada sebuah tragedi membuatnya terbangun sebagai Elara Mirabel Astoria, lady terbuang dan tak berguna di kerajaan kuno, dengan kemampuan modern yang canggung dan komentar sarkastiknya Elara harus bertahan di tengah drama keluarga bangsawan, intrik politik, dan mungkin sedikit cinta yang tak terduga. Langsung baca aja yuk ceritanya daripada penasaran!!!!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ꧁Diajeng rini꧂, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

Malam di Hutan itu selalu memiliki cara tersendiri untuk mengintimidasi siapa pun yang berani menginjakkan kaki di sana. Namun bagi Elara, kesunyian malam ini justru terasa seperti kanvas kosong yang menanti untuk dicoret-coret dengan kegilaan barunya.

​Suasana di dalam gua sudah sangat tenang. Suara dengkur halus Kakek Zoff sesekali terdengar spai keluar beradu dengan napas teratur Rhea dan Mina yang tertidur dalam posisi siaga di kasurnya masing-masing, Elara bangkit perlahan dan gerakannya seringan bulu agar tidak memicu insting tajam kedua pengawalnya. Dengan langkah berjinjit ia menyelinap keluar melewati selaput pelindung gua yang bersinar tipis lalu memanjat bebatuan menuju dataran luas di atas atap gua.

​Angin malam yang menusuk tulang langsung menyambutnya, menerbangkan helai rambut lurusnya yang berkilau tertimpa cahaya bulan. Elara berdiri di tengah dataran batu itu, sendirian dan di bawah kubah langit yang dipenuhi jutaan bintang. Tidak ada buku mantra di tangannya. Tidak ada niat untuk merapal puisi kuno yang panjangnya seperti daftar dosa.

​Ia merentangkan kedua tangannya dan memejamkan mata dan mulai menarik napas dalam-dalam.

​"Oke, Elara. Lupain semua omong kosong Ek-sha-lo-mar-ti-cus itu. Mari kita pakai logika yang logis. Kalau energi di dunia ini bisa dimanipulasi berarti dia punya hukum yang sama dengan partikel di dunia yang lama" batinnya dengan seringai tipis.

​Seluruh penyihir di Kerajaan Heist bahkan Kakek Zoff sekalipun percaya bahwa mantra adalah doa untuk memohon pada alam. Tapi bagi Elara si gadis dari dunia modern, mana adalah bahan bakar, otak adalah prosesor dan kehendaknya adalah perintah eksekusi.

​Ia mulai membayangkan sebuah titik di telapak tangannya. Bukan sebagai bola api melainkan sebagai sebuah ruang hampa yang sangat kecil. Ia mulai menarik mana di sekitarnya bukan untuk dibentuk menjadi elemen melainkan untuk dipadatkan, diperas dan ditekan sampai batas molekul yang tak masuk akal.

​Di dunia lama ada sesuatu yang disebut tekanan atmosfer dan reaksi berantai.

​Malam yang tadinya tenang tiba-tiba mulai bergejolak. Udara di sekitar Elara mulai berputar liar membentuk pusaran kecil yang mengeluarkan suara mendenging frekuensi tinggi, suara yang belum pernah didengar oleh telinga penyihir mana pun di dunia ini. Bukan suara nyanyian mantra melainkan suara gesekan partikel udara yang dipaksa bekerja di luar kodratnya.

​"Jangan cuma api... tapi ledakan nuklir. Jangan cuma air... tapi jet air tekanan tinggi yang bisa memotong baja. Mari kita lihat apakah hukum alam dunia ini sanggup menahan logika orang gila dariku" Elara membuka matanya dan di sana, kilatan di pupilnya bersinar lebih terang dari bintang mana pun di langit.

Elara memusatkan seluruh fokusnya pada telapak tangan kanannya. Ia tidak membayangkan kobaran api yang membakar kayu melainkan memvisualisasikan Thermal Cutting yaitu sebuah prinsip di mana panas dikonsentrasikan pada satu titik mikro untuk membelah molekul.

Abaikan mantra api, byangkan laser, fokuskan cahaya dan memanfaatkan gesekan partikel udara sebagai katalisator panas kemudian percepat putaran mana smpai frekuensi ultrasonik.

​Di tangan Elara tidak muncul bola api besar. Sebaliknya sebuah garis cahaya biru tipis setipis benang jahit muncul dan memanjang dari ujung jarinya. Cahaya itu tidak berisik hanya mengeluarkan suara dengingan halus yang sanggup membuat telinga berdenging.

​"Coba kita lihat..." bisik Elara.

​Ia mengayunkan jarinya dengan gerakan memotong ke arah sebuah pilar batu raksasa yang berada sekitar sepuluh meter di depannya. Tidak ada ledakan, tidak ada suara benturan dan benang cahaya itu lewat begitu saja menembus batu padat tersebut seolah-olah batu itu hanyalah gumpalan mentega panas.

​Hening sejenak sampai kemudian... SREEKK!!!!

​Bagian atas pilar batu itu bergeser perlahan lalu jatuh ke tanah dengan permukaan potongan yang sangat halus, rata dan bersinar merah karena panas yang tertinggal.

​"Jir... ini mah bukan sihir lagi, ini namanya light saber versi goib" gumam Elara dengan mata berbinar "Kalau gini aku ngga perlu teriak-teriak panggil nama elemen dan baca sihir kaya orang tawuran. Cukup tunjuk potong selesai"

​Namun kesunyian Elara buyar ketika ia merasakan hawa dingin yang mencekam di belakang punggungnya. Ia menoleh perlahan dan mendapati Rhea dan Mina sudah berdiri di sana. Mereka tidak tidur. Rupanya insting mereka sudah mendeteksi tekanan aneh sejak Elara mulai memanipulasi mana tanpa rima tadi

​Mina menutup mulutnya dengan tangan dan wajahnya pucat "Lady... apa itu tadi? Saya tidak mendengar Anda menyebut satu kata pun. Tidak ada mantra..... tapi batu itu..."

​Rhea yang biasanya sulit goyah kini memegang hulu pedangnya dengan tangan yang sedikit gemetar. Matanya menatap potongan batu yang begitu sempurna itu. Sebagai pengguna elemen udara yang ahli dalam serangan potong dia tahu betul bahwa apa yang dilakukan Elara tadi adalah kemustahilan.

​"Lady Elara" suara Rhea berat dan penuh selidik "Apa yang sebenarnya Anda lakukan? Itu bukan sihir yang diajarkan Kakek Zoff"

​Tepat saat itu Kakek Zoff muncul dari kegelapan, jubahnya berantakan dan wajahnya tampak seperti orang yang baru saja melihat hantu. Ia tidak berteriak, ia justru berjalan mendekati pilar batu yang terpotong itu lalu menyentuh permukaannya yang halus, lalu menarik tangannya kembali karena masih sangat panas.

​"Kau..." Kakek Zoff menoleh ke arah Elara dengan tatapan ngeri "Kau memaksakan kehendakmu pada alam tanpa kontrak mantra. Kau tidak meminta pada mana, kau... kau memerintah mereka seperti budak, kenapa bisa seperti itu? Tidak ada didunia ini yang bisa mengeluarkan sihir tanpa mantra. Siapa kau sebenarnya"

"Aduh kok bisa ketauan sih" batin ​Elara kemudian ia menyengir canggung mencoba mencairkan suasana yang tiba-tiba jadi horor "Hehe jangan serius-serius gitu dong Kek. Aku cuma pakai logika tekanan tinggi dripada hafalin puisi dan mantra panjang yang bikin lidah keriting, mending langsung to the point aja ke intinya kan? Ini juga tadi coba-coba, herannya kok malah menjadi hehehe"

​"Kau tidak mengerti Elara!" suara Kakek Zoff meninggi karena panik "Dunia ini bergerak dengan mantra, Jika kau menyerang tanpa suara, jika kau membunuh tanpa mantra, kau akan dianggap sebagai Penyihir Sunyi, sang pembawa kiamat, kau baru saja menciptakan cara membunuh yang paling ditakuti di seluruh benua!!"

​Elara terdiam sejenak lalu menatap telapak tangannya lagi. Seringai tipis kembali muncul di wajahnya.

​"Ditakuti ya? Bagus dong" ucap Elara pelan dan suaranya terdengar dingin di bawah cahaya rembulan "Lagian orang-orang di mansion itu juga ngga pernah pakai kata-kata manis pas mereka buang aku ke gudang tua. Jadi adil kan kalau aku balas mereka dengan kesunyian yang mematikan?"...

Baca elit like sulit, jangan jadi pembaca gaib gitu dong, ayo bagi like sama komennya biar tambah semangat up🙄😬

1
Kaka Siregar
keren
Kaka Siregar
Semangat tor, semoga lancar semua urusan nya 💪
Diajeng rini: makasih sayang, semoga selesai semua dan aku bisa lanjut nulis lagi🥺
total 1 replies
aku
oke tor
Diah Susanti
definisi anak pungut tak tau diri, karena terlalu dimanja 😡😡😡
Bude Ning
satu kata, keren.
Bude Ning
😍
Bude Ning
keren, Author...
lanjutkan.... 👍
Diajeng rini: wahh makasih udah suka sama cerita akuuu
total 1 replies
aku
purba bgt el latahnya ke situ 😭😭 🤣🤣
Diajeng rini: sampe kebawa2 pak prabowo nanem sawitnya
total 1 replies
Pa Muhsid
kayak makan rujak tengah hari☀☀☀ pedes pedes manis😍😍😍😻 seger
Pa Muhsid
jadi Xander membantu camer dehhh hehe😛😛😛
Pa Muhsid: wkwkwk
total 2 replies
Bude Ning
Elara itu ngga punya nama apa mana?
Diajeng rini: Mana sihir cinta, mungkin ada yang typo aku nulisnya nama🫶
total 1 replies
Bude Ning
baru permulaan, critanya udh keren.
smoga bab2 selanjutnya makin keren dan no drama.
Diajeng rini: makasiiiiiihhhhh😭😭🫶🫶🫶🫶
total 1 replies
Pa Muhsid
tuh kan kaelen itu gak ada greget nya seperti Jln tol lempeng tanpa hambatan 😛
Pa Muhsid
kok jadi naga🐉 api Ellara kirain jadi linggis 😛
Kalief Handaru
🙏🙏thor kira2 itu duchess asli ibu elara bukan jangan2 itu ibu tiri atau ibu kembarannya elara yg gantiin yg asli???kok tingkahnya aneh y
Diajeng rini: Eiii stop2 baca aja tunggu kelanjutannya😭
total 1 replies
Kalief Handaru
kyaknya yg membuat segel agar kekuatan elemen elara tdk muncul itu jangan2 duchess sendiri bersama anak tirinya
Kalief Handaru
thor tanya nih apa erela benar2 anaknya duke ama duchess q kok sangsi ya masalahnya kok bisa ortu kandung benci banget Ama anak kandung apa karna mereka terlalu memuja elemen sihir itu membuat pikiran keluarga duke konslet hingga anak kandung jadi rasa anak tiri y thor🙏
Diajeng rini: Wkwk haiii, suka bnget deh sama teorinya, kreatif banget sampai kepikiran "pikiran konslet" gara-gara elemen sihir 😭 untuk jwabannya emng bener mereka ortu kandung dan kenapa bisa sebenci itu mending kita simpen dlu buat kejutan di chapter2 depan yaaaa, pantengin terus perjalanan Elara, makasih banyak udah baca dan sedalam ini mikirin ceritanya🫶
total 1 replies
Putra jomblo
Thor q kok penasaran dengan kelahiran elara kok kyaknya misterius y siapa yg menahan aliran elemen elara y apa elara masih turunan kaisar y???
Diajeng rini: mwehehehehe kira2 siapa yang nahan kekuatan Elara??? aku suka nih ada yang nanya gini😝
total 1 replies
Putra jomblo
q suka karakter elara bisa badas bisa serius end bisa gokil juga🤭🤭🤭💪💪
Cty Badria
nah itu br benar crt jgn dipenggal2 buat org kesal. btw ni hadia /Rose/tuk up nya lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!