Indonesia
NovelToon NovelToon
Mereka Pikir Aku Miskin

Mereka Pikir Aku Miskin

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / Menyembunyikan Identitas / Penyesalan Keluarga / Balas Dendam
Popularitas:51.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mama Mia

Keira Anindita menyembunyikan identitasnya sebagai pemilik perusahaan besar demi menjaga harga diri Arsen, pria yang pernah menolongnya dan kemudian menjadi suaminya. Selama empat tahun, Keira diam-diam membantu Arsen membangun bisnis dari nol hingga menjadi perusahaan yang disegani.

Namun, kesuksesan membuat keluarga Arsen berubah. Keira yang dulu begitu disayang, kini dianggap perempuan miskin yang tidak pantas mendampingi Arsen.

Puncaknya terjadi dalam sebuah pesta ketika ibu mertuanya memperkenalkan Clarissa sebagai calon istri Arsen. Saat Keira diperlakukan bak pembantu yang melayani para tamu, Arsen hanya diam. Malam itu juga Keira pergi tanpa membawa satu pun harta keluarga Wijaya.

Tak lama kemudian, fondasi perusahaan Arsen mulai runtuh karena Keira melucuti semua dukungan.

Saat Arsen akhirnya mengetahui identitas asli istrinya, penyesalan datang terlambat. Keira telah bertemu Elvano, pria jauh lebih berkuasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30. Penolakan Keira dan Kebingungan Arsen

.

Malam harinya, Arsen kembali ke rumah sakit untuk menjenguk Darma. Kondisi ayahnya belum menunjukkan pemulihan berarti. Dokter mengatakan bahwa Darma masih membutuhkan istirahat dan belum diperbolehkan memikirkan persoalan yang dapat memperburuk kondisinya.

Arsen berangkat ke rumah sakit sendirian karena Clarissa tidak mau diajak. Wanita itu selalu banyak alasan jika dia mengajaknya ke rumah sakit untuk menggantikan ibunya menjaga ayahnya.

“Dia benar-benar berbeda dengan Keira," gumam Arsen ketika ia sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Tiba-tiba saja pria itu teringat akan perjalanan yang pernah mereka lewati dua tahun lalu. Ketika itu ibunya sedang dirawat di rumah sakit, dan yang menjaga ibunya setiap hari adalah Keira. Wanita itu sama sekali tidak pernah mengeluh meskipun ibunya sangat cerewet.

Sementara jika dia melihat sifat Clarissa yang saat ini menjadi istrinya. Bagaikan dua kutub yang berlawanan. Penyesalan itu semakin dalam, bukan hanya karena mengetahui bahwa Keira adalah pemilik KA group, tetapi juga Clarissa yang seolah sama sekali tidak peduli dengan dirinya dan keluarganya.

Beberapa menit berkendara, mobil Arsen akhirnya tiba juga di area parkir rumah sakit. Ketika ia sampai di ruangan ayahnya, ia melihat ibunya sedang duduk di samping ranjang sambil menggenggam tangan ayahnya.

“Bagaimana keadaan Ayah?” tanyanya pelan.

“Masih lemah. Tadi sempat membuka mata, tetapi setelah itu tidur lagi.” Marissa menatap putranya. “Kamu sudah bertemu Keira?”

“Sudah." Arsen mengangguk.

“Bagaimana hasilnya?" tanya Marissa antusias. “Apakah dia bersedia membantu perusahaan?”

Arsen menggelengkan kepalanya lalu duduk di tepi ranjang dan memijat kaki ayahnya pelan. “Tidak, Bu. Dia mengatakan bahwa urusan Wijaya Group bukan lagi tanggung jawabnya.”

Marissa tampak kecewa. “Kamu sudah menjelaskan keadaan ayahmu?”

“Sudah, tetapi dia tetap pada keputusannya.” Arsen berbohong pada ibunya. Mana sempat ia bicara tentang ayahnya. Bicara untuk mengajak rujuk saja tak bisa karena ada Clarissa juga dalam ruangan yang sama.

Marissa menghela napas. “Kenapa dia bisa bersikap sedingin itu. Apa karena dia dendam sama keluarga kita?”

Arsen menatap ibunya cukup lama sebelum menjawab, “Mungkin kita yang dulu keterlaluan sama dia, makanya dia masih marah sama kita.”

Marissa terdiam menunduk. Ia teringat bagaimana dirinya dahulu kerap menghina Keira karena menganggap Keira hanya seorang gadis yatim piatu yang tak punya apa-apa, bahkan berasal dari keluarga yang tidak jelas asal usulnya. Bahkan ia sering memperlakukan Keira dengan semena-mena. Kini semuanya berubah hanya karena mereka mengetahui identitas asli perempuan itu.

“Ibu tidak mau tahu. Kamu harus bisa mendapatkan Keira kembali apapun caranya,” kata Marissa kemudian.

Arsen tidak menjawab. Siapa yang tidak ingin Keira kembali? Dia juga ingin. Tapi bagaimana caranya?

 

Keesokan harinya, Arsen kembali mencoba menghubungi Keira. Kali ini, ia tidak meminta pertemuan melalui sekretaris, melainkan mengirim pesan secara langsung.

“Keira, aku ingin berbicara sekali lagi. Bukan tentang perusahaan. Aku ingin meminta maaf atas semua yang pernah kulakukan kepadamu.”

Beberapa menit kemudian ia melihat status pesan itu berubah menjadi centang biru, tetapi tidak ada balasan dari Keira.

Arsen menunggu dengan gelisah, berharap Keira segera membalasnya dan mengatakan bahwa wanita itu bersedia bertemu.

Hingga akhirnya, sebuah balasan muncul.

“Tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi.”

Arsen langsung mengetik jawaban.

“Aku tahu aku tidak bisa mengubah masa lalu. Aku hanya ingin memperbaiki kesalahanku, Keira. Setidaknya, izinkan aku menjelaskan semuanya.”

“Anda tidak perlu menjelaskan apa pun. Saya sudah memahami keputusan yang Anda ambil saat itu, dan saya juga sudah mengambil keputusan untuk hidup saya sendiri.” Balasan cepat dari Keira membuat Arsen benar-benar kehilangan kata.

Ia menatap layar dengan dada terasa sesak. Keira benar-benar telah menjadi seperti orang asing. Dulu berbicara dengan begitu lembut, tetapi sekarang selalu membalasnya dengan bahasa yang formal. Seperti seorang CEO yang bicara dengan lawan bisnisnya.

Arsen menyentuh dadanya yang terasa sesak. “Apakah benar-benar tidak ada kesempatan bagiku untuk memperbaiki semuanya?”

Arsen meletakkan ponselnya di atas meja. Tidak ada kemarahan dalam pesan itu, tidak ada hinaan, bahkan tidak ada kata-kata yang sengaja digunakan untuk menyakitinya. Keira hanya menolak. Dan dia tak memiliki alasan untuk memaksa.

Dulu dirinya lah yang setuju dengan perjodohan yang diatur oleh ibunya. Dia yang dulu tergoda oleh kecantikan Clarissa dan juga kekayaan yang dimiliki oleh keluarga Halim sehingga tidak berpikir bahwa itu akan menyakiti Keira. Sekarang, ketika ia ingin Keira kembali, perempuan itu justru tidak lagi sudi melihat padanya.

 

Di kantor KA Grup, Keira mengembalikan ponselnya ke meja setelah memblokir nomor Arsen. “Baru sekarang menyesal setelah aku adalah pemilik KA Grup? Kalian pikir masih bisa menjadikan aku sebagai penopang Wijaya Grup?"

Wanita itu mengangkat kepalanya ketika melihat Darren masuk membawa laporan yang perlu ditandatangani.

“Apakah ada masalah, Bos?” tanya Daren ketika melihat Keira menarik nafas panjang.

“Apalagi kalau bukan anak dari keluarga Wijaya itu yang minta untuk ketemu lagi?" jawab Keira acuh. “Tapi aku sudah memblokir nomornya. Bosan aku mendengar urusan keluarga mereka."

Darren meletakkan dokumen di hadapannya. "Sepertinya mereka tidak akan semudah itu menyerah. Mereka pasti akan mencari cara lain untuk membuat Bos kembali pada mereka.”

Keira mengangguk tetapi tidak peduli. Wanita itu memilih mulai memeriksa laporan yang baru saja diberikan oleh Daren. Ia tidak ingin membuang waktu untuk sesuatu yang dianggapnya tidak penting.

*

Sementara itu, di rumah sakit, Arsen duduk di samping ranjang ayahnya dengan ponsel yang masih berada dalam genggaman. Ia telah kehilangan Keira sekali karena kesalahan keluarga mereka sendiri. Namun, masalah terbesar yang menunggunya bukan hanya penolakan Keira.

Di meja samping ranjang Darma, sebuah map berisi laporan keuangan yang tadi ia bawa dari kantor. Arsen memejamkan mata rapat mengingat kondisi perusahaan yang semakin memprihatinkan. Dana kas perusahaan semakin menipis dan membutuhkan suntikan segera.

“Dari mana aku bisa memperoleh suntikan dana dalam waktu cepat?"

1
vania larasati
lanjut
Noey Aprilia
Keira mngkn mau mmafkn kslhn mreka d msa lalu,tp untk kmbli lg....
Soryyyy yeee......😛😛😛
Aditya hp/ bunda Lia
tidak akan bisa soalnya kamu tuh udah terbiasa terima beres ...tanpa kerja keras dulu
〈⎳ FT. Zira
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sri Widiyarti
menyesalpun tiada guna Arsen...
Ilfa Yarni
tidak Ada Jln lain untukmu slain menerima nasib itulah karma yg hrs kau jalani karena kesombonganmu arsen
Lee Mba Young
nnti di kluarga santoso Clarissa di jadikan babu
Aditya hp/ bunda Lia: setuju semoga ajah ... kita mohon sama othor 🤭
total 1 replies
Patrick Khan
oalah tibak e podo bangkrut e🤣🤣
Nurhartiningsih
gila sih ini
Lily
keluarga gila
vania larasati
lanjut
Ilfa Yarni
inilah contohl orang2 yg tamak Akan harta dikira mereka beruntung tp malah buntung penasaran apa yg Akan dikatakan papa Clarissa ya perusahaanya jg mau bangkrut dia menikahkan anknya dgn arsen berharap bisa dimanfaatin ternyata arsen malah bankrupt duluan
Ayuk Witanto
Keira udah gak Sudi mungut sampah
Aditya hp/ bunda Lia
makanya jangan pada mau enak mau senang tanpa berjuang ...
juwita
Arsen menghela nafas pendek.
juwita
yg penting tidak menceraikan carissa. mgkn itu yg di maksudnya ya mam
juwita
keluarga g bener semua saling memanfaatkan. tp akhirnya zonk semua🤣🤣🤣🤣
Patrick Khan
udah tidur saja km arsen pasti capek🤣🤣
ryuka
makaaih banyak unt banyak up nya ya thorrrr 😍😍😍😍😍😍
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: terima kasih juga atas dukungannya kak /Kiss//Pray/
total 1 replies
ryuka
penyesalan emang selalu datang terlambat arsen..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!