Indonesia
NovelToon NovelToon
Clara'S Love Fidelity

Clara'S Love Fidelity

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Misteri / Contest / Nikahkontrak
Popularitas:29.4k
Nilai: 5
Nama Author: Triya Widodo

Area 21+
Harap bijak untuk membaca di bawah usia.


Clara wanita yang sudah bersuami dan memiliki anak laki-laki. Keadaan rumah tangganya tak seperti rumah tangga yang lain, penuh dengan penderitaan dan kesusahan.


Suatu hari, saat mereka berdua bertengkar lagi ada seorang pria yang masuk tanpa permisi dan membeli Clara dan Reno.


Clara yang tersentak kaget dan bingung, "Apa yang terjadi sebenarnya, kenapa aku di beli oleh pria yang tidak aku kenal sama sekali?"

"Aku di jual oleh suamiku sendiri! Apa aku sehina itu?"


"Kesetiaan ku yang ku berikan padanya dengan ketulusanku dibalas dengan hina seperti ini."

"Apa kesetiaan ku berujung Cerai seperti mimpi yang tak ku inginkan." Kata Clara dengan menangis sambil menidurkan Reno anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triya Widodo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27

Aku dan dia menuruni tangga lalu masuk ke dalam lift serta memencet tombol yang ada di sana. Didalam lift kami hanya diam tanpa berbicara apapun. Sampai di tempat yang kami tuju lift itu terbuka dan berdiri Asisten Lee tepat di ambang pintu lift.

“Tuan Abbas dan Nyonya Clara....” Sapanya seraya memberikan bow.

Tuan Abbas mengangguk pelan mengisyaratkan tugasnya sudah selesai.

Lalu dia memberikan luang untuk kami lewat, dia masuk kedalam lift.

“Reno ada dimana Tuan?” tanya ku mencari keberadaan Reno.

“Dia menginginkan ke rumah orang tua mu.” Jawabnya berhenti di lorong hotel.

“Kenapa Anda tidak memberitahu saya?” tanya ku tersentak.

“Saat kamu pergi bersama Riko, dia tertidur pulas di pundak saya. Ia terbangun memimpikan ibu mu. Dan ia meminta diantar ke sana.” Terangnya melanjutkan berjalan.

“Dia tidak mau mengganggu kamu saat bersama Riko. Apa traumanya sehingga dia terlihat takut?” imbuhnya seraya menggesek kartu VVIP miliknya.

“Jangan pernah menyembunyikan apapun dari saya...” tambahnya masuk ke dalam kamar hotel VVIP.

“Antarkan saya ke rumah orang tua saya...” pinta ku berhenti di ambang pintu.

“Hah... Baiklah.” Hembusnya dengan kasar seraya menatap ku dengan sayu.

“Apa kamu yakin akan pulang dengan mata yang sembab?” tanyanya masih menatap.

“Reno akan sedih saat melihatmu seperti ini.” Imbuhnya dengan dingin.

Benar, aku tidak mau Reno tahu keadaan ku saat ini. Batin Clara membeku dan berpikir rasional seraya menatap ke bawah.

“Reno ke sana dengan siapa?” tanya ku seraya mendongak.

“Dengan Bibi Ani dan dua pengawal.” Balasnya menarik ku dengan pelan.

“Seketat itukah Anda dalam pengawasan pada Reno...” tanya ku antusias dan masuk ke dalam kamar hotel.

“Iya...” Tuan Abbas menjawab dengan tegas seraya menutup pintu kamar hotel.

Tak perlu terkejut melihat isi kamar hotel miliknya. Sangat mewah bagiku dengan nuansa yang berwarna akromatik namun tidak norak dan normal bagi warna pria.

Aku terdiam sejenak, “Hampir mirip dengan yang di rumah,” gumam ku.

“Apanya?” sahutnya seraya menoleh ke arah ku.

Balas ku dengan tersenyum dan menggeleng. Lalu ia mengambil sebuah tas kotak berisi pakaian.

“Gantilah pakaianmu agar nyaman saat tidur.” Titahnya menyerahkan tas kotak tersebut.

“Iya,” jawab ku menerimanya.

Lalu aku masuk ke dalam kamar mandi kering. Melepas semua pakaian dan membersihkan diri agar kembali segar. Usai mandi aku mengambil pakaian dalam tas kotak tersebut.

Tercengang melihat pakaian yang ku ambil barusan, “Apa ini yang di sebut dengan pakaian tidur?” ucap ku.

“Mana ada gaun ku sudah masuk dikeranjang yang kotor. Keluar dengan memakai handuk.” Timpal ku dengan ngeri.

Dengan sedikit ada rasa kegugupan, aku memberanikan diri keluar membawa pakaian dan memperlihatkan padanya.

“Apa ini baju tidur saya, Tuan Abbas?” tanya ku membeber di atas ranjang.

Seketika dia tersentak melihat lingerie keluaran terbaru dan limited edition terpampang di atas ranjang.

“Ini dari mana? Kamu dapat dimana?” tanya nya membulatkan kedua matanya.

“Dari mana lagi kalau bukan dari Anda.” Seru ku dengan bergidik.

“Tak bisa di bayangkan saat memakainya, Mas Abbas.” Kilah ku dengan mengerutkan kedua alis ku.

“Kamu panggil saya apa tadi...” sahutnya mendekat ke arah ku.

“Panggil apa, Tuan.” Ucap ku dengan bingung.

“Barusan... Kamu panggil saya Mas...” Pungkasnya lebih mendekatkan tubuhnya.

“Hah... Apa benar? Sepertinya Anda salah dalam mendengar...” putus ku dengan memalingkan wajah.

Memang benar saya tadi panggilnya Mas. Itu keblabasan saat pengucapan saya. Batin ku.

“Ucapkan sekali lagi...” titahnya menginginkan kata-kata barusan.

"Yang mana..." kilah ku seraya melangkah mundur.

"Yang barusan," katanya menuntut.

"Ini sebuah pemaksaan." tolak ku mengabaikan.

"Saya pinjam kemeja Anda apa boleh." imbuh ku padanya.

"Pakailah yang itu saja..." jawabnya seraya menyahut lingerie itu dan menyodorkan padaku.

"Apa Anda monster mesum yang pernah saya lihat? Dan apa Anda tidak berpikir kalau saya tidak memakai sehelai pakaian dalam." sungut ku kesal padanya.

"Lebih baik begitu..." balasnya menyeringai.

"Saya tidak mau..." seru ku kesal dan beranjak pergi dari hadapannya.

"Tidak perlu memakai apapun juga lebih baik..." cetusnya dengan keras.

"Dasar orang gila," pekik ku seraya berjalan ke almari pakaian dan mengambil kemeja miliknya.

Flashback Riko Hilman.

Saat ia menuruni tangga beberapa penjaga yang di titah kan oleh Direktur segera menyergap Riko dan menyuruh ia segera keluar dari hotel tersebut.

"Lepaskan...!" pekiknya dengan kesal.

"Segera keluar dari hotel ini dan jangan membuat kegaduhan di acara Direktur kami." para penjaga menyuruhnya dengan keras.

Pengawal yang di perintah oleh Tuan Abbas saat itu memastikan keberadaan Clara dan melaporkan keadaan Clara.

Flashback Reno.

Bi Ani mendapat pesan untuk segera ke hotel milik Tuan Abbas. Sesampai di hotel ia segera masuk ke kamar VVIP dan melihat Reno sudah duduk di pangkuan Tuan Abbas.

"Tuan Abbas, saya sudah tiba. Ada yang perlu saya bantu?" tanya Bi Ani mendekat.

"Antar Reno ke rumah mbah putrinya." titah Tuan Abbas pada Bi Ani.

"Baik, Tuan. Mari Tuan Muda Reno." kata Bi Ani mengajak Reno lalu menggendong nya.

"Bi... Bibi nanti jagalah Reno di sana dan setelah sampai rumahnya hubungi saya. Nanti akan di susul dengan beberapa pengawal." tambahnya pada Bi Ani.

"Baik, Tuan. Nyonya Clara apa tidak ikut?" tanya Bi Ani antusias.

"Tidak, dia masih ada masalah penting yang harus di urus." bisik nya pada Bi Ani.

"Baik, Tuan. Saya permisi!" Bibi Ani pamit dan membawa keluar Reno yang masih mengantuk.

Sampai di rumah kedua orang tua Clara, Bi Ani segera mengetuk pintu yang pada saat itu hanya ibunya Clara sendirian di rumah.

"Assalamualaikum..." ucap Bi Ani.

"Wa'alaikumsalam..." balas dari dalam rumah seraya membukakan pintu.

"Apa ini benar rumahnya Mbah Putri nya Tuan Muda Reno?" tanya Bi Ani.

"Benar, silahkan masuk. Saya ganti gendong cucu saya ya." balas ibu Anas seraya mengganti menggendong Reno.

"Anda siapa ya?" tanya ibu Anas.

"Saya kepala Asisten rumah tangga di kediaman Tuan Abbas Laes Jareel." terangnya pada ibu Anas.

"Saya tidurkan Reno dulu ya, Bu." putusnya masuk ke dalam kamar.

Lalu Bi Ani menjelaskan beberapa hal penting saja pada ibu Anas. Dan saat mengobrol Pak Hasan (Bapaknya Clara) datang. Ia bertanya pada ibu Anas dan Bu Anas menjelaskannya.

Flashback off.

Kembali ke kisah Clara dan Tuan Abbas.

Tuan Abbas tak segan-segan menyahut kemeja Clara, "Apa yang anda lakukan?" ujarnya, "pakailah lingerie ini," simpulnya dengan tersenyum.

"Anda memang benar-benar..." Tuan Abbas menutup mulut Clara dengan telapak tangannya.

1
Ratna Puspita
semangat kak
Lina Zascia Amandia
Like dan Fav sdh menyapa....
Toni Hartono
Clara .......
triya hamizan: halo...
Readers setia👋
berkenan gabung di grup "Triyaster" yuk...

mohon bantuan dan dukungan nya...
terimakasih 🙏😊
salam hangat dari author 😍
total 1 replies
Toni Hartono
clara....
Wajah Boneka
Aku setia rebahan disini menunggu cerita kakak hihi
triya hamizan: halo...
Readers setia👋
berkenan gabung di grup "Triyaster" yuk...

mohon bantuan dan dukungan nya...
terimakasih 🙏😊
salam hangat dari author 😍
total 1 replies
PrincessFuzzie
thor, kita putus kalau lanjutannya lama
triya hamizan: halo...
Readers setia👋
berkenan gabung di grup "Triyaster" yuk...

mohon bantuan dan dukungan nya...
terimakasih 🙏😊
salam hangat dari author 😍
total 1 replies
moonjuice
aaa d tunggu eps selanjutnya *baru kali ini ninggalin jejak hhwhw:窶コ semangat ya author
triya hamizan: halo...
Readers setia👋
berkenan gabung di grup "Triyaster" yuk...

mohon bantuan dan dukungan nya...
terimakasih 🙏😊
salam hangat dari author 😍
total 1 replies
alchemyworks
Bang! Hayati gak bisa tidur nih gegara othor gantungin ceritanya :(
triya hamizan: halo...
Readers setia👋
berkenan gabung di grup "Triyaster" yuk...

mohon bantuan dan dukungan nya...
terimakasih 🙏😊
salam hangat dari author 😍
total 1 replies
TickleStar
Thor hayuu kita ke pelaminan aja biar bisa baca ceritamu tiap h
sharing_genes
Yang punya daya tarik bukan magnet aja. Tapi karya author juga, lho! Hahaha.. semangat lanjut kak!
Zizi Suartini
Hai, kak. Aku suka alurnya.. bisa ngebawa aku kayak ada di dalem cerita‾!!
kisses and martini
Thor, ceritamu bikin moodku seperti pelangi wkwkw
Hustle Flyswat
Aku udah mampir nih! Kayaknya sih bakal menetap buat nungguin bab baru! *ahem*
Berkilau
Ceritanya gak ngebosenin, pokoknya aku dukung terus thor!
Zizi Suartini
Bener apa bener Thor, kalau digantung itu sakit. Kalau kamu ngerti perasaan aku, kamu enggak akan ngegantung cerita ini Thor!
triya hamizan: halo...
Readers setia👋
berkenan gabung di grup "Triyaster" yuk...

mohon bantuan dan dukungan nya...
terimakasih 🙏😊
salam hangat dari author 😍
total 2 replies
adalahdarling
Semoga author selalu diberi kemudahan buat update.. aamiin
Eja Drajat Adriansyah
Imajinasi tanpa batas. Mantap! 総晶
skyeandstaghorn
Alurnya gregetan! Aku baru baca aja jadi nagih!
SecretFruity
Halo kak author! Aku pembaca baru dan bakalan jadi pembaca setia, nih. Ditunggu next up, ya!
triya hamizan: halo...
Readers setia👋
berkenan gabung di grup "Triyaster" yuk...

mohon bantuan dan dukungan nya...
terimakasih 🙏😊
salam hangat dari author 😍
total 1 replies
Rahmat Emas
Kelanjutan cerita author itu kayak hujan ditengah kemarau thor.. alias ditunggu-tunggu!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!