Dechantry Rachel Siregar bukan anak kandung dari keluarga Siregar melainkan anak kandung dari keluarga ternama namun hanya saja dia miliki identitas lain yang dia tidak ketahui.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Euvonia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Awal Rencana Fattar
"Dengarkan paman dulu Fattar, kau kira aku mudah mengambil keputusan ini? Dia akan selalu menjadi putriku dan akan ada saat nya kami bersatu sebagai keluarga setelah musuhku lenyap semua!" ucap ayah Rachel dengan tegas dan amarah yang tertahan.
"Kau tau semua kekacauan ini adalah karena keluarga Xalvador, Fattar. Salahku memang membiarkan keturunannya tetap hidup karena rasa iba dan kemanusiaan. Tapi sekarang tidak akan lagi, meski kau dan Rachel harus berkorban sebentar. Meski mereka menikah akan ku buat Rachel tetap mencintaimu, menjadi milikmu. Bagaimana ketika pria yang mencintai wanita namun wanita itu memiliki anak dari pria yang di cinta oleh sang wanita, Fattar?" ujar ayah Rachel dengan tenang dan tegas.
Fattar terdiam berusaha mencerna apa maksud dari perkataan dari ayah gadisnya itu. "Apa maksudmu paman? Rachel akan memiliki anak dengannya? Tidak boleh! Hanya aku yang boleh!" ucap Fattar penuh penekanan pada orang tua yang ada dihadapan nya ini.
"Pikirkan apa yang ku ucapkan dengan kepala dingin agar kau mengerti! Kendalikan emosimu dan lakukan rencana ini untuk menghancurkan keturunan Xalvador, kau mengerti Fattar?" ucap pria paruh baya itu dengan seringai di wajahnya.
...****************...
Tepat setelah kemarin sampai dan membahas rencana mereka untuk membebaskan Rachel dan membalas perlakuan anak dari sepasang suami istri Xalvador itu. Meski Fattar sempat menentang cara ini tapi apa yang dikatakan oleh ayah gadisnya dia pun menerima cara ini. "Jika dia menghancurkan kami dengan cara seperti ini maka aku bersumpah aku sendiri yang akan menyiksanya setelah semua ini selesai!" tekan Fattar pada dirinya sendiri.
Hari ini pertama kalinya Fattar masuk ke rumah sakit yang memang diwariskan dari sang kakek. Dia masuk kesana sebagai dokter spesialis bedah untuk saat ini ia memilih menutup identitasnya saat bekerja disini. Selama bekerja pun ia juga mengenakan masker karena akan bahaya jika ada yang melihat wajah tampan ini yang menjadi incaran musuh. Mengingat sahabat sekamar saat berkuliah di Amerika belum kembali maka bisa di pastikan sahabatnya ini masih disekap oleh mereka.
"Jika saja aku mampu menumpas mereka dalam hitungan detik, tapi bukanlah seru menghancurkan saat ia berada di puncak kebahagiaan?" ujar Fattar lirih disertai kekehan yang meremehkan keturunan Xalvador itu. Setelah perdebatan panjang dengan ayah Rachel ia mengerti tentang seluk beluk keluarga Xalvador secara menyeluruh tanpa terlewati. Dia tidak menyangka bahwa yang terjadi di masa lalu yang sesungguhnya seperti itu.
Mengingat semua yang dikatakan ayah Rachel kali ini dia sendiri yang akan bertekad untuk membalaskan dendam. "Dendam ayah Rachel dan diriku belum lunas, dirimulah yang akan membayar itu semua!" teriak Fattar dalam hati. Saat sampai di ruangan miliknya ia menekan segala dendam dan amarah agar fokus saat bekerja. Kegiatannya tak jauh berbeda saat di Amerika saat bekerja di sini. Perbedaan yang kentara hanyalah sikap para dokter yang berusaha menjilat dan menggodanya dari kalangan dokter wanita.
Semua godaan itu hanyalah angin lalu bagi Fattar sendiri, dia sudah memiliki gadis yang amat ia cintai. Bagi Fattar satu dan akan tetap satu wanita yang berada di hatinya, yaitu Rachel. "Lau taukah dirimu aku sangat merindukanmu saat ini!" ujar Fattar dalam hati. Meski dalam hatinya merutuki pria sialan itu dia tetap mampu bekerja dengan profesional sebagai dokter bedah. Bahkan tidak ada satupun kesalahan yang ia perbuat hingga larut malam menjelang.
...****************...
Saat ini pemuda dengan jubah putih kebesaran nya itu terbaring letih setelah seharian penuh menangani banyak pasien. "Oh astaga lelah sekali, sebaiknya setelah ini semua selesai aku kembali saja ke Amerika banyak yang kompeten tak membuatku kewalahan seperti ini ck," gerutu pemuda itu yang tak lain Fattar sendiri.
Sebelum benar-benar terlelap Fattar menghubungi seseorang untuk menanyakan mansion yang akan ia beli. Walau sudah memiliki unit apartemen mewah dan mansion peninggalan kedua orangtua dia harus membeli mansion di dekat Xalvador. Semua ini semata-mata untuk mempermudah semua rencana yang sudah di siapkan olehnya dan ayah dari sang gadis yang masih terculik.
"Mau bagaimana lagi argh sialan awas saja jika kau sudah tertangkap tak berkutik. Aku sendiri yang akan menyiksamu ka*arat!" gerutu Fattar tanpa henti. Entah ini sudah keberapa kali ia mengumpati keturunan Xalvador yang sisa seorang. Bagaimana mungkin Fattar tidak kesal dan jengkel pada keturunan Xalvador ini, saat pulang ke Indonesia ia berharap memiliki waktu bersama Rachel. Namun apa yang ia dapatkan saat ini selain melakukan banyak rencana untuk menumpas sampah masyarakat.
"Aku sudah mengantongi semua bukti kejahatanmu, mari kita tentukan saja kapan tanggal main yang tepat Xalvador! Tak akan ku biarkan kau menyentuh bagian tubuh gadisku sialan!" ucap Fattar dalam hati sembari meninggalkan ruangan ini. Kekesalan yang begitu menumpuk membuat rasa kantuknya hilang. Ia segera bergegas menuju rumah sakit yang selama ini menjadi kepercayaan keluarga Xalvador.
Tentu saja semua ini sudah ia rencanakan dengan matang. Bahkan seluruh identitas nya ia ubah tanpa menimbulkan kejanggalan. Dan ini membuatnya lebih mudah untuk keluar masuk serta memata-matai apa saja yang dilakukan seorang Zachery Xalvador disini. Mengingat gadis yang ia cintai masih dalam genggaman pria itu dia harus berhati-hati dalam melangkah di sini.
"Apapun yang kau lakukan aku akan menggagalkannya Zach, aku sendiri akan menjadi perisai untuk Laura ku. Aku bersyukur kau tidak mengetahui nama aslinya, dengan begitu pernikahan mu tak akan pernah sah!" ujarku dalam hati. Saat ini aku sudah melakukan tugasku dengan baik di rumah sakit ini. Fattar tidak menunjukkan kemampuan yang yang ia miliki. Hal ini sangat diperlukan oleh Fattar untuk mengecoh semua orang yang ada di sini.
Sedari awal ia masuk rumah sakit ini mengambil posisi dokter kandungan. Mengingat tabiat gila Zach ia memutuskan mengambil posisi ini. Jika dipikir ulang kemungkinan ia akan bertemu dengan Laura aka Rachel akan lebih mudah dan sering. Bukankah ini akan menguntungkan ia untuk membuat celah pada Xalvador. "Tak akan ku biarkan gadis ku mengandung anak darimu, hanya aku yang berhak! Kau memisahkan dua cinta yang tulus, maka sekarang kau akan mendapatkan karna yang sudah seharusnya!" ujarnya dalam hati dengan penuh amarah.
...****************...
Hai maaf ya mungkin senin depan udah mulai normal dan bisa update harian🥺🥺. masih sibuk sama uts aku😭😭. pasti pada emosi ya gak lanjut lanjut, maaf banget🥺🥺
mampir