Indonesia
NovelToon NovelToon
Terjebak dosa

Terjebak dosa

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Mengubah Takdir
Popularitas:33.7k
Nilai: 5
Nama Author: eclipsed

terlalu berambisi untuk merubah nasib dalam hidupnya membuat Shella Natasha Aulia mengambil jalan yang salah.


ia tak pernah berfikir panjang akan segala resiko yang akan terjadi pada dirinya.hal itu membuat ia menanggung segala resikonya sendirian.


untung saja Shella bisa menghadapi semua itu dengan tegar dan kuat.walaupun ia di terjang berbagai masalah yang akhirnya menimpa dirinya atas perbuatan nya di masalalu.


bagaimana kisahnya?
selamat membaca !!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eclipsed, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

persiapan hari pernikahan caca

"mau bubur gak nur?" tanya Shella pada nur yang sedang bersiap berangkat kerja

"gak ah nanti aku sarapan di tempat kerja aja" balas nur

"oh ya udah gue ke depan dulu mau beli bubur buat Aira"

Shella pergi ke depan rumah membawa mangkok untuk membeli bubur.

"ehh mba Shella, mau beli bubur juga" tanya ibu Sinta tetangga depan rumah shella

"iya Bu buat Aira" balas Shella tersenyum

"ohh buat Aira mba.ngomong-ngomong kemarin ayahnya Aira gak datang Ya Bu?" tanya ibu Sinta dengan raut wajah yang ingin tahu

"ayahnya Aira sudah tidak tau kemana Bu" jawab Shella dengan sedikit rasa malas

"ih jahat banget ya ayahnya aira.hari ulang tahun anaknya masa dia gak datang" ucap ibu yang lain

" saya fikir tadinya lelaki yang kemarin kasih Aira boneka itu ayahnya, oh bukan ya?"tanya Bu Sinta

"itu hanya teman saya Bu..hehe" jawab Shella

"ohh teman, saya fikir itu calon ayah Aira ..hehe" jawab Bu Sinta

"hehe.." Shella hanya tersenyum

"ih padahal ganteng banget loh mba, udah gitu kayanya bukan orang sembarangan, kaya orang tajir gitu" ucap Bu Sinta dengan menyenggol tangan ibu-ibu lain di sebelahnya

"masa sih Bu? kesempatan loh mba di deketin lelaki yang seperti itu, jangan sampe di lewatkan" ucap ibu yang di samping Bu Sinta, entah siapa namanya.

terkadang memang Shella hanya mengenal wajah tetangga sekitar tanpa mengenal namanya siapa.

"ah ibu bisa aja, ya kalo memang jodoh gak kemana Bu" ucap Shella dengan senyuman palsu yang sebenarnya ia malas sekali membahas itu

"pepetin aja mba, lumayan loh, jarang-jarang ada pria yang kaya terus ganteng mau sama janda beranak, iya kan Bu Sinta..hehe" ucap ibu itu tanpa rasa bersalah

deg..

sakit rasanya mendengar ucapan ibu-ibu itu.

rasanya Shella ingin menggampar satu persatu Mulu kepo itu

"ini mba Shella buburnya" ucap Abang tukang bubur dengan menyodorkan semangkuk bubur

"oh iya bang makasih ya, ini uangnya" Shella menyodorkan selembar uang 10 ribu rupiah

"mari ibu-ibu saya masuk duluan" ucap Shella

"oh iya mba silahkan"

"aduh males banget si ngeladenin ibu-ibu kepo kaya mereka.mau tau aja urusan orang" gerutu Shella sambil berjalan ke arah rumah

"Lo kenapa Shell?"tanya mince yang sedang minum teh sebelum berangkat kerja

"males banget gue sama ibu-ibu rempong plus kepo itu, kalo ngomong gaenakin banget"

"emang dia ngomong apasih?" tanya nur

Shella menceritakan apa yang terjadi tadi di tukang bubur.

"ih jahat amat mulutnya, kaya Lo gak laku lagi aja" ucap mince

"iya ya, padahal sebenarnya bukan nya malah janda lebih menggoda..hahaha" ucap nur mencoba mecairkan suasana hati Shella

"iya bener Shell apa yang di bilang nur, udah gak usah di ambil hati" ucap mince

"ya udah ayo ce kita berangkat" ajak nur

"kita berangkat kerja dulu ya Aira sayang" ucap mince pamitan dengan Aira yang sedang duduk di depan tv

mince dan nur pun bergegas pergi sementara Shella menyuapi anaknya sarapan bubur sebelum mereka akhirnya harus berangkat ke toko.

*di kampung Caca

hari dimana akad pernikahan Caca dan Seno pun hanya tinggal beberapa Minggu lagi.

rumah Caca pun sudah mulai ramai orang yang membantu untuk acara pernikahan caca.seperti sudah menjadi tradisi di kampung jika ada yang akan melaksanakan suatu acara maka para saudara dan tetangga akan datang membantu persiapan acara tersebut.

di kamar Caca sedang asik menelepon Seno.

"iya sayang aku gak pergi kemana-mana ko" ucap Caca

"bener ya, kita kan lagi di pingit jadi kamu jangan sampe keluar rumah, nanti takutnya akan ada banyak godaan untuk menggoyahkan pernikahan kita sayang" ucap Seno

"iya iya aku beneran cuma di rumah doang, ya paling ke toko sih, soalnya ada beberapa karyawan yang menelpon ku, katanya ada beberapa stok bahan yang kosong"

"emang mereka gak bisa handle sendiri, mereka kan tau bentar lagi kamu mau jadi pengantin, harusnya mereka gak ganggu kamu dulu" ucap Seno

"iya memang ada salah satu karyawan ku yang biasa handle ini cuma kayanya sekarang aku juga harus turun tangan mas, cuma sebentar ko, janji! "

"oke kalo gitu tapi kamu harus tetap hati-hati ya, ingat jaga mata dan jaga telinga dari bisikan syaiton"

"hehe..iya mas ih kamu ko jadi posesif banget"

"apa salahnya posesif sama calon istri sendiri, aku kan cuma takut kamu tiba-tiba ada yang mau rebut"

"gak ada ko mas, aku tetap bakalan nikah sama kamu"

obrolan manis manja pun terus berlanjut sampai Caca pun lupa untuk mengabari sahabat-sahabatnya itu.

"udah dulu ya sayang aku mau telpon Shella Caca dan nur buat ngabarin dan suruh mereka datang"

"ya udah oke, i love you"

"hehe..i love you to mas"

tutt..

panggilan berakhir

"aduh kenapa mas Seno makin kesini tingkahnya melebihi ABG sih..hehe" gumam Caca dengan perasaan hati yang gembira

Caca menekan nomor Shella dan melakukan panggilan telepon

"hallo Shell"

"iya ca kenapa"

"2 Minggu lagi aku akad nikah, kalian datang yaa"

"ko di percepat perasaan kemarin bilangnya masih bulan depan, hayoo lo hamil ya jangan-jangan" ucap Shella dengan penuh selidik

"ih sialan Lo, engga lah.itu mas Seno udah gak sabar aja pengen unboxing gue..haha"

"huh dasarrr"

"kalian jangan sampe gak datang yaa, awas aja!!!" ancam Caca

"iya ca, kita pasti Dateng ko"

"oh ya kabarin ke mince dan nur ya, tadi gue telepon gak ada yang angkat, mungkin mereka lagi kerja kali ya"

"iyalah kan belum jam istirahat, ntar biar gue aja yang ngabarin mereka"

"Aira gimana? sehat kan, kangen gue sama dia"

"sehat ca alhamdulilah, Raka sendiri gimana? bahagia dong dia mau punya papa baru"

"iya dia bahagia banget, ini aja dia nangis mulu karena gue gak ketemu mas seno, kan lagi di pingit kita"

"oh sabar bentar lagi juga kalian serumah"

"Lo gimana sama Arya?"

"gimana-gimana ca? gak gimana-gimana..haha"

"ah Lo Shell kenapa Lo gak mau sama dia?"

"gue belom tau ca, lagian gue sama dia kan baru kenal.takutnya dia gak bisa menyayangi anak gue sepenuhnya"

"iya sih itu yang gue khawatirkan dulu pas awal Deket sama mas Seno, tapi akhirnya mas Seno membuktikan omongannya"

"ya semoga aja kalo memang dia beneran serius sama gue, dia juga bener-bener Nerima aira sebagai anaknya nanti"

"amin!! ya udah Shell gue mau ke toko ada urusan di sana"

"oke ca"

tutt..

panggilan berakhir

"oh jadi kamu gak yakin aku bisa Nerima Aira ya Shell" ucap Arya dari arah pintu

"loh mas Arya, sejak kapan kamu di situ" tanya Shella dengan sedikit terkejut melihat kehadiran Arya

"sejak tadi kamu asik curhat dengan sahabatmu itu..hehe" jawab Arya

"jadi mas dengar semua yang aku obrolin ke Caca"

Arya menggedikkan bahunya.

lalu Arya berjalan mendekati Shella.

"aku gak maksain kamu buat percaya sepenuhnya ke aku, tapi setidaknya kasih aku kesempatan buat buktiin kalo aku mau jadi pelindung buat kalian"

Shella hanya terdiam mendengar kata-kata dari mulut arya.ia seperti terhipnotis dengan tatapan lelaki gagah dan ganteng bak artis Hollywood itu.

"benar juga ya kata ibu-ibu tadi pagi, mas Arya emang gagah dan ganteng banget" gumam Shella dalam hati

"heii Shell ko kamu ngelamun sambil natap aku begitu Sih, ngayal apa kamu Shell? awas jangan yang jorok-jorok ya..hehe" ucap Arya tersenyum dengan memegang kedua bahu Shella, hal itu semakin membuat Shella terpesona dengan senyuman arya

"ih apaan sih mas, aku gak lamunin apa apa ko"

"kamu pasti terpesona sama kegantengan aku ya? banyak sih cewek-cewek yang terhipnotis begitu"

"oh jadi banyak cewe yang deketin kamu, ya udah sana sama mereka aja" ucap Shella dengan raut wajah kesal

"loh ko kamu marah Shell? kamu cemburu ya"

"emm...engga mas bukan gitu maksud aku..."

"stttt...aku suka kalo kamu cemburu Shell" ucap Arya dengan meletakan jari telunjuk di bibir Shella

merekapun memandang semakin dalam hingga tak sadar keduanya saling mendekat.

semakin mendekat dan hampir menyatukan 2 bibir mereka.

"mamaaaa......."

teriakan Aira dari dalam kamar menyadarkan mereka berdua dan akhirnya menjadi salah tingkah.

"mm..aku ke kamar Aira dulu ya mas"

"iya Shell cepetan kasian dia nangis"

bergegas Shella berlari ke kamar Aira.

"ya ampun hampir aja itu terjadi" gumam Shella

1
Widya
yah hbis kah cerita nya
Mr. S
Sesat bgt temeenya
Antara Putra
lnjut
Antara Putra
hdir
Antara Putra
lnjut kan
Antara Putra
lnjut
Antara Putra
oh bgtu
Antara Putra
lnjut
Antara Putra
uhh
Antara Putra
😄
Antara Putra
@
Antara Putra
💚
Antara Putra
💜
Antara Putra
💚
Antara Putra
lnjut
Antara Putra
💙💜💚
Antara Putra
lnjut
Antara Putra
lanjut
Antara Putra
💚💜💙
Antara Putra
💙💜💚
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!