Indonesia
NovelToon NovelToon
WARM HUG MY BROTHER

WARM HUG MY BROTHER

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Cinta Murni / Mengubah Takdir
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi Swastika

Kehidupan indah masa kecil antara dua orang kakak adik yang hidup dalam keluarga yang harmonis, namun masalah muncul saat mereka beranjak dewasa.
Leona yang harus melindungi adik perempuannya, Vionika. Mereka adalah sepasang saudara kandung yang di lahirkan di sebuah keluarga yang kacau balau. Namun akhirnya mereka mampu menghadapi pusaran badai yang mengguncang ketentraman hidup mereka berdua dengan cara bersatu melewatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Swastika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kakak kemana?

Vionika mematung di sofa ruang tamu rumahnya, jam dinding yang berada tepat di atas televisi menjadi pusat perhatiannya sore itu, sambil sesekali ia melihat ke layar televisi meskipun pikirannya sama sekali tidak ada di film yang sedang tayang saat itu di depannya.

Sintha sadari tadi sudah lelah merayu adik bungsunya itu untuk ceria seperti biasanya, namun tidak bisa, hasilnya nihil tetap saja Vionika murung mematung di sana.

Sampai akhirnya Sintha menyerah, ia pun mengusap layar ponselnya dan segera menghubungi Leona yang sedari tadi belum datang ke rumah.

Beberapa kali ponsel itu berdering, namun tidak ada balasan sama sekali, Leona tidak mengangkat telepon dari Sintha. Sintha menghela nafas, sudah berjam-jam waktunya habis untuk mengurusi ke dua adiknya itu.

Yang satunya menangis di sofa, yang satunya tidak berkabar, Sintha pun meletakkan kembali ponselnya ke atas meja, dan pergi ke kamar mandi sambil membawa handuk.

"Vion.. kakak mandi dulu ya, nanti kalau ada apa-apa cari saja kakak di kamar mandi." Ucapnya sambil berlalu.

Vionika melirik punggung Sintha yang berjalan menjauh membelakangi nya, namun ia tidak menjawab perkataan kakak sulungnya itu, ia malah kembali melihat jam dinding tadi.

Vionika pun beranjak dari sofa itu menuju keluar, ia berdiri di pinggir jalanan, melihat ke sekeliling, tidak ada tanda-tanda Leona datang, Beberapa kali juga ia mengecek ponselnya yang tak lepas dari genggaman tangan mungilnya.

Pesan terakhirnya dikirim sudah satu jam lalu ke Leona, namun terlihat di sana belum di buka sama sekali, Vionika pun merasa sangat cemas bahkan ia tak tau kakaknya itu pergi kemana sampai seharian dan mengabaikan pesan darinya.

Ini adalah kali kedua Leona membuat Vionika cemas dan panik seperti ini. Namun beberapa saat kemudian terdengar suara cempreng memanggilnya.

"Hei Vion!! kamu sedang apa berdiri di sana?" Teriak Erni sambil melambaikan tangannya dari arah beberapa meter dari tempatnya berdiri.

Temannya itu datang tepat waktu di saat Vionika butuh bantuan sore itu, Erni pun mendekat dengan sepedanya yang cantik berwarna ungu muda itu.

"Erni, boleh aku minta bantuan mu?" Ucap Vionika sambil mengatupkan ke dua telapak tangannya memohon.

"Ada apa Vion? kok sepertinya kamu serius banget?" Erni mengerutkan alisnya.

"Bisa antarkan aku pergi?" Tanyanya.

"Kamu mau kemana?" Erni bertanya balik.

"Aku mau cari kakak." Sahut Vionika lesu.

"Kakakmu? kak Leona kemana?" Tanya Erni.

"Aku gak tau, pesan ku tidak di balas sama sekali olehnya." Sahut Vionika.

"Eh bentar-bentar, tadi aku seperti nya sempat berpapasan dengan kak Leona deh." Ujar Erni.

"Kamu serius? dimana?" Vionika terlihat bersemangat.

"Tadi aku liat kakak kamu di gang yang di samping toko kue itu bawa motor, tapi itu udah sekitar dua jam yang lalu sih aku lihatnya." Jelas Erni.

"Ya udah, yuk buruan anterin aku.." Vionika menepuk pundak Erni beberapa kali.

"Ya udah ayo!!" Kata Erni.

Vionika pun naik di boncengan sepeda Erni, Erni mengayuh sepedanya dengan sedang sambil sesekali bertanya kepada Vionika yang ada di belakangnya.

"Vion.. berarti kamu sendirian di rumah? kan kak Leona sama Kak Sintha keluar." Kata Erni.

"Kak Sintha? enggak kok, siapa bilang kak Sintha keluar?" Tanya balik Vionika.

"Loh? terus tadi kak Leona sama siapa? bukannya itu dia bonceng kak Sintha ya?"

"Maksud kamu apa Erni? Kak Sintha di rumah kok sama aku, gimana bisa kamu liat kak Sintha di bonceng kak Leona?" Vionika penasaran.

"Iya serius.. tadi aku liat Kak Leona lagi bonceng seseorang, ku pikir itu kak Sintha." Ujar Erni.

...***...

Vionika dan Erni sudah sampai di depan gang kecil di samping toko kue yang bangunannya megah berwarna cream itu. tepat di sampingnya ada sebuah gang kecil yang di penuhi beberapa perumahan sederhana.

"Gak salah lagi kakak kamu pasti masuk ke gang ini Vion." Erni menunjuk.

Vionika terdiam dengan ekspresi datar, ia menatap ke arah gang yang tepat berada di depannya, Kali ini perasaannya campur aduk, terutama setelah mendengar kata-kata Erni tadi.

Erni menepuk pundaknya, membuat gadis bertubuh mungil itu tersadar dari lamunannya.

"Vion.. kenapa malah melamun? kamu mau masuk ke gang ini kan? ayo naik ke sepeda ku." Kata Erni sambil menunjuk dengan jempol ke jok belakang sepedanya.

Vionika menoleh wajah Erni dengan tatapan berkaca-kaca, seakan matanya penuh dengan air yang beberapa detik lagi akan tumpah membasahi pipinya. Erni pun terdiam, ia turun dari sepeda nya dan menepuk pundak Vionika pelan, lalu berkata.

"Vion.. kenapa kamu menangis?" Tanya Erni.

"Aku gak nangis kok." Sahutnya sambil memalingkan wajahnya dari Erni berusaha menyembunyikan air matanya.

Namun Erni mengerti, Vionika pasti menangis karena tau Kakaknya pergi dengan seseorang tanpa memberi taunya sama sekali dan tanpa membalas pesan darinya, Vionika pasti cemburu.

"Vion.. aku tau kamu nangis, gak usah menyembunyikan wajah kamu dari ku, gak apa-apa kalau kamu mau nangis di depan ku nangis aja, Aku gak akan menyalahkan kamu kok." Ujar Erni sambil mengusap-usap punggung Vionika.

Vionika pun menangis sambil berdiri di tempat itu, langit sudah mulai gelap, ponsel nya berdering beberapa kali, Telepon dari Sintha masuk.

"Vion.. ponsel kamu bunyi, ada yang telepon kamu itu, di angkat dulu." Kata Erni.

"Halo, kak." Vionika berucap pelan sambil memegang ponsel yang menempel di telinganya.

"Vionika, kamu dimana ini? kenapa gak ada di rumah? kakak dari tadi cariin kamu di sekeliling rumah, kamu gak ada, dimana kamu?!" Sintha berkata melengking di telepon itu hingga Erni yang ada di samping nya mendengar.

"A-aku keluar." Sahut Vionika singkat.

"Jangan bilang kamu keluar malam-malam begini cari Leona?!" Tanya Sintha.

".... "

"Vion, kenapa kamu diam? kamu keluar cari Leona?!" Sintha kembali bertanya namun kini sedikit lebih lembut.

"Iya kak." Sahut Vionika.

"Haduh kamu ini, kan kakak sudah bilang, tunggu saja Leona di rumah nanti juga dia akan pulang kok Vion, sama siapa kamu itu?" Tanya Sintha.

"Iya kak, maaf. aku sama Erni." Sahut Vionika pelan.

"Ya sudah cepat pulang sekarang, Ayah dan Ibu sebentar lagi datang, jangan sampai kamu di hukum gara-gara keluar malam-malam begini." Ujar Sintha.

Sintha langsung menutup panggilannya, Vionika kembali termenung dan menoleh ke arah gang yang ada di depannya itu, perlahan mulai gelap karna lampu-lampu jalanan nampak sudah beberapa padam.

"Vion.. pulang dulu yuk? aku yakin kak Leona sebentar lagi pulang kok, besok bicarakan sama dia baik-baik ya, ketimbang kamu di marahin sama Ayah dan Ibu kamu, mending aku antar kamu pulang dulu sekarang." Erni berusaha membujuk teman sebangku nya itu.

Vionika mengangguk, dan akhirnya naik ke boncengan sepeda Erni, mereka pun pulang malam itu menuju rumah Vionika.

^^^Bersambung... ^^^

1
~(Key)~
halo kak dewii masii ingat aku gaa, aku baru bukaa akun ku lagii setelah 2 tahunn, aku kangenn banget sma kak dewii oiaa kenapa kak dewi udah gaa lanjutin cerita inii?? aku kiraa udahh tamattt
~(Key)~: kangett bangett sama ceritaa Leona sama vionn, moga kak dewii baca yaa komen kuu
total 1 replies
Anonim
novel yang mengandung bawang,terharu bgt!!
Anonim
seneng banget leona punya adik baru🥰
~(Key)~
mksihh ka dewi udh upp
Dewi Swastika: sipp ♡♡
total 1 replies
~(Key)~
trnyt tmn leona nmnya mila trnyta dia ramah bgt😀 dan juga sepertinya mila suka ka leona deh soalnya mukanya jdi memerah seperti tomat saat membicarakan ka leona hmm../Smile/
oiya shb vion si erni tuh baik bgt ya ke vion pgn deh punya shbt seperti erni/Frown//Joyful/
Dewi Swastika: tau aja hehe~
total 1 replies
~(Key)~
huwaaa aku sedih sama vion dia punya trauma yg berat sebagai anak yg masih butuh perlindungan dan kasih sayang/Cry/ tentu sja vion pasti tidak mau ditinggal kan kakaknya/Cry/ utututu moga vion kalau sudah besar bisa mengatasi traumanya itu
~(Key)~
tidakkk cepat sekali bersambungnya, aku ingin tau siapa yg bersama leona/Cry/ gantung bgtt/Grievance/ oiya btw makasih udh up kak dewi/Joyful/
~(Key)~: Ok kak!
total 2 replies
~(Key)~
Hmm jgn jgn kak leona pergi dgn gadis yg waktu itu ya..aku agak kesel sih waktu itu krna leona lupa jemput adiknya tpi tak apa leona udh janji ga akan ngulang kesalahan yg sama..dann aku juga pgn leona terus bersama vion sepanjang hari/Cry/
Dewi Swastika: simak kisah selanjutnya ~~ hehe
total 2 replies
~(Key)~
eee ternyata leona sedang pdkt kah dgn gadis itu? :) hmm..btw kenapa rasanya pendek bgt ya😭
~(Key)~: iya ka dewi aku bacanya ga hampir semenit loh udh habiss aja, oiya aku tunggu update-an selanjutnya yaa~
total 2 replies
~(Key)~
vion bahagia saya juga tentunya sangat bahagia. btw saat ka leona bilang "vion, sampai kapan pun kamu akan tetap jadi adik kecil kaka" aku terharu bgt semoga ka leona ga nikah sampe tua:)..
~(Key)~: okee ka dewi
total 4 replies
~(Key)~
eeh..ga nyangka udh hbis kenapa rasanya pendek bgt ya..semoga leona dan vion bisa bersama selamanya btw jingkrak jingkrak itu apa?
Dewi Swastika: loncat-loncat sumringah gitu loh hehe ~
btw thankyou ❤
total 1 replies
~(Key)~
sepertinya leona sangat sangat marah..
~(Key)~
ga bisa berkata kata lagi ama si nia nia itu klo kesel ya kesel aja ga usah lukain vion moga lu jg kena karma krna lukain vion!
~(Key)~
apaansih ih ngeselin bgt si nia lebih baik lu ga usah ganggu leona dan vion deh!
~(Key)~
nia ini..kan emg seharusnya saudara saling menyayangi emg lu siapa mau dekat" ama leona ck
~(Key)~
knp mlh ngebanding bandingin anak sih! anak bukannya di puji mlh dibandingkan ama sodaranya sendiri,cih ayahnya pgn ku pukul rasanya geram sekali bah (klo gw diposis itu jg bakal kesel bgt)
~(Key)~
nah gini kan enak sekeluarga berkumpul bersama ga bertengkar lagi^
~(Key)~
haha vionika panik bgt padahal kakaknya ga kemana mana/Chuckle/
~(Key)~
haah kesel bgt sama ayah ibu mereka
~(Key)~
baru aja tadi bahagia malah muncul masalah baru lagi.😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!