Indonesia
NovelToon NovelToon
Istri Siluman Ular

Istri Siluman Ular

Status: tamat
Genre:Cinta Beda Dunia / Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:13.6k
Nilai: 5
Nama Author: Erna BM

Berawal dari kisah cinta Ihsan dan Fiona wanita siluman ular mendapat pertentangan dari warga.karena datangnya beberapa musibah di karena kan hubungan beda alam tersebut.
yang pada akhirnya mereka harus memilih siapa yang harus mati? Fiona atau ihsan?
ada apa 50 tahun kemudian?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna BM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 31 Keisha menyusul ke hutan

     Sinta dan Indra.orang tua Farel masih melangkahkan kakinya di jalan tengah hutan dengan di antar siluman ular hitam.

     "Pak..apa masih jauh?" tanya Indra.

     "Lumayan Pak..paling hanya 2 menit lagi saja"

Tiba-tiba sosok kera wanita menghadang langkah mereka.menjadikan Sinta berteriak.

     "Awas Pa...ada kera besar..nanti Dia mencakar kita!" teriak Sinta menarik lengan suaminya.

     "Hai..mau kemana kalian?" tanya kera wanita itu.

     "Kami mau ke rumah Laura mencari anak dari bapak ibu ini"

     "Tidak bisa..anak manusia ini dalam penjagaan ketat."

     "Aku harus mempertemukannya dengan orang tuanya ini!"ujar ular hitam.

     " Tidak bisa.aku harus menjagainya."ujar Delilah si kera istri Raka.

     "Hei..jangan menghalangi kami" seru ular hitam.

     "Memang ini tugas aku menghalangi kalian.karena tidak akan ada yang boleh mengganggu suami Luna"

     "Minggir Kau monyet!" hardik ular hitam mulai emosi.

     "Kau yang minggir,tidak akan ada yang bisa sampai kesana.Suami Luna yang sedang kritis,tidak boleh ada yang mengganggu!" teriak Delilah.

     "Apa?Farel kritis?Farel kritis pa?" Sinta mulai menangis.

     "Boleh kami tahu,benarkah anak kami sedang kritis.kalau iya,penyebabnya apa?" tanya Indra.

     "Sudahlah..pokoknya anakmu itu sedang kritis.dan sekarang istrinya Luna sedang mencari bantuan untuk menghidupkan nya kembali".maka dari itu tidak boleh ada yang ganggu"

     "Pa..Farel kritis Pa..Farel kritis..apa Dia bisa di selamatkan?tangis Sinta.

     " Minggir!!jangan halangi kami!!"

     "Hei Hitam..kenapa kau tidak ngerti-ngerti juga?!aku tidak akan mengijinkan kalian kesana" ujar Delilah menghalangi jalan mereka.Membuat si hitam naik darah menyerang Delilah.

Mereka saling serang.Sosok pria tinggi besar hitam berubah menjadi seekor ular besar berwarna hitam.Membuat Sinta dan Indra ber teriak-teriak.

     "Bapak dan Ibu jangan disitu!!" teriak Delilah.Namun terlambat.kaki Sinta terkena serangan si hitam.

     "Auuuw!!"Teriak Sinta.

     " Ma..kenapa Ma?"

     "Sakit Pa"

konsentrasi Delilah menjadi terbagi.ingin menyerang tapi ingin menolong Sinta.Akhirnya Delilah pun terkena serangan ular hitam itu.dan terjatuh.

Sedangkan ular itu kembali berubah menjadi sosok pria tinggi besar.

     "Apakah kalian bisa meneruskan ke tempat tujuan?"

     "Tidak bisa pak...istri saya terkena serangan.bagai mana bisa meneruskan" teriak Indra menggendong Sinta ke pinggir.

Sedangkan pria itu menghilang meninggalkan mereka.

Dan Delilah pun tidak sadarkan diri.

     "Bagai mana ini Ma?kita gak bisa melanjutkan perjalanan kita."

     "Entahlah...Mama pusing Pa..." akhirnya Sinta sendiri pun pingsan.

 ❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤

     "Jadi sekarang Papa Mama ke hutan Kek?sejak kapan?"

     "iyah Kei..mungkin sudah hampir 2 jam tapi belum balik juga"

     "Baik kek..Aku akan kesana"

     "Jangan..kamu bahaya kalau kesana kei"

     "Gak apa-apa Kek..keisha bisa kok cari Papa Mama.siapa tahu Farel sudah ketemu"

     "Kamu harus hati-hati Kei..jangan sampai ke tengah-tengah hutan.bahaya.banyak binatang buasnya"

     "Baik kek..kei pergi dulu.doa kan supaya selamat yah kek"Keisha melangkah pergi meninggalkan kakek ihsan yang manggut-manggut.

ia berjalan menyusuri tepi hutan.

sesekali ia berhenti sejenak memperhatikan sekelilingnya.

     " Sepertinya aku harus mengikuti tanda tapak kaki yang ada di jalan ini"Keisha terus berjalan.cukup lama ia menyusuri jalan hutan itu,dan mengikuti jejak kaki yang masih terlihat jelas.

     "Pa...Ma...Farel..."

     "Pa...Ma....Farel..."

suara Keisha yang terus-menerus memanggil seolah tidak ada seorangpun yang mendengar.

     "Pa....Ma...Farel..dimana kalian?!"

     "Paaaa....Maaaa...kalian dimana?Farel...!!"

     "kemana sih kalian...jejak ini kok ga ada hanis-habisnya sih?" keluh Keisha yang hampir menangis.

     "Paa...Maaa....apa kah kalian mendengar?hari sudah mulai gelap Ma..Pa..keluar dong...perasaan sudah sejam aku berjalan.tapi jejak kaki ini kok masih belum habis sih?"

     "Aauuumm....Herrrrgh....Hoaaauuum"

     "Suara apa itu?" Jangan-jangan harimau?"astaga?"Tolooooooong...."

     "Aaauuuuumm....Hoauuuummm...Hoaaauuuuum....Haeeeeerrrrgh...."

Tiba-tiba seekor Harimau tak jauh dari hadapan Keisha.

     "Aaaaaaaaargh....tolooooong....harimaaaau...toloooong...!"Keisha mulai menangis.

     " Gimana ini?huhuhuhuhuhuk...Toloooong...."

     "Aaaauuuuuuum.....Hoauuuumm"Harimau itu melompat ke arah Keisha menerkam tubuh Keisha.

Tiba-tiba bayangan hitam melesat di udara meraih tubuh Keisha yang ikut melayang di udara.

Keisha merasakan terbang di udara dengan seribu ketakutan.

     " Aaaaaaaah...tolooooong...."Tubuh Keisha terhempas ke atas pohon besar

     "Tolooooooong....Aaaaaah.....tolooooong!"

     "Diasamkan!" terdengar suara hardikan seseorang dari bayangan hitam itu yang sekarang sudah berubah menjadi pria tinggi besar berkulit hitam.

     "Mau apa kau ke tengah hutan ini?cari mati yah?Hah?" suara pria itu menghardik Keisha yang masih gelagapan gugup.

     "Ti...ti..tidak..aku bukan cari mati.tapi cari Papa Mama mertua aku yang kesini belum balik-balik"

     "Papa Mama mertua?jadi mereka Papa Mama mertuamu?"

     "Ja...jadi kau mengenalnya?"

     "yah..mereka masih jauh dari sini."

     "Bisa kau antar aku ke mereka?"

     "Bisa...tapi tidak sekarang.karena hari sudah gelap.sebaiknya kau bermalam disini"

     "Tidak...aku tidak mau disini.aku mau ketemu dengan mereka!"

     "Kamu tidak akan bisa ketemu mereka tanpa aku,mengerti!"

     "Tapi aku takut bermalam disini.di atas pohon pula..aku takut!"

     "Jangan cengeng!diam!atau aku tinggal kau di atas pohon ini!"

     "jangan..jangan tinggalkan aku!huhuhuk...bisakah kau antar aku ke mereka?huhuhuk"

     "Aku bisa saja mengantarkan kamu ke mereka.tapi dengan satu syarat"

     "Apa?"

     "Kau harus menjadi istriku!"

     "Apa?"

     "Yah..itulah satu syaratnya.mudah kan?"

     "Tidak...aku tidak mau.siapa kau?aku tidak mengenalmu"

     "Nama Aku Hitam.sosok siluman ular di hutan ini!"

     "Tapi Aku tidak mencintaimu.aku baru saja melihatmu!"

     "Tenang..aku bisa membuatmu mencintaiku"

     "Tidak...aku tidak mau"

     "kalau kau tidak mau yah sudah.tidak apa-apa..aku akan meninggalkanmu disini" ujar hitam meninggalkan Keisha.

     "Tunggu!" seru Keisha.langkah Hitam pun terhenti.dan menoleh ke belakang.

     "Bisakah kau memberi aku waktu untuk memikirkannya?"

     "Sudah tidak ada waktu lagi..permisi"

     "Tunggu..jangan tinggalkan aku..tunggu Aku!!" Keisha menangis lagi.

     "tolong beri aku waktu untuk memikirkannya..huhuhuk.."

     "Waktumu hanya sampai disini"

     "Baik..baik..aku mau" jawab Keisha dengan terpaksa.menjadikan Hitam tersenyum sinis.

     "Baik..sekarang akan aku antar kau ke Mertua mu."

     "Bisakah aku menipu orang ini?setelah aku bertemu Papa Mama dan setelah aku pulang,aku tidak akan kembali lagi kesini.aku akan lari dari pria ini" batin Keisha.

     "Tidak..kau tidak bisa lari dari ku setelah perjanjian ini.kau akan selalu bersamaku"ujar Hitam yang seolah tahu apa yang di katakan Keisha.dna membuat mata Keisha membelalak kaget dan bingung.

     " Bagaimana Dia bisa tahu isi hatiku?"batin Keisha.

1
karfix gt radial
luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!