Indonesia
NovelToon NovelToon
SISTEM MATA SAKTI RAJA GIOK

SISTEM MATA SAKTI RAJA GIOK

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Anak Genius / Fantasi
Popularitas:12.7k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Gibran Dirgantara, seorang pemuda desa yang berniat mengadu nasib di ibu kota, harus menelan kenyataan pahit saat dicampakkan dan dihina habis-habisan oleh mantan pacarnya, Siska, bersama kekasih konglomeratnya yang arogan. Namun, saat harga dirinya diinjak-injak di tengah kerasnya persaingan pusat pelelangan batu giok, Gibran secara ajaib membangkitkan entitas misterius bernama "Sistem Mata Sakti Raja Giok" yang menyatu langsung dengan saraf penglihatannya. Berbekal mata dewa yang kini mampu menembus lapisan batu kotor untuk melihat energi murni di dalamnya, Gibran memulai jalan balas dendam yang elegan untuk meremukkan kesombongan mereka yang meremehkannya, memborong batu-batu bernilai triliunan dari tumpukan sampah, dan merangsek naik menjadi master giok nomor satu yang paling ditakuti di dunia modern.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31

Suara televisi layar datar berukuran raksasa menggema di dalam ruang rapat utama Dirgantara Larasati Group pagi itu.

Pembaca berita membacakan berita utama tentang penggerebekan Galeri Cahaya Emas dan penangkapan puluhan pejabat korup di ibu kota negara.

Gibran duduk bersandar di kursi direktur utama sambil menyeruput kopi hitamnya dengan sangat tenang.

Aurel masuk ke ruangan membawa setumpuk dokumen dengan wajah yang sangat cerah.

"Asosiasi Giok Nasional sedang panik menutupi jejak korupsi mereka agar tidak terseret kasus Tuan Haris Gibran."

"Pagi ini juga mereka secara resmi mencabut pemblokiran pelabuhan kita tanpa syarat apa pun," lapor Aurel sambil tersenyum lebar.

Bima yang sedang duduk memeriksa laporan keuangan langsung melompat kegirangan dari kursinya.

"Luar biasa Bos Gibran, puluhan ton batu kita sudah mulai dimuat ke atas kapal kargo menuju luar negeri pagi ini!" teriak Bima antusias.

Gibran meletakkan cangkir kopinya dan menatap layar televisi yang kini menampilkan foto buram dirinya memegang batu hitam di galeri.

"Ini adalah kemenangan kecil Nona Aurel, harimau tua di Asosiasi Nasional itu tidak akan melepaskan kita begitu saja."

"Mereka hanya menarik mundur pasukannya sebentar untuk menyiapkan meriam yang lebih besar," ucap Gibran dengan insting tajamnya.

Tepat setelah Gibran menyelesaikan kalimatnya, Kapten Codet masuk ke dalam ruang rapat dengan raut wajah sangat serius.

Pria kekar bercodet itu membawa sebuah kotak kayu berukir naga emas yang diserahkan langsung kepadanya oleh kurir misterius.

"Ada kiriman kilat dari ibu kota negara Bos Gibran, kurirnya langsung bunuh diri menelan racun setelah menyerahkan kotak ini di lobi bawah," lapor Kapten Codet dengan suara berat.

Suasana ruang rapat yang tadinya ceria mendadak berubah menjadi dingin dan mencekam.

Aurel menelan ludah dan menatap kotak kayu berlambang naga emas itu dengan ketakutan yang nyata.

"Itu adalah stempel darah milik Asosiasi Giok Nasional Gibran, mereka mengirimkan undangan jalur hitam untukmu," bisik Aurel dengan suara bergetar.

Gibran menarik kotak kayu itu mendekat dan membuka penutupnya tanpa ragu sedikit pun.

Di dalam kotak itu terdapat sebuah surat undangan dari kertas perkamen kuno dan sebuah belati perak yang sangat tajam.

"Ketua Asosiasi Giok Nasional mengundang Gibran Dirgantara untuk hadir di Turnamen Giok Kematian bulan depan," baca Gibran dengan suara lantang dan tenang.

"Taruhannya adalah Giok Salju Surgawi dan Giok Ungu Bintang Jatuh melawan seluruh kekuasaan Asosiasi Nasional."

Bima nyaris pingsan mendengar nama turnamen mengerikan yang sering ia dengar dalam rumor gelap dunia giok tersebut.

"Bos Gibran, Turnamen Giok Kematian adalah arena judi ilegal internasional di mana pihak yang kalah harus menyerahkan nyawanya di atas meja lelang!" teriak Bima panik.

Aurel memegang erat lengan Gibran mencoba mencegah pemuda itu mengambil keputusan yang gegabah.

"Ini jelas jebakan maut Gibran, mereka ingin merampas dua batu pusaka kita secara sah di mata dunia bawah dan membunuhmu setelahnya."

"Kita bisa menolak undangan ini dan berlindung di balik aparat keamanan pemerintah yang sedang mengusut kasus Tuan Haris," bujuk Aurel dengan mata memelas.

Namun Gibran justru mengambil belati perak dari dalam kotak itu dan menggores telapak tangannya sendiri dengan sangat cepat.

Sret.

Darah segar menetes dari telapak tangan Gibran jatuh membasahi kertas perkamen undangan tersebut sebagai tanda persetujuan mutlak.

"Raja Giok tidak pernah berlindung di balik rok wanita ataupun aparat keamanan negara Nona Aurel."

"Jika mereka menginginkan nyawaku, maka mereka harus siap kehilangan kepala mereka sendiri di atas meja lelang itu," deklarasi Gibran dengan aura membunuh yang sangat pekat.

Aurel hanya bisa terpaku menatap keteguhan hati pria di depannya ini yang sama sekali tidak memiliki rasa takut akan kematian.

[Peringatan sistem. Aktivitas musuh skala internasional terdeteksi.]

[Membuka misi kelas SSS: Taklukkan Turnamen Giok Kematian. Hadiah penyelesaian: Evolusi Mata Sakti Level 2.]

Gibran tersenyum sinis membaca notifikasi misi dari sistem yang berdengung nyaman di dalam kepalanya.

"Bima, persiapkan ruang pemolesan berlian tingkat tertinggi di ruang bawah tanah gedung kita sekarang juga."

"Aku punya waktu satu bulan untuk memoles Giok Ungu Bintang Jatuh ini menjadi senjata terindah yang akan membutakan mata seluruh dunia," perintah Gibran sambil membalut tangannya dengan saputangan.

Bima mengangguk cepat dan langsung berlari keluar ruangan untuk menyiapkan segala kebutuhan bosnya tersebut.

Gibran menatap lurus ke luar jendela gedung mengarah ke langit ibu kota negara yang berada jauh di sana.

Perang kecil memperebutkan wilayah sudah selesai, dan kini saatnya Gibran melangkah ke arena para dewa untuk membantai mereka semua satu per satu.

1
nadymaddy
💚💟
setiawan
🤩🥳
nurul khusna
🌹🥳
fitri
semangat gibran🥰
pricilia
seru banget🥰
gofur
sangat menarik ingin cepat di lanjutkan crita nya
sasa
💕💋
yani
🥳🥳
samuel df
mantap kaka 😘
clara
mantap
DD
bab ini diulang ya Thor 😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!