Indonesia
NovelToon NovelToon
Baby I Love You So Much

Baby I Love You So Much

Status: tamat
Genre:Romansa / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:20.4k
Nilai: 5
Nama Author: Alya Lii

Awas kisah ini banyak menyebabkan kram pipi.

Kisah ini adalah sekuel dari novel sebelumnya What I Think. Kisah dari si kembar Fiona dengan Asisten sekaligus pengawal dari Zacklee, ayah dari Fiona.

Berawal dari seorang Dewa Mandala yang selalu menolak tentang cinta dan mengatakan bahwa cinta itu hal yang bulshit. Namun sayangnya Dewa Amor sedang tak berbaik hati kepadanya. Dewa Mandala yang ditugaskan untuk menjaga Fiona selama kepergian bosnya beberapa saat menjadikan Dewa Mandala harus mengakui bahwa cinta itu sangat indah.

Akankah Dewa jatuh cinta kepada Fiona?
Bagaimana kisah selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alya Lii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Epsd 32. Aku mencintai Fiona

Fiona tak tahu lagi harus berjalan kemana, untung saja Felix menemukannya.

Sebelumnya Felix yang tak sengaja melihat Safira, Sunny dan Kiara menghentikan kendaraannya saat akan pulang. Felix menanyakan Fiona tapi ketiganya terdiam.

"Safira kau pasti tau dimana Fio?" tanya Felix mengerti jika Safira tak mungkin bisa untuk berbohong.

"Em... itu... anu... em...," Safira terlihat takut dan bingung dengan pertanyaan Felix.

"Fira...!" bentak Felix tak sabar langsung membuat Safira kaget.

"Fio pergi naik taxi tapi aku tak tau kemana. Aku sudah mengejarnya tapi tak sampai. apa kau tak lihat aku sedang mengatur nafasku...," sahut Safira kembali mengatur nafasnya.

Tanpa suara, Felix lalu membuka ponselnya setelah itu dia melajukan kendaraannya tanpa berpamitan.

"Felix...! teriak Nick dan Nathan mengejar Felix.

" Sebenarnya ada apa Sunny? kenapa mereka ikut mengejar Felix... Apa kau tau Kiara?" tanya Safira kebingungan.

Felix rupanya mengejar kendaraan yang ditumpangi Fio. Felix mengecek lokasi Fio lewat ponselnya yang sudah dia setting ke ponsel Fio.

Felix akhirnya menemukan Fio sedang berjalan sembari menangis. Entah apa yang sudah terjadi dirinya belum mengetahuinya.

"Fio...!" panggil Felix.

Fio yang mendengarnya langsung menoleh kearah Felix, "kak Felix...," balas panggil Fuo sembari berlari kearah Felix lalu memeluknya.

"Fio... kakak mencarimu, kemana saja kau?" tanya Felix sembari mengelus rambut panjang adiknya.

"Aku sudah menemukan om Dewa kak... hiks... hiks...," jawab Fio.

"Tapi om Dewa sudah bersama wanita lain, Fio sudah salah mengartikan perasaan Fio sendiri... hiks... hiks...,"

Kini rasa penasaran Felix melihat adiknya Fio menangis sambil berjalan terjawab sudah. Felix terdiam mengeratkan pelukannya.

Sementara ditempat lain, Dewa masih terus mencari keberadaan Fiona. Dia terus menyusuri jalanan demi jalanan.

"Fio, kau dimana?" gumam Dewa lirih. Ara yang ikut juga membantu bisa melihat wajah sedih Dewa.

'Apa wanita itu sangat berarti untuknya? pantas saja aku tak bisa menjangkau hatinya,' batin Ara.

Dewa seperti melihat Fiona melintas bersama Felix.

"Fio...!" ucap Dewa memperhatikan kendaraan yang ditumpangi Fiona.

"Tak salah lagi itu Fiona." Dewa segera mengambil alih sepeda motor Ara.

"Kak Dewa...!" Ara yang menyadari langsung saja memanggil Dewa kemudian ikut membonceng dibelakangnya.

Dewa melajukan kendaraannya sangat kencang sehingga membuat Ara sedikit ketakutan. Bahkan saat ini Ara tak peduli lagi dia melingkarkan tangannya di perut Dewa.

Keahlian Dewa dalam mengejar menggunakan kendaraan tak perlu diragukan lagi, dia berhasil memotong jalan dan menghentikan mobil yang dikendarai oleh Fiona dan Felix juga Nick.

SHIIIIIIT....!

Terdengar suara ban bergesekan dengan jalan sehingga mengeluarkan suara decitan.

"Kak Felix apa yang terjadi?" tanya Fiona.

"Kalau mau bunuh diri jangan ajak-ajak aku dong... aku masih pingin membahagiakan mama dan papa...," sahut Nick masih menata jantungnya yang berdebar kencang.

"Fio... kau lihat didepan sana," Felix menunjukkan sesuatu didepan sana.

Fio dan Nick menoleh bersamaan mereka terkejut dengan apa yang dilihatnya, Dewa beserta seorang wanita sudah memotong jalannya.

"Om Dewa... pantes keren...!" puji Nick melihat Dewa yang berada didepan mereka.

"Eh tapi tunggu, kok dia bersama seorang wanita?" ucap Nick.

Felix menaikkan satu ujung bibirnya. Felix membuka pintu mobilnya lalu keluar menghampiri Dewa. Begitupun dengan Dewa, melihat Felix keluar dari mobilnya Dewa juga berjalan menghampiri Felix.

"Felix... kau juga ada disini?" ucap Dewa sangat senang karena bisa melihat mereka kembali. Dewa memeluk Felix sayangnya Felix tak merespon dengan baik. Dia hanya terdiam tanpa membalas pelukan Dewa.

"Aku sangat merindukan kalian, bagaimana kabar nona cantik? apa beliau sehat?" tanya Dewa.

BUGHK!

Bukannya menjawab Felix malah menonjok pipi Dewa.

"Kak Felix...!" teriak Fiona didalam mobil.

Melihat Felix memukul Dewa, Nick yang berada dalam mobil ikut keluar menyusul Felix untuk melerainya.

"Felix apa yang kau lakukan? tahan emosimu!" ucap Nick melerai Felix.

"Nick... aku harus lakukan ini kepada pengkhianat keluargaku!" sahut Felix.

"Felix... ingat, om Dewa bukan pengkhianat ini semua salah paham." Ucap Nick kembali.

"Nick, biarkan dia melakukan yang seharusnya dilakukan." Panggil Dewa.

"Tapi om---,"

Nick pada akhirnya mengikuti kode dari Dewa. Dia melepaskan Felix membiarkannya melanjutkan memukul Dewa.

"Ayo Felix... lakukan lagi, pukul om sepuasmu!" ucap Dewa.

Felix memang ingin melanjutkan pukulannya, dia melakukannya lagi tapa ada perlawanan sedikitpun. Dewa sepertinya sengaja membiarkan Felix meluapkan rasa kecewanya.

"Aku tak menyangka jika orang kepercayaan papaku ternyata orang yang munafik! orang yang tak bisa memegang janjinya! aku sangat muak denganmu om! BUGHK!" ucap Felix.

Darah diujung serta hidung Dewa keluar. Bahkan saat ini Dewa sudah tersungkur akibat pukulan Felix. Ilmu beladiri yang dia turunkan kepada Felix, kini dia rasakan berlipat lebih kuat dari tenaganya.

Melihat itu Ara berteriak berlari melerai Felix.

"Lepaskan! kau sangat keterlaluan...! apa kau tak puas melihatnya tak berdaya?" sahut Ara melindungi tubuh Dewa.

"Siapa kau ikut campur urusanku! jika kau ada disini untuk menyakiti adikku Fiona aku tak akan tinggal diam!" bentak Felix ingin memukul Ara juga. Untungnya Nick menahan Felix dengan cepat.

"Felix sadar!" bentak Nick.

"Kau akan melukainya. Apa kau tak menjaga perasaan Fio melihatmu seperti ini?"

Felix langsung teringat Fio yang masih berada didalam mobil. Setaunya Felix itu adalah sosok seorang kakak yang tenang tidak seperti ini.

"Kak Dewa... bagaimana kondisimu?" tanya Ara terlihat sangat khawatir.

"Felix... maafkan om yang meninggalkan kalian. Seharusnya om tak mengikuti ucapan nona cantik. Maafkan om... percayalah Felix, Om masih memegang janji kesetiaan kepada tuan Lee. Maafkan om...," bukannya menjawab pertanyaan Ara, Dewa menyampaikan isi hatinya yang selama ini dia pendam kepada Felix.

"Om terpaksa melakukan ini karena om tak mau menyakiti kalian terutama Fiona. Om sangat mencintai Fiona maka dari itu om tak mau hubungan Fiona dengan nona cantik tak baik gara-gara om." Ucap Dewa langsung membuat hati Ara merasakan sangat sakit.

Dewa memang mencintai Fiona, hanya saja dia tak mampu mengungkapkannya karena masih menjaga hubungan baik dengan keluarga Lee.

Fiona yang juga mendengarnya menangis terharu, dia merasa sangat bersalah karena sudah berpikiran negatif kepada Dewa. Disaat Fiona terfokus ucapan Dewa, segerombolan orang yang sudah mengincarnya memecahkan kaca mobil Fiona dan menghancurkan pintu mobil tersebut. Mereka langsung saja membekap Fiona dan membawanya ke mobil mereka.

Melihat dan mendengar apa yang terjadi, Felix dan Nick langsung berlari mengejar rombongan yang tak dikenal itu.

"FIONA...!" teriak Felix.

Dewa yang tadinya melemah akibat pukulan Felix, bangkit ikut mengejar segerombolan tersebut. Aksi saling pukul memukul terjadi, sayangnya anggota mereka sangat banyak entah darimana datangnya sehingga membuat Felix, Dewa dan Nick kewalahan.

"Kakak... om Dewa...!"

1
Tri Rahayu Amoorea
💪🙏
Risky Titi sarlinda
wah wah jangan jangan orang yang memukul papa lee itu bukan gerel tapi pendekar mata satu itu benar pasti karena dendam soal tanah itu
Risky Titi sarlinda
apa kah papa lee tak merestui dewa oh tidak
Jingga
lanjutkan kak,,
Sweety
Hay thor semangat nulisnya, 25 like mendarat di karyamu di tunggu yah backnya di kedua novelku. 🤗🌹
Alya lii: terimakasih kakak🙏 insyaallah hari ini mulai aktif lagi setelah selesai kerjaan real life☺
total 1 replies
Jingga
fio fio ada ada saja,, wkwkwk
Jingga
hadir karena suka karyanya,,
Jingga
Keren ceritanya tor 😍😻💞💓💘💖
Nulis terus✍️💪
keren 😍😍
Nulis terus✍️💪
meluncur 😍😍😍
next Mak 🥰
Sri Ayudesrisya46
waduh fio main tendang dan tuduh aja tu lidah tak bertulang. paraaaah...
dewa udah mulai sadar jatuh cinta pada fio nih tapi menghempaskan semua rasa yg baru muncul tak mau menggubrisnya tak yakin joka dewa telah jatuh cinta
💞 NYAK ZEE 💞
duh mulut mu fio pedes bener .....
kasihan sekali om dewa udah ditendang masih dituduh yg enggak2 ....
Sri Ayudesrisya46
sangat menarik
Sri Ayudesrisya46
sepertinya bunga2 cinta mulai merekah diantara dewa dsn fiona
💞 NYAK ZEE 💞
itu umur terpaut jauh ya.......
kelihatannya bagus ceritanya ....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!