Indonesia
NovelToon NovelToon
Wanita Tangguh

Wanita Tangguh

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cerai
Popularitas:17.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ronasihan

Kisah seorang wanita tomboy

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ronasihan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bunga Mawar Pemberian Joko

Aku merasa hatiku menjadi tidak enak,karena tatapan dari pemuda itu.Lalu pemuda yang bernama Joko itu masuk dan menghampiri Salma.

"Salma ... Ada mas nya nih,"kata Bu Marni.

"Salma lagi apa dek?asik bener nih,"ucap Joko sembari mengusap kepala Salma.

Salma tersenyum melihat ke arahku,aku melambaikan tanganku ke Salma.Dan ternyata Salma menghampiriku.

"Eh ... Adek manis ... Mau mbak gendong ya ...?"lekas aku memangku Salma.

Joko terus saja menatapku,lalu dia tersenyum.Aku tak menghiraukan senyuman Joko,malah sepertinya aku merasa ada yang aneh dari senyuman Joko.

"Ye ... Ada mas,kok malah kabur ke si mbak sih,"ujar Joko sambil menatapku dan tersenyum.

Pak Wito yang sejak tadi memperhatikan Joko lalu mengenalkanku padanya.Sambil melirik ke arahku dan tersenyum.

"Kenalin Ko,mbak nya Salma namanya Elena,"ucap pak Wito.

Kemudia Joko beranjak menghampiriku,lalu menyodorkan tangannya untuk mengajakku bersalaman.

"Namanya cantik,secantik orangnya!"ujarnya.

"Nak Joko jangan lama-lama menatap Elena,nanti suka loh.Hehehe,"canda mama sambil terkekeh.

Seketika wajahku seperti terasa memanas,aku merasa malu sekali.Apalagi saat semua orang terkekeh melihat ke arahku.

Lekas kucolek pinggang mama dan berkata lirih,"pulang yu ma ...."

Beruntunglah mama langsung paham.Lalu lekas pamit untuk pulang.

"Bu,pak,sebaiknya kami pulang dulu.Besok kan, Elena sudah mulai kerja.Jadi biar Elena puas-puasin dulu di rumah saya.Kebetulan saya juga masih ingin kumpul bersama,maklum lah Bu, Elena kan belum lama sampai dari kampung.Jadi masih kangen,"ungkap Mama.

"Oh ya udah iya Bu,kalau gitu silahkan kangen-kangenan dulu.Tapi ingat ya,besok di usahakan jam 6 sudah berada di sini,"ujar pak Wito.

"Ditunggu ya besok mbak Elena ...,"timpal Bu Marni,sembari merengkuh Salma dari pangkuanku.

"Iya Bu,baik."

Lekas aku turunkan Salma dari pangkuanku,"Mbak pulang dulu ya dek.Besok mbak kesini lagi,nanti kita main lagi ya ...."

******

Keesokan harinya,aku mulai bekerja di rumah Bu Marni.Tepat jam 6 pagi aku sudah berada di rumah Bu Marni,seperti apa yang sudah dikatakan sebelumnya kalau jam 6 pagi aku harus sudah berada di rumahnya.

"Elena ... Tolong kamu ajak Salma main di depan saja dulu!nanti kalau sudah selesai masak saya panggil kamu,"ujar Bu Marni.

"Baik Bu ... Ayo dek,kita mainnya di depan."

Aku pun membawa Salma ke pekarangan rumah,lalu kami pun bermain untuk menunggu Bu Marni selesai memasak.Ketika aku dan Salma sedang asik bermain,tiba-tiba muncul Joko.

"Hei,kalian lagi apa.Mas ikutan dong!"ucap Joko sambil berjalan menghampiriku dan Salma.

Aku tak menjawab Joko,tatapanku terus fokus pada pergerakan Salma.Joko terus saja memandangiku membuatku jadi merasa risih,pada akhirnya aku memberanikan diri untuk menegur Joko.

"Mas Joko kenapa sih ngeliatin aku terus,memangnya nggak ada kerjaan lain apa?"dengan nada yang sedikit ketus.

Joko bukannya lekas menjawab pertanyaanku,tapi dia malah senyum-senyum bahagia menunjukkan sederetan giginya.Aku semakin dibuat kesal karenanya,lalu aku coba kembali menegurnya.

"Kenapa sih mas,kok malah senyum-senyum.Bukannya jawab pertanyaan orang,memangnya mas Joko nggak kerja ya?kok pagi-pagi udah berkeliaran nggak jelas di rumah orang?"

"Hemm ... Makin cantik juga ya kalau marah.Lagi dong marahnya,"ucapnya sambil mengedipkan sebelah matanya.

Aku semakin merasa jengkel dengan tingkah Joko yang malah semakin berani menggodaku,ingin sekali rasanya kulempar Joko dengan batu yang ada di hadapanku.Tapi tak mungkin juga kulakukan,tak berselang lama kemudian terdengar suara Bu Marni memanggilku.

"Mbak ... Mbak El ...sini bawa Salma ke dalam!mau di mandiin,"titahnya.

Tak menunggu lama lagi,aku pun lekas membawa Salma masuk ke dalam rumah.Tapi Joko malah menghadang jalanku,aku yang keberatan menggendong Salma spontan mendorong tubuh Joko karena kesal.

"Apaan sih?awas mas!permisi saya mau lewat."

Joko pun lekas minggir,mungkin dia memang sengaja hanya menggodaku saja.

Hatiku berkata,"Ni orang nyebelin banget sih.sebenarnya apa sih hubungan orang ini dengan keluarga pak Wito?apa mungkin nih orang memang pengangguran yang kebanyakan acara,sampai-sampai hari masih pagi pun harus sudah nangkring depan rumah orang,pake acara menggoda orang pula!,dih!"

******

Sudah berjalan sekitar hampir dua Minggu aku menjadi pengasuh Salma,hampir setiap hari Joko selalu datang ke rumah Bu Marni di saat Bu Marni dan Pak Wito sedang tidak berada di rumah.Sebenarnya aku merasa risih dengan kedatangan Joko.Lama kelamaan aku merasa jengah bahkan menjadi tidak betah karenanya,apalagi Joko kerap kali menggodaku dan bahkan berani menyentuhku.

Ketika Salma sedang tidur siang,terdengar suara ketukan pintu.Aku sudah mengira kalau itu sudah pasti Joko yang datang,dan memang benar Joko yang mengetuk pintu.Aku pun lekas membukakan pintu karena khawatir Salma terbangun gara-gara mendengar suara ketukan pintu,Salma memang sengaja kutidurkan di area ruang depan atas perintah pak Wito.Pak Wito menyuruhku kalau Salma tidur siang jangan di tidurkan di dalam kamar melainkan harus di ruang depan,aku pun tak mengetahui dengan pasti apa alasan pak Wito menyuruhku seperti itu.

Ceklek ...

Aku memberanikan membuka pintu walau dengan perasaan yang was-was.Setelah pintu terbuka,aku lihat Joko sedang berdiri dengan memegang serangkaian bunga mawar yang telah di ikat,Wajah Joko terlihat bermekaran seperti bunga yang ada di genggamannya.Melihat hal seperti itu,aku termangu memandangi bunga dalam genggaman tangan Joko,lalu kuperhatikan wajah Joko yang sedang bermekaran itu.Dalam hatiku bertanya-tanya,apa maksud dari kedatangan Joko,tapi Joko seolah tau dan mendengar apa isi hatiku.

"Mas datang ke sini karena ingin memberikan kamu se-ikat bunga mawar yang cantik ini.Mas harap kamu menyukainya dan mau menerimanya,"kata Joko sambil menyodorkan bunga mawar di tangannya.

Aku yang terkejut tak lekas menerima bunga itu,tatapanku beralih pada wajah Joko.Lalu Joko kembali mengulangi perkataanya di iringi dengan pertanyaan.

"Semoga kamu menyukainya dan mau menerimanya,apa kamu mau menerima bunga pemberian dari Mas?"tanyanya.

Aku menjawab dengan sedikit gugup,"Oh,i_iya mas."

Lalu ku ambil bunga dari genggaman Joko,dan Joko pun terlihat sangat bahagia karena aku mau menerima bunga pemberiannya.

Aku pikir Joko akan lekas pergi setelah aku terima bunga pemberiannya.Namun rupanya Joko malah nyelonong masuk seperti biasanya,padahal aku sangat berharap supaya Joko akan lekas pergi.

Joko masuk dengan alasan menanyakan air es,"kamu ada air es nggak di kulkas?"

"Oh,ada mas.Sebentar aku akan ambilkan."

Sesampainya di ruang makan,aku dibuat terkejut karena ada tangan yang memelukku dari belakang.

1
yuli Wiharjo
ga usah masak El biar kelaparan satu rumah
Jenny Alda: hehee
total 1 replies
Queen's Suga
setiap habis tanda baca dikasih spasi biar enak dibacanya kak. 🙏 semangat ya. 👍💖
Jenny Alda: terimakasih yaa /Rose/
total 1 replies
000 1
Sejak membaca cerita ini, saya merasa lebih bahagia.
Jenny Alda: terimakasih atas dukungan nya
total 1 replies
Re Creators
Yang bilang cuma buat anak-anak aja baca cerita, pasti belum nemu karya-karya kayak ini.
Jenny Alda: terimakasih atas dukungan nya
total 1 replies
cómics fans 🙂🍕
Aku rela begadang buat baca cerita ini, wajib banget dicoba!
Jenny Alda: terimakasih banyak
total 1 replies
menderita karena kmu
Gurauannya lucu, endingnya suprise...apalagi yang dibutuhkan?
Jenny Alda: terimakasih banyak sudah mampir dan memberi kan dukungan
total 1 replies
im_soHaPpy
Keren thor, semoga bisa lanjut sampai ke akhir cerita!
Jenny Alda: terimakasih banyak sudah mampir dan memberi kan dukungan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!