Indonesia
NovelToon NovelToon
The Sun From Valencia

The Sun From Valencia

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Kontras Takdir / Romansa / Dendam Kesumat / Cinta Murni
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: dee_put

Kisah tentang pengkhianatan seorang yang kamu kasihi, tentang cinta yang tulus dan takdir yang tak mau memisahkan mereka.

Takdir yang telah terikat sejak mereka kecil, yang akan membawa masa depan kerajaan ini pada kebenaran murni dibalik rahasia yang telah membuat sang raja membenci wanita yang dicintainya.
.
.


Raja terdiam setelah tangan mungil itu menyentuh pipinya. Ia dapat merasakan tangan dingin itu. Hal itu membuat tangan nya yang mencengkeram leher Selir Mina mengendur.

Selir Mina terbatuk keras hingga berlinang air mata. Lehernya bahkan memerah karena cengekeraman raja.

Raja melihat leher itu. Seketika tangannya mengepal. Ia merasa bodoh. Bangaimana mungkin ia tak bisa mengendalikan amarah nya begini. Mina belum boleh mati. Ini belum saat nya.

Mina langsung berlutut dan berbicara tersenggal.
"Ma..afkan ke..lancang..an hamba yang mu..lia" Mina berusaha keras untuk berbicara walau tenggorokannya masih terasa sakit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dee_put, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 32 - Cermin -

"Terimakasih tuan telah menolong saya" kata anak itu.

Bangsawan itu tersenyum "Seharusnya kamu tidak melawan mereka, disaat kamu hanya sendiri dan lebih kecil dari mereka."

"Saya mungkin lebih kecil dari mereka tetapi saya tidak akan kalah, tuan bisa lihat disini ramai dengan rakyat jelatah."

Bangsawan itu paham, karena ini menyangkut asas Lolfeng milik rakyat jelatah yang meyakini perlindungan diri dengan cara apapun dari kejahatan bangsawan.

"Kamu anak yang cerdas! Dimana orangtua mu?"

Anak berbaju merah maroon itu baru melihat ke belakang dan ia tersenyum cengir "Aduh ibunda pasti marah lagi" ekspresi lucu tampak di wajah anak itu yang mungkin sekitar 5 atau 6 tahun.

"Sepertinya saya terpisah lagi dari ibu saya sewaktu melihat kejadian ini. Sekali lagi terimakasih atas bantuan tuan"

Bangsawan itu yang adalah orang nomor satu di Valencia ini tersenyum melihat anak itu.

"Kalau begitu, kita harus mencari ibu mu"

"Tidak perlu tuan. Saya bisa sendiri, saya akan mencari pasukan root dan meminta tolong, ibu saya mungkin ada disana.

Veldegrath tersenyum 'Ia anak yang masih kecil tetapi sangat mandiri, ibu nya pasti mendidiknya dengan baik'.

Veldegrath tersenyum "Aku juga akan menemui root bagaimana kalo kita kesana bersama?".

Karena veldegrath telah mengatakan hal itu , akhirnya mereka berdua beranjak menuju pasukan root yang ada.

"Yang.. mul..." Veldegrath terlihat menatap tajam ke arah pasukan root yang mengenalinya.

"Tuan... Saya adalah seorang bangsawan yang tak sengaja bertemu dengan anak yang tersesat ini." Veldegrath dengan cepat menyela dan membuat anak berbaju maroon keunguan itu kebingungan.

"Oh... Begitu... Yang mul... Maksud saya tuan..."

"Apakah ada seorang ibu yang mencari anak ini?"

Veldegrath masih bertanya dengan mata elangnya.

"Saya periksa sebentar tuan.."

Tiba-tiba datang seorang yang berpakaian hitam yang lebih mirip seperti mata-mata.

"Maaf tuan... Anda harus segera kembali..." Kata lelaki itu.

Veldegrath terlihat gusar

"Anda dapat pergi tuan. Sebelum nya terimakasih banyak karena telah mengantar saya kesini."

Pasukan root tersebut datang "Ada tuan. Ada seorang wanita yang datang tadi, sekarang ia sedang bersama pasukan lain melihat lokasi hilang nya anak ini."

Anak itu tersenyum , dugaan nya benar ibundanya pasti sangat cemas dengan hilangnya dia.

"Karena seperti nya ibu mu akan datang , jadi kita akan berpisah disini nak"

"Tentu saja tuan. Terimakasih sekali lagi." Anak itu tersenyum lembut.

Veldegrath terpana dan membalas senyum itu. Bahkan jendral nya Maheta yang sedang melihat interaksi mereka kaget dengan reaksi tuannya itu.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Setelah kepergian Veldegrath dan jenderalnya itu, Mayang datang. Ia berlari memeluk putranya , Alfreth.

"Dari mana saja kamu? Kamu membuat ibu kebingungan , ibu pikir kamu di culik"

"Maafkan aku ibunda, aku tadi melihat seorang anak yang ditindas dan aku tak suka. Sehingga melupakan ibunda saat itu"

Alfreth hanya tersenyum semanis mungkin agar ibundanya tidak marah lagi.

"Walau begitu, kamu harus memberitahu ibu, bagaimana jika kamu di culik" Mayang masih memeluk anak kesayangan nya itu. "Janji dengan ibunda, kamu gak akan berbuat seperti itu lagi yah"

Alfreth tersenyum dan mengangguk "baik ibunda"

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Apa kamu pikir ini merupakan barang murah ha? Bahkan , guci ini adalah satu-satunya yang dikirim oleh utusan China yang dihadiahkan pada putra mahkota seperti ku" seorang anak lelaki terus menendang seorang dayang.

Dayang itu telah tersungkur di atas pecahan guci itu dan menyebabkan tangan nya mengeluarkan banyak darah tetapi putra mahkota itu dengan angkuh nya tak peduli dan semakin menginjak tangan dayang itu.

"Ampuni hamba, yang mulia putra mahkota" dayang itu terus merintih.

"Apa kamu pikir dengan meminta ampun , maka guci itu akan kembali ha??" 

Dayang dan Kasim yang mengikuti putra mahkota tak bisa bertindak dengan kelakuan putra mahkota yang sudah biasa menjadi makanan mereka sehari-hari.

Hingga di ujung tembitan itu, pemilik singgasana ratu itu melihat kejadian itu.

"Ada apa dengan kekacauan ini?" Ratu bertanya.

"Hormat, kepada yang mulia ibunda ratu. Semoga ibunda panjang umur."

Putra mahkota menghampiri sang ibunda dan memberi hormat.

"Salam putra mahkota. Ada apa ini?"

"Ananda hanya memberikan pelajaran kepada dayang yang tak becus itu ibunda" pangeran tersenyum pada ibunya

Ratu balas tersenyum dan melihat dayang tersebut yang masih berlutut meringkuk di dekat serpihan itu "untuk apa ananda repot-repot. Ibunda yang akan memecat nya"

"Terimakasih banyak ibunda"

"Bawa dayang itu ke ruang hukuman dan cambuk sebanyak 20 kali" ratu memberi perintah, dan pengawal yang mengikuti nya tadi segera melakukan perintah.

"Ampuni hamba yang mulia..." Dayang itu terus memohon bahkan hingga di tembitan.

Hal ini telah biasa terjadi di istana. Bukan hanya sesekali tapi telah menjadi rahasia istana dalam tentang tabiat putra mahkota dan sikap ratu yang terus membela nya mau itu benar atau pun salah.

Tiba-tiba seorang dayang istana dari istana raja datang.

"Hormat , kepada yang mulia ratu, maaf yang mulia ratu, saya datang untuk menjemput putra mahkota yang di panggil yang mulia Raja ke ruang belajar sekarang juga" dayang itu menunduk.

Putra mahkota terkejut dan tampak gemetar. Ratu menyadari nya

"Jangan cemas ananda. Jadi lah kuat. Pergilah ayahmu menunggu" putra mahkota hanya tersenyum kecut. Ibunya tak membantunya untuk menghindar dari ayah nya.

Putra mahkota pergi bersama dayang menuju ruang belajar. Sebelum memasuki ruangan , putra mahkota berusaha memasang wajah tenang nya. Ia sebenarnya sangat ketakutan dengan ayahanda nya karena didikan keras ayah nya yang terlalu menekan nya.

"Hormat, kepada yang mulia raja. Semoga yang mulia panjang umur"

Putra mahkota masih menunduk, raja hanya menatap dingin putranya itu.

"Mengapa kau tidak ada di ruang belajar ini putra mahkota? Bukan kah ini jam belajar mu?" Raja menatap tajam putra mahkota yang masih berdiri dihadapannya dan tidak menjawab salam putranya itu.

Putra mahkota gemetar, ia tak berani mengangkat kepalanya dan menatap ayahandanya itu.

Tatapan tajam itu masih menghujam nya "Kenapa kau tidak menjawab!!"raja tiba-tiba membentak dan membuat putra mahkota kaget.

"Am...pu..ni hamba yang mulia ... Tadi hamba hanya keluar sebentar untuk menghukum seorang dayang yang melakukan kesalahan"

"Menghukum?" Raja mengernyit tak suka. Ia menarik nafas nya. "Duduklah. Aku akan mencari tahu pemahaman mu saat ini"

Putra mahkota kaget, padahal hari ini bukanlah jadwal tes langsung ...

Raja menanyakan beberapa pembelajaran. Putra mahkota mampu menjawab pertanyaan tersebut.

"Lalu bagaimana dengan hukum Lolfeng?". Raja bertanya kembali.

Putra mahkota mengernyit. Ia tak dak tahu jawabannya. Raja masih memperhatikan putra mahkota.

"Maaf kan hamba yang mulia hamba belum mempelajari nya"

Raja tersenyum kecil "Kau hanya mempelajari yang diajarkan kepada mu. Tapi tak membenahi keingintahuan mu"

Raja mengangkat dagu nya tinggi dan segera bangkit dari sana , melewati putra mahkota.

Putra mahkota hanya mengepalkan tangan nya. Ayahanda nya kembali meremehkannya kembali. Raja tiba-tiba berhenti sebelum keluar dari pintu ruang an itu.

"Hari ini aku bertemu seorang anak yang berwawasan luas dan bahkan keingintahuannya melebihi gunung Alpen... Cihh... "

Raja pergi begitu saja. Putra mahkota marah. Ia paling benci dibandingkan. Dan siapa yang ditemui ayahanda nya?? Sial!

Putra mahkota melempar buku-buku diatas meja itu.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Raja memasuki bilik kamarnya, ia menutup matanya sejenak, bayangan anak berbaju maroon keunguan itu tampak di pikiran nya.

Bahkan ia tak tahu nama anak itu. Veldegrath tersenyum.

"Anak itu begitu pintar kan Maheta?" Raja bergumam, hingga Maheta yang sejak tadi berada di pinggir tembitan mendekati raja.

"Anda benar sekali yang mulia." Maheta bergumam.

"Bahkan kau mengakui nya"

"Apa anda ingin saya mencari tahu yang mulia?"

"Tidak perlu, aku hanya kagum saja"

Maheta tersenyum kecil "Bahkan saya sempat mengira dia adalah cerminan anda saat masih kecil yang mulia"

Veldegrath tersenyum "Benarkah? Mungkin itu yang membuat ku menyukainya"

.

.

.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Mr. ERICK
Ayo semangat lanjut kembali
chysea
tokoh mina diperkuat lah dikit thor, jangan lemah dan g bisa ngapa2in
Ovie Ozmon
ini di gantung y g up up
Ida Lestari
cek cek cek up...
Ovie Ozmon
hey author semangat dong ada yg menanti ini di sini
Ida Lestari
Di tunggu up episode nya author 🥰🥰, semoga author di lancarkan semua urusannya
Ovie Ozmon
lama bgt sih...
Ovie Ozmon
uy lama kali g up up thor
Ovie Ozmon
bagus alfert .. singkirin tuh Ema sama anak yg kurang asem... kurang cuka.. kurang blao...
Ovie Ozmon
selalu nunggu author... tiap waktu senggang nengok mlu, Udeh up belom ye..?...
Ida Lestari
masih menunggu episode selanjutnya
Ida Lestari
lanjut author....,,,semangat
Ida Lestari
luv
Ida Lestari
👍
Ovie Ozmon
author udah 2 hri Kamis ni
Ovie Ozmon
ga lanjut author ko ada pemberitahuan cerita selesai...
Ovie Ozmon
ayo up yg banyak author di tunggu loh
dee_put: terimakasih kk ats dukungannya.. mohon di tunggu yaaa
total 1 replies
Ovie Ozmon
lanjutkan ceritanya semangat rekomen ini novel alurnya g banyak tiponya. sip dah
dee_put: terimakasih dukungannya
total 1 replies
Ida Lestari
tulisannya mantap, satu bab nya panjang banget 👍👍👍
dee_put: terimakasih kk
total 1 replies
Ida Lestari
like, 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!