Putri Elsa Diningrat gadis cantik dan manja yang hidup sebatangkara karena tragedi kecelakaan menyebabkan nyawa orang tuanya meninggal.
Dengan berat hati diusia remajanya elsa harus meneruskan usaha orang tuanya dan dijodohkan dengan orang kepercayaan orang tuanya.
Bagaimana kehidupan elsa selanjutnya setelah kepergian orang tuanya.
Ikuti kisah Putri Elsa Diningrat hanya di SEBATANGKARA.
Mohon tinggalkan jejaknya kakak kakak yang sudah mampir dan terimakasih.
👉LIKE
👉COMENT
👉VOTE
👉RATE
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mu'a, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 32
*Tuhan tak akan memberi ujian yang melampaui batas kemampuan hambanya.*
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
7 Bulan kemudian
Elsa dan haikal pergi kerumah sakit untuk USG calon buah hatinya.
Wajah cerah dan senyum merekah menghiasi keduanya, mereka sudah tak sabar ingin melihat buah hatinya lahir kedunia untuk melengkapi keluarga kecilnya.
Diperjalanan elsa menerima panggilan seseorang yang membuat wajah cerah dan senyum merekahnya berubah jadi aura marah.
Tanpa menunggu, mobil yang dikemudikan sopir melaju dengan cepat ketempat dimana orang tersebut tujukan.
Hampir satu jam mobil mewah tersebut berhenti tak jauh dari gedung kosong itu.
Haikal minta tolong pada sang supir untuk minta bantuan.
Elsa dan haikal berjalan pelan dan waspada menuju gedung.
Brakkkkkk
Suara dobrakan pintu yang ditendang haikal.
Didalam gedung terlihat rere duduk dengan tangan dan kaki terikat tak sadarkan diri, elsa berjalan cepat menghampiri untuk melepaskan ikatannya.
Suasana digedung masih sepi, tak ada siapapun. Tak lama ikatan tali terlepas dan rere tersadar, mereka dikepung segerombolan orang berbadan besar.
Muncul dua orang dari belakang yang bisa dikatakan dalang dari semua ini.
Senyum jahat mereka lemparkan untuk elsa dan haikal yang sudah masuk perangkap.
"Ahirnya kita bertemu lagi" ucapnya
"Mau apa kalian?" tanya haikal pada keduanya.
"Gue mau nyawa istri loo" jawab rian, iya dia adalah mantan rere yang tak terima sudah dikeluarkan dari kampus dan keluarganya dibuat bangkrut elsa.
"Kurangajar....." maki haikal pada rian dan menimbulkan pertikaian.
Mereka bertiga kuwalahan menghadapi lawannya yang tidak sebanding.
Elsa hilang keseimbangan karena kelelahan dengan berbadan dua yang membuat sipelakor alias pacar rian memikirkan ide gilanya.
BUGGHHHH
Ahhhhhhhhh brakkkkk
Suara Elsa terjatuh karena pukulan dipinggangnya,
"Elsaaaaaaa" ucap rere yang melihat elsa terjatuh dilantai berlumur darah
Haikal hilang fokus mendengar teriakan rere.
Tjreeeepppp
Tancapan pisau diperut haikal dilayangkan oleh rian, dan senyuman puas.
Dooorrrrr
Dooorrrr
Dooorrrr
Suara tembakan polisi yang baru datang dan menangkap sipelaku.
Elsa dan haikal dibawa kerumah sakit untuk ditangani. Rere terlihat begitu frustasi melihat keduanya diruang oprasi.
iyaaaa.
Elsa dioprasi untuk menyelamatkan bayinya.
Mata sembab terlihat letih dan lesu menunggu diluar ruang oprasi. Rere merutuki dirinya sendiri jika terjadi sesuatu pada sahabatnya itu.
Terlihat lampu dimatikan pertanda operasi selesai.
"Bagaimana dok keadaan elsa dan kak haikal" tanya rere pada sang dokter
"Bu elsa banyak kehilangan darah, tapi syukurnya masih ada stok darah yang dia butuhkan, dan sekarang masih belum sadarkan diri. Sedangkan bayi kembarnya sehat dan harus dirawat lebih lanjut karena lahir prematur"
Rere yang mendengar tersenyum lega dan banyak-banyak bersyukur.
"Bagaimana dengan kak haikal dok?" tanya rere
"Pak haikal masih kritis, mohon do'anya semoga bisa melalui masa kritisnya"
Tubuh rere lunglai, dia tidak bisa bayangkan jika elsa tanya setelah sadar nanti.
Didalam inkubator kedua baby elsa terlihat menggemaskan, ada rasa bahagia bercampur haru yang dirasa rere.
Dadanya terasa sesak membayangkan nasib kedua baby tersebut.
"Ya Allah... selamatkanlah elsa, kasihan babby nya... Jangan biarkan mereka kehilangan orang tuanya." do'a rere untuk keluarga kecil sahabatnya. sudah terlalu banyak rintangan dihidupnya, dan cobaan apalagi yang harus dia hadapi nanti.
Air mata bercucuran dan tubuh luruh kelantai membayangkan kehidupan sahabatnya. Apalagi sekarang ini, rere tak bisa memaafkan dirinya sendiri. Karena dirinya sahabatnya jadi terluka. Dia berjanji akan membantu merawat kedua baby nya itu.
Epilog rere
Dipagi hari rere berlari kecil disekitar kompleknya, suasana masih sepi dan sejuk yang jarang dia dapatkan dikota besar itu.
Dari arah belakang ada sebuah mobil melaju cepat dan berhenti disampingnya.
Ciiiiiitttttttt
"Siapa kalian... Tolonggggg.. tolhmmmmmmpppp. hhmmppp" rere berteriak minta tolong tapi gagal, mulutnya dibungkam dimasukkan kedalam mobil oleh beberapa orang.
Digedung kosong rere terduduk dengan tangan dan kaki terikat.
"Sialan kaliannnn.... beraninya keroyokan, Lawan gue sendiri kalau berani. Ciiiihhhhhhh" maki rere pada rian dan pelakor, disertai ludah yang dilayangkan mengenai gadis tersebut.
"Kurang***.....
Plakkkkkk
Tamparan yang dilayangkan sipelakor, membuat seringai senyum jahat rere ditujukan untuknya.
"Kalau lo berani lepasin gue, ayo lawan gue. Beraninya seperti ini, PENGECUTTTT" Maki rere
Gadis itu tak terima dikatain pengecut, dan menghajar rere sampai tak sadarkan diri.
Disaat itu rian menghubungi elsa dan memberitahu keberadaan rere. Semua sudah mereka rencanakan untuk mencelakakan elsa.
Karena masalah hati membuat mereka menjadi seperti ini,
Jangan salahkan hati ketika sudah berlabuh.
Cinta adalah anugerah bagi orang yang merasakannya
Cinta pula orang bisa buta dan berbuat jahat.
Terapkan didalam hati saling memahami dan saling memaafkan.
……………
Episod yang menguras tenaga dan air mata.
Mohon bantuannya untuk terus mendukung dan komen membangun, agar lebih baik dalam menulis.
Salam manis dari saya Mua W.
Terimakasih untuk kalian semuanya.