Indonesia
NovelToon NovelToon
Wanita Yang Kubuat Cacat

Wanita Yang Kubuat Cacat

Status: tamat
Genre:Orang Disabilitas / Cinta Seiring Waktu / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:526.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yutantia 10

"Salah satu kakinya diamputasi setelah ditabrak sebuah mobil 8 tahun silam. Sayangnya, mobil itu kabur, CCTV rusak." Kenan tersenyum getir, seolah hal itu sudah biasa terjadi jika pelakunya orang-orang berduit. "Ada saksi yang mengatakan jika yang menabrak Ilona adalah mobil sport warna merah, tapi..." Ia kembali terkekeh. "Beberapa hari kemudian, kesaksiannya berubah. Entahlah."

Mendengar itu, tubuh Elang seketika mengalami tremor. Jantungnya berdebar kencang, dan keringat dingin mulai membasahi tubuhnya.

Semoga saja ini hanya kebetulan. 8 tahun yang lalu, Elang menabrak seseorang saat dini hari, sepulang dari party kelulusan SMA bersama teman-temannya. Kondisinya setengah mabuk saat itu. Karena takut, di tambah kondisi jalanan yang sepi, ia langsung kabur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33

Tinggal Aida sendiri yang masih bertahan di meja makan yang dingin tersebut. Air matanya mengelir, tatapannya kosong. Ia menatap ke kursi yang biasa di duduki Elang. Mungkinkah setelah hari ini, kursi itu akan selalu kosong, ditinggal penghuninya.

Tangannya gemetar, meraih pinggiran meja untuk menyeimbangkan tubuh saat berdiri. Ia melangkah pelan, menaiki tangga, menuju kamar Elang.

Pintunya tidak dikunci, Ia membuka lebar, melihat koper besar sudah terbuka di atas ranjang, Elang sedang mengemasi pakaian dan barang-barang pribadi yang lain.

“Lang...” Panggilnya dengan suara tercekat.

Elang menghentikan tangannya, menoleh.

Aida berjalan ke arahnya, wajahnya basah.

“Jangan pergi, Nak. Jangan tinggalkan Mama." Aida memeluk Elang.

Tubuh Elang membeku. Ia melepas pelukan Aida, menatap, menyeka air matanya. "Maafin Elang, Mah. Elang gak bisa nurutin kemauan Papa dan Mama kali ini. Tolong, biarkan Elang menebus kesalahan Elang. Elang gak sanggup membawa rasa bersalah ini seumur hidup."

“Semua bisa diomongin baik-baik dan dicari jalan keluarnya. Mama mohon, jangan keluar dari rumah ini. Ini rumah kamu. Kamu tumbuh disini. Mama akan bujuk Papa supaya tetap mengizinkan kamu tinggal disini. Jangan pergi, Nak." Matanya menatap penuh permohonan.

Elang menarik napas. Ia menuntun Aida duduk di tepi ranjang. Kasur empuk yang harus ia tinggalkan sebentar lagi.

“Ma," ucapnya pelan. Jempolnya mengusap air mata di pipi Mamanya. “Aku harus pergi, Mah. Aku akan buktikan, aku bisa hidup tanpa dukungan Papa. Jangan sedih, kita masih bisa bertemu. Aku masih anak Mama sampai kapanpun. Aku tidak meninggalkan Mama, aku hanya pindah. Bukankah Mama sudah terbiasa tanpa aku. Aku 6 tahun di Jerman."

"Justru karena itu, Mama tidak mau lagi berpisah sama kamu."

"Sekali lagi, Elang hanya pindah, Ma." Elang meninggalkan Mamanya yang duduk di sisi ranjang, melanjutkan mengemas barang. Kenan belum memberi informasi, tak apa, seharian ini, ia bisa di toko dulu. Kalau kepepet, masih ada rumah Ilham, bisa ia numpang disana satu dua hari.

Aida ikut berdiri. Ia membantu, meski tangannya gemetar. Berat sekali. "Kamu akan tinggal dimana?"

"Belum tahu. Nanti Elang kabari Mama jika sudah dapat tempat tinggal." Untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, matanya jernih. Tidak ada ragu. Tidak ada beban. Ia tersenyum meski tahu kedepannya, hidupnya akan sedikit lebih susah.

...----------------...

Hujan gerimis membasahi kaca mobil sore itu.

Wiper bergerak pelan. _Srek... srek...Tapi bukan itu yang diperhatikan Alisya, melainkan sepasang manusia yang berjarak beberapa meter darinya.

Di dalam mobil hitam, Alisya tidak mematikan mesin. Dari balik kemudi, matanya terpaku pada seberang jalan. Di sana ada toko bunga kecil. "Blossom florist" Toko bunga dengan papan kayu, lampu kuning hangat, dan karangan bunga ucapan selamat dari Kenan dan Eliana. Dadanya sakit, ia merasa tak hanya Elang, tapi Kenan dan Eliana, juga mengkhianatinya.

Di balik meja kasir, Ilona sedang merangkai buket bunga artifisial pesanan pelanggan. Ada lumayan banyak pesanan yang masuk, sedikit membuat kerepotan karena meski Elang ada disana, dia tak bisa membantu. Rambutnya diikat seadanya, agak berantakan, namun justru membuatnya terlihat cantik natural.

"Elang!" Ilona melotot. "Bisa minggir gak!" Ia salting gara-gara Elang duduk tepat di depannya, meletakkan siku di atas meja, bertopang dagu, menatapnya.

"Bokongku lengket di kursi, gak bisa kemana-mana." Elang cekikikan.

"Kamu gak kerja, seharian disini aja."

"Kan aku disini kerjanya." Ia tak memberi tahu Ilona jika sekarang, ia adalah penganggur sekaligus tunawisma. Mengenaskan.

"Kerja apaan coba, dari tadi diem mulu."

Elang terkekeh, yang diomongin Ilona seratus persen benar. "Ya udah, aku kerja." Elang ke belakang, mengambil segelas air putih dari galon, meletakkan ke atas meja. "Bu bos, minum dulu, biar gak dehidrasi."

Tawa Ilona pecah. Ada-ada saja kelakuan cowok satu itu. Ia mengambilnya, tak sengaja jari mereka bersentuhan beberapa detik, karena bertepatan dengan Elang yang hendak memindahkan gelas lebih mendekat ke arah Ilona.

Canggung beberapa saat, lalu keduanya tertawa bersama, memecah suasana.

Elang memutari meja, berdiri di belakang Ilona. "Biar gak dikatain gak ada kerjaan." Ia melepas kuncir rambut Ilona.

Ilona yang kaget, langsung menoleh.

"Aku rapiin." Elang tersenyum.

Jantung Alisya terasa ditusuk pelan. Meski jaraknya lumayan, tapi ia bisa melihat Elang mengikat rambut Ilona. Ekspresi keduanya memang tak terlihat, tapi yang dilakukan Elang, sudah jelas sekali menggambar jika hubungan mereka lebih dari sekedar rekan kerja.

Ia menggenggam setir sampai buku-buku jarinya memutih. Masih ingat Elang yang dulu. Elang yang biasa mengikat rambutnya saat ia sedang makan atau sibuk belajar. Elang tidak akan melakukan itu pada gadis yang tak dianggap spesial. Tapi gadis spesial itu, sekarang bukan lagi dirinya.

Pintu "Blossom florist" terbuka. Dua orang pelanggan masuk. Elang langsung menyambut dengan ramah. Memberi isyarat pada Ilona, agar ia saja yang melayani pembeli kali ini.

Dada Alisya sesak, tapi ia belum mau pergi dari sana.

Beberapa saat kemudian setelah pelanggan tadi keluar, seorang pelanggan kembali masuk. Ingin mengambil buket yang dipesan pagi tadi.

Meski Elang sudah menyatakan putus, Alisya masih menyimpan harapan besar. Ia meyakinkan diri sendiri, jika Elang hanya butuh waktu. Yakin laki-laki itu masih mencintainya dan akan kembali padanya. Tapi yang ia lihat hari ini, mulai membuatnya ragu.

Ia mengambil ponsel, membuka galeri. Melihat kembali foto-foto lama bersama Elang, mengenang masa-masa indah. Foto-foto saat mereka masih bahagia. Namun sebuah foto, membuatnya menatap lebih lama. Foto yang diambil hampir dua bulan yang lalu, saat mereka bertunangan. Ia baru menyadari, jika senyum Elang disana terlihat agak kaku. Matanya juga seperti menyiratkan kegelisahan. Jangan-jangan, mereka sudah lama berhubungan di belakangnya. Ah sial! kenapa ia baru menyadari soal itu.

Ia menutup galeri dengan dada bergemuruh. Matanya menatap blossom florist, ada kilat kemarahan disana.

Di seberang, Elang keluar, membawa sebuah buket yang lumayan besar, memasukkan ke dalam mobil pelanggan. Pandangannya menyapu jalanan.

Alisya cepat-cepat menunduk, bersembunyi di balik kemudi. Jantungnya berdegup kencang, takut Elang melihatnya. Ia memakai mobil rental agar tidak dikenali.

Setelah cukup lama, ia mengangkat kepala. Elang sudah masuk ke dalam. Ia menggigit bibir. Air mata yang dari tadi ia tahan, akhirnya jatuh satu persatu. Ia merasa dikhianati.

1
Ila Lee
alhamdulillah akhirnya selesai juga baca kisah elang dan ilona😍😍😍 akan aku baca karya mu thor/Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
Mamah Dini11
kok udh tamat padahal blm beranak pinak tuh pengantin nya. lggi seru2nya ,ya udh terimakasih thor cerita nya bagus keren ,sehat slalu thor semangat dn terus berkarya🙏🙏💪💪👍👍
Mamah Dini11
mau buka seggel si elang pakai perasaanmu dn hatimu , tpiii lgsung bekerja kalian gk mau mandi dulu gitu seharian kalian di pelaminan lengket tau, 😄😄😄 oooohhh mungkin lgsung mandi keringat aja , lanjuuuuuuttttt 🤭😄😄😄
Mamah Dini11
selamat berbahagia buat kamu illona dn elang srmoga samawa ,🙏 maaf gk bisa datang karna gk di undang 🤭🤭🤭🤭🤭😄😄😄😄😄😄, cepet bikin kecebong2 nya biar rame suasana rumah kalian 👍👍
Mamah Dini11
tenangkan dirimu lang ayo tdk akan terjadi apa2 semangat lang 💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Mamah Dini11
alhmdulilah akhirnya yg di tunggu2 tiba juga , makasih illona sudah menerima niat baik elang dn kluarganya , jgn lama cepetin hari H nya , undangan nya jgn lupa lang kan kita2 udh doain. kmu bareng2😄😄 udh gk sabar nunggu elang meratukan illona,, semoga ke bahagian bersama kalian,👍👍
Mamah Dini11
ayo lang cepet. jgn sampai ke duluan si duda tuh punya anak lgi, nanti ngerepotin illona anaknya , kmu siihh banyak mikir , baru lihat illona sm si damar lgsung ngacir , takut di pelihara , kapan kmu matang nya , mentah terus ,aku dukung ya lang semoga lamaranny di terima tdk ada hambatan apapun di lancarkan semuanya , sampai bersanding di pelaminan ,tpiii. jgn lupa. undang kita2 ya🤭💪💪💪💪💪💪👍👍👍👍
Humaira
terima kasih juga buat kak othor 🩷🩷
Mamah Dini11
yg itu gengsi yg ini gengsi , mau nya apa si kalian , ngalah doong yg. satunya , biar cepet clar cerita kalian, ayo illona temui. elang gk. apa2 kmu duluan , elang kan lgi jadi banci 🤭 dia takut kmu ada kbr lgi. deket sm duda , blm tentu benar kan ill dia udh payah. ah gk seru kalau sm2 berpikirnya kejauhan, pliiisss ill temui elang yah pancing duluan sm kmu 🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Gia Nasgia
Happy forever Elang Ilona 😍🥰🥰 terimakasih kakak Tia untuk semua karya mu🤗🫶👍💪lanjut dgn Aa Budi dan neng Jena 😍
Mamah Dini11
elang kenapa kmu jadi cemen sekarang ,dulu ngejar2 ilona sampai segitunya, kmu udh bebas lang ayo tunjukan dirimu dan mana janji2mu ,gentlmen jgn dulu percaya kbr yg blm nyata , kmu harus dengerin omongan illona baru percaya , kita udh gk sabar lihat kmu membina rumah tangga sm illona dn kmu akan jaga illona seumur hidupmu , ayo lang semangat💪💪💪💪💪💪💪
Ila Lee
mula dari harini Jun ada rasa malu lagi Olona kerana elang akan melihat semua yg ada di diri mu jdi sanrai2 ayer jalani peranan sebagai seorang isteri elang🤭🤭🤣😍😍😍
Cinta Rodriques
kok tamat thour...blm punya anak???
Ila Lee
akhirnya mereka bersatu menjadi suami isteri bait masa lalu terus berlaku masa ini hanya fikirkan masa depan yg mungkin lebih sempurna dalam rumah tangga/Heart//Heart//Heart//Heart/
Diana Fitri.N
terimakasih sudah menemani hari-hari ku dengan karya mu kak, semangat selalu🥰
Hani Ekawati
Iya siap Thor, kisah Jena dan Budi juga tak kalah mendebarkan 🤭 kesel sama si Juwita dan Naura 😂 kalau dulu di kisah Nisa dan Ojan, si Naina sama si Sandi yang nyebelinnya minta ampun 😂 Tapi jujur Thor, aku lebih greget ke kisah Nisa dan Ojan, penasaran anak kembar mereka.☺️
Septi
terimakasih juga untuk cerita nya. semangat terus berkarya 💪🏻
Mamah Dini11
semoga 4 thn itu di percepat sm author nya, dn elang Bener2 membuktikan ke tulusan hatinya , dan illona sabar menantinya 🤭
Ummah Intan
kasih bonchap dong Thor..ga kebayang wanita seperti Ilona hamil dan melahirkan
Akhila Davina
terimakasih untuk ceritnya ❤️❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!