Indonesia
NovelToon NovelToon
Ogah Jadi Madu, Pilih Jadi Mantu

Ogah Jadi Madu, Pilih Jadi Mantu

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Perjodohan
Popularitas:7.9k
Nilai: 5
Nama Author: gadis bucin

Ogah jadi istri kedua aki-aki tapi tak mau rugi, Elara (22) memutar otak saat hendak dijadikan istri muda oleh Pak Broto (65). Di tengah acara lamaran yang tegang, dengan nekat dia menunjuk pria berjas hitam di seberang meja.

"Maaf Pak, saya nolak jadi istri kedua Bapak. Tapi kalau nikah sama anak Bapak yang itu... saya mau."

​Arka (30), CEO sekaligus anak tunggal Pak Broto, mendadak tersedak dan langsung mengiyakan tawaran gila itu, demi menyelamatkan perasaan ibunya. Namun, niat Arka menyelamatkan rumah tangga orang tuanya justru menjadi awal dari bencana di rumah mewahnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gadis bucin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Reuni SMA Penuh Kejutan

Sebuah pesan singkat di grup alumni SMA mengejutkan Elara di pagi hari. Undangan reuni angkatan yang digelar di sebuah restoran mewah kawasan Jakarta Selatan mendadak ramai dibicarakan. Awalnya Elara enggan datang, mengingat masa-masa SMA bukanlah kenangan manis baginya.

Dulu, dia sering menjadi bahan cemoohan Siska, gadis kaya sombong yang hobi merundung. Serta Rian, mantan ketua OSIS yang dulu disukainya, lalu menjauh setelah termakan fitnah Siska bahwa Elara gadis matre.

Namun, Arka yang tak sengaja membaca pesan di telepon pintar istrinya justru mendorong Elara untuk hadir.

"Kamu datang saja, Sayang," ujar Arka seraya membetulkan kerah kemeja Elara di depan cermin besar.

"Tapi, Mas, Ara malas ketemu Siska. Nanti dia pasti pamer lagi atau ngatain Ara," adu Elara, seraya memanyunkan bibirnya.

Arka tersenyum tipis, merengkuh pinggang Elara dari belakang dan menatap pantulan mereka di cermin. "Dulu kamu tidak punya siapa-siapa untuk membela kamu. Tapi sekarang, kamu punya saya. Kamu datang, dan tunjukkan siapa kamu sebenarnya."

"Mas Arka ikut?" mata Elara berbinar.

"Tentu saja," bisik Arka tegas di telinga Elara, dengan kilatan posesif yang tak tertutup. "Saya tidak akan membiarkan ada laki-laki dari masa lalu kamu yang berani menatap kamu terlalu lama."

Restoran bergaya modern itu sudah dipenuhi para alumni. Elara melangkah masuk mengenakan gaun simpel berwarna krem yang sangat elegan, dipadukan dengan perhiasan berlian halus yang dipilihkan langsung oleh Arka.

Baru beberapa hitungan langkah menuju ke dalam ruangan, suara melengking khas Siska sudah menyambutnya.

"Lho, Elara? Ya ampun, datang juga kamu!" seru Siska dengan nada meremehkan. Dia berjalan mendekat, menggandeng tangan suaminya yang bersetelan jas biasa. "Gimana kabarmu, Ra? Dengar-dengar, kamu belum kerja, ya? Yah, maklum, sih. Zaman sekolah dulu aja kamu emang serba kekurangan. Beda sama aku."

"Oh, ya, kenalin ini suamiku. Dia manajer di anak perusahaan kontraktor lho!"

Elara hanya tersenyum tipis, memilih tidak menanggapi provokasi tersebut.

Tak jauh dari sana, Rian, pria bersetelan rapi yang dulu disukai Elara, melangkah mendekat. Matanya menatap Elara tanpa kedip, terpesona oleh kecantikan Elara yang kini memancar dewasa dan jauh lebih anggun.

"Elara, kamu makin cantik aja," ucap Rian dengan nada penuh penyesalan. "Soal masa lalu, aku minta maaf, ya, Ra. Aku baru tahu kalau dulu Siska cuma memfitnah kamu. Seandainya dulu aku nggak percaya sama rumor itu, mungkin cerita kita..."

"Cerita apa yang kamu maksud?"

Sebuah suara berat, dingin, dan penuh aura intimidasi memotong ucapan Rian seketika.

Udara di sekitar meja itu mendadak membeku. Arka melangkah mendekat dengan setelan jas custom-made yang sangat mewah, memancarkan wibawa pimpinan tertinggi yang tak tertandingi. Langkah kakinya begitu tenang, namun tatapan matanya menancap tajam tepat ke arah Rian.

Arka tanpa ragu melingkarkan lengan kekarnya di pinggang Elara, menarik tubuh istrinya rapat-rapat ke sisi tubuhnya. Dikecupnya pelipis Elara dengan santai, tetapi sarat akan klaim kepemilikan.

Siska membelalak kaget sampai hampir menjatuhkan gelas minumannya. "P-Pak Arka Valora?! CEO Valora Group?!"

Suami Siska yang berdiri di sampingnya seketika pucat pasi, refleks menundukkan kepala dalam-dalam. "S-Selamat malam, Pak Arka. Anda pimpinan tertinggi di tempat perusahaan kami bernaung."

Rian membatu di tempatnya. Tenggorokannya terasa tercekat melihat sosok pria di hadapannya yang levelnya bak langit dan bumi dibanding dirinya.

Arka menatap Siska dan Rian bergantian dengan pandangan merendahkan. "Istri saya memaafkan kebodohan kalian di masa lalu, bukan karena kalian pantas diampuni. Tapi, karena dia terlalu baik untuk menyimpan dendam pada orang-orang kecil yang sombong seperti kalian."

Arka membalikkan badan menatap Elara. Raut wajah dinginnya seketika melunak berganti kehangatan yang amat pekat. "Sudah cukup reuniannya, Sayang? Suamimu ini mulai gerah melihat ada pria yang menatap kamu dengan tatapan kagum."

Pipi Elara memerah. Perasaan bahagia membuncah, melihat bagaimana Arka membela dan memperlakukannya bagaikan ratu, di depan orang-orang yang dulu merendahkannya.

"Iya, Mas Arka. Kita pulang sekarang, ya," bisik Elara manis, memeluk lengan Arka erat-erat di hadapan semua kawan alumninya yang terpana tanpa kata.

Di sisi lain, Siska menatap gusar sambil mengeraskan kepalan tangannya. Bagaimana mungkin, orang yang selalu dia rendahkan, kini statusnya jauh di atas dirinya. Kesombongan yang dia lontarkan menjadi senjata yang memakan dirinya sendiri.

"Sial! Gimana dia bisa sehoki itu?" keluhnya pelan.

Elara yang belum melangkah jauh, memutar badannya, lalu kembali menghampiri Siska. Langkahnya anggun, dadanya tegap, tatapannya lurus dan meyakinkan.

Siska gemetar. Tanpa sadar kakinya bergeser mundur teratur. Gelas minuman yang digenggamnya nyaris tumpah mengenai gaun yang dikenakan.

"Orang-orang berubah, Siska. Begitupun aku, nasibku, keberanian, bahkan status dan keadaanku. Merendahkan orang lain tidak membuatmu lebih tinggi. Itu hanya menunjukkan di mana posisimu berdiri," ujar Elara tenang, namun menohok tepat di jantung Siska.

Siska tak membalas, tapi sorot matanya tak bisa menyembunyikan amarah dan rasa malu. Sementara suaminya, hanya tertunduk tanpa bisa membela.

Arka tersenyum puas dari tempatnya berdiri. Ada rasa bangga dalam hatinya, melihat perubahan Elara dan mendengar apa yang baru saja diucapkannya. "Dia istriku," gumamnya.

Mereka meninggalkan ruangan. Menyisakan keheningan dan tatapan heran orang-orang. Antara takjub sekaligus bingung. Di antara semuanya, Siska satu-satunya orang yang merasa ditelan-jangi kebodohannya sendiri.

1
sunaryati jarum
Nah. tegas begitu Arka, semoga Alyssa menyadari kesalahannya.Segera tumbuh Arka yunior .
gadis bucin: 🤗🤗🤗🤗🤗
total 1 replies
sunaryati jarum
Akhirnya dengan terurai kesalahpahaman dan pengacau tertangkap cinta yang redup menyala kembali
gadis bucin: 🤗🤗🤗❤️❤️❤️
total 1 replies
sunaryati jarum
Malu nggak Arka,Elara yang seorang wanita bisa tegas, sedangkan kamu terkena jebakan sikap manipulatifnya hingga mengabaikan istri sah,Alyssa yang murahan itu kamu, pengorbanan ayahmu untuk menolong Arka kau gunakan sebagai senjata untuk minta jadi suami.Padahal ayahmu tulus
gadis bucin: Jitak aja mereka, Mak
total 1 replies
sunaryati jarum
Alyssa perempuan yang perangai buruk gitu kok Arka bisa masuk jebakan sikap manipulatif Pura-pura depresi
gadis bucin: omelin aja dia, mak 😆🫶🏻
total 1 replies
sunaryati jarum
Sudah tahu sikap manipulatif kok ya langsung meninggalkan Ara,waktu itu.Cari kebenarannya Ara.
gadis bucin: Biar gak langsung kelar ceritanya, Mak. 🤭

Ahsiyaap🔥
total 1 replies
sunaryati jarum
Bagus
gadis bucin: ❤️❤️❤️
total 1 replies
sunaryati jarum
Alhamdulillah kalian selamat berkat kesigapan Arka,tetep temani Arka ,namun jangan langsung luluh,tunggu lihat seberapa besar kegigihan dan perjuangan mengetuk pintu hatimu.Emak penasaran dengan hubungan masa lalu Arka dan Alyssa Thoor
gadis bucin: Ah, iyaaa, Mak. Mak pantengin aja, nanti juga sampai ke part itu sesuai outline yang udah othor bikin, ya, Mak. 🤗❤️
total 1 replies
sunaryati jarum
Cerita yang bagus, seharusnya Arka menjelaskan bagaimana hubungannya masa lalunya Alissa, setelah terlambat baru mengakui kesalahannya.
gadis bucin: Terima kasih, Kakak. Ditunggu part penjelasannya, ya. 🤗❤️
total 1 replies
Adinda
tinggalin aja pergi sejauh mungkin biar tau rasa Arka
gadis bucin: Iyaa, sad. 😭
total 1 replies
Adinda
🤣🤣🤣🤣🤣
gadis bucin: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Rian Moontero
lanjooott👍😍
gadis bucin: pantengin terus updatenya, ya, kak. 🤗❤️
total 1 replies
Putry Chan
untung dia masih waras ya walaupun kaya raya tapi dia udh tua punya bini lagi , ogah lah 🤣
gadis bucin: iyaa bener 🤣🤣🤣
total 1 replies
Putry Chan
buset pria kaya tua bangka pengen nikah
gadis bucin: nikah lagi tepatnya, kak 🤭
total 1 replies
gadis bucin
Kalau suka jangan lupa like dan komen, ya. Terima kasih untuk dukungannya. 🤗❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!