( Tahap Revisi )
Sofyan Haritama alias Ian, dijodohkan dengan Kansha Backhtiar atau sering dipanggil Sasha. Gadis yang dulunya primadona sekolah tersebut, memiliki kekasih lebih dari satu pria, dan orang menyebutnya sebagai Playgirl. Singkat cerita, keduanya telah menikah, dan, Ian tidak ingin menyentuh istrinya sama sekali. Karena, rasa jijiknya, sehingga membuat Sasha bersedih, akan tetapi, pria itu tidak mengetahuinya.
Namun, suatu ketika, Ian meminta haknya. Dan, betapa terkejutnya Sofyan, saat mengetahui fakta, jika sang istri masihlah suci. Keraguannya terhadap Kansha pun berkurang, dan, berubah menjadi overprotektif. Bagaimanakah kelanjutan kisah cinta keduanya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A-yen94, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 34
Azalea, telah pulih dari sakitnya akibat keguguran. Hari-harinya tanpa seorang suami, membuatnya menjadi tidak ceria. Dia sangat membenci takdir Tuhan. Setiap hari, selalu menyalahkan takdirnya.
" Ibu Lea, anda melamun ya? Saya dari tadi memanggil anda loh. Tetapi, anda tidak menjawab saya sama sekali! "
" Maaf Bu kepala, saya sedang tidak fokus! "
" Saya paham , anda sedang berduka. Tetapi, jika sedang bekerja tolong fokuslah. Jangan, berlarut-larut dalam kesedihan, tidak baik Bu ! "
" I...iya Bu, maafkan saya. Saya, berjanji tidak akan mengulanginya lagi! "
" Baiklah, semangat ya ! "
" I...iya Bu, terimakasih! "
" Lagi, dan lagi aku selalu tidak fokus dengan pekerjaanku . Ini semua karena aku khawatir, memikirkan nasibku nantinya, bagaimana aku harus melangkah ke depannya " batin Azalea.
Aldo, sudah menemukan lokasi dimana Azalea berada. Dia tahu tempat tinggal wanita itu, yang jelas tujuannya kini sudah ada di depan mata .
" Bagaimana Joe, kamu sudah menemukan lokasi dia mengajar? "
" Sudah Pak ! "
" Baik, nanti kamu antar saya ke sana ya ! "
" Baik ! "
Joe berpamitan, kemudian Aldo melanjutkan kegiatannya memikirkan wanita yang sudah mencuri hatinya saat pertama kali bertemu. Entah, siapa gadis itu yang jelas. Dia, masih menyimpan sapu tangan miliknya . Dan, sapu tangan itu, selalu dibawanya kemanapun dia pergi.
"Cantik, akankah aku bisa menemukanmu? Bagaimana rupa mu sekarang? Pasti semakin cantik bukan? " batin Aldo.
Kansha, seperti biasanya, dia membaca buku ataupun menonton drama. Semenjak suaminya, melarang dia bekerja tidak ada hal lain yang dilakukannya. Selain, beribadah, membaca buku, adalah favoritnya, tentunya setelah drama yang dia tonton sudah usai hingga muncullah sebuah kebosanan. Dan akhirnya, dia lebih memilih membaca buku-buku tentang pernikahan. Untuk, menambah wawasannya tentang bagaimana caranya menjadi istri yang baik, bagaimana harus bersikap baik pada suami, dan lainnya.
" Aduh, nggak kerasa udah 11.30 waktunya membuat, makan siang untuk suamiku.Dia, pasti sudah menunggu ! "
Kansha, segera turun ke bawah, mengenakan lift. Karena, di mansion ini tidak seperti rumah yang terdahulu, yang hanya dua lantai. Ini ada 3 lantai, jadi agak lelah jika menggunakan tangga saja.
" Bibi, bagaimana sudah masak belum? "
" Sudah, Nyonya Muda tinggal memasukkannya ke kotak bekal ! "
" Yah, aku terlambat. Gara-gara baca terlalu asyik membaca buku, jadinya seperti ini deh ! "
" Tidak apa-apa Tuan Muda pasti akan mengerti! "
" Baiklah, terimakasih ya Bi ! "
" Sama-sama! ,"
Beberapa menit kemudian, Kansha sudah selesai dengan kotak bekalnya. Kemudian, dia berpamitan pada Bi Jumiati, dan pergi, ditemani oleh Azmi dan Azzam bodyguardnya.
" Azmi, Azzam. Nanti sore, temani aku ke mall ya. Ada beberapa pakaian yang harus aku beli ! ,"
" Baik Nyonya Muda ! "
" Oke , terimakasih ya ! "
" Sama-sama! "
Setelah beberapa menit perjalanan, Kansha akhirnya sampai di kantor Sofyan.
" Seperti biasa, kalian duduk saja ngopi atau bagaimana di kantin. Kalian pasti belum makan kan ? Jadi, tunggu aku disana aku akan ke ruang kerja suamiku!"
" Baik Nyonya Muda. Terimakasih! ,"
" Tidak perlu berterimakasih, ayo masuk! "
Mereka masuk, para bodyguard Kansha berhenti di kantin perusahaan. Sedangkan, Kansha terus berjalan menuju lift dan menaikinya. Dia menekan tombol 20 dimana ruangan Sofyan berada.
" Siang Bu ! "
" Siang, Daniel kebetulan sekali ya, bertemu di sini?"
" Iya, saya mau ke ruangan Bapak Sofyan dulu, sebentar , ada perlu soalnya! "
" Ah, sepertinya aku datang diwaktu yang tidak tepat! "
" Tidak kok, saya hanya ingin memberikan data saja ! "
" Proposal kerja kah ? "
" Anu, ini adalah...! "
" Ah tidak apa-apa, pasti sangat rahasia. Sudahlah tidak perlu kamu jelaskan! ,"
Daniel, yang tidak enak hati akhirnya menundukkan wajahnya. Sedangkan, Kansha menepuk pundaknya, dan berkata jangan terlalu dipikirkan. Karena, Kansha paham betul, apa yang dinamakan dengan privasi.
" Ibu Sasha, kalau anda tahu saya membawa data informasi tentang Azalea. Mungkin, anda akan kecewa, sungguh atasan saya yang bodoh itu, masih saja menginginkan informasi tentangnya. Ibu Sasha, saya berjanji, jika Bapak Sofyan menyakiti anda. Saya akan berhenti bekerja, karena, andalah penolong saya bukan dirinya! " batin Daniel.
Kansha, tersenyum manis ketika Daniel menatap wajahnya. Begitupun sebaliknya, Daniel justru tersenyum kikuk saat istri atasannya tersebut tersenyum begitu manis, dan, menggemaskan menurutnya.
Tok...Tok...Tok...
" Masuk Niel, tidak dikunci! "
Bukannya Daniel yang masuk duluan, melainkan Kansha. Wanita itu, berlari, kemudian memeluk tubuh sang suami . Sedangkan Sofyan, dia tidak pernah membayangkan, jika Kansha akan datang begitu cepat dari biasanya dan tidak tahu apa yang harus dilakukan olehnya sekarang. Dia memberi kode isyarat pada Daniel, agar pria itu kembali ke pekerjaannya, dan nanti dia akan menghubungi Daniel kembali.
" Ah Pak, sepertinya saya harus keluar dulu. Istri saya, sudah menunggu di kantin, Assalamualaikum,! ,"
" Iya, Wa'alaikumussalam ! "
Kansha, melepaskan pelukannya, dan dia menatap heran wajah tegang suaminya tersebut.
" Sayang, kamu kenapa? Sakit kah ? ,"
Sofyan menggeleng,
" Ah itu, tidak kok sayang. Aku, hanya terkejut dengan kedatangan kamu. Tidak biasanya datang begitu cepat! "
" Bi Jumiati yang masak. Aku lupa, soalnya asyik baca buku hehehe! "
Sofyan, tanpa sadar mencubit pipi, Kansha gemas. Sedangkan Kansha, tersenyum begitu manis karenanya.
" Masyaallah, istri siapa sih cantik banget kalau senyum kayak gini,? ,"
" Alhamdulillah, istrinya Sofyan Haritama. Udah ah, jangan gombal terus dong, kamu nggak nyuruh aku duduk gitu, capek tahu ! "
" Iya, iya duduklah, istriku! "
Kansha, di bimbing oleh Sofyan, menuju sofa santai. Lalu, setelah keduanya duduk, di sofa, Sofyan membuka kotak bekalnya.
" Kamu sudah makan belum,? ,"
Kansha menggeleng
" Loh kamu ini, ya udah aku suapi ya ! ,"
" Kamu aja dulu, aku nanti di rumah saja !"
" Nggak mau ah, buka mulut kamu aaaa !"
Kansha, terpaksa menerima suapan dari sang suami. Lalu, keduanya makan bersama.
" Alhamdulillah sudah habis, sekarang aku mau pulang. Selamat bekerja kembali suamiku ! ,"
" Iya istriku sayang. Terimakasih loh, kamu sudah repot-repot mengantarkan bekal untukku! ,"
" Itu sudah menjadi kewajiban aku, sebagai istri. Tidak perlu berterimakasih, sayangku. Ya sudah, aku pulang ya Assalamualaikum! "
Kansha berjinjit, dan, mencium bibir tipis suaminya tersebut, kemudian dia berlari karena malu.
" Wa'alaikumussalam ! "
Sofyan, memegangi bibirnya yang baru saja, dicium oleh Kansha. Dia, tanpa sadar menyunggingkan senyumnya.
" Istriku, menjadi lebih agresif karena hubungan kami semalam. Dia, benar-benar sudah setuju ingin memiliki anak denganku. Sha, maafkan suamimu ini. masih belum sepenuhnya jatuh cinta padamu ! " batin Sofyan.
Dia segera sadar, dan, memanggil Daniel asisten pribadinya.
Daniel mengetuk pintu, dan, Sofyan menyuruhnya untuk masuk.
" Ini Pak datanya, Azalea sudah memiliki seorang anak dan suami, akan tetapi naas suaminya meninggal karena, menolongnya yang saat itu hampir tertabrak motor. Lalu, beberapa hari yang lalu, dia keguguran ! ,"
Sofyan jatuh terduduk, di Sofanya.
" Anda tidak apa-apa Pak ? ,"
Sofyan menggeleng,
" Tidak Niel, aku merasa kasihan dengan Lea ! ,"
" Sudahlah Pak, dia baik-baik saja kok. Ada ibu mertuanya yang baik sekali kepadanya, dan menganggapnya sebagai anak kandungnya sendiri,! ,"
" Syukurlah kalau begitu ! "
," Jika seperti itu, aku tidak perlu khawatir lagi dengannya. Dia pasti sangat terpukul karena, suami dan anaknya pergi meninggalkan dia seorang diri! Sofyan, jangan mengingatnya lagi, kamu harus fokus pada Kansha istrimuitu dia, bukan Azalea! " batin Sofyan.
BERSAMBUNG
Mampir thor🙋🏻♀️🙋🏻♀️
DN SATU LAGI, JGN PRNH BANDING2KN PASANGAN KITA DGN ORG2 DRI MASA LALU KITA..
HAMIL TU, UNTUNG LO LAKUKAN STELH NIKAH SIRI DLU MA ALDO, TAU NYA IAN, LO BERZINAH, KRN LO GK BILANG KE IAN KLO LO UDH NIKAH SIRI MA ALDO, KRN LO MSH TRIKAT MISI UNTUK GODA IAN