Indonesia
NovelToon NovelToon
Past Time

Past Time

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:37.6k
Nilai: 5
Nama Author: cahaya lea

Mobil ferari merah melaju dengan kecepatan sedang, di bangku kemudi ada pria bertubuh tinggi tegap, rambut kecoklatan dengan belah tengah rapi, memakai kaca mata hitam yang memutupi mata indahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cahaya lea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kerinduan yang terbayarkan

"Penerbangannya pukul sepuluh. Ayo bangun! aku antar kau ke bandara" kata yuta membangunkan antoni yang masih bergumul dengan hangatnya selimut.

"Baiklah" rengek antoni seperti bayi yang baru bangun tidur.

Setelah antoni selesai bersiap, yuta melajukan mobilnya menuju bandara.

"Apa kau akan ke kantor cabang hari ini?" tanya antoni.

"Tidak, aku akan menunggumu kembali. Aku akan pantau saja dari kantor pusat" jawab yuta.

"Segera selesaikan urusanmu dan kembalilah!" Lanjut yuta.

"Iya. Sejujurnya aku sedikit takut" suara antoni pelan

"Apa yang kau takutkan?"tanya yuta.

"Aku takut tidak diterima sebagai agung, karena mereka tahunya aku adalah antoni" jawab antoni ragu

"Sudahlah, kau jangan berpikir macam- macam, itu hanya ketakutanmu saja. Mau kau antoni atau agung siapa peduli, yang pasti kaulah anak yang dirindukan ibumu" jawab yuta menenangkan.

"Iya kau benar" antoni mencoba meyakinkan dirinya.

Sesampinya di bandara, ada jeni yang sudah menunggu di depan.

"Eh jeni, kau disini juga" sapa antoni.

"Iya, aku disini untuk memberimu semangat. Jangan menyerah ya!! Fighting!!!" Kata jeni dengan mengangkat kepalan tangan kanannya.

"Hah...terimakasih" kata antoni dengan senyum simpulnya.

"Berhati- hatilah, kabari aku jika kau butuh bantuan" kata yuta sambil memeluk adiknya.

"Sudah pasti, siapa lagi yang akan aku kabari jika aku merasa kesulitan" balas antoni.

Antoni masuk dan melambaikan tangannya pada jeni dan yuta.

Selama di pesawat, antoni sangat gugup. Bahkan lebih gugup dari pertama dia pulang kala itu.

"Hufh....." hembusan kasar nafas antoni.

Ia mencoba rilex dan tidur saja.

Setelah lama penerbangan. Akhirnya sampai juga di bandara indonesia.

Antoni segera keluar dari bandara dan menuju rental mobil yang dulu ia pakai.

Ia kembali memakai ferari merah yang sudah dipesannya.

Antoni menyusuri jalanan dengan langit yang sedikit mendung.

Angin laut yang sejuk sepoi membawa pikiran antoni kembali kemasa lalunya.

Melihat riak air laut, membuat hati antoni ingin mendekat.

Antoni memutuskan untuk masuk ke wilayah pinggir pantai.

Ia memarkirkan mobilnya dan berjalan mendekat ke air laut.

Kaki telanjang antoni mersakan lembutnya pasir pantai yang sudah lama ia lupakan.

Antoni memejamkan matanya, merasakan hembusan angin laut yang menerpa tubuhnya.

Tangannya terbuka lebar, ia mengambil nafas dalam dan hembuskan.

"Ahhhhh...segar sekali!!"

Setelah beberapa saat, antoni membuka matanya.

Nampak dari kejauhan ada sosok perempuan yang juga memandangi laut.

Dari gesture tubuh, antoni merasa mengenalnya.

Demi memenuhi rasa penasarannya, ia berjalan mendekat.

Semakin dekat, sosok itu semakin ia kenal.

"Shanum! panggil antoni

Ya perempuan itu shanum.

Shanum nampak sangat cantik dengan balutan gaun selutut berwarna pink. Lengan dan dadanya terbuka serta ada selendang yang melingkar di lehernya.

"Kau! Antoni! Kapan kau tiba? Mengapa tak mengabari?" kata shanum dengan pandangan terkejut.

"Aku tiba beberapa jam lalu" jawab antoni dengan senyum manisnya.

Antoni senang bisa bertemu shanum disini.

"Apa kau sendirian? Apa yang kau lakukan disini? selidik antoni.

"Ah...aku..aku hanya membutuhkan sedikit angin segar" jawab shanum ragu.

"Kau berjalan kaki dari rumahmu?" tanya antoni

"Hehmm" shanum mengngguk.

"Aku hanya berjalan sebentar saja, tak terasa sudah sampai sini" kata shanum

Antoni dan shanum duduk bersila di pinggir pantai.

Sejenak mereka diam.

"Ehmmm, shanum. Aku butuh bantuanmu, apa kau bisa membantuku?" tanya antoni.

"Iya tentu, selama aku bisa pasti aku akan bantu" jawab shanum ringan

Antoni membuka ponselnya, ia menunjukkan beberapa foto shanum yang berada di depan gedung kantornya.

"Apakah ini benar kau?" tanya antoni pelan.

Shanum melihat gambar di ponsel itu.

Expresi shanum yang datar menandakan ia tak terkejut dengan gambar itu.

"Ehmmm.. iya itu aku" jawab shanum dengan nada berat.

"Apa yang kau lakukan disana berbulan- bulan?" tanya antoni

"Aku sedang mencari orang yang aku cintai" jawab shanum dengan lirih dan tertunduk

"Bukankah kau tahu itu?" Lanjut shanum dengan mata berkaca

"Maaf, maafkan aku. Aku sungguh bodoh baru menyadari semua itu!! kata antoni dengan penuh penyesalan

Antoni memeluk shanum, namun shanum dengan cepat menepisnya.

"Kumohon jangan. Aku tidak mau terbuai olehmu. Aku tahu kau milik seseorang sekarang" shanum menoleh dan memandang dalam- dalam mata antoni.

"Milik orang? Aku bukan milik siapa- siapa. Aku milikmu. Aku agungmu, tetap agungmu sampai kapanpun!!" antoni menggenggam tangan shanum dan meyakinkan

"Harusnya kau sudah menikah kar..."

"Ssstttt" antoni meletakkan jari telunjuknya di mulut shanum, ia memotong kata- kata shanum.

"Aku tidak menikah dengan siapapun. Aku tidak menginginkan pertunangan itu jadi aku mengakhirinya" jelas antoni

"Kau jahat sekali agung!! Bagaimana perasaan perempuan itu, kau jangan seenaknya memutuskan hubungan" shanum mengernyitkan keningnya.

"Justru dia sekarang lebih bahagia karena pertunangan kita berakhir" kata antoni dengan senyum simpul andalannya.

Antoni membuka kembali ponselnya, ia memperlihatkan foto jeni dan yuta yang berdiri berdampingan dengan senyum yang merekah.

"Lihatlah! Ini bukan perempuan yang kau lihat sebagai tunanganku?"

Shanum melihat dan mengangguk.

"Sekarang dia bahagia bersama orang yang ia cintai dan mencintainya, kau jangan khawatirkan itu" kata antoni berusaha meyakinkan shanum.

Shanum mengangguk tanda ia mengerti.

"Oke, sekarang jawab aku dengan jujur Apa andi itu anakku?" tanya antoni yang memandang lekat wajah shanum

"Heemmm" shanum mengangguk mengiyakan pertanyaan antoni.

Antoni memeluk shanum.

Pelukan erat yang shanum rindukan.

Shanum pun menangis terisak dipelukan antoni. Tangisnya semakin keras seakan itu tertahan bertahun- tahun. Shanum meluapkan semua perasaannya yang ia pendam selama ini.

"Maaf, maafkan aku tuan putriku. Aku menyakitimu terlalu dalam" sesal antoni yang masih memeluk erat shanum

"Betapa berat hari- hari yang kau jalani tanpaku, maaf, sungguh maafkan aku tuan putriku" antoni juga menangis tak kalah dalamnya dari shanum. Ia terus menghujani kecupan dikening shanum seakan kerindunnya terbayarkan.

Mereka berdua larut dalam kerinduan yang mereka pendam selama ini.

Laut, angin, pasir dan deburan ombak menjadi saksi betapa dalam dan tulusnya perasaan mereka saat itu.

Tik..tik...tik...

Butiran air jatuh dari langit seakan ikut merasakan kebahagiaan mereka.

Bahkan alampun mengerti perasaan dan kerinduan mereka.

Antoni menggenggam tangan shanum dan menuntunnya berlari mencari tempat untuk berteduh.

"Ahh..ahh..." teriak kecil shanum sambil berlari mengikuti antoni.

Shanum menarik tangan antoni. Langkah mereka terhenti di tengah rintikan hujan. Shanum melepaskan tangannya dari genggaman antoni.

Lantas shanum mulai bermain air laut yang ada di depannya.

Ia menyiram tubuh antoni dengan air asin tersebut dengan tawa bahagia.

Antoni tak mau kalah, ia membalas serangan air shanum yang tiba- tiba.

Mereka berlarian di bibir pantai ditemani rintikan hujan. Antoni merasa kenangan dimasa lalunya telah kembali. Setelah puas berlarian di pantai, antoni mengajak shanum untuk meneduh karena hujan semakin lebat.

"Hujannya semakin lebat, ayo kita kesana" kata antoni sambil menunjuk sebuah pondok kecil.

Dan dibalas anggukan oleh shanum.

Mereka berlari kecil. Antoni memimpin jalan didepan dan shanum di belakangnya, tak lupa tangannya selalu menggandeng shanum seolah tak ingin jauh dari pujaan hatinya.

Sesampainya di pondok, mereka duduk di bangku kecil yang ada disana.

Shanum menyandarkan kepalanya di pundak antoni.

"Shanum, kenapa kau tak bilang pada ibuku bahwa andi itu adalah anakku" tanya antoni.

"Setelah kepergianmu, ibumu sangat terpukul. Dia bahkan beberapa hari tak mau makan dan minum. Aku tak tega mengatakannya, aku takut ibumu akan shok dn sakit" jelas shanum

"Apa kau kesulitan saat melahirkan andi?" tanya antoni

"Tidak, dia sangat pintar. Semua orang tidak ada yang mengetahui bahwa aku hamil, mereka tahu ketika aku akan melahirkan" jawab shanum

Antoni menggenggan tangan shanum.

"Maafkan aku, begitu berat beban yang aku tinggalkan untukmu. Aku ini memang bodoh sekali" kata antoni yang meraih dagu shanum dan mengarahkan pandangan shanum ke arahnya.

Shanum menggeleng,

"Aku bahagia mempunyai andi, tapi terkadang ketika aku melihat wajah andi yang sangat mirip denganmu, aku jadi frustasi dan rasanya aku ..."

"Sstt..." potong antoni dengan jari telunjuk mendarat dibibir shanum.

Antoni mendekatkan wajahnya kearah shanum.

Bibir mereka saling bertemu. Bibir manis shanum yang sangat antoni rindukan, kini ada di depannya.

Antoni mengecup mesra bibir shanum.

Lahapan antoni kian memanas, shanum pun tak mau kalah. Shanum membalas ciuman antoni.

Jika dulu shanum menolak karena takut antoni milik orang, kini shanum berani membalas ciuman antoni karena shanum sudah tahu bahwa antoni masih single dan bisa ia miliki seutuhnya.

Tubuh mereka semakin berdekatan.

Tangan shanum mengalung dileher antoni, sedang tangan antoni berada di pinggul belakang shanum.

Hujan sedikit mereda.

"Mari kita cari tempat untuk mengeringkan pakaian" ajak antoni.

Mereka berlari kecil menuju mobil.

Antoni membukakan pintu untuk shanum. Setelah shanum masuk, antoni masuk mobil dan duduk dibangku kemudi.

"Kau tidak bisa pulang dengan baju yang basah dan kotor, kita cari tempat untuk membersihkannya" ajak antoni.

Di jawab anggukan dan senyum oleh shanum.

Mobil melaju pelan. Tak jauh dari pantai memang banyak penginapan untuk wisatawan.

Antoni mencari penginapan yang nyaman untuk mereka membersihkan diri.

Setelah menyusuri beberapa penginapan. Antoni menghentikan mobilnya di depan satu penginapan diujung jalan yang tidak ramai mobil berlalu lalang.

Antoni masuk lebih dulu untuk cek in.

Setelah selesai perkara administrasi, antoni kembali ke mobil memanggil shanum dan mengambil tas yang berisi baju untuk ia berganti pakaian.

1
Riaaimutt
di korea ada peyek juga ya 😄
Riaaimutt
baru baca uda nyesek..😑
arfan
up bos
Mawar_Jingga
hallo kak salam kenal💚
like dan komen mendarat jangan lupa mampir y"sepotong sayap patah" ditunggu happy reading💚
Ainun Rohman
Thor, kapan update lagi nih?
cahaya lea: sudah ada, silahkan di baca dan dinikmati.
total 1 replies
Citlaly Alvarez
Paragraf tiap halaman bikin saya ikut terbawa cerita.
cahaya lea: yuk dilanjut bacanya, sudah ada episode 19
total 1 replies
Valito.C
Jangan sampai tamat, dong!
cahaya lea: sudah ada next episode silahkan dibaca dan dinikmati. angkat jempolnya ya. terimakasih
total 1 replies
Towa_sama
Sudah refresh berkali-kali, kok belum ada aja chapter baru, thor... ngenes :'(
cahaya lea: yuk dilanjut bacanya sudah ada episode 19
total 3 replies
·Laius Wytte🔮·
Ngagetin banget!
cahaya lea: ada yang lebih ngagetin, simak episode selanjutnya, masih di review.
total 1 replies
emi_sunflower_skr
Jangan berhenti menulis thor, karyamu bisa memberikan inspirasi bagi banyak orang!
shizi ah
Wah, seru banget thor! Lanjutkan karya kreatifmu!
cahaya lea: yuk di lanjut bacanya sudah ada episode 19
total 1 replies
Olivier Mira Armstrong
Ngakak sampe perut sakit!
AmanteDelYaoi:3
Pantesan populernya naik, sukses terus thor 👍
cahaya lea: yuk dilanjut bacanya, sudah ada episode 19
total 2 replies
Wesal Mohmad
Tidak sabar untuk sekuelnya!
Nino
Lanjut dong, ceritanya makin seru!
cahaya lea: sudah tersedia, bisa di read, like dan komen.
total 1 replies
EnanaRoja.
Kapan update lagi?
Black Jack
Ngebuat hati berdesir!
Abadon007
karya ini layak dijadikan film, semoga sukses terus thor ❤️
cahaya lea: yuk dilanjut baca, sudah ada episode 19
total 2 replies
Ken ZO
Kereen! Seru baca sampe lupa waktu.
Haru Hatsune
Kisah yang menginspirasi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!