Dua kali menikah dengan pria dari keluarga yang sama, freya sasmita tak menyangka cinta dan takdirnya akan menikah dua kali. yang lebih membuatnya tak percaya adalah pernikahanya yang biasa disebut turun ranjang.
ya, istilah untuk pernikahan yang dilakukan dengan menikahi kakak/adik dari pasangan kita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri_uncu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malas Kerja
"selamat pagi bu"
"pagi"
freya berjalan penuh percaya diri seperti biasanya, awal masuk kantor setelah sepuluh hari lamanya cuti menikah namun gagal honeymoon.
"ibu, selamat pagi" mila bersuka cita menyambut freya kembali ke kantor, artinya pekerjaannya akan mulai berkurang dan yang pasti mila juga merindukan bos yang seperti kakaknya sendiri
"hm, jangan senang dulu!" freya sudah memberikan peringatan pada asistennya " saya malas kerja hari ini, hanya ingin memantau saja sampai dimana pekerjaanmu" freya tersenyum mengejek mila
wajah cerianya menjadi suram, badannya pura-pura lemas tapi itu hanya akting saja
"ngga masalah, karena memang banyak sekali file yang perlu ditinjau ulang agar saya bisa bekerja dengan cepat bu. ibu boleh sambil rebahan sudah saya siapkan semuanya" mila menyusun ruangan freya menjadi sofa yang bisa untuk tidur
"dapat ide dari mana kamu?" freya tak menyangka asistennya se peka itu terhadapnya " kerja bagus, tapi tak ada bonus karena kamu membuat saya semakin malas dengan mengganti sofa ini"
"kalau begitu saya ganti dengan yang lama saja bu" mila berbalik menyerang bosnya "saya panggilkan ob dulu"
"eh jangan! ya sudah siapkan semua file penting yang lebih dulu. saya takut ilmu saya akan semakin banyak jika tidak disalurkan"
"si paling percaya diri diluar batas" mila menggumam " baik bu, saya akan siapkan dan es kopi sebentar lagi datang" mila pamit keluar ruangan freya lalu menyiapkan semua yang dibutuhkan untuk freya bekerja sambil santai katanya
brak.... suara pintu ruangan freya didorong dengan sangat kuat
"dasar ngga tau diri!"
freya baru saja membuka email pada tabletnya, lalu suara pintunya dibuka dengan sangat keras oleh wanita yang tiba-tiba masuk dan memakinya
"silahkan duduk, ada masalah apa?" freya bertanya dengan nada tegas dan tak memberikan senyum pada orang yang lancang masuk ruangannya tanpa permisi. freya menduga mila sedang tak ada ditempatnya makanya ada orang yang bisa menerobos masuk
"kamu tahu maksud saya kan? kamu menikahi kakak suami saya agar dapsat warisan lebih banyak karena pernah mengandung anak aksa. dasar wanita serakah dan tak tahu malu!"
"anda siapa!" mila mendengar suara keras dari ruangan bosnya langsung saja masuk
"jangan ikut campur ini urusan saya dan wanita jahat ini!" kiara mengamuk setelah tahu jika warisan perkebunan yang aksa dapatkan malah jadi milik arka dan diberikan sebagai mas kawin untuk freya.
dua anak yang dilahirkannya tak mempunyai harta apapun dari keluarga ibu aksa. kiara bahkan mengancam akan menyebarkan bahwa freya berselingkuh dengan arka dan ingin mengusai harta peninggalan nenek aksa dan arka.
freya sudah merencanakan semuanya sampai tega membun*uh anak kandungnya demi harta itu dan bisa menikahi arka yang memang lebih banyak memiliki warisan karena memang arka yang mengolola perkebunan sejak dulu.
"biarkan saja mil, biarkan sia katakan semuanya yang ingin dikatakan" freya meminta mila untuk tak berbuat apa-apa dan menunggu sampai kiara selesai bicara
"ingat ya harta yang kamu dapatkan dengan cara licik tidak akan bertahan lama, jika sampai anak-anak saya terlantar maka saya tidak akan biarkan kamu dan arka bahagia" kiara berteriak dan menunjuk freya dengan amarahnya
"sudah?" freya menanggapinya dengan santai " bisa gantian bicara?" freya meletakan keduanya tangannya dipinggang gerakan yang terlihat seperti menantang
"pertama tanya dulu sebelum mulutmu berbusa menuduh orang lain, kedua harusnya dulu yang kamu dekati arka bukan aksa dan ketiga, kalau saya jahat mungkin kamu dan aksa sudah mendekam dipenjara. paham!"
flashback on
"aku udah hamil pak aksa, kapan kita menikah?" kiara menuntut pertanggung jawaban aksa yang berjanji menikahinya setelah bercerai dengan freya. nyatanya setelah cukup lama bercerai aksa malah ingin rujuk dan meninggalkan kiara yang membantunya untuk mendaptkan kekuasaan jabatan sebagai kepala daerah menggantikan papinya yang terjerat kasus
"hubungan kita salah kiara, saya baru sadar ternyata saya mencintai freya"
plak kiara menampar pipi aksa
"kalau kamu berani rujuk dengan mantan istrimu akan ku bocorkan semuanya, kamu sudah menjebak pak wardana agar lengser dari jabatannya. dan satu hal lagi, kamu memberikan racun pada freya agar bayinya selamat dan ibunya dalam genggamanmu kan?"
kiara mengatahui semua prilaku busuk aksa
"sialan kamu, akan ku buat kamu bungkam selamanya" aksa mencekik kiara ingin menghabi*sinya agar tak ada yang tau
"siapa itu!" aksa melihat bayangan dibalik pintu
"berhenti!" aksa dan kiara mengejar orang yang mengupingnya
dan orang itu adalah freya, sejak saat itu freya sangat depresi takiut aksa akan menyakitinya dan juga bayinya. frreya sampai meminta pada orang tuanya untuk tak tinggal di kota itu sampai melahirkan. namun sayangnya racunnya tak menyereng freya tapi anaknya
freya tak membenci aksa karena memandang ria sebagai mertua yang sangat baik dan juga perlakuaan aksa selama ini sangat baik, sampai freya tahu sendiri kebenarannya dan meminta cerai meski tahu dirinya sedang hamil
flashback off
"a-apa maksudmu?" kiara mulai bergetar saat menunjukan sebuah foto
"saya hanya minta hak saya sebagai istri dan hak anak saya yang kamu rebut" kiara termakan oleh ucapan aksa yang bilang jika hartanya dikuasai oleh arka lalu diberikan pada freya
"minta sama suami mu dong, kenapa sampai merebut suami orang tapi tak dapat apa-apa! pergi dari sini dan jangan pernah kembali dihadapanku atau kamu tau sendiri akibatnya" freya tak main-main dengan ucapannya
selama ini dirinya masih bungkam karena tak mau orang tuanya sedih mengetahui alasannya menceraikan pria baik yang menjadi suaminya, dan freya akan tetap pada pendiriannya bahwa tak akan ada yanga tahu masalah ini kecuali aksa dan kiara mencari masalah dengannya
"pak bawa dia" mila sudah memanggil security untuk mengusir kiara dari ruangan freya dan meminta agar jika orang tersebut datang lagi maka jangan dikasih masuk.
"awas ya kau wanita jahat, awas kau nanti" kiara memberontak saat dikeluarkan paksa oleh penjaga
"ibu ngga luka kan?" mila mengecek badan freya memastikan bosnya aman
"maaf ya bu saya lalai" mila merasa bersalah sampai ada orang asing masuk
"ngga apa-apa buat latihan saya sudah lama ngga marah sama orang" ucap freya santai lalu melanjutkan pekerjaannya. "saya jadi semangat mil bekerja, biar tak dianggap merebut warisan orang lain"
freya bercanda disaat situasi memanas " oh iya jangan bilang mas arka ya, kamu biasa suka ngadu sama asistennya"
"engga bu, tapi kalau ibu kenapa-napa saya siram tuh orang pakai air panas" mila meletakan kopi yang sejak tadi sudah siap tapi tertunda oleh iklan
"mil, kita massage yuk. tegang nih kepala" freya sebentar ingin kerja tapi sebentar ingin bersantai
"tapi bu kerjaan banyak sekali" mila menggelengkan kepala menolak keras ajakan bosnya
"ayolah besok kan week end nanti malam saja kita lembur berdua, please" freya sampai meohon dengan wajah memelas
"baiklah ayo" mila juga tak tega kalau bosnya sampai memohon