Indonesia
NovelToon NovelToon
SISTEM DI DUNIA KULTIVASI

SISTEM DI DUNIA KULTIVASI

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi / Time Travel
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda Fii

Chen Yiyi adalah pelayan di Puncak Sakte. Namun nyaris tak ada satu pun murid atau Tetua Sekte yang pernah melihat wajahnya. Dia tak pernah turun ke bawah, tak pernah bergaul, tak pernah meminta apa-apa.

Selama ini dia hanya mengurung diri di gubuk tua itu, merawat taman bunga obat dan menjaga tempat ini untuk orang yang pernah memberinya tempat bernaung — Tetua Puncak Sakte.

Hingga hari itu, kabar datang bagaikan badai: Tetua Puncak telah meninggal dunia. Tanpa pelindung, tanpa nama, tanpa keluarga, Chen Yiyi merasa tak ada lagi alasan baginya untuk tetap hidup. Di tengah malam yang sunyi, di dalam gubuk tua itu, dia memilih mengakhiri hidupnya sendiri.

Darah menetes ke lantai kayu yang lapuk. Matanya perlahan tertutup. Napasnya berhenti.

Namun kematian bukanlah akhir.
Saat kesadaran asli Chen Yiyi lenyap, seketika itu juga cahaya menyelimuti ruangan. Sebuah jiwa dari dunia lain, seorang manusia dari zaman modern yang baru saja meninggal, tersentak masuk ke dalam tubuhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda Fii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34. Rumah Yang Nyata

Keesokan harinya, di Aula Utama Sekte Surgawi Langit, para Tetua dan murid inti berkumpul sesuai perintah Lin Yue.

Mereka tidak tahu untuk apa mereka dipanggil, namun semua hadir dengan tertib dan penuh hormat.

Mo Yuan berdiri di sebelah kursi utama, sementara Bai Yuan, Shen Wu, dan para Tetua lainnya duduk di kedua sisi aula. Xiao Tian, Su Ling, dan murid inti lainnya berdiri di barisan depan, saling bertanya-tanya dengan tatapan mata.

Tiba-tiba, pintu aula terbuka perlahan. Lin Yue berjalan masuk dengan tenang, di belakangnya mengikuti seorang gadis muda berwajah pucat namun cantik — Shui Ying.

Ia sudah mengenakan seragam khusus murid inti — yang membuatnya tampak bersih dan suci. Di dalam aula yang hangat, udara perlahan terasa sedikit lebih dingin — aura es murni yang memancar dari tubuh gadis itu tanpa ia sadari.

Semua orang berdiri dan menunduk hormat. "Salam hormat, Ketua Sekte!"

Lin Yue mengangkat tangan kanannya pelan — isyarat agar mereka duduk. Ia berjalan ke kursi utama, lalu berdiri di sampingnya, menatap seluruh hadirin.

"Hari ini aku memanggil kalian ke sini untuk memperkenalkan seseorang," ucap Lin Yue pelan namun suaranya terdengar jelas di setiap sudut ruangan.

"Namanya Shui Ying. Mulai hari ini, dia adalah murid intiku — sama seperti Xiao Tian, Su Ling, dan yang lainnya. Dia akan tinggal di Pelataran Dalam bersama kalian semua. Dan sebagai murid inti Ketua Sekte, dia akan tetap menerima bimbingan langsung dariku, sama seperti kalian yang lain."

Suasana hening sejenak, lalu Mo Yuan tersenyum ramah dan menunduk hormat kepada gadis itu.

"Selamat datang, Saudari Shui Ying. Pelataran Dalam kini adalah rumah barumu. Di sini tidak ada perbedaan derajat — semua murid inti sama di mata sekte. Siapa pun yang berani menindasmu... berarti menindas seluruh sekte ini."

Bai Yuan mengangguk setuju, wajahnya penuh keramahan. "Benar. Di sini tidak ada yang memandang asal-usul. Yang kami lihat adalah hatinya. Selamat bergabung, Saudari muda."

Xiao Tian melangkah maju, tersenyum hangat. "Namaku Xiao Tian. Aku Kakak pertama seperguruanmu. Semua murid inti tinggal di area yang sama — dekat satu sama lain. Jika kau butuh apa saja, atau ada yang tidak kau mengerti, boleh tanya kepada kami. Kami semua adalah saudara sekte."

Su Ling berjalan mendekat dan menggenggam tangan Shui Ying dengan lembut. "Aku Kakak kedua. Namaku Su Ling. Senang sekali ada saudari perempuan baru di antara kami. Kamar di sebelah kiriku masih kosong — kau bisa menempatinya. Jangan ragu untuk datang menemui kami kapan saja."

Shui Ying merasa matanya terasa panas. Selama ini, di keluarganya sendiri, ia hanya mendapat hinaan, rasa sakit, dan pengkhianatan.

Tidak ada yang pernah tersenyum tulus kepadanya. Namun di sini, di tempat yang baru pertama kali ia injak, semua orang menyambutnya sebagai saudara — sama rata, tanpa memandang rendah. Ia menunduk dalam, suaranya sedikit bergetar namun tegas.

"Terima kasih... Terima kasih, Tetua, Kakak-kakak sekalian. Shui Ying... tidak tahu harus berkata apa. Aku dulu hanya gadis yang tidak berguna, yang diburu dan dibuang seperti sampah. Tapi di sini... kalian menyambutku sebagai saudara yang setara. Aku berjanji — aku tidak akan menjadi beban bagi sekte ini. Aku akan berlatih sekeras mungkin, dan jika sekte ini membutuhkanku... nyawaku adalah milik sekte!"

Lin Yue menatapnya dengan tenang. "Jangan katakan seperti itu. Kau bukan beban — kau adalah bagian dari kami. Semua murid inti sama di hadapanku. Bimbingan langsung yang kalian terima bukan untuk membedakan kalian, melainkan untuk memastikan kalian tumbuh menjadi yang terbaik. Kekuatanmu bukan untuk dikorbankan, melainkan untuk melindungi dan membela kebenaran. Ingatlah itu selalu."

Ia menatap seluruh hadirin. "Shui Ying berasal dari Wilayah Selatan. Dia memiliki Tulang Suci Kemurnian Es — benda langka yang muncul seribu tahun sekali. Sayangnya, itu justru menjadi sumber penderitaannya sendiri. Tulang itu pernah direbut paksa oleh keluarganya. Namun sekarang, telah kembali utuh kepadanya, bahkan lebih kuat dari sebelumnya."

Mendengar itu, semua orang terkejut. Tulang Suci yang direbut dan bisa dikembalikan? Itu hal yang mustahil di dunia ini. Namun melihat aura murni yang dipancarkan Shui Ying, mereka tahu itu bukan bohong.

"Keluarganya sendiri..." gumam salah satu murid inti dengan wajah tidak percaya. "Bagaimana bisa mereka berbuat begitu kejam pada kerabat sendiri?"

"Keserakahan tidak mengenal ikatan darah," ucap Mo Yuan pelan namun berat. "Namun sekarang dia di sini. Dan dia tidak sendirian."

Lin Yue melanjutkan. "Aku telah mewariskan dua teknik es murni kepadanya — Bunga Es Abadi dan Pedang Kemurnian Salju. Teknik itu hanya miliknya, dan hanya dia yang mampu menguasainya sepenuhnya. Sama seperti kalian yang masing-masing menerima teknik sesuai bakat bawaan kalian — tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah. Semua sama berharga."

"Kedua teknik itu..." Bai Yuan sedikit terkejut. "Bahkan di zaman kuno, teknik es setinggi itu sangat langka. Ketua Sekte benar-benar mempercayainya sepenuhnya, sama seperti murid inti lainnya."

"Karena dia pantas menerimanya," jawab Lin Yue tenang. "Dan suatu hari nanti, ketika dia kembali ke Wilayah Selatan... dia tidak akan pergi sendirian. Sekte ini akan berdiri di belakangnya."

Shui Ying menatap Lin Yue dengan mata berkaca-kaca, namun kali ini air mata itu adalah air mata syukur. Ia tidak pernah membayangkan, satu hari nanti ia akan memiliki kekuatan, rumah, dan keluarga yang memperlakukannya dengan sama rata.

"Terima kasih, Guru," ucapnya lembut namun penuh tekad. "Terima kasih karena tidak membedakanku dari yang lain. Suatu hari nanti, aku akan membuat mereka menyesal. Bukan hanya karena aku lebih kuat — tapi karena aku punya keluarga yang mereka tidak akan pernah bisa miliki."

Su Ling merangkul bahunya pelan. "Kita semua bersamamu, Shui Ying. Kamar sebelahku sudah siap. Mari kita pergi sekarang."

Pertemuan itu berakhir dengan kehangatan yang belum pernah dirasakan Shui Ying sebelumnya.

Sejak hari itu, ia tinggal di Pelataran Dalam, di kamar sebelah Su Ling — sama seperti murid inti lainnya.

Setiap pagi, ia berkumpul dengan murid inti lainnya sebelum berlatih bersama Lin Yue. Siang hari, mereka berlatih bersama di pelataran terbuka, saling bertukar pengalaman dan saling mengoreksi.

Tidak ada yang merasa lebih tinggi atau lebih rendah — semua adalah saudara yang tumbuh bersama.

Dan di sudut hatinya yang paling dalam, satu tekad terus tumbuh setiap hari.

"Tunggu aku, Ayah. Tunggu aku, Wilayah Selatan. Aku akan kembali. Dan saat itu tiba... aku tidak lagi gadis lemah yang bisa kalian buang sesuka hati. Aku adalah murid inti Sekte Surgawi Langit — dan aku punya keluarga yang tidak akan pernah kalian bisa hancurkan."

.

.

.

1
Alia Chans
Hadirr Thor
cerita nya seru banget.... singgah juga di karya baru aku ya🤭🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!