Indonesia
NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Jendral Sains Di Kultus Iblis

Reinkarnasi Jendral Sains Di Kultus Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:610
Nilai: 5
Nama Author: Ahmad Mikyail Ilham

Sinopsis:
Ethan Vance—Panglima Tertinggi Pasukan Gabungan Bumi dan jenius biomekanika—tewas mengenaskan akibat sabotase reaktor fusi. Namun, bukannya masuk neraka, jiwanya justru terlempar ke dunia Murim dan lahir kembali sebagai Cheon Ryeon, bayi dari klan paling bawah di Kultus Iblis.
​Keluarga Cheon yang dulunya berjaya kini hanya dianggap sampah dan terus ditindas oleh klan-klan utama lainnya. Tidak punya pil energi mahal atau kitab pusaka? Tidak masalah. Bagi seorang mantan jenderal, Dantian manusia tidak ada bedanya dengan reaktor mikro, dan jurus pedang tak lebih dari kalkulasi arah dan sudut jatuh!
​Bersama sahabat-sahabat senasib yang tak kalah aneh—mulai dari anak buangan ahli racun yang matre, gadis perkasa bertulang tebal, sampai pembunuh jalanan yang sinis—Ryeon mulai membangun kekuatannya dari nol.
​"Dunia ini bertarung pakai takdir dan mistis? Lucu sekali. Mari kuajarkan cara bertarung menggunakan logika dan sains!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Mikyail Ilham, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34: Bentrok Logam Kinetik

Pedang gergaji berputar milik prajurit mekanis raksasa meraung memecah kesunyian lorong logam. Percikan bunga api menyembur liar saat bilah bergigi tebal itu menyapu dinding, meninggalkan goresan dalam yang membara.

​VRRRRRRR!

​"Son-mi, Jin-Bao, kunci posisi tumpuan energinya!" perintah Ryeon tenang.

​"Siap, Bos!"

​Gong Son-mi bergerak cepat bagaikan kilat hitam. Menggunakan teknik tumpuan biomekanika, ia melompat ke depan dan menghentakkan perisai kompositnya tepat di rusuk kiri prajurit mekanis itu.

​BAM!

​Benturan keras antar-logam menggelegar! Tubuh raksasa tiga meter itu sedikit goyah, membuat ayunan pedang gergajinya meleset beberapa sentimeter dari kepala Son-mi.

​"Jin-Bao, sekarang!" seru Son-mi menahan tekanan beban.

​Tang Jin-Bao tidak membuang waktu. Dari jarak lima meter, ia melempar dua selongsong asam pelarut katup hidrolik buatan laboratorium Roda Bintang.

​PFFFT!

​Asam pekat itu meledak tepat di persendian lutut prajurit mekanis, mengikis lapisan baja pelindung dan membakar pipa-pipa tekanan uap di dalamnya. Gerakan prajurit mekanis raksasa itu mendadak kaku, tersendat akibat hilangnya cairan pelumas hidrolik!

​"Target terkunci!" panggil Baek Hyun yang bersiap di kisi-kisi atap lorong.

​Cheon Ryeon melangkah maju dengan tenang. Mata hitamnya mengamati pendar merah membara di dada prajurit mekanis itu—pusat energi fusi rakitan yang tidak stabil.

​"Sirkulasi energi fusi tanpa stabilisator kuantum," analisis Ryeon kilat. "Sangat rentan terhadap kejutan frekuensi tinggi."

​Ryeon menggetarkan bilah pedang mikro-karbonnya hingga mencapai puncak resonansi di angka 9.000 Hertz. Pendar cahaya biru keemasan membungkus mata pedangnya, memancarkan gelombang panas berpresisi tinggi.

​SWOOSH!

​Dengan satu tebasan mendatar yang sangat mulus, Ryeon melintasi sela-sela pertahanan lengan besi musuh. Ujung pedangnya menancap presisi di celah pelat baja dada, tepat di titik persambungan kristal energi!

​BZZZZZZT!

​Reaksi berantai terjadi seketika! Gelombang frekuensi tinggi milik Ryeon membalikkan sirkulasi energi merah di dalam jantung mekanis tersebut.

​"Protokol... gagal... sistem... hancur..." suara sintetis prajurit mekanis itu tersendat-sendat.

​BOOM!

​Sebuah dentuman energi tertekan meledak dari dalam dada prajurit raksasa itu. Mata merahnya padam total, dan tubuh besarnya roboh menghantam lantai logam lorong dengan suara BRUK yang berat.

​"Kerja bagus, semuanya," puji Jaegal So-yeon sambil melangkah mendekati bangkai prajurit mekanis tersebut. Ia mengetuk-ngetuk pelat dadanya dengan ujung kipas sutra peraknya. "Teknik pembuatan zirah mereka kasar sekali kalau dibandingkan dengan zirah komposit milik Roda Bintang."

​"Mereka cuma mengandalkan ketebalan logam dan kekuatan dorong mentah," sahut Ryeon datar sambil menyarungkan pedangnya. "Tanpa kalkulasi efisiensi energi, monster logam seperti ini cuma jadi sasaran empuk."

​Rombongan melanjutkan langkah menyusuri lorong bawah tanah yang makin membawah ke pusat fasilitas.

​Setelah melewati dua baris pintu kedap udara yang sudah rusak, mereka tiba di sebuah ruangan raksasa berbentuk bundar: Ruang Kontrol Reaktor Utama Sektor 04.

​Di tengah ruangan tersebut, sebuah tabung pengungkung kaca raksasa melayang di atas pilar baja. Di dalamnya, Inti Reaktor Induk CORE SOVEREIGN berputar lambat, memancarkan pendar cahaya keemasan yang sangat murni dan tenang—energi yang ukurannya tiga kali lebih besar daripada Reaktor yang diamanakan Ryeon di Luoyang.

​Namun, beberapa kabel transmisi tebal tampak terpasang secara paksa di sekeliling tabung pengungkung, menyedot pasokan energi tersebut menuju lantai atas benteng.

​"Mereka menyedot daya reaktor ini secara liar untuk memproduksi pasukan mekanis di permukaan," kata Baek Hyun sambil memeriksa panel konsol di sekitarnya.

​So-yeon melangkah mendekati konsol utama, jarinya lincah menyapu permukaan layar kristal yang masih aktif. "Ryeon, data transmisi di sini menunjukkan kalau Grand Archon Uther berada di panggung aula utama benteng bersama lima puluh prajurit mekanis generasi terbaru."

​Ryeon menatap pendar keemasan Inti Reaktor Induk di hadapannya.

​"So-yeon, putus kabel transmisi liar mereka dari konsol ini dan alihkan lima puluh persen daya reaktor ke senjata komposit kita," komando Ryeon dingin. "Jin-Bao, Son-mi, siapkan pemotong struktur baja."

​"Bos," panggil Jin-Bao sambil menyunggingkan senyum lebar. "Kalau daya reaktor ini masuk ke senjata kita, frekuensi meriam kinetik kita bakal naik berapa kali lipat?"

​Ryeon melirik Jin-Bao dengan senyum tipis yang penuh percaya diri.

​"Cukup buat meratakan seluruh menara benteng Valoria dalam satu kali tembakan."

​Di balik dinding logam bawah tanah yang dingin, aliansi sains biomekanika dan taktik Ordo Roda Bintang kini siap memanjat naik... untuk menundukkan Grand Archon Uther dan merebut kembali pilar teknologi tertinggi mereka!

1
Scorpy
mencoba baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!