Indonesia
NovelToon NovelToon
Sebenarnya Cinta

Sebenarnya Cinta

Status: tamat
Genre:Teen / Tamat
Popularitas:41.6k
Nilai: 5
Nama Author: S.Budiman

" Kayaknya nggak mungkin banget makhluk setampan dan sekaya kak Zian mau sama cewek burik kaya' aku, miskin pula".
" Ra' . . yang namanya cinta itu nggak pernah mandang apapun".
" Aku tahu, tapi aku nggak mau terlalu banyak berharap. Aku belum siap untuk terluka lagi seperti kemarin . . "


Bagaimana kelanjutan ceritanya ? yuk dibaca 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S.Budiman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 35. First Kiss

Ketiga gadis itu masih saja asik ngobrol sambil bercanda dengan Hendra hingga tak menghiraukan apapun di sekitar mereka sampai akhirnya . .

" Ikut aku !" Suara tegas Ilham mengagetkan mereka.

" Eh . . ? Tiara juga nggak kalah kagetnya saat tangannya ditarik agak kasar. Dengan terpaksa iapun ikut berdiri dan mengikuti arah langkah tangan yang menariknya.

" Ra !" teriak Hesti.

" Udah biarin aja, Tiara nggak akan kenapa-kenapa kok ". ujar Hendra menahan langkah Hesti yang berniat mengejar mereka.

Dia sudah kenal baik sifat sahabatnya itu. Dan juga tahu hubungan Tiara dengannya. Sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Tinggallah mereka bertiga melanjutkan obrolan yang tadi sempat terganggu.

Tiara sendiri bingung dengan tingkah Ilham. Tangannya terus saja dipegang sampai ke ruang OSIS yang kebetulan lagi kosong.

Ilham cepat menarik gadis itu masuk dan segera mengunci pintu dari dalam.

Tiara jadi panik melihatnya.

" Kak ! kenapa dikunci ?" tanyanya bingung.

Namun Ilham tak mempedulikan ucapannya.

Ilham segera mendekati gadis itu yang mendadak takut dan dengan pelan melangkah mundur. Namun terhenti karena terhalang dinding.

" Kak, mau ngapain ?" Tiara semakin gugup dibuatnya.

Sebenarnya Ilham tak bermaksud buruk kepadanya. Ia hanya kesal karena diabaikan oleh gadis itu.

Tiara sudah tak bisa kemana-mana lagi. Ilham semakin mendekat dan perlahan memajukan wajahnya di depan wajah Tiara yang sudah mulai berkeringat dingin.

Dengan cepat Ilham mengecup bibirnya sekilas membuat gadis itu menutup matanya.

Ditatapnya wajah Tiara yang sedang memejamkan mata.

Diam-diam ia menahan tawanya agar tak pecah saat itu.

" Aku nggak suka diabaikan. Ingat itu ". kalimat itu mendesis di telinganya Tiara. Terpaan napas beraroma mentol membuat bulu kuduk gadis itu mengambang.

Dengan perlahan Tiara membuka matanya.

Susah payah meraih kesadarannya kembali. Kemudian bergegas ke pintu dan keluar dari ruangan itu.

Kakinya agak goyah saat melangkah pergi dari situ.

What ? ini ciuman pertamaku ?

Batin Tiara sambil memegangi bibirnya. Pipinya jadi merona mengingat apa yang barusan terjadi.

Ilham hanya tersenyum memandangi kepergian gadis itu.

Bel berbunyi.

Tanda waktu istirahat telah berakhir.

Tiara langsung menuju ke kelasnya. Duduk termangu dengan rasa yang sama, tak percaya dengan apa yang baru saja terjadi. Antara kaget, malu, kesal, dan suka bercampur aduk di benaknya.

" Ra, kamu nggak apa-apa kan?" tanya Hesti yang mendadak muncul di belakangnya.

" Eh ng nggak apa-apa Hes . . " Tiara jadi gelagapan dibuatnya.

" Kenapa pipi kamu jadi merona gitu ?" tanya Hesti dengan tatapan yang penuh selidik.

" Hah ? masak sih ? ah mungkin karena lagi panas banget kali ya, makanya jadi merah begitu ".

Tiara susah payah mencari jawaban yang masuk akal agar tak ditanyai lagi oleh sahabatnya karena dia terlalu malu untuk menceritakan kejadian itu.

Dhilla juga sudah masuk ke dalam kelas.

Bergegas di dekatinya kedua sahabatnya itu.

" Ra, tadi kak Ilham marah ya ?"

" Hem . . .dia kesal banget karena tadi pagi gue cuekin, trus pas istirahat malah asik becanda dengan kak Hendra di kantin ".

" Oo gitu. Kirain ada masalah apa. Tapi kamu nggak diapa-apain kan, ng . . maksudnya nggak nyakitin kamu kan ?

" Iya nggak apa-apa kok ". jawab Tiara sambil memainkan bolpoin di tangannya sekedar mengalihkan ingatannya yang mulai mengingat kembali kejadian di ruang OSIS tadi.

" Syukurlah kalo nggak apa-apa".

Akhirnya Tiara bisa bernapas dengan lega.

\*\*\*\*\*

1
Supriatun Khoirunnisa
Luar biasa
Fariza Cantya Ramadhani
ya aku tau sih gimana perasaannya Ilham .. sulit dan pastinya sakit
Fariza Cantya Ramadhani
Ilham harusnya g egois .. ya nama cinta gimana ya .. pusing
Fariza Cantya Ramadhani
emang udah bener kalau km milih mudur Ra .. karna Ilham dah punya tunangan terlepas bagaimana pertunangan itu terjadi ..
Fariza Cantya Ramadhani
di sini emang tiaranya yg bodoh dah tau Ilham dah punya tungan .. nyakitin diri sendiri
Cc
Luar biasa
Dehan
paginya baru seneng2 dianter sampr kedepan kelas, eeeh siangnya udh sakit hati
hebat bener ya ilham
Dehan
manissssss banget babang ilham
Dehan
duh.. udh pernah ngerasain kayak ara, senyum2 sendiri karna cowok 😂😂
Cece Yanti
lanjut thor jangan nanggung
Dehan
aamiin

aku bantu doa ya 😊😊
Dehan
cieeee manis bangettt
Dehan
susah emang melawan kehendak org tua, semangat ilham
Dehan
mampir kak..

nyicil baca
Bi'i 💜: Terimakasih atas dukungannya 🙏 apa kabar?☺️
total 1 replies
delladelli
ya alloh thor kasian banget mereka pisah jebak aje lah jebak mereka ngbisin waktu bersma trus kepergok ema bapa nya dah lah nikah langsung....
Bi'i 💜: Duh, maaf Tiaranya belum mau nikah tuh 😂🙏
makasih dukungannya
total 1 replies
delladelli
nikahin aja sih apa susahnya trus bawa deh ke london seru loh...
delladelli: iya thor kasian lah kalo mereka harus LDR an mh......
total 2 replies
Dehan
semangat zian
Dehan
good job ilham👍👍
Sahutharahap
lanjut
Piesgum Glies
aku suka bgt crtanya, smngat trs ya kak!!aku mnunggu lanjutannya🙆🏻💐
Bi'i 💜: Makasih atas dukungannya 🙏😊
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!