Indonesia
NovelToon NovelToon
Adzkiya

Adzkiya

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Chicklit
Popularitas:17.8k
Nilai: 5
Nama Author: arti_pen00

Adzkiya Zanna Myesha, putri dari Rasya Bramantio dan Tazkia Shafia. Adzkiya memiliki satu orang adik perempuan Zakia Afza Almahrya, jarak umur antara adik kakak ini hanya 2 tahun.

Adzkiya tumbuh dengan kasih sayang Nenek dan kedua orang tuanya, tetapi kasih sayang orang tuanya perlahan mulai memudar sejak suatu insiden yang menimpa keluarganya. Adzkiya harus menelan pahit pahit apa yang sudah menjadi takdirnya, ia dijauhi sang Bunda tercintanya.

Tetapi inilah Adzkiya yang selalu berusaha membahagiakan Ayah dan Bundanya,mengorbankan semua waktunya dimana saat semua anak seumurannya sibuk dengan dunianya tetapi tidak dengan Adzkiya, ia menjadi remaja yang pintar, cerdas, kuat, tangguh, cantik dan penuh prestasi.

Inilah kisah Adziya dari mula semua yang ada perlahan memudar dan ia harus bangkit menjadi dirinya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon arti_pen00, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35

...****************...

Pukul 17.00 Adzkiya baru pamit dari rumah Aurel, mereka baru saja selesai mengerjakan tugas kelompok bersama Dara dan di temani Karla dan Qiara.

"Hati hati Adzkiya."

Adzkiya mengangguk ia melajukan mobilnya, dan di susul oleh Dara dan teman teman nya di belakang.

Adzkiya yang mengendarai mobil melirik ke arah ponsel nya yang bergetar. "Sepertinya ada notif." Adzkiya mengambil ponsel nya, ia melihat ada pesan dari Zakia, dan juga beberapa kali telpon tak terjawab dari Zakia.

"Ada apa Zakia,tumben." ucap Adzkiya yang terus mengendarai mobil.

Tidak lama Adzkiya berpisah arah dengan Dara, sekarang ia sendiri tidak ada teman. Adzkiya kembali melirik ponsel nya yang bergetar, di layar nampak nama Zakia, dengan cepat Adzkiya mengangkat telepon dari Zakia sembari ia mengendarai mobilnya.

"*Hallo assalamu'laikum Zakia. Ada apa?."

"Wa'alaikumussalam kak, kakak dimana?."

Adzkiya masih fokus mengendarai mobilnya "Masih di jalan, kenapa?."

"Kak, kami lagi di bandara sebentar lagi pulang."

Adzkiya kaget, dan senang karena mereka pulang akhirnya, dengan rasa semangat bercampur aduk.

"kalian pulang? kok ga kasih tau kakak sih!."

"Hehe, yaudah deh kakak hati hati ya. Assalamualaikum."

"Waalaikumussalam*." Zakia memutuskan sambungan telepon nya, Adzkiya elempar ponsel nya ke kursi sebelahnya.

Seharusnya ia senang, tetapi mengapa pikiran nya malah menjadi kacau, Adzkiya sedikit melamun saat di pertigaan seekor kucing lewat begitu saja,

Ciit...

Adzkiya mengerem mendadak berusaha menghindari kucing itu.

"Alhamdulillah, kucing! memang ya!." gerutu Adzkiya dengan nada yang melemah, ia masih syok.

"Sepertinya harus istirahat dahulu." Adzkiya menepikan mobilnya di pinggir supermarket, ia turun masuk ke dalam supermarket.

Sekitar 5 menit berlalu, Adzkiya keluar dari super market dengan kotak yougurt dan 3 batang coklat. Adzkiya duduk di kursi yang di sediakan di depan supermarket.

"Ya Allah, kenapa ini." ucap Adzkiya yang mengacak ngacak rambutnya, ia merasa tidak tenang, Adzkiya menatap dirinya yang masih menggunakan baju seragam.

"Ah sudahlah! seharusnya segera pulang." Adzkiya berjalan menuju mobilnya, namun langkah kaki nya terhenti kalau ia melihat disebrang jalan ada dua orang anak yang sedang duduk di pinggiran jalan. Jika dilihat lihat mereka seperti anak jalanan, hati Adzkiya tersentuh sungguh malang nasib kedua anak itu. Seketika Adzkiya teringat akan dirinya, ia merasa seharusnya ia banyak banyak bersyukur dengan ke adaannya.

Adzkiya berjalan ke arah penjual bakpao di samping mobilnya.

"Mang!." panggil Adzkiya di depan gerobak.

"Iya neng? mau beli bakapo nya neng?."

"Iya Pak!." ucap Adzkiya yang menyodorkan uang lima puluh ribu.

Mamang bakpao itu mengangguk ia menyiapkan pesanan Adzkiya, hanya menunggu beberapa menit pesanan Adzkiya sudah siap.

"Terimakasih mang!."ucap Adzkiya yang mengambil plastik berisikan bakpao. Adzkiya menyebrang jalan menuju kedua anak itu.

Adzkiya berdiri di depan kedua anak itu, ia berjongkok dan melambaikan tangan nya "Hallo Adek!."

Kedua anak itu mendongak dengan senyum yang mengembang di wajah kedua anak itu. "Hallo kak! ada yang bisa dibantu?." tanya kedua anak itu.

Adzkiya tersenyum dan menyodorkan plastik berisi bakpao. "Ini untuk kalian berdua, di makan ya." ucap Adzkiya yang menyodorkan plastik itu.

Dengan ragu ragu kedua anak itu menerima makanan dari Adzkiya. "Te-terimkasih kak."

"Sama sama dimakan ya, kakak mau pulang kalian yang sehat sehat ya."

"Terimakasih kak, makasih. Semoga Allah mempermudah urusan kakak, dimurahkan rezeki kakak."

"Amin." ucap Adzkiya yang mengelus kedua kepala anak itu.

Adzkiya membalikkan badannya, berjalan menyebrang jalan. Lalu lintas sangat ramai, mobil motor terus berlalu lalang. Adzkiya yang melirik ke kanan ke kiri melihat kapan ada kesempatan dirinya untuk menyebrang jalan.

Mata Adzkiya berhenti kala melihat wanita disebelahnya yang menyebrang tanpa menoleh ke arah kendaraan, terlihat mobil yang melaju kencang tanpa berlama lama Adzkiya menarik tangan perempuan itu, karena badannya yang ditarik lebih berat membuat Adzkiya sedikit terhitung kedepan dan terserempet mobil, sedangkan yang ia tolong selamat hanya saja terjatuh di trotoar.

Adzkiya yang membuka matanya, terlihat di sekelilingnya yang sudah di penuhi orang orang yang berkerumum di sekitarnya. Dengan sekuat tenaga Adzkiya membangkitkan tubuhnya agar duduk, Adzkiya menoleh kala merasa ada tangan yang membantu nya untuk duduk.

"Yesa!."

Yesa meneteskan air matanya, ia amat bersyukur karena atas bantuan Adzkiya kalau tidak begitu bisa dipastikan dirinya pasti akan tertumbur mobil.

"Adzkiya ma-makasih!." dengan cepat Yesa memeluk tubuh Adzkiya. Yesa membantu Adzkiya untuk berdiri, dan duduk duduk di kursi pinggir jalan.

"Makasih Adzkiya." Yesa terus menundukkan kepalanya, badannya bergetar dan panas dingin. Berbeda dengan Adzkiya yang terlihat santai walau tubuhnya penuh lebam dan lecet, bahkan kaki nya berdarah karena bebatuan trotoar. "Adzkiya! ayo ke rumah sakit ya!."

"Ga usah, aku mau pulang aja!." ucap Adzkiya yang berusaha untuk bangun. Yesa membantu Adzkiya untuk bangun. "Aku antar."

"Tidak perlu aku bawa mobil." ucap Adzkiya yang menunjukkan mobilnya disebrang jalan, mau tidak mau Yesa membantu Adzkiya menyebrang dan juga membantu Adzkiya masuk kedalam mobil.

Dikarenakan hanya kaki nya yang lecet, ia masih bisa bergerak Adzkiya memutuskan untuk mengendarai mobilnya sendiri, walau sudah beberapa kali di tolak oleh Yesa agar tidak menyetir mobil, tapi Akhirnya Yesa manut, tetapi ada rasa was was di hati Yesa dengan keadaan Adzkiya seperti itu akhirnya Yesa memutuskan akan mengantar Adzkiya.

"Aku kawal!." ucap Yesa yang menatap Adzkiya.

"Hah? Aku? sejak kapan lo baik!." Adzkiya masih menganggap Yesa sebagai musuh nya, walau iya telah menolong Yesa tetapi ia masih tetap marah.

"Plis deh, kamu itu udah nolongin saya Adzkiya!." Yesa menatap sinis Adzkiya.

"Terserah." Adzkiya menutup pintu mobil, dan menghidupkan mobilnya. Yesa segera berlari menuju mobilnya, ia akan mengantarkan Adzkiya sampai dirumahnya, walau hanya dengan mengawalnya.

Adzkiya sengaja melajukan mobil nya dengan kecepatan di atas rata rata, ia melirik spion mobil ternyata Yesa benar benar niat mengawalnya. "Ku kira kamu ga akan baik."

Yesa tertinggal dibelakang sedangkan Adzkiya sampai di depan pagar. Adzkiya disambut oleh pak Uzar, setelah Adzkiya melaju memasuki latar Adzkiya menoleh ke belakang terlihat Yesa yang sudah turun dari mobilnya berdiri di depan pagar rumah.

Adzkiya melempar pandangan nya ke arah depan, ia melihat sudah ada Ayah, Bunda, Zakia dan Nenek nya didepan teras, perasaan Adzkiya berubah ia menjadi cemas apalagi dengan tatapan Rasya dan Tazkia,mengingat terakhir kali ia berbicara dengan Rasya,ia malah dimarahi habis habisan.

Adzkiya turun dari mobilnya, ia melirik ke arah Yesa dan memberi kode untuk putar balik, yakni pulang. Yesa yang mengerti pun mengacingi jempolnya.

Dengan langkah yang tertatih Adzkiya berjalan menghampiri keluarganya. Semua orang disana terheran heran melihat Adzkiya berjalan seperti itu, berbeda dengan Zakia dan Nenek Fatma, dengan Cepat Zakia mendorong kursi roda Nenek fatma menuju Adzkiya.

"Kak! kenapa? apa yang terjadi?." tanya Zakia yang panik, ia menelusuri tubuh Adzkiya, terlihat baretan dan lebam.

"Kenapa ini?." Nenek Fatma terus memperhatikan Adzkiya, Adzkiya yang tidak mau semua orang menjadi khwatir, Adzkiya menyengir. "Hehe tadi jatoh."

Adzkiya melirik ke arah Rasya dan Zakia yang berlalu masuk kedalam rumah. Dengan susah payah Adzkiya menghembuskan nafasnya, melihat Ayah dan Bunda nya tidak memperdulikan dirinya membuat nafas Adzkiya terhenti seketika.

"Kak." panggil Zakia yang menepuk pundak Adzkiya.

"Hmm?."

"Ayo masuk." ajak Zakia yang menarik kursi roda Nenek Fatma, sedangkan Adzkiya berusaha agar berjalan seperti biasanya, walau ia harus menahan perih di lutut nya saat menekuk dan berjalan.

...****************...

^^^Rabu, 19 Oktober 2022^^^

^^^Gaga^^^

1
Mei
Semangat terus
Fitri Yani
ceritanya ke potong potong
Mei
Mana lanjutan?
Mei
Tetap semangat.
Mei
Bunga untukmu
Mei
Tetap semangat
Mei
Lanjut
Haetsuki
bagus ceritanya
azkhiyaa
mengsad huhuhu🤧
Haetsuki
♥️♥️
Haetsuki
aku mampir ya kak
Mei
Semangat. 💪💪💪💪💪💪
azkhiyaa
ada typo wkkwwk
Gaga: iya nih, penuh typo😅
total 1 replies
ᥫ᭡ Punꫝ፝֟m࿐
akhirnya nyampek sini... maap kak butuh waktu 3 hari untuk Sampek sini, soal nya aku juga up novel jadi susah luangin waktu buat baca yang lain😶😶
Gaga: makasih banget udah ngeluangin waktunya🕊
total 1 replies
azkhiyaa
semangat karyamu keren!! aku sukak salam saling support🥰👍
azkhiyaa
yuk bisa saling support🥰
Rossemarry
"my lovely bodyguard" mampir😘
Semangat kak🥳
jangan ke lupa mampir juga🙈
Acha Fitri
ceritamu islami banget sis. Beda denganku yang tidak ke arah itu.
Gaga: Tetap semangat, setiap orang punya kilau yang berbeda beda😊
total 2 replies
Acha Fitri
aku mampir sis. semangat berkarya yah?
Gaga: semangat... makasih
total 1 replies
Mbu_zha
mampir nih thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!