Indonesia
NovelToon NovelToon
Satu Imam Dua Makmum

Satu Imam Dua Makmum

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Mengubah Takdir
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Adiba Aza hra

Bagi Azam, satu-satunya wanita yang berhak bersandar di bahunya hanyalah Aira Humaira, istri sekaligus sahabat sejatinya.Namun, sebuah kesalahan yang tak di sengaja.kini berubah menjadi hantu yang menuntut penebusan. Safira kini hidup sebatang kara dan hidup menderita akibat kelalaian Azam. Ketika uang tak lagi mampu membasuh rasa bersalah, Aira justru menyodorkan madu pernikahan sebagai jalan keluar."Aku ikhlas, Mas..." kata-kata Aira terdengar tegas, meski hatinya sendiri hancur.Terjebak di antara tuntutan istri yang dicintainya dan penolakan hatinya untuk mendua, keputusan apa yang akan diambil Azam? Siapkah Aira menyaksikan suaminya bersanding dengan wanita lain, ketika ego dan rasa bersalah bertabrakan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adiba Aza hra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17: Tawa yang Kembali

Hari ini mereka benar-benar menyibukkan diri dengan jalan-jalan berdua. Masuk ke semua wahana yang ada di mall, jajan es krim, main mesin capit, serta menikmati jajanan-jajanan ringan sampai yang berat. Hari ini Azam berhasil membuat tawa Aira kembali. Perempuan itu terlihat begitu bahagia.

"Habis ini kita ke taman kota ya?"

"Siap, bidadariku."

Aira menyeruput jus jeruk di tangannya, sedangkan Azam fokus ke depan karena hari ini Azam sengaja membawa mobil sendiri tanpa sopir pribadinya.

"Gak yakin nih kalau gak beli novel banyak," cengir Aira.

"Gak usah khawatir, Sayang. Setanahnya saja kamu beli, aku gak keberatan," kata Azam santai.

"Yakin nih? Nanti nangis aku gak mau tanggung jawab loh," kekeh Aira.

Azam menoleh sekilas ke arah Aira.

"Buat apa banyak harta kalau gak ada kamu di sisiku? Plis ya, jangan pernah tinggalin aku," kata Azam penuh harap.

Aira terdiam, lalu mengangguk pelan.

"Ya udah, kalau gitu jangan cemberut gitu dong. Makin cinta nanti Abang sama Adek," gombal Azam kaku.

Ingin sekali Aira menjewer telinga Azam.

"Apaan sih, biarin aja week! Lagian makin bagus dong kalau kamu makin cinta sama aku, bukan yang lain," kata Aira ngedumel.

Cup!

Karena gemas, Azam langsung mencium pipi kiri Aira.

Seolah tak tahu lelah, mereka beraktivitas di mall, taman kota, dan perpustakaan yang ada di pusat kota.

"Mas, mau cilok."

"Mas, mau telur gulung."

"Mas, mau cumi bakar pedas manis."

"Mas, mau jus alpukat."

"Mas, foto yuk!"

"Mas, mau boneka ini."

Dengan senang hati, Aira berjalan membawa boneka jumbo ke parkiran mobil.

"Mas, makasih ya untuk hari ini. Aku happy banget deh!"

Azam mengusap keringatnya. Laki-laki itu juga ikut senang karena melihat kebahagiaan di wajah istrinya.

Di sisi lain, Safira sedang menyiapkan acara pernikahannya dengan Adam.

"Ingat ya, kamu jangan merasa yang paling berkuasa. Kamu hanya orang asing yang beruntung karena dipilih anak saya!" kata ibu Adam jutek.

"Iya, Bu," jawab Safira pelan.

"Dasar perempuan aneh pembawa sial," gerutu Ibu Riya, ibunya Adam.

Safira memperbanyak istigfar. Tak lama kemudian, ponselnya berdering.

"Aira?" gumam Safira, lalu bergegas mencari tempat yang sepi.

"Assalamualaikum, Aira. Ada apa, Dek?" tanya Safira lembut.

"Waalaikumsalam, Mbak. Lagi ngapain nih? Aku kangen tahu sama Mbak Safira," rengek Aira manja.

Safira tersemak (tersenyum) mendengar pengakuan perempuan cantik itu.

"Lusa aku mau menikah, Dek, tapi gak besar-besaran. Itupun acaranya di rumah orang tuanya Mas Adam," jawab Safira.

"Mbak nangis? Kenapa, Mbak?" tanya Aira saat menyadari mata indah Safira berkaca-kaca.

Safira menggeleng cepat.

"Aku gak nangis kok, Dek. Lihat deh, banyak debu di sini. Mata Mbak kemasukan debu," bohong Safira.

"Mbak, kirim alamatnya Mbak ya, biar..."

Safira bergegas mematikan sambungan teleponnya saat melihat Ibu Riya berteriak memanggil namanya.

"Dasar perempuan gak guna! Udah tahu di dapur banyak pekerjaan, eh malah enak-enak main HP di sini!"

PYAR!

Dengan tak berperasaan, Bu Riya membanting ponsel Safira hingga hancur. Safira menggenggam erat ujung gamisnya.

....

"Kenapa, Sayang?" tanya Azam saat melihat kekhawatiran di wajah cantik Aira.

"Lusa Mbak Safira menikah, tapi pas aku minta buat serlok alamat rumahnya, tiba-tiba teleponnya dimatikan," kata Aira.

Azam menggenggam erat tangan kanan Aira.

"Siapa tahu dia sibuk, kan? Bukankah dua hari lagi dia mau menikah?" kata Azam menenangkan.

Aira mengangguk, menyetujui perkataan Azam.

Di sela-sela waktu bersama Aira, Azam sempat membalas chat grup. Di dalam grup tersebut, ada Ayah Niko, Ayah Fikri, Seno, dan Ardi. Mereka semua sedang mencari keberadaan Vito tanpa sepengetahuan Aira.

1
Adiba Azahra
waaaah makasih kakak semoga makin suka nih yha sama cerita nya 🌸
Adiba Azahra
Halooo 😍
Saddam Husein
👍
Mimin Ridwan
Kaakkkkkk aku mampir lagi nih 😍👍
mey
Meoowww🐱
Adiba Azahra: 😂 😂 😂 🌸🌸🌸😁😁😁😍😍😍😊😊😊🙏🙏🙏
total 1 replies
Mimin Ridwan
Ceritanya Bagus dan penuh kejutan 😁😘🥰 terus lanjut kak 👍🌸❤️
Adiba Azahra: Siap kaka 🙏😊😍🌸👍😁 😍😍😍
total 1 replies
Mimin Ridwan
Maaf kak jadi jarang baca sampe sampe udah bab 74 aja 🙏😍👍 terus semangat kak setiap ada waktu pasti aku sempatkan buah simak bagus banget soalnya 😍👍
Adiba Azahra: Makasih banyak kaka udah suka sama cerita aku gak papa yaa kak kalau baca pas ada waktu luang aja 😊 makasih banget karena kaka suka itu aja udah bikin aku makin semangat loh 😊🙏😍🌸
total 1 replies
Nadia Hendriana
Vito kampret
Adiba Azahra: 👍😁😍🌸😊 halo kaka
total 1 replies
Nadia Hendriana
Wowwww lanjutkan thor
Nadia Hendriana
🤣🤣🤣🙏
Nadia Hendriana
Nah nah kok udah naruh bawang aja thor
Nadia Hendriana
Plis bikin romantis plus bucin tingkat akut Thor 👍😍🤭
Nadia Hendriana
Pengen dong punya suami kyk azam haha🤣🤣🤣🤣
Nadia Hendriana
Pengantin baru mah bebas 🤣
Nadia Hendriana
👍😍
Redmi
Lanjut kan boskuu👍😎
mey
kak, jangan lupa mampir ya di karya aku, si dingin jatuh cinta
Adiba Azahra: Siap kaka aku makasih ya udah mampir 🙏😍🌸
total 1 replies
mey
uwaaa😍, Azam nya ga mau bilang dia lagi cemburu kah itu? 😍🤭
Adiba Azahra: Makasih yha kaka udah mampir semoga suka sama ceritanya semangat terus juga buat kakaknya 🙏😍🌸
total 1 replies
mey
halo kak aku mampir nih😍
Adiba Azahra: Halo kaka Makasih yaaa 🙏🌸😍
total 1 replies
Redmi
Kalau sampe perempuan kyk Aira dendam berarti emng udh kelewatan jahat bener sh pdhl. dia jg perempuan 😡
Redmi: Lagi seru seru nya nih kak 👍😎 lanjut terus pokoknya kak 👍😎
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!