Indonesia
NovelToon NovelToon
Sentuhan Kaka Ipar

Sentuhan Kaka Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Fantasi / Romansa Fantasi
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Smarrr

menceritakan perjalanan hubungan rumit antara Nadin, William (kakak iparnya), dan Jason (sahabatnya di Belanda), serta pengungkapan identitas ganda Nadin yang mengejutkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Smarrr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mansion

Sesampainya di Mansion Stevanie dan William, Nadin bersama Mami mulai masuk ke dalam kamar Nadin

"Mi, Nadin boleh nanya gak?" tanya Nadin sambil menatap Sang Ibu yang sedang menonton Tv di kamar nya

"Tanya apa Din?" tanya Mami lembut

"Mi, seandainya Aku pindah lagi ke Belanda ikut Tante lagi, boleh gak? Atau kalau mau Aku akan nyewa Apartemen di sebelah Apartemen Tante?" tanya Nadin pelan

"Memang kamu gak betah tinggal di Indonesia?" tanya Mami lagi

"Gak Mi, di sini terlalu bising, Nadin suka suasana sepi dan tenang, Nadin janji akan cepat lulus Mi dan akan bekerja dan belajar di Perusahaan Tante Lisa di sana" ucap Nadin

Mami mulai menarik nafas panjang dan menghembuskan nya perlahan, kemudian menatap Nadin lagi. "Kamu gak suka tinggal di sini?”

"Gak Mi, Aku gak mau tinggal di sini, Aku ingin kembali ke Belanda, di sana Aku bisa fokus kuliah sambil belajar bekerja di Perusahaan Tante Lisa" ucap Nadin sambil masuk ke dalam pelukkan Sang Mami

"Ya udah, kalau mau mu begitu, nanti Mami akan bicara kan dengan Stevanie dulu ya, kamu selesaikan dulu urusan kuliah mu di sini" ucap Mami pelan sambil mengelus rambut Nadin yang panjang dan halus

"Iya Mi, Aku akan selesaikan urusan kuliah ku di sini, setelah itu Aku akan kembali ke Belanda ya Mi" ucap Nadin dan Mami mengangguk pelan

Pagi Hari nya

Saat ini mereka berempat sedang menikmati sarapan pagi bersama

"Mi, Aku setelah ini harus berangkat ke Perancis, di sana Aku sedang menjalin kerjasama dengan para desainer-desainer muda yang berbakat Mi" ucap Stevanie

"Jadi setelah sarapan, Kamu langsung berangkat Stev?" tanya Mami khawatir

"Iya Mi" sahut Stevanie cepat

"Ya udah kalau gitu hati-hati, nanti kalau Mami balik ke Rumah Mami, Mami akan chat kamu, Stev" ucap nya

"Ya Mi" sahut Stevanie cepat sambil

menyelesaikan sarapan nya dan langsung bergegas memeluk Mami dan Nadin bergantian

"Jagain Mami ya selama di sini Din" pesan Stevanie

"Ya Kak" sahut Nadin sambil mengangguk pelan

"Aku antar Stevanie ke Bandara dulu Mi" pamit

William

"Ya William" sahut Mami memandang kedua nya yang perlahan menghilang dari pintu ruang makan saat ini

"Mi, Nadin ke Kampus dulu ya, Nadin mau beresin urusan Kuliah Nadin dulu" pamit nya

"Ya Din, sekalian bawa supir, Mami gak mau

kamu kenapa-napa selama di jalan" khawatir Mami dan Nadin mengangguk pelan, dia tak ingin mencari masalah selama tinggal di Indonesia, dia hanya ingin menunjukkan jika selama tinggal di sini semua perkataan Sang Mami selalu di patuhin nya, dia di mata Sang Ibu serta Kakak nya adalah Anak dan Adik yang baik

Sesampainya di Kampus

Nadin langsung mencari sahabat dekat nya, Bella di Kelas mereka berdua saat ini

"Bell" sapa Nadin saat Nadin duduk di sebelah Bella saat ini

"Din, udah datang" sahut Bella tersenyum menyapa Nadin yang berada di sebelah nya

"Bell, ada yang mau Aku ceritain" sahut Nadin yang menatap Bella dengan tajam

"Ada apa Din? Kayak nya Kok penting banget, tiba-tiba datang langsung mau kasih kabar penting" sahut Bella penasaran dan mulai mematikan Hp nya saat ini

"Bell, dengerin Aku ya, jangan di putus dulu cerita ku, Aku mau pindah lagi Kuliah di Belanda, sekarang Aku mau beresin dan nyelesain semua urusan yang ada di sini, nanti kalau ada apa-apa atau ada yang kurang masalah administrasi, kamu hubungi Aku langsung ya" ucap Nadin

"Apa? Pindah lagi ke Belanda? Ada apa Din? Kenapa tiba-tiba gini?" tanya Bella heran

"Eehhmm, Aku gak nyaman tinggal di sini Bell, sebenarnya Aku sudah selingkuh dengan Kakak Ipar ku, di belakang Kakak ku sendiri, Bell terus Aku gak mau lanjutin hubungan ini, karena Aku gak mau ngerusak Pernikahan Kakak ku yang seumur jagung itu” cerita Nadin

"Astaga...Astaga Din, Kamu gila" sahut Bella sambil membekap mulut nya sendiri tak percaya dengan kenyataan yang Nadin ceritakan pada nya

"Aku ingin menyudahi semua urusan yang memusingkan ini Bell, maka nya Aku gak mau tinggal di Negara ini lagi, Aku merasa bersalah dengan Kakak ku sendiri, Bell" ucap Nadin pelan

"Ya Din, Aku paham apa yang kamu rasain sekarang, kalau gitu Aku dukung kamu untuk kembali ke Belanda, nanti kalau ada apa-apa dengan adminstrasi di sini, Aku hubungi kamu secepatnya" ucap Bella sambil memeluk Nadin dengan erat

"Makasih Bell, makasih sudah mau jadi sahabat ku selama awal masuk ke sini hingga sekarang" sahut Nadin sambil membalas pelukkan Sahabatnya tersebut

Tak lama setelah Nadin selesai urusan di Kampus nya, Nadin langsung menunggu supir yang di tugaskan menjemput nya selama kuliah

"Non, di suruh Nyonya Besar ke Kantor Tuan William, kata nya Nona di suruh Nyonya Besar mengantarkan makan siang karena Tuan gak sempat pulang ke Mansion" ucap Supir

"Oh gitu jadi Mami sendiri yang nyuruh Aku kekantor Kak Will?" tanya Nadin

"Ya Non, itu bekal nya" tunjuk Supir tersebut ke kursi bagian belakang

"Ya udah, Ayo deh" sahut Nadin yang sebenarnya tak ingin bertemu dengan William namun perintah Ibu nya adalah wajib di turutin dan Akhir nya Nadin pun patuh

William itu termasuk Pria yang gila kerja, jika tak ada yang membawakan makan siang maka dia juga akan melupakan makan nya, sehingga selama di Kantor selalu Stevanie yang mengantarkan makan siang, ntah itu dia beli di luar atau pun masak sendiri, sehingga kebiasaan itu selalu terjadi hingga sekarang

Sesampainya di Perusahaan William, Nadin langsung turun dari mobil yang mengantarnya, kemudian dia mulai menghampiri resepsionis dan menenteng bekal makan milik William

"Selamat siang Bu, Saya Nadin, Adik Pak William, ini mau ngantar pesanan makan siang milik Pak William" ucap Nadin sopan

"Oh ya, tadi Sekretaris Tuan William sudah memberi tahu, Anda silahkan langsung menuju lift di samping sini Bu" ucap Resepsionis tersebut

Lalu Nadin pun langsung masuk ke dalam lift tersebut

Sesampainya di Ruangan William, Nadin melihat meja Sekretaris William sama sekali tak ada orang di sana dan itu sedikit membuat Nadin penasaran, tapi Nadin sama sekali tak memperdulikan sama sekali, sehingga Nadin melihat pintu ruangan William yang sama sekali tak tertutup rapat

Namun saat Nadin membuka pintu tersebut, Nadin di kejutkan dengan keadaan di depan nya yang membuat nya sangat tercengang sekali saat ini

"Maaf Kak, Aku hanya di tugaskan mengantar bekal makan siang ini, silahkan di lanjutkan, permisi" ucap Nadin yang bergegas pergi saat melihat kejadian di depan nya saat ini

1
Siti mariam
Halo Semuanya♥️

pertama novel "SENTUHAN KAKA IPAR" Novel ini akan diperbarui secara berkala di aplikasi ini. Aku Post bab baru setiap malem jam 12 malem ya. Selamat datang di halaman

tolong berikan dukungan kalian dengan cara memasukkan novel ini ke dalam rak buku(library), memberikan tanda suka (like), dan membagikan komentar hangat kalian! SetSetiap komentar dan dukungan dari kalian adalah kekuatan terbesar bagi saya untuk terus melanjutkan kisah ini sampai tuntas
Siti mariam
Halo Semuanya ♥️ Selamat datang di halaman pertama novel "SENTUHAN KAKA IPAR" Novel ini akan diperbarui secara berkala di aplikasi ini. Aku Post bab baru setiap malem jam 12 malem ya .
tolong berikan dukungan kalian dengan cara memasukkan novel ini ke dalam rak buku(library), memberikan tanda suka (like), dan membagikan komentar hangat kalian! SetSetiap komentar dan dukungan dari kalian adalah kekuatan terbesar bagi saya untuk terus melanjutkan kisah ini sampai tuntas
titip kantong
/Angry/
Theo Fillya
go
Siti mariam
😍😍😍😍😍
Siti mariam: haloo
total 1 replies
Siti mariam
/Drool//Angry//Angry//Angry//Angry/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!