Banyak yang mengira bahwa Arjuna begitu bodoh, bahkan ada yang menyebutnya aneh, sehingga dia dipandang rendah oleh keluarga istrinya.
Padahal sebenarnya dia adalah seorang pangeran yang memiliki keahlian dalam dunia medis pada 1000 tahun yang lalu, yang memaksanya harus hidup di dunia modern yang terasa asing untuknya.
Dengan kemampuan medisnya yang dimiliki, dia akan membuktikan bahwa dia adalah seorang dokter genius yang hebat dan menjadi penguasa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 3
Masih flashback...
Saat itu, hati Helena benar-benar hancur. Dadanya benar-benar merasa sesak. Dia sama sekali tidak menyangka, dia telah dikhianati oleh kekasih dan kakak kandungnya sendiri.
Helena tersenyum getir. "Gak mungkin. Kalian pasti bercanda, kan? Gak mungkin Kak Nova mengandung anaknya Reno. Kenapa bisa..."
Helena tidak sanggup meneruskan perkataannya, suaranya tercekat di tenggorokan. Hatinya benar-benar sakit.
Zora menghela nafas. "Mama harap kamu paham dengan situasi ini. Anak yang dikandung Nova sangat membutuhkan seorang ayah. Karena itu, Reno harus bertanggung jawab atas perbuatannya."
Reno memegang tangan Helena. "Helena, dengarkan dulu penjelasan aku..."
Dengan penuh amarah, Helena menepis tangan Reno dengan kasar. Dia langsung menampar wajah pria itu.
Plak!
Helena bertanya sambil menangis. "Jadi, selama ini kamu diam-diam telah berselingkuh dengan Kak Nova? Kenapa harus dengan kakak aku? Kenapa kamu tega melakukannya?"
Reno hanya diam, menundukkan kepalanya.
Flashback Off...
Wajar saja jika Helena tidak ingin datang ke acara pernikahan mereka. Karena luka yang mereka torehkan begitu dalam.
Beep...
Beep...
Beep...
Ponsel Axel tiba-tiba berdering. Dia mendapatkan panggilan telepon dari seorang pengawal yang ditugaskan untuk menjaga Helena.
Axel segera mengangkatnya. Namun, betapa terkejutnya dia saat mendengar kabar dari pengawal tersebut.
"Apa?! Helena menghilang?!"
...****************...
Sudah tiga hari berlalu, tapi keberadaan Helena belum juga ditemukan. Hal tersebut membuat Axel semakin gelisah.
Dia telah mengerahkan banyak orang untuk mencari Helena melalui jalur darat dan udara dengan menggunakan helikopter, termasuk tim SAR terbaik. Namun, hutan itu terlalu lebat dan luas. Sangat sulit melacak keberadaan Helena di sana.
Bukan hanya Axel, Reno pun diam-diam telah mengerahkan banyak orang untuk mencari keberadaan Helena. Karena sebenarnya, di lubuk hatinya yang paling dalam, dia masih sangat mencintai gadis itu.
Saat ini Nova memang sedang mengandung anaknya, tapi hal itu terjadi karena sebuah kesalahan. Bukan karena mencintai Nova. Karena itu, selama tiga hari mereka menikah, Reno memilih untuk tidur di sofa.
Reno berencana setelah anak itu lahir, dia akan menceraikan Nova. Lalu kembali pada Helena. Sangat berharap gadis itu mau memaafkannya.
"Cepat kerahkan lebih banyak orang lagi. Aku gak mau tahu, pokoknya Helena harus segera ditemukan," ucap Reno dengan tegas kepada anak buahnya.
"Baik, Tuan."
...****************...
Di tengah hutan, Helena kini terlihat sangat kelelahan. Dia benar-benar merasa frustasi karena belum juga bisa menemukan jalan keluar dari hutan belantara ini.
Saking putus asanya, dia melontarkan perkataan dengan asal-asalan. "Siapapun orang yang bisa menyelamatkan aku. Jika dia pria, aku akan jadikan dia suamiku. Jika dia wanita, aku akan menjadikan dia saudaraku."
Tiba-tiba, kakinya menginjak sebuah benda aneh yang tertimbun daun kering dan tanah lembap. Dia segera membungkukan badannya untuk memeriksa.
Dia mengerutkan keningnya saat melihat sebuah kalung tua, dengan liontin batu giok berwarna putih.
"Apa ini?" gumamnya dengan nada penasaran.
Dia segera mengusap-ngusap permukaan batu giok yang kotor itu dengan telapak tangannya, untuk melihat bentuk aslinya.
WUSH!
Seketika itu juga, tiba-tiba cahaya putih yang sangat terang menyembur keluar dari dalam giok itu, menyilaukan matanya.
Karna sangat kelelahan, Helena merasakan kepalanya pusing. Dia telah kehilangan kesadarannya.
Namun, tiba-tiba ada seorang pria yang dengan sigap menahan tubuhnya.
Ternyata, pria itu adalah Arjuna.
sok jadi pahlawan...
hutang nyawa lo bilang?..
mati saja kau reno😡
juna waktu kamu hanya tinggal sejam lagi, kompetisi babak kedua akan segera dimulai. jangan sampai terlambat datang helen sangat khawatir kamu semalam tidak pulang...
apalagi helen tahu kamu selamatin bukan reno merasa lega, reno hanya ngaku yg selamatin helen...
helen dari semalam khawatir sama juna tidak pulang-pulang, helen sijuna lagi dirawat terluka parah sampai babak belur...
direno menggungkit-ungkit telah selamatkam helen, padahal yg selamatkan helen adalah juna. jangan mau helen makan malam sama reno yg ada dilampir nova ngamuk nanti klo tahu🤭