Indonesia
NovelToon NovelToon
Contract Marriage

Contract Marriage

Status: tamat
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Pernikahan Kilat / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:16.4k
Nilai: 5
Nama Author: Maulida Hariani

Persahabatan antara Rara Putri Angelin (23 tahun) dan Anzel Richard Noval (24 tahun) terjalin saat mereka duduk di bangku kuliah yang sama. Seringnya waktu bertemu membuat benih-benih cinta muncul diantara keduanya.

Anzel Richard Noval yang diam-diam telah memendam rasa cinta kepada Rara Putri Angelin itu pun akhirnya memberanikan diri menyatakan perasaanya.

Namun disisi lain ada Arka Wicaksono laki-laki CEO (29 tahun) yang merupakan teman dari sang Mama bernama Sarasti meminta untuk dicarikan istri muda agar Arka bisa mendapatkan keturunan dan menjadi pewaris perusahaan Jcorb Company. Karena istrinya Sania Veronica tidak bisa memberinya anak.

Disaat Rara ingin membuka hati kepada Anzel disisi lain dia dipaksa untuk menikahi CEO yang sama sekali tidak ia kenal. Apakah Rara akan mengikuti perjodohan ini? Bagaimana serunya kisah mereka?
Yuk simak kisah selengkapnya di "Contract Marriage".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maulida Hariani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 - Bulan madu

"Ayo kita minum!" Juan pun menggandeng tangan Sania dan mengajaknya untuk minum di bar langganan mereka.

"Sudah aku tidak mau membuka masa lalu itu lagi, biarlah masa lalu itu pergi jauh tanpa harus diungkit lagi, hidupku sudah lebih dari cukup seperti ini! Ayo kita minum!" Ajak Joan tidak mau melihat Sania bersedih lagi.

Sania pun mengangguk dan mereka berdua pun masuk kedalam mobil yang melaju memecah keheningan malam itu. 

"Lalu apa yang akan kamu lakukan setelah ini?" Tanya Joan penasaran.

"Entahlah aku tidak tau, ya mungkin aku akan tetap membohongi perasaanku, aku akan diam mungkin, aku tidak boleh memperlihatkan rasa sakit hatiku." Jawab Sania sambil tersenyum.

"Karena menjadi seorang Sania harus terlihat kuat!" Sambungnya dengan gelak tawa.

"Terkadang hidup ini terlalu konyol Juan, orang begitu mudah menyakiti perasaan orang lain, tanpa mereka sadari mereka sudah melukai perasaan orang itu." 

"Tapi aku percaya aku hanya perlu diam, tanpa banyak bicara, biarlah Arka menyadari kalau aku bukanlah Sania yang dulu." Ucap Sania sambil melihat sekeliling pemandangan di sampingnya. 

Pemandangan malam di sekeliling dermaga itu begitu cantik terkena sorot lampu dari pinggiran dermaga tersebut, begitu indah suasanya jika malam hari. Setelah mengemudi cukup lama Sania dan Joan pun sampailah di bar langganan mereka saat mereka masih pacaran dulu, bar itu menyisakan banyak kenangan di hati mereka.

"Ternyata tetap tidak ada yang berubah ya!"  Ucap Sania kepada Joan dengan bahagianya. Sania berdiri di depan bar itu dengan kagetnya, melihat suasana bar itu tidak berubah sama sekali selama 9 tahun.

"Tidak ada yang banyak berubah disini, hanya sedikit renovasi, malah semakin membuat eksotis tempat ini!" Jawab Joan sambil tersenyum manis.

"Ayo kita masuk Sania." Ajak Joan memasuki bar itu.

Mereka pun duduk dan memesan beberapa minuman kesukaan mereka, hingga tanpa sadar Sania telah minum satu botol dan dia pun ketiduran di tempat itu. Melihat Sania yang benar-benar teler Joan pun mengantar Sania pulang ke rumahnya.

Tepat jam 3 pagi mereka pun tiba dirumah Sania, melihat ada yang datang bi Inah pun bergegas membuka pintu untuk nyonya nya tersebut. Tanpa banyak bicara Joan yang menggendong Sania pun bergegas membawanya ke lantai 2 kamar Sania. 

Sania pun tertidur pulas tanpa bisa membuka mata, rupanya dia mabuk berat sampai ketiduran dan tidak ingat apapun.

"Ya alloh nyonya Sania kenapa ya mas? Kok bisa pingsan?" Tanya bi Inah dengan penasaranya.

"Dia kebanyakan minum bi, saya temanya." Ucap Joan kemudian.

"Masyaallah kasian sekali nyonya Sania, kenapa bisa seperti ini sih nyonya, padahal nyonya tidak pernah begini sebelumnya!" Ucap bi Inah dengan khawatirnya.

"Dia minum terlalu banyak bi, saya melihat dia sudah seperti ini jadi langsung saya bawa pulang ke rumah!" Ucap Joan menjelaskan kronologi pingsanya Sania.

"Besok pagi dia akan bangun, jadi bibi nggak usah khawatir." Sambung Joan kemudian.

"Yasudah kalau gitu saya pamit, dia hanya butuh istirahat." Jelas Joan memberi tahu bi Inah.

"Baiklah terima kasih banyak tuan, sudah mengantarkan nyonya pulang." Ucap bi Inah berterima kasih kepada Joan.

 

"Bagaimana kalau tuan Arka tau nyonya seperti ini, bisa marah besar tuan Arka ini besok." Ucap bi Inah khawatir tentang nasib majikanya tersebut.

Keesokan paginya Arka bangun jam 6 pagi, Alarm nya berbunyi dengan kencangnya, membangunkan tidurnya yang sangat nyenyak itu, tanpa menghiraukan suara alarm nya yang berbunyi Arka lalu memeluk Rara dari belakang, sontak Rara yang masih tidur pun merasa tubuhnya ada yang meraba.

Jantung Rara berdebar tak karuan lagi, hatinya masih tidak percaya kalau tuan Arka bisa dengan cepat nyaman padanya.

"Apa semua laki-laki itu seperti ini, apa memang mereka mudah sekali jatuh cinta?" Batin Rara dalam hatinya. Rara yang berniat untuk bangun pun jadi tidak bisa berdiri karena pelukan erat yang diberikan Arka kepadanya.

"Aduh bagaimana ini! Aku mau bangun, atau aku bangunin saja dia?" Batin Rara dalam hati.

"Baiklah aku harus membangunkanya, dia pun juga harus kerja kan!, lagian aku pun tidak biasa untuk bangun siang." Sambung Rara dalam hati.

Rara pun akhirnya memberanikan diri untuk membalikkan badan ke arah Arka yang masih memeluknya dengan manja. 

"Ah, berat sekali tangannya, sampai-sampai aku tidak bisa melepaskan pelukanya."

Rupanya Arka benar-benar tertidur dengan pulas, wajahnya seperti sangat kelelahan.

Rara pun memandang wajah Arka dengan seksama, matanya menatap wajah Arka yang tertidur pulas, dalam hatinya dia berkata "Pak Arka tampan sekali, apa seorang CEO itu selalu ganteng ya? Aku nggak nyangka bisa memiliki suami kontrak yang ganteng seperti pak Arka."

Rara benar-benar mengagumi visual Arka yang hampir dibilang sempurna sebagai seorang laki-laki, dia pun memandang wajah Arka sambil tersenyum. Tanpa disangka-sangka ternyata Arka pun membuka matanya, dia terbangun dan melihat didepan matanya ada istri barunya yang menatapnya sambil tersenyum. 

Arka pun menatap Rara dengan tatapan tajam penuh gairah, melihat Rara menatapnya tangan Arka pun memegang dagu Rara dan mendekatkanya ke depan bibir Arka, kecupan manis di pagi hari itupun sukses mendarat di bibir Rara dengan hotnya. Rara pun sangat menikmati ciuman itu hingga terbuai dalam suasana panas.

"Ternyata keahlianmu bisa di acungi jempol istriku." Bisik Arka di kuping Rara.

"Kamu bisa imbangi permainanku tadi malam, aku benar-benar puas sekali bermain denganmu." Ucap Arka sambil mengecup leher Rara.

"Apa aku boleh tidak kekantor hari ini? Rasanya aku hanya ingin menghabiskan waktuku dengamu di sini!" Sambung Arka kemudian.

Rara pun hanya mengeluarkan ******* yang tidak bisa dia tahan dan menikmati setiap sentuhan yang Arka berikan.

"Mendengar Rara mendesah Arka pun tidak bisa menahanya. Dia pun mengajak Rara untuk melakukanya lagi.

"Ayo sekali lagi." Ajak Arka memulai sesi bercinta lagi.

Seperti sudah tidak perduli dengan istri pertamanya Arka pun sangat menikmati waktunya bersama Rara. Dia seperti mainan baru bagi Arka, seperti berlian yang sangat berkilauan, membuat Arka semakin candu denganya.

Rara pun demikian, dia sangat menikmati setiap momen bersama Arka, gadis itu memberikan semuanya hingga apapun gaya yang dilakukan Arka, Rara bisa mengimbanginya dengan luar biasa, kehebatan Rara di atas ranjang benar-benar tidak bisa diragukan lagi.

"Apa kamu siap hamil anak ku?" Tanya Arka dengan tatapan candu.

"Kalau kamu siap aku akan membawamu liburan ke manapun kamu mau, ayo kita Honeymoon!" Ajak Arka kepada Rara.

"Aku pun butuh rehat dari semua kerjaanku!" 

Rupanya Arka benar-benar dimabuk kepayang dengan Rara, hingga dia lupa akan nasib Sania di rumah.

"Kalau kamu mau ayo kita pergi bulan madu sekarang!" 

--------  

Bersambung

1
santi.santi
semangat berkarya👍
santi.santi: oke, sudah
total 4 replies
Othor Manja
Anzel keren, aku padamu 🙏
Maulida: terimakasih ya kak🤗 baca terus ya kak
total 1 replies
Airhujan
Nanti aku baca lagi. Jangan lupa mampir iya😊
Maulida: terimakasih kak, baca terus ya🥰
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!