Indonesia
NovelToon NovelToon
Mendadak Jadi Istri Presdir

Mendadak Jadi Istri Presdir

Status: tamat
Genre:CEO / Percintaan Konglomerat / Wanita Karir / Teen Angst / Tamat
Popularitas:89.9k
Nilai: 4.4
Nama Author: Kaka Shan

Arunika Yunika (26) berprofesi sebagai DJ club night di malam hari, sedangkan dari pagi hingga sore hari ia menjelma jadi sekretaris manager Divisi micro finance. Pertemuannya dengan seorang laki-laki asing berujung pada kejadian kurang menyenangkan di club night, mengantarkan Arunika pada posisi CEO Presdir di perusahaan tempatnya bekerja.

Siapa sangka, laki-laki yang ia jumpai malam itu adalah Altar Jhonyan Dee Diantoro, orang nomer satu di bagian Finance.

Hari-hari yang Arunika lewati sebagai sekretaris Altar tidak lah mudah. Sampai sebuah fakta yang tidak seharusnya Arunika ketahui, terbongkar. Membuat Arunika terjerat pernikahan dadakan dengan sang Presdir.

DON'T COPY MY STORY!
DON'T FORGET TO FOLLOW AUTHOR 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaka Shan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35. As If It's Your Last

Sepasang kelompok mata terbuka, mengerjap beberapa kali guna menyesuaikan cahaya yang masuk ke retina mata. Saat sudah berhasil menyesuaikan penglihatan, hal pertama yang tampak di pelupuk mata adalah ruangan yang didominasi oleh warna putih dan gray familiar yang tampak dibanjiri sinar matahari. Ia tentu terlonjak kaget. Dengan gerakan spontan bangun dari tempat tidur, sampai-sampai membuat selimut yang menutupi tubuhnya melorot. Menyadarkan ia akan kondisi tubuhnya yang tidak tertutup apapun, kecuali selembar selimut.

"Astagfirullah!"

Istighfar kecil menjadi kalimat pertama saat ingatan-ingatan soal alasan kenapa ia terbangun dengan keadaan tersebut mendera kepala. Ia menoleh ke samping, mencari keberadaan si pelaku utama. Namun, nihil. Hanya ruang kosong nan dingin yang ia dapatkan. Menandakan jika pria itu sudah pergi sejak lama. Dilihat dari posisi matahari di luar sana, ia yakin jika sekarang sudah beranjak siang.

Sungguh, memalukan rasanya karena bangun kesiangan di hari kedua tinggal di rumah mertua. Si*lnya lagi ia tidak bisa beranjak kemanapun karena rasa nyeri juga tak nyaman yang tertinggal di bagian inti tubuhnya. Ringisan kecil terdengar saat ia bergerak sedikit saja. Raut wajahnya langsung berubah merah, semerah kepiting rebus saat mengingat momen yang begitu menggairahkan kemarin malam.

Awalnya penyatuan itu hanya berlangsung hingga dini hari. Ia juga sudah mandi besar dan keramas di pagi hari, kemudian salat Subuh seperti biasa. Walaupun dengan keadaan kurang nyaman di bagian inti. Namun, godaan malaikat tampan berwujud manusia yang menjelma menjadi suaminya, kegiatan itu terulang kembali di pagi hari. Katanya berhubungan badan di pagi hari sangat dianjurkan untuk mempercepat kehamilan. Seperti kerbau dicucuk hidungnya, ia mau-mau saja diajak olahraga pagi tanpa penolakan. Jadilah kegiatan bermandikan peluh itu terulang kembali.

Semalam dan subuh tadi ia benar-benar membuktikan performa pria yang dulu sempat dijuluki bujangan terpanas se-jabodetabek.

Alhasil sekarang ia benar-benar tewas di atas tempat tidur. Bergerak saja butuh tenaga ekstra. Apalagi jika harus mencapai kamar mandi, berapa banyak tenaga yang harus ia kumpulkan? ia tak sanggup.

"Kamu sudah bangun?"

Pemilik suara deep bass yang ia cari keberadaanya sejak tadi akhirnya muncul juga.

Arunika yang berada di atas tempat tidur kontan diam membisu. Netra hazelnut miliknya menatap sang suami lekat-lekat. Sedangkan yang ditatap malah menerbitkan senyum tipis sehangat mentari pagi setelah berhasil melewati pintu.

"Kamu pasti lapar. Aku bawakan makanan juga salep untuk kamu."

Dengan telaten, pria rupawan yang mengenakan kaos polos berwarna putih itu menyimpan bawaannya di atas nakas. Raut wajahnya terlihat lebih ringan, tidak kali seperti biasa. Apa mungkin efek servis malam pertama?

"Mas nggak mau minta maaf gitu?" sindiran Arunika lontarkan pada suaminya.

"Maaf untuk apa?"

Arunika mencebikkan bibir mendengar jawaban sang suami. "Membuatku seperti ini."

Alih-alih menjawab, pria rupawan itu menatap sang istri dengan senyum tipis yang masih terpatri. Tergambar jelas raut lelah serta kurang tidur di wajah ayu sang istri. Surai kecoklatan nya juga acak-acakan dengan keadaan tubuh hanya terlilit selimut tebal yang tengah ia pegang erat-erat. Kendati demikian, di mata Altar penampilan sang istri pagi ini sangat cantik dan begitu menarik. Ia bahkan rela jika harus mengulang olahraga bermandikan peluh yang pagi tadi mereka lakukan.

"Gak usah mikir yang aneh-aneh!"

Altar tersenyum kecil mendapati keahlian analisa sang istri yang meningkat pesat. "Mandi dulu, setelah itu makan. Kamu sudah melewatkan sarapan, sebentar lagi jam makan siang." Ia berjalan mendekat setelahnya.

"A-pa?!" kaget Arunika. "Ini udah mau jam makan siang?"

"Hm. Selama itu kamu tidur." Altar berujar seraya tersenyum tipis. Ia terhibur melihat ekspresi sang istri.

"Ini juga gara-gara kamu, Mas." Ketus sang istri. "Coba aja pagi tadi gak usah main lagi, nggak akan gini jadinya."

Altar melipat tangan di depan dada mendengar celotehan sang istri. "Dokter Ridwan merekomendasikan kita untuk meningkatkan frekuensi hubungan seksual-"

"Stop it!" jerit Arunika jengkel. Jeritan itu malah ditanggapi kekehan kecil oleh sang suami. Bisa-bisanya pria itu bicara begitu frontal.

"Maaf. Kamu pasti merasa kurang nyaman," ujar Altar menambahkan. Pria itu kini duduk di samping sang istri. Meraih satu punggung tangan Arunika untuk digenggam.

"Sakit Mas, bukan nggak nyaman lagi. Coba deh kamu jadi aku," keluh sang istri.

"Jika bisa aku akan mengambil rasa sakit itu, Aru."

Arunika speechless mendengarnya. Mau marah sejadi-jadinya, gatot alias gagal total jika begini.

"Sekarang kamu mandi dulu. Sudah aku siapkan air hangat. Ayo aku bantu."

"Gak usah!" tolak Arunika mentah-mentah. Ia malu. Padahal semalam mereka sudah melihat masing-masing tanpa busana. "Aku bisa sendiri." detik kemudian, Arunika mengaduh kesakitan saat baru saja bergerak sedikit.

"Sure?"

Arunika mengerucutkan bibir sebal. Menampilkan wajah galak juga tak bersahabat pada Altar. Altar yang menyadari itu hanya tersenyum maklum. Mungkin semalam ia beruntung bisa mendapati sisi sang istri yang suka malu-malu kucing. Sekarang, Arunika kembali pada tabiatnya yang asli. Galak seperti kucing liar yang sukar dijinakkan.

"Gendong, buruan!" seru istri cantiknya.

Altar tertawa kecil. Semakin terhibur. Menikahi Arunika benar-benar membuatnya bahagia. Setiap harinya pasti akan berwarna.

"Buruan ih, malah ketawa. Marah lagi nih!" ancam sang istri. Ketus.

"Hm."

Dengan segera pria rupawan itu meraih tubuh sang istri yang terbalut selimut tebal. Membawanya ala bridal style menuju kamar mandi. Kemudian ia menurunkan sang istri di pinggiran bathtub sang sudah terisi air hangat.

"Perlu bantuan lagi?"

"Gak usah, aku bisa sendiri," jawab sang istri cepat.

Altar mengangguk kemudian merunduk, mensejajarkan wajahnya dengan wajah sang istri.

"K-amu mau apa, Mas? Jangan aneh-aneh, ya. Masa semalem sama pagi tadi nggak cukup!" jerit Arunika histeris.

Altar lagi-lagi dibuat tersenyum dengan tingkah laku sang istri. "Sepertinya aku jadi menjadi murah senyum karena kamu, Aru."

"Hah?" bingung si empunya nama.

"Take your time, wife. Aku tunggu di luar. Kalau sudah mandinya panggil aku lagi."

Altar mengakhiri kalimatnya dengan kecupan singkat di pucuk kepala sang istri. Kemudian berlalu begitu saja, meninggalkan Arunika yang masih terpaku.

"Jantung, oh jantung. Yang kuat ya, lo di dalem sana. Punya suami modelan Altar memang nggak baik buat kesehatan lo. Pesonanya itu loh, deep-nya sampe ke ulu hati." Arunika bergumam kecil seraya menatap pintu kamar mandi yang telah ditutup dari luar. Gara-gara suaminya, sekarang jantungnya jadi jumpalitan ria.

...🍄🍄...

...TBC...

...Semoga suka 🖤...

...Jangan lupa rate bintang 5 🌟 like, vote, komentar, follow Author, share, tabur bunga sekebon dan tonton iklan sampai selesai 😘...

...Tanggerang 21-12-22...

1
destiana
suka banget ama ceritanya😘
Almun
akhir akhirannya semua "i"😭
Taty Hartaty
mendongak maksudnya Thor
Vina Fy
sumpel?? /Grin/
Vina Fy
cerita sebagus ini kok bisa dikit yang baca ya,sayang banget.
ms. S
sayang bgt klo yg baca sedikit, cerita menarik dgn tata bahasa yg bagus walau sedikit typo overall ga Msalah Krn TDK berubah jalan cerita. good job
Shan Ge 🔱: Terima kasih sudah baca MJIP😘💕
total 1 replies
Ibelmizzel
selamat ya utk Al dan aru.
Ibelmizzel
qu mampir Thor.
Shan Ge 🔱: Terima kasih ❤️
total 1 replies
Hartatik
Luar biasa
Shan Ge 🔱: Terima kasih😘💕
total 1 replies
anisa f
yg penting g deket ama nicholas saputra 😂
dia itu milik perempuan se indonesia raya 😂😂
Shan Ge 🔱: Hahaha 😆 benerr 👍
total 1 replies
anisa f
suka banget ama ceritanya
sebenarnya nunggu di cor semen dipecat, tp berhubung mereka b2 org baik, ya sudahlah
Shan Ge 🔱: Terima kasih ❤️
total 1 replies
anisa f
😅😅😅
anisa f
patwapatwapat apaan
anisa f: oalah 😂
total 2 replies
anisa f
masaknya brpa jam itu, tau2 balik kantor dah jam 4 😂
anisa f
😄😅😅
Saras Aussie
Luar biasa
Shan Ge 🔱: Terima kasih ❤️
total 1 replies
Saras Aussie
Lumayan
Bzaa
awal yg menarik 🫰
Luzi
terima kasih Thor utk ceritanya... tdk bertele tele dan tentunya sangat baguuuuussssss... btw cerita Tuan Vampir kapan di up lagi??? di tunggu ya. thorrr...
Shan Ge 🔱: Terima kasih sudah mampir ❤️

Luccane & Luccane insyaallah diusahakan update secepatnya 🙏🏻
total 1 replies
Luzi
sekalian di pecat aja tu ulat bulu roti croissant
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!