Indonesia
NovelToon NovelToon
Sistem Kekayaan Pria Soleh

Sistem Kekayaan Pria Soleh

Status: tamat
Genre:Sistem / Anak Yatim Piatu / Teen School/College / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:157.6k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Arsen, seorang mafia berdarah dingin, tewas dengan tragis dan bersiap menghadapi hukuman neraka. Namun sebelum ajal menjemput, ia memohon satu kesempatan terakhir—untuk menemukan putra semata wayangnya yang telah hilang sebelas tahun silam.

Doanya terkabul, tapi dengan syarat: Arsen harus hidup kembali… dalam tubuh orang lain.

Ia terbangun sebagai Aziel—seorang remaja miskin, pencuri kecil yang kerap dirundung di sekolah. Takdir mempermainkan Arsen: tubuh barunya adalah anak kandung yang selama ini ia cari.

Dibekali sebuah Sistem, Arsen harus menjalani misi: menjadikan Aziel sebagai pria soleh dan kaya raya, agar dirinya terhindar dari neraka.

Namun menjadi anak sendiri tak semudah yang ia bayangkan. Masa lalu kelam Aziel, trauma, dan lingkungan yang keras menjadi ujian. Apalagi, jiwa mafia dalam diri Arsen terus memberontak setiap kali ia harus berlaku sabar, jujur, dan... bersujud.

Mampukah Arsen mengubah takdir anaknya—atau justru takdir itu akan menelan mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35. Sultan Dadakan

Teriakan itu terdengar sampai keluar oleh seorang siswa yang menggunakan gips pada tangannya hingga membuat dia tertarik untuk mengintip orang yang dimaksud. Dan benar, ternyata dia adalah anak yang selalu membuatnya merasa risih dan jijik.

"Namun, kenapa kali ini penampilannya berbeda?" gumamnya didengar oleh kawan-kawan yang mengelilinginya.

Tiba-tiba, Aziel keluar dari perpustakaan. Dandy menanggapi dengan wajah heran melongo tapi tak tau harus seperti apa. Sementara itu, kawan-kawannya yang lain seakan bersembunyi di balik Dandy.

"Hajar, Bro! Masa lu kagak inget kalau dia yang bikin tangan lu patah? Kalau gue jadi elu, udah gue panggil tukang pukul buat dia menyesal."

Aziel menatap orang-orang di sekitar Dandy satu per satu. Ia paham, alasan wajah bingung yang dipasang oleh Dandy. Apalagi kalau bukan hipno yang baru dilakukannya kemarin. Tanpa ada niat untuk menakut-nakuti Dandy dan kawan-kawannya, kebetulan sekali di tangannya masih menggenggam uang, Aziel membagi-bagikan uang tersebut kepada anak-anak ini.

Meski pun uang itu mereka terima, kawanan Dandy terlihat saling sikut dan menggerakan alis naik turun. Setelah semua dibagi, Aziel berjalan menjauh dan membagikan uang yang ia miliki terhadap siapa pun yang lewat.

"Kenapa tu anak tiba-tiba jadi Sultan dadakan?" salah satunya mulai menghitung lembaran uang merah yang didapatkan. "Eiiyy, gue dapat lim lembar."

"Lah? Kok bisa? Gue cuma dua lembar?"

"Gue dong, sepuluh lembar," sorak yang lain.

Sementara itu, Dandy masih mematung memegang selembar uang yang diberi Aziel. Uang itu diremuk dalam genggaman dan Dandy melemparnya ke lantai dengan kasar.

"Loh? Kok dibuang?" Lalu, kawannya yang mendapat dua lembar tadi memungutnya dan merapikan uang itu kembali. "Buat gue aja kalau gitu, mayaan jadi tiga kembar."

Dandy menatap tajam pada semua anggotanya yang terlihat sumringah berkipaskan uang pemberian Aziel. "Lu pada ya? Bener-bener gak tau diri! Baru duit segitu aja udah lupa pada misi kita untuk hancurin tu anak."

Para anak buah melirik Dandy dengan wajah remeh. "Eh ya, soalnya lu kagak pernah kasih kamu duit tunai kayak gini. Beraninya pamerin rubicoon doang. Apaan tu, gak bisa kami jilat."

Semua anggotanya menganggukan kepala setuju. Lalu saling kode dan menganggukan kepala.

"Yuk aah, nanti bisa buat pasang knalpot racing buat motor gue," celetuk kawannya balik kanan.

"Gue mau pasang chip menang game online."

"Gue buat makan-makan sampai puas."

Para kawanan tadi mulai bubar meninggalkan Dandy. Raut wajah Dandy mengerut, rahangnya pun mengeras, dan napasnya memburu. "Awas kau sultan dadakan! Kita lihat, duit siapa lagi yang kali ini lu curi?"

Tiba-tiba, sekolah heboh mendapat pembagian uang oleh Aziel. Meskipun jumlah yang mereka dapat tidak sama, ini sungguh menjadi fenomena aneh bagi mereka. Namun, mereka memilih tidak ambil pusing dan mengelukan Aziel yang kini dianggap begitu menawan dan kaya layaknya sultan

"Azieel, boleh minta nomor hapenya?"

"Azieeell, gue mau jadi temen deket lu!"

"Zieel, sumpah gue suka sama luuu!"

Aziel berjalan di antara sorakan dan wajah kagum. Tak sedikit yang memgikutinya di belakang tanpa ia sadari. Namun, ia memilih masuk ke dalam kelas.

Ketika pulang sekolah, Dandy berjalan beriringan dengan kekasihnya Gisel. Namun, tatapan Gisel tak lagi untuknya. Gisel melirik seorang siswa yang berjalan berdua dengan temannya, tetapi di belakang mereka begitu ramai diikuti oleh siswa lain.

"Walaupun dia maling duit aku beberapa hari lalu, tetapi kai ini pesona Aziel begitu berbeda."

Dandy tersentak mendengar pernyataan Gisel yang terus menatap Aziel dengan rasa kagum. "Bisa nggak fokus sama aku aja? Dia habis maling duitmu? Kapan?"

Gisel memutar wajahnya kembali. "Lah? Kok kamu lupa? Bukannya beberapa hari lalu kamu dan kawan-kawanmu baru saja menghajarnya?"

Wajah Dandy semakin gusar dan terlihat penuh amarah. "Atau jangan-jangan, dia lah yang menyebabkan tanganku ini patah seperti kata anak-anak penhil1anat itu?"

Gisel melirik Dandy dengan wajah herannya. "Masa kamu lupa? Waktu itu kamu nangis-nangis cerita tanganmu patah dan harus digips gara-gara si maling Aziel."

Tangan Dandy yang sehat mengepal dan bergetar. "Awas kau anak anjeeng! Gw akan membalas dengan cara yang lebih k3ji!"

Di luar sekolah Aziel melirik satu pria yang terus memanjangkan leher seakan mencari-cari dirinya. Aziel sangat mengenal wajah itu. "Kano?"

"Bro, ayo kita pulang!" Joki memberi kode agar mengambil motornya.

"Kau pulang duluan saja! Saya ada urusan!"

"Dih? Lagak?" sindir Joki menuju motornya.

Sementara Aziel berjalan mendekati Kano. "Ada apa?" tanyanya.

"Tuan Muda, kami kebingungan tidak memiliki sesuatu yang bisa dikerjakan. Biasanya, tiap hari saat bersama papamu, kami selalu bekerja. Tiba-tiba, setelah papamu meninggal, kami benar-benar merasakan banyak kehilangan."

Aziel menatap Kano dengan tenang. "Baik lah, kau akan saya beri tugas untuk menjadi Om, saya. Ayo kita mulai bisnis!"

Kano ternganga mendengar ucapan Aziel barusan. Aura seorang Arsen begitu kental dirasakannya. "Bisnis? Jangan bilang kamu tahu apa bisnis papamu dulu."

"Ekhemmm, bukan itu! Ayo mari menuju jalan hidup yang lebih baik. Kalian semua harus bertaubat! Kemarin kita semua bisnis organ manusia, kali ini ayo kita bisnis ayam goreng!"

Kano kembali tersentak. Ia tak menyangka bocah yang menghilang belasan tahun di saat masih kecil mengetahui pekerjaan sang ayah di masa dahulu. "Ayam goreng?"

Aziel mengangguk mantap. "Ayo kita bisnis halalan toyiban. Kita bisnis ayam goreng gratisan buat semua orang!"

1
Muhammad Rahman
dandy teriak dg sombong karena terkenal dg kebangaan kekayaan orangtuanya
Safira Aurora
lnjut
IKKY RAHMADANI
kak ini novel kapan end nya
SoVay: iya, tnggu ya, soalnya lagi hilang ide. mungkin bisa bagi ide? hehehe 🙈
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
aku gak suka sama dandy karna rese k banget
Aku Rajin Membaca
othornya lupa nih bikin bln ramadhan 🤣
SoVay
authornya lupa sedang bulan ramadhan. mau edit, tp lg susah signal 🤣🤣 nanti malam atau esok aja edit inj
IKKY RAHMADANI
sepertinya aziel punya calon istri nih😏
SoVay: tadi baru inget, suasananya dibikin bukan ramadhan 🤣 udah aku edit lg
total 2 replies
IKKY RAHMADANI
kecewa 1 bab
SoVay: sabar ya kak, ini baru update. moga bisa lebih dari 1 bab hari ini 😇
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
kasihan juga ya anak sekecil itu di suruh mencuri
IKKY RAHMADANI
yahh sedikit banget update nya😔
SoVay: soalnya kalau udah hari kerja ini agak susah up bnyak2 kak, tnggu lbur lagi ya 🤣
total 1 replies
goresan curahan keluh kesah
lanjut ga ini novel👉👈😅
SoVay: mau segera ditamatkan. setelah 100 hari arsen jd soleh 😇
total 3 replies
IKKY RAHMADANI
kok bisa ya kak punya ide untuk buat novel gini🤔
SoVay: dulu sempat kehilangan ide gara2 level anjlok dr 7 ke 3. makanya ga lanjut. tp kayak ada hutang, makanya selagi ada waktu luang dilanjut
total 3 replies
goresan curahan keluh kesah
udah baca sampai tamat bacot sistem
SoVay: lanjutin baca ini ya kak
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
sedih banget ceritanya sampai nangis aku
SoVay: brati apa yang aku harapkan sampai pd kakak 😇
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
kak ini bapak nya aziel beneran mati ya
SoVay: kan sejak awal misinya hanya 100 hari d tubuh aziel
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
menangis aku kak, sedih kali ceritanya😭
SoVay: yuk lanjutkan, udah ada eps baru
total 3 replies
IKKY RAHMADANI
menangis aku kak membacanya
Safira Aurora
makanannya bisa diteleport dari warung ayam aja ga si?
Safira Aurora
edisi penuh bawang
Moertini
kok berhenti Thor kan belum tamat penasaran niiiii bagaimana nasib Zein asli setelah daddy nya meninggalkan raganya semangat Thor ditunggu
SoVay: halo bunda, ceritanya udah disambung lagi. ayo dilanjutkan baca. biar ga penasaran
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!