Indonesia
NovelToon NovelToon
MASTER PENYULING ALAM SEMESTA

MASTER PENYULING ALAM SEMESTA

Status: sedang berlangsung
Genre:Ahli Bela Diri Kuno / Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Dan budidaya abadi / Reinkarnasi / Budidaya dan Peningkatan / Fantasi Timur
Popularitas:36.4k
Nilai: 5
Nama Author: Drunk Cats

Setelah bereinkarnasi ke Benua Tong Sheng, Ye Bian mendapatkan World Refiner System. Ye Bian mengeluh karena terlahir sebagai tuan muda sampah dari keluarga terkenal. Bagaimanapun, ini adalah garis start untuk karakter utama dari kebanyakan cerita klise yang pernah dia baca.
Tapi, ketika suara aneh di dalam kepalanya memberitahunya kalau dia bisa menguasai semesta, dia menjadi bersemangat.

Seperti kata pepatah, kultivator yang tidak terkalahkan adalah kultivator yang bisa mengalahkan jutaan musuh dan bisa membinasakan semuanya seperti upil yang ada di ujung telunjuk.
Aku akan menjadi kultivator seperti itu!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Drunk Cats, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjelajahi Reruntuhan (4)

Suasana di medan perang yang tadinya dipenuhi keputusasaan dan aroma kematian yang pekat, perlahan berubah.

Perubahan itu tidak datang dari langit atau dari bantuan yang mereka harapkan, tetapi dari satu titik tunggal di tengah-tengah lautan keputusasaan itu.

Debu dan angin panas gurun yang tadinya menerpa wajah para kultivator dengan kejam, kini mulai mengalir ke belakang, seolah membungkuk dan memberi jalan.

Angin itu mengikuti arah momentum baru yang tercipta oleh kehadiran Ye Bian di garis depan.

Keheningan yang mencekam sesaat setelah dia bergerak maju pecah bukan oleh raungan binatang, tetapi oleh serangkaian ledakan sonik yang merobek udara.

Ye Bian telah mengaktifkan Five Times God Speed yang membuat pergerakannya sangat cepat untuk diikuti mata Kultivator Golden Pill kebawah.

Bagi mata para kultivator yang kelelahan, dia menghilang. Bukan menjadi kabur, tetapi benar-benar lenyap dari pandangan, hanya untuk muncul kembali puluhan meter di depan, di jantung pertahanan musuh.

Setiap langkahnya di atas pasir gurun tidak meninggalkan jejak kaki, melainkan kawah kecil yang meledak ke luar, menciptakan gelombang tekanan udara yang kasat mata.

Gelombang kejut ini saja sudah cukup untuk membuat binatang-binatang iblis yang lebih kecil terpelanting ke udara.

Dan setiap serangannya—entah itu pukulan, tendangan, atau sekadar sentuhan telapak tangan—membawa kematian instan.

Binatang-binatang iblis yang sebelumnya membutuhkan kerja sama puluhan kultivator elit, mengorbankan artefak berharga dan menumpahkan darah hanya untuk meninggalkan goresan di kulit keras mereka, kini pecah seperti tembikar rapuh di hadapannya.

“Dia… Secepat itu?” gumam salah satu tetua Sekte Crimson Flame, He Jin, matanya yang biasanya menyipit karena usia dan kebijaksanaan, kini membelalak ngeri.

Janggut putihnya bergetar, bukan karena takut, melainkan karena syok murni yang menggetarkan seluruh jiwanya.

Pandangannya terpaku pada satu pemandangan yang akan terukir selamanya dalam ingatannya: seekor Binatang Iblis Lapis Baja seukuran kereta perang, yang baru saja meremukkan tiga murid sektenya dengan satu sapuan ekor, kini berhenti di jalurnya.

Ye Bian muncul di depannya seperti hantu. Tanpa senjata, tanpa ancang-ancang yang berlebihan, dia hanya mengangkat telapak tangannya.

Ada kilatan merah kebiruan sesaat, lalu telapak tangan itu menekan dada binatang tersebut. Tidak ada ledakan besar, hanya suara 'krek' yang dalam dan basah.

Sesaat kemudian, seluruh rongga dada binatang raksasa itu meledak dari dalam ke luar, mencabik-cabik organ dan tulangnya menjadi hujan darah dan daging.

Ye Bian bahkan tidak terpengaruh oleh semburan darah itu. Sebuah selubung Qi yang tipis dan tak terlihat menangkis semua kotoran, membuatnya tetap bersih di tengah pembantaian.

Dia melayang di udara, kakinya beberapa inci di atas pasir yang berlumuran darah.

Tubuhnya dikelilingi oleh percikan-percikan petir halus berwarna biru langit dan sinar biru pekat dari Qi-nya yang terkompresi hingga ke tingkat yang tidak masuk akal.

Aura seorang ahli Yuanying Stage meluap darinya bukan seperti sungai, tetapi bagaikan ombak badai tsunami.

Di Tekanan spiritual murni ini begitu kuat hingga memaksa binatang-binatang iblis di sekitarnya untuk mundur beberapa langkah secara naluriah.

Cakar mereka menggores tanah dengan gugup, dan raungan mereka yang tadinya penuh amarah kini mengandung nada keraguan dan ketakutan.

Namun, Ye Bian tidak memberi mereka waktu untuk bernapas, apalagi untuk menyusun kembali barisan mereka yang kacau.

Dengan lompatan ke depan yang menyerupai kilat yang menyambar horizontal, dia mendarat dengan ringan di punggung seekor binatang iblis bermata tiga yang terkenal dengan pertahanan mentalnya.

Binatang itu meraung, mencoba melepaskan serangan psikis yang bisa membuat pikiran seorang kultivator Body Tempering meledak.

Tapi sebelum gelombang mental itu sempat terbentuk, Ye Bian sudah bertindak. Dia mengumpulkan Qi ke telapak kakinya dan menginjak kepala binatang itu dari atas menggunakan teknik Earthquake Footsteps.

Ini bukan sekadar injakan biasa. Energi yang dilepaskan setara dengan meteorit kecil yang menghantam bumi.

Tanah di bawah binatang itu retak, membentuk jaring laba-laba raksasa. Tengkorak binatang itu, yang lebih keras dari baja olahan, tidak tahan sedetik pun.

Kepala binatang iblis itu meledak seperti buah semangka yang dijatuhkan dari ketinggian seratus meter.

“Cepat! Serang saat mereka mundur! Jangan sia-siakan kesempatan ini!” teriak Han-Zhong, suaranya serak karena debu dan dehidrasi, tetapi kini bergetar dengan harapan yang baru ditemukan.

Dengan Ye Bian yang seorang diri berfungsi sebagai ujung tombak, perisai, dan artileri, jalur yang tadinya tidak bisa ditembus kini terbuka lebar.

Dia menghancurkan barisan depan binatang iblis yang paling kuat dengan efisiensi yang mengerikan, menciptakan celah yang aman bagi yang lain.

Terinspirasi oleh pemandangan yang hampir ilahi ini, para kultivator yang tadinya gemetar ketakutan mulai merasakan api keberanian menyala kembali di dada mereka.

Sisa kekuatan spiritual yang mereka simpan untuk melarikan diri atau untuk pertahanan terakhir yang sia-sia, kini dilepaskan tanpa ragu.

Api dari Sekte Crimson Flame membumbung lebih tinggi dan lebih panas.

Bilah-bilah pedang dari Sekte Azure Sword bersinar dengan niat pedang yang lebih tajam. Energi angin, tali boneka ajaib dari Sekte Green Puppet, dan berbagai cahaya spiritual dari sekte-sekte kecil lainnya meledak dari berbagai arah.

Medan tempur yang tadinya didominasi oleh warna kelam darah dan tanah gurun, kini dipenuhi oleh warna-warni sihir yang menyilaukan.

Di antara mereka, Chen Qing dari sekte Green Puppet, yang dikenal karena semangatnya yang berapi-api, berteriak paling keras.

Wajahnya yang cantik penuh dengan jelaga dan keringat, tetapi matanya berkilat-kilat.

“Kalian dengar itu?! Kita tidak bisa hanya menonton! Kita bantu dia sekarang! Jangan biarkan dia mengambil semua kemuliaan sendiri!” Teriakannya lebih dari sekadar ajakan; itu adalah tantangan. Tantangan pada kebanggaan mereka sebagai kultivator.

Namun, meskipun ratusan kultivator kini bertarung dengan semangat baru, Ye Bian tetap menjadi pusat dari segalanya. Gravitasi pertempuran berputar di sekelilingnya.

Dia bergerak seperti arwah penebas, perpaduan sempurna antara keanggunan dan kebrutalan.

Dalam satu gerakan berputar yang cair seperti air, tubuhnya tiba-tiba memudar dan terbelah.

Tujuh bayangan samar muncul di sekelilingnya, masing-masing identik dengan dirinya. Ini bukan ilusi sederhana.

Bayangan-bayangan ini adalah pecahan Qi yang dia bentuk secara paksa menjadi shadow clone temporer menggunakan teknik yang seharusnya sudah lama hilang.

Setiap clone menyerang ke arah yang berbeda, meniru gerakan Ye Bian dengan presisi sempurna, menciptakan tujuh serangan mematikan secara simultan.

Satu clone meninju, satu menendang, yang lain meniru gerakan pedang dengan tangan kosong.

Tujuh clone itu bukanlah clone yang berguna untuk pengecoh atau pengalih perhatian, seperti yang biasa digunakan oleh para pembunuh.

Clone ini benar-benar bisa menggunakan Qi dan menyerang dengan kekuatan yang signifikan.

Hasilnya adalah pembantaian instan. Tujuh binatang iblis peringkat empat langsung tumbang dalam sekejap mata, dan jeritan kematian mereka yang serempak menggema di seluruh padang gurun, mengirimkan gelombang ketakutan baru ke dalam hati gerombolan iblis.

“Clone bisa melakukan Qi Condensation? Tidak… Itu bukan hanya teknik tingkat tinggi atau misterius… Ini… seperti…” Seorang tetua dari Sekte Azure Sword, yang membanggakan pengetahuan ensiklopedisnya tentang teknik-teknik kuno, menggertakkan giginya begitu keras hingga terdengar bunyi gemeretak.

“...Seperti Teknik kuno yang telah punah ribuan tahun yang lalu!” serunya, suaranya bergetar hebat. Menurutnya, teknik itu mungkin hanya bisa dikuasai oleh mereka yang memiliki pemahaman jiwa dan Qi yang melampaui akal sehat.

Mata Han-Zhong mulai berair. Bukan karena emosi haru, tetapi karena ledakan energi yang terus-menerus memekakkan udara dan menggetarkan tanah mengirimkan gelombang debu dan pasir ke matanya.

“Dia... dia adalah senjata hidup…” ucapnya pelan, suaranya nyaris tak terdengar, tertelan dalam riuhnya medan perang yang kembali bergejolak.

1
Muchtar Albantani
hais... bersambung
saniscara patriawuha.
ceritanya di dunia pantasi timur,, jurus jurusnya pakai dunia barat... nggak kloppp lahhh manggg otorrr
Nino Ndut
menyusahkan aj dah
Bambang Subali
terlalu byk bacot thor.yg simple"az ceritax,biar asyik di baca
Drunk Cats: Terimakasih feedbacknya!. Akan saya coba perbaiki untuk kedepannya.
total 1 replies
ong
👏👏👏👏
Aryanti endah
Luar biasa
Drunk Cats
untuk yg tidak mengerti, disini saya menggunakan sistem penamaan jam tiongkok kuno untuk menambahkan kesan jadul pada novel ini.
Penjelasannya:
1. Jam Tikus (子时) berlangsung dari pukul 23:00 hingga 01:00
2. Jam Naga (辰时) berlangsung dari pukul 07:00 hingga 09:00


dalam satu hari, ada 12 jam pada sistem waktu tiongkok. dan setiap jam diberi nama sesuai zodiak.
absolut
jangan cuman komen di kasih jadi dongk
absolut
lanjut
kokichi.oma.panta
Keren-keren! Kenapa baru baca sekarang sih!
Aki
Kurang tidur demi baca ini, thor cepetan terbitkan yang selanjutnya!
Helen Dorty
Kece abis!
eli♤♡♡
Jiwa saya terkoyak!
Grecia Amiel
Aaaahhh! Begitu seru sampe gak berasa waktu berlalu!
Drunk Cats
oke siap
absolut
lanjut
absolut
lanjut tor cerita nyha di bagusin lagi
Uryū Ishida
Keren banget thor, aku jadi ngerasa jadi bagian dari ceritanya.
Gusti Raihan
Saya tereksitasi banget nih untuk nunggu lanjutan ceritanya, you go thor!
rhn fidiah
Makin nggak sabar buat nunggu kelanjutan ceritanya 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!