Indonesia
NovelToon NovelToon
MY BROKEN WINGS

MY BROKEN WINGS

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / CEO / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:13.6k
Nilai: 5
Nama Author: my name si phoo

Ratri adalah potret perempuan sempurna: seorang istri yang berdedikasi sekaligus pilot sukses dengan jam terbang tinggi. Namun, dunianya runtuh dalam semalam ketika kejutan manis yang ia siapkan untuk suaminya, Indra, justru mengungkap pengkhianatan keji. Ratri memergoki Indra berselingkuh dengan sahabat karibnya sendiri, Imelda.
Rasa sakitnya kian menghujam ketika ia menyadari bahwa kedua anak mereka justru berpihak pada sang ayah. Diperlakukan layaknya mesin uang oleh keluarga parasit yang membodohinya, Ratri hanya bisa menangis dalam senyap di dalam lemari, sembari memahat sumpah untuk membalas setiap tetes air mata yang jatuh.
Setelah memutuskan pergi dengan hati yang hancur, Ratri jatuh pingsan di depan bandara karena guncangan hebat. Beruntung, seorang pria bernama Devandra datang menolongnya. Pertemuan tak terduga ini menjadi titik balik bagi Ratri untuk menyembuhkan luka, mengepakkan kembali sayapnya yang patah, dan memulai misi menuntut keadilan mutlak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my name si phoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

...Perjalanan selama dua jam yang mereka tempuh, akhirnya membuat mereka telah sampai di penthouse pemberian Devandra....

...Pintu elevator pribadi terbuka langsung menyambut mereka dengan pemandangan interior bernuansa modern elegan yang begitu megah....

...Apartemen yang sangat luas itu memiliki tiga kamar tidur berukuran besar dengan kaca-kaca tinggi yang memperlihatkan pemandangan indah lanskap kota dari atas ketinggian....

...Rizal langsung berlari kecil menuju salah satu kamar berdesain maskulin dengan nuansa abu-abu gelap....

..."Ini kamarku!" seru Rizal sambil melemparkan tubuhnya ke atas kasur empuk....

...Sandra yang tidak mau kalah dengan kakaknya langsung melangkah masuk ke kamar di sebelahnya yang memiliki pencahayaan hangat dan nuansa feminin yang cantik....

..."Ini kamarku!" ujar Sandra dengan wajah berbinar bahagia....

...Saat menyadari hanya tersisa satu kamar utama yang amat luas....

...Ratri tiba-tiba menyenggol lengan Devandra dengan tatapan jahil....

..."Lalu, Om di mana?" tanya Ratri dengan nada bercanda memanggil calon suaminya dengan sebutan 'om'...

...Devandra menyunggingkan senyum tipisnya yang misterius....

..."Disini, sama kamu," jawab Devandra....

...Sontak saja jawaban singkat dari Devandra membuat Ratri salah tingkah....

...Mereka yang mendengarnya langsung terbahak-bahak hingga memenuhi ruang tengah....

..."Tapi nunggu sah dulu ya, Ma." ucap Rizal sambil mengacungkan jarinya, disambut anggukan setuju dan tawa riang dari Sandra....

Devandra memasukkan tas Ratri ke dalam kamar utama.

..."Sudah, jangan menggoda mama terus. Ayo lekas mandi dan bersiap-siap, kita akan makan malam di tempat yang romantis." ajak Devandra....

...Rizal yang mendengarnya langsung bersemangat dan segera membersihkan diri, diikuti Sandra yang bergegas menuju kamarnya sendiri....

...Setelah kedua anak mereka masuk ke kamar masing-masing, suasana di ruang tengah mendadak hening dan hangat....

...Ratri melangkah mendekati Devandra, menatap pria yang telah membawa kedamaian kembali dalam hidupnya....

..."Dev, terima kasih atas semuanya," ucap Ratri....

...Devandra melangkah makin dekat, meraih kedua tangan Ratri dan menggenggamnya erat....

...Senyum tipis yang penuh kehangatan terukir di wajah tampannya....

..."Jangan pernah berterima kasih untuk hal yang seharusnya kamu dapatkan sejak dulu, Ratri. Mulai hari ini, kamu dan anak-anak adalah prioritasku. Cukup fokus pada kebahagiaanmu, Masalah yang lain biar aku yang selesaikan."...

Ratri menganggukkan kepalanya ke arah Devandra.

Ia pun segera bersiap-siap untuk makan malam romantis.

...Setelah selesai berdandan, Ratri sedang merapikan riasan tipisnya di depan cermin kamar, ponsel di atas meja tiba-tiba berdering nyaring....

...Layar ponselnya menunjukkan panggilan video dari ibunya di Solo....

...Dengan senyum sumringah, Ratri langsung menggeser tombol hijau....

..."Assalamualaikum, Ibu. Bapak.." sapa Ratri hangat....

...Di layar ponsel, terlihat raut wajah sepuh orang tua Ratri yang tersenyum lega....

..."Waalaikumsalam, Nduk. Piye kabarmu? Iki Rizal karo Sandra opo wes ketemu, Nduk?" tanya Ibunya penuh antusias....

(Waalaikumsalam Nak. Bagas kabarmu? Rizal sama Sandra, apa sudah ketemu, Nak?")

...Devandra yang mendengar hal itu memberi isyarat kepada Rizal dan Sandra untuk mendekat....

..."Rizal, Sandra, ayo sapa Eyang kalian di Solo."...

...Rizal dan Sandra canggung saat melihat wajah nenek mereka....

...Sandra menyapa lebih dulu dengan sopan....

...Sandra:...

..."Sugeng dalu, Eyang. Pripun kabare?"...

...(Selamat malam, Eyang. Bagaimana kabarnya?)...

..."Masya Allah, cantike putuku. Eyang sehat, Nduk. Kapan mrene menyang Solo?"...

...(Masyaallah, cantiknya cucuku. Eyang sehat, Nak. Kapan ke sini ke Solo?)...

..."Mboten ngertos, Eyang. Mangke nderek Mama mawon."...

...(Tidak tahu, Eyang. Nanti ikut Mama saja.)...

...Kini giliran Rizal yang disorongkan oleh Devandra ke depan kamera....

...Rizal menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, kebingungan setengah mati mendengar percakapan bahasa Jawa halus adiknya....

..."Lha iki Rizal, ya? Wis gedhe, bagus men koyo bintang film. Piye le, kowe wis gelem maem? Mboten usah bingung-bingung meneh ya, Eyang wis seneng kowe ketemu Mama."...

...(Nah ini Rizal, ya? Sudah besar, tampan sekali sepert bintang film. Bagaimana Nak, kamu sudah mau makan? Tidak usah bingung-bingung lagi ya, Eyang sudah senang kamu ketemu Mama.)...

...Rizal melotot kecil, menatap layar ponsel lalu beralih menatap Ratri dengan raut wajah kepalanya yang hampir pecah....

..."Ma, Eyang ngomong apa, sih? 'Bagus men', 'mboten-mboten'? Rizal cuma paham kata 'mangan' doang, Ma!"...

...Mendengar kepolosan Rizal, Sandra dan Devandra tertawa kecil....

...Ratri pun tersenyum kecil melihat putranya yang linglung dengan bahasa Jawa kromo inggil....

...Ratri mendekat dan mendekap bahu Rizal sambil menerjemahkan....

..."Eyang tanya, 'Lha ini Rizal ya? Sudah besar, ganteng sekali. Gimana Nak, kamu sudah makan? Tidak usah bingung-bingung lagi ya, Eyang sudah senang kamu sudah ketemu sama Mama.' Begitu artinya, Rizal."...

..."Oooh, gitu toh artinya. Kirain Eyang lagi marahin Rizal....

...Rizal pun mendekatkan wajahnya kembali ke layar sambil tersenyum lebar dan mengacungkan jempolnya....

..."Aman, Eyang! Rizal wis maem, kenyang banget! Nanti Rizal main ke Solo ya, Eyang!"...

...Tawa pecah dari seberang telepon melihat tingkah Rizal yang mencoba berbahasa Jawa seadanya, membawa kehangatan baru di tengah keluarga yang baru saja bersatu kembali itu....

...Kemudian Ratri menutup ponselnya dan sedikit tertawa kecil, memandangi putra sulungnya yang masih tampak canggung....

..."Sepertinya kamu harus belajar bahasa Jawa lagi, Rizal. Nanti kalau kita mudik ke Solo, Eyang pasti ajak kamu ngobrol pakai bahasa Jawa halus terus."...

..."Duh, ampun deh, Ma. Bisa-bisa otak Rizal korslet kalau harus hafalan bahasa Jawa halus," sahut Rizal sambil mengelus kepalanya, membuat Sandra kembali terkikik geli....

...Devandra yang sudah rapi dengan jas kasualnya tersenyum melihat keakraban mereka....

...Ia melirik jam tangan pintarnya sebentar, lalu menatap satu per satu anggota keluarga di ruangan itu....

..."Ayo kita berangkat sekarang," ajak Devandra....

..."Siap, Om Devan! Perut Rizal sudah tidak bisa diajak kompromi lagi nih," seloroh Rizal penuh semangat....

...Mereka pun melangkah keluar dari penthouse, berjalan berdampingan menuju elevator pribadi untuk menikmati malam pertama mereka sebagai keluarga yang utuh....

...Di sisi lain di rumah kontrakan yang sempit dan pengap, Indra, Imelda, Tasya, dan Gabriel berkumpul merencanakan niat jahat untuk menghancurkan Ratri....

...Rasa dengki dan keserakahan telah membutakan pikiran mereka....

..."Besok adalah kesempatan kita," ujar Imelda dengan nada penuh ketegasan yang licik....

...Kemudian ia memandang Tasya dan Gabriel bergantian...

..."Kalian berdua ikut ke kantor maskapai tempat Ratri bekerja. Begitu melihat Ratri keluar, kalian langsung menangis keras-keras, peluk kakinya, dan tuduh dia sebagai ibu yang tega menelantarkan anak-anak demi pria kaya."...

...Tasya dan Gabriel saling melempar pandangan, lalu mengangguk dengan senyum culas di bibir mereka....

..."Siap, Tante! Kita bakal bikin adegan sedramatis mungkin sampai semua orang kasihan sama kita," ucap mereka berdua kompak....

..."Bagus. Kalau tempat kerjanya geger dan nama baiknya dipertaruhkan, dia tidak punya pilihan lain selain bersimpuh meminta maaf dan mau kembali rujuk dengan Indra," lanjut Imelda puas....

...Tanpa membuang waktu, Imelda segera mengambil ponselnya....

...Ia menghubungi beberapa nomor kontak wartawan media gosip dan portal berita daring yang ia kenal....

...Dengan suara dramatis yang dibuat-buat, ia membocorkan informasi palsu mengenai 'skandal kapten pilot senior yang menelantarkan keluarga demi pria berkantong tebal'....

..."Besok pagi datanglah ke kantor pusat maskapai. Akan ada drama besar yang sangat menarik untuk diliput secara langsung," ucap Imelda....

Imelda yang sudah selesai langsung bicara langsung menutup ponselnya m

...Mereka bertiga tertawa bersama, meyakini bahwa besok Ratri akan bertekuk lutut dan hancur di depan kamera....

...Tanpa sedikit pun mereka tahu, pergerakan dan jaringan komunikasi mereka telah diawasi sepenuhnya oleh tim keamanan Devandra....

...Sementara itu Ratri dan yang lainnya sudah tiba di rumah makan mewah yang menyajikan pemandangan kota dari ketinggian....

...Suasana hangat berpadu indah dengan alunan musik lembut yang menenangkan jiwa....

...Sandra menatap sekeliling ruangan yang begitu elegan, lalu memandangi hidangan lezat yang tersaji di atas meja....

..."Kak, ini bukan mimpi, kan?" ucap Sandra pelan, suaranya terdengar begitu emosional....

...Rizal menghentikan sendoknya. Ia menatap adiknya dengan binar mata yang tak kalah haru, menyandarkan punggungnya di kursi....

..."Iya, Dek. Rasa-rasanya seperti mimpi. Dulu kita, harus berjuang sendirian, dihina, dibully, bahkan untuk makan tenang saja rasanya susah."...

...Melihat raut wajah kedua anak kembarnya, Ratri segera menyela dengan usapan lembut di tangan mereka masing-masing....

..."Ayo, sudah, sudah. Sekarang kalian harus makan banyak," potong Ratri penuh kasih sayang....

...Ia tersenyum hangat namun tegas, memandangi Rizal dan Sandra bergantian....

..."Malam ini, Mama tidak mau melihat air mata lagi di antara kita. Hari ini dan seterusnya, cuma ada kebahagiaan untuk kita."...

...Devandra yang duduk di samping Ratri tersenyum tipis, lalu menuangkan minuman ke gelas kedua remaja itu....

..."Mamamu benar. Masa lalu yang pahit sudah selesai. Mulai malam ini, tidak akan ada satu orang pun yang berani membuat kalian meneteskan air mata lagi."...

...Rizal dan Sandra menganggukkan kepalanya. ...

...Dengan senyum lebar yang kembali terkembang, mereka mulai menikmati makan malam romantis dan penuh kedamaian itu bersama keluarga baru mereka....

1
Angraeny Angraeny
seratus apa sepuluh juta
Sayekti 0519
luarr biasa... mantap thooor
Sayekti 0519
Rizal daftar pilot kan keren
Sayekti 0519
mimpiii.....
Sayekti 0519
siksa aja dulu, udah benyok ks kepolisian
Sayekti 0519
mata d balas mata,jual anaknya k klup malam.biar rasa si anjing indra
Sayekti 0519
tolong tangkap si indra,siksa sampai ngaku patahkan tangan sama kakinya.bila perlu matanya jg
Sayekti 0519
rumah mobil dan yg lain d jual tinggal lah d luar negeri aja.biar amaan
sri hastuti
akhirnya happy end, makasih thor, bagus critanya 👍👍👍
my name is pho: terima kasih kak 🥰
total 1 replies
Muft Smoker
tasya Dan Gabriel udh bisa Mandiri ,,
keluarga baru ratri juga udh bahagia ,,
semoga si indra ma Imelda gx perlu deh kluar dr penjara ,, ganggu aj nnti dy bisa nya ,,
Muft Smoker
lihat tasya Gabriel ,,
org yg km sakiti ,,
msh peduli Dan cemas dg kondisi kalian ,,
Muft Smoker
lengkap sudaah kebahagiaan mereka ,,
alhamdullah tasya Dan Gabriel juga udh punya pekerjaan masing2 ,,
bahagia selalu kalian semua
Muft Smoker
waah devandra kecil udh debut kayakny
Muft Smoker
akhirny mereka sadar Dan mau berubah menjadi lebih baik lgii ,,
semoga jalan kalian di permudah ,,
krn semua org pernah berbuat salah ,,
hingga mereka berdua pun pantas mendapat kesempatan kedua buat berubah ,,
Muft Smoker
laaanjut kak ,,
Muft Smoker
yeeey akhirny ,,
semoga setelah ini cuma kebahagiaan yg mereka rasakan ,,
Muft Smoker
akhirny ratri Selamat ,,
udh deg2an ,,
Muft Smoker
aduuuuh kak ,, sypa lgii ini ,,
baru juga masalah satuu beres ,, dtg masalah lain ,,
semoga ratri cepat di temukan Selamat sampai lgi di Jakarta ,, ,,
sri hastuti
waduh thor ,baru bahagia sebentar ,blm menikmati ,sdh spt itu , 😡😡😡
Muft Smoker
kenyataan yg gx sesuai ekspetasii begitu menyakitkan bukan ,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!