novel ini sedang dalam tahap revisi ulang.mohon maaf atas ketidak nyamanannya🙏,terlalu banyak typo dan alur sedikit berantakan.
**************
pada tahun 2020.bertambah banyaknya populasi manusia dibumi membuat iblis sangat gembira.
"wahai engkau sang pencipta,lihatlah kehancuran manusia manusia itu!.mereka akan saling membunuh,bersetubuh tanpa ikatan.dan mereka juga akan memakan muhrimnya sendiri!,makhluk yang engkau anggap jauh lebih mulia dari kaum ku akan menjadi teman kami dineraka!.surga akan kosong dan sepi!".seruan iblis membuat sang pencipta murka.ia pun memerintahkan zidan,manusia terpilih.melalui mimpi zidan mendapatkan perintah untuk melakukan perburuan terhadap iblis.bukan hanya perintah belaka,zidan juga mendapat kekuatan yang membuat dirinya lebih istimewa dari manusia biasa lainnya.
namun zidan tidak mau melakukannya menggunakan tangannya sendiri,ia merekrut beberapa orang dan membuat mereka menjadi beberapa kelompok dan mempekerjaka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iis fecan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35
Noah tertunduk diam mendengar suara isak tangis orang orang yang berada disekitarannya.
malam harinya.Disaat semua orang sedang berduka Ansel memanggil Shaka
"Ada apa?"tanya Shaka
"Pergi,kamu nggak boleh berlama lama disini takutnya...
belum selesai Ansel berbicara dari luar sana Zidan datang bersama Louis dan beberapa iblis tawanan yang sengaja tidak ia bunuh.Ia menjadikan iblis itu sebagai pengawalnya
deg.
Shaka terkejut melihat kedatangan Zidan dan Louis
tanpa basa basi Zidan langsung mengutarakan niatnya"Saya bisa menghidupkan kembali nyawanya dengan syarat..."Zidan menjeda ucapannya.Ia memperhatikan satu persatu raut wajah orang orang yang menatapnya.semua dari mereka menatap Zidan dengan tatapan mengejek,marah dan tidak peduli
"Noah,saya bisa menghidupkan mertua kamu asalkan kalian berempat kembali bergabung dengan saya lagi"ujar Zidan.
Noah beranjak dari tempat duduknya kemudian mendekati Zidan"Jangan membuat keributan disini,saya tahu betul apa yang anda inginkan.Saya tidak akan memberitahu apapun"ucapnya.Kemudian beralih menatap Louis"Jangan gila kamu Louis,sampai kapanpun tubuh yang sudah mati tidak akan pernah hidup lagi kecuali jika nyawa itu dirasuki iblis"terangnya kepada Louis
tiba-tiba Zidan meraih leher Noah
"Akh!.Bedebah!"ucap Noah sambil menahan sakit dilehernya
kejadian itu membuat semua orang yang berada di sana terkejut.
"Noah!!"teriak Naysila
"Apa kamu tidak tahu ini tempat apa? beraninya manusia kotor seperti kamu berbuat ulah disini!"seru Zean marah.
"hahaha! aku pencipta,aku tidak takut kepada siapa dan apapun itu"ucap Zidan dengan suara lantang
"Hari ini kalian akan melihat kematiannya!"ujar Zidan sambil melihat Noah yang berada dalam cengkramannya
Shaka ingin maju namun langsung dihentikan oleh Ansel."Jangan gegabah"bisiknya.
"Orang gila darimana ini?!"tanya Safar
mendengar ucapan Safar membuat Zidan marah besar.Ia langsung melempar Noah hingga membentur dinding
Uhuk
darah segar menyembur keluar dari mulut Noah
Naysila berlari menghampiri Noah dan membantunya bangun
Zidan mengangkat tangannya keatas"Kalian akan menyesal karena sudah meremehkan Saya!"serunya
Shaka yang tadinya merasa baik baik saja.Tiba-tiba merasakan tidak nyaman diarea dadanya
"Sepertinya kalian lupa dengan apa yang terjadi beberapa tahun lalu,didalam tubuh Shaka masih bersarang racun yang saya tanam.Meskipun kalian sudah berusaha membersihkannya tetap saja masih tersisa dibagian jantungnya"ujar Zidan
deg
Noah Zean dan Ansel terkejut mendengarnya
Shaka meremas dadanya yang terasa panas dan menyakitkan
"Turuti perintahku dan kamu tidak perlu merasakan rasa sakit seperti yang kamu rasakan sekarang"terang Zidan sambil tersenyum puas karena merasa sudah menang telak
senyum tergurat diwajah tampan Shaka.Ia menurunkan tanganya dan menyembunyikan tangannya kebelakang tubuh dan tersenyum licik menatap Zidan
Deg
Zidan terkejut melihat itu"Bagaimana mungkin?"pikirnya
"Jangan terlalu banyak berpikir,bukankah sudah dikatakan kalau kamu bukan Tuhan.Orang Islam punya Allah,Orang kristen dia punya Yesus dan Agama lainnya mempunyai tuhan mereka masing-masing.Lah kamu siapa?"tanya Shaka sambil tersenyum miring
"kurang ajar!!"teriak Zidan penuh amarah
Tiba-tiba Suara Adzan isya berkumandang
"Mundur!"seru Zidan kepada anak buahnya
setelah kepergian Zidan,Shaka masih berdiri ditempatnya
"Ka"Zean menyentuh pundak Shaka
Uhuk!
Darah segar keluar dari mulut Shaka"Arghhh!! sakit banget!"seru shaka sambil memukul mukul dadanya sendiri
"Shaka kamu...
belum selesai Zean berucap sudah ditahan oleh Ansel"jangan ditanya"larangnya
"Sebenarnya dia kenapa?.Haruskah aku bertanya,namun kalau teringat dengan kejadian lima tahun lalu rasanya aku sudah tidak sudi berhubungan dengannya meskipun itu hanya bos dan karyawan"dalam hati Dara.Demi membayar hutang perusahaan Dara berusaha mati matian agar bisa terus bekerja diperusahaan AZURA grup.
"Beraninya dia melakukan hal seperti ini secara terang terangan,sebenarnya apa yang sedang bedebah itu rencanakan"ucap Zean
"Hehe,Zidan benar-benar berubah menjadi iblis.Entah apa yang akan terjadi kalau dugaanku benar,dia memelihara semua iblis yang kita tangkap dan membuat iblis iblis itu untuk melawan kita"ujar Noah
melihat tatapan semua orang disana yang menatap Noah dengan tatapan aneh membuat Naysila berinisiatif memberitahu mereka tentang kegiatan Noah dkk sebelumnya
"Sebelumnya Kak Noah dan ketiga temannya bergabung dengan Yayasan pembasmi Iblis.Mereka menangkap Iblis dan menyerahkannya kepada orang yang mencoba mencelakai kak Noah"terangnya
"Sebelumnya kami tidak tahu kalau perbuatan itu salah.Dengan melaksanakan tugas darinya ternyata sudah membantu tujuannya untuk menghancurkan Dunia,dan membuat dia disembah oleh semua makhluk hidup"ujar Zean.Zean tertunduk saat mengatakan hal itu,pasalnya ia teringat dengan saat saat terakhir sebelum wanita yang sangat dia cinta mati ditangannya sendiri."Aku bahkan pernah membunuh Iblis rubah"terangnya
tes
airmata luruh begitu saja keluar dari kedua kelopak mata yang sebelumnya amat kokoh
Ansel menyentuh pundak Zean"Semua itu bukan salah kamu,dulu tipu daya yang dibuat oleh Zidan benar-benar tidak ada cela untuk kita mengetahui niatnya yang sebenarnya"ucapnya untuk menguatkan Zean
"Tunggu dulu"Gus Safar mendekati Zean"Ini sangat tidak logis,tidak sesuai sama logika.Apa tadi,kalian menangkap Iblis lalu menyerahkannya kepada orang tadi.Pertanyaannya bagaimana kalian melakukan penangkapan itu?!"cecar Gus Safar
"Dengan senjata"Ansel yang menjawab.Contohnya"Ia mengeluarkan senjata khusus yang pernah ia gunakan untuk menangkap Iblis
Gus Safar mengulurkan tangannya untuk menyentuh senjata tersebut"Ini tidak ubah seperti pisau biasa"ungkapnya
sudut bibir Ansel terangkat mendengarnya"Tentu saja ini terlihat seperti senjata biasa.Yang dibutuhkan itu fungsinya bukan bentuknya"ujarnya
"Buang benda itu Ansel,bukankah aku sudah menyuruhmu untuk menyingkirkan senjata berbahaya itu kenapa kamu masih menyimpannya!"ucap Shaka marah.Ia khawatir jika orang lain mengetahui identitas Ansel dan Noah.Senjata itu bisa saja digunakan oleh orang lain untuk melukai mereka
Ansel mengambil senjata itu dari tangan Gus Safar"Baik,aku akan melenyapkan senjata ini"jawabnya.Kemudian menyimpan senjata tersebut.
dari kejauhan Zidan masih tidak mau melepaskan Shaka.Ia terus berusaha mengendalikan Shaka dengan cara membuatnya kesakitan
"Zidan!"batin Shaka.Karena tidak punya pilihan lain Shaka mau tidak mau berdiam diri dan menutup kedua mata guna menahan rasa sakitnya
Ansel melotot melihat keringat dingin bercucuran diwajah Shaka"Ka"saat Ansel menyentuh tubuh Shaka ia merasa kesakitan.Ternyata Shaka mengeluarkan energi positifnya untuk melawan serangan Zidan.
dengan cepat Ansel mencengkram tangannya"Ahs!"Keluhnya.Ruam merah mulai bermunculan ditelapak tangannya
deg.
Noah terkejut melihat apa yang terjadi pada telapak tangan Ansel
"Ini pasti ulah Zidan,aku akan menghabisinya sekarang juga"ucap Zean dan bersiap untuk pergi
"jangan gegabah! dia itu manusia,kamu tidak bisa asal membunuhnya.Negara ini mempunyai undang undang"ujar Noah.
"Lantas apa yang harus kita lakukan?"tanya Zean.Ia sudah tidak sabar lagi ingin bertindak
Noah menoleh kearah Ansel
Ansel mengeluarkan seringaian serigalanya
deg.