Indonesia
NovelToon NovelToon
Masa Masa Bergairah

Masa Masa Bergairah

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Harem / Berondong / Playboy
Popularitas:30.4k
Nilai: 5
Nama Author: Penacurhat

Bagaimana jadinya seorang pemuda menjadi korban kekerasan. dan hidup nya berubah ketika dia tersadar dari koma nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Penacurhat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Semangat 69

"Kaaaakkkkkkk..... Cepattt...." Teriak Risda dari lantai dasar memanggil kakak nya di lantai atas, yang sedari tadi di tunggu belum saja muncul.

"Ngapa sih teriak teriak.." Ron turun melalui tangga rumah nya, menuju sumber suara Risda yang memanggil.

"Kakak lupa! Hari ini persiapan Lomba akhir tahun, jangan telat!" Risda mengingatkan kalau hari ini bertepatan dengan persiapan lomba akhir tahun.

"Semangat 69 banget kamu Dek!" Ron tersenyum lalu mengusap usap kepala Risda sehingga rambut yang di tata Risda sedemikian rupa terlihat acak acakan.

"Kakak ahh. Aku udah sisiran satu jam tauu" Risda membenarkan lagi rambutnya, dan melebay kan sedikit alesan agar terlihat gokil di hadapan Ron.

"helehh.  Satu jam! Paling satu menit" Ron mencibir sambil mencolek pipi kembung Risda "ayo pamitan dulu" Ron menaruh tangan kanan nya di pundak Risda, berjalan sambil merangkul adik nya menuju kedua orang tua mereka untuk berpamitan pergi sekolah.

Papah Ronny dan Mamah Bee, juga sudah rapi, mereka seperti ingin pergi ke suatu tempat, namun Ron dan Risda tidak mengetahui tujuan kedua orang tuanya itu.

"Pah, Mah, aku berangkat sekolah dulu ya" Ron menyalim Papah Ronny dan juga Mamah Bee, lalu mencium punggung tangan mereka, Ron juga menitipkan ciuman pipi kanan kepada Mamah Bee, serta ciuman pipi kiri kepada Papah Ronny.

"Papah, sama Mamah mau kemana, Rapi banget mana wangi wangi lagi!" Tanya Risda juga melakuka  hal yang sama seperti kakak nya kepada kedua orang tua kesayangan nya itu.

"Gak tahu nih Papah kamu, katanya mau hiking, lihat carrier disana" Mamah Bee menjawab sambil menunjuk tas Carier yang berjejer di dekat pintu kamar mereka.

"Banyak banget, emang gunung mana Pah?" Ron menanyakan kepada Papah Ronny, tujuan pendakian mereka, Ron keheranan karena ada dua tas gunung dan satu tas kecil.

"Mau ke Halau Halau, dah lama Papah gak mendaki gunung, ini kaki serasa gak bertulang lagi, hehe." Jawab Papah Ronny sambil menepuk tulang dengkul nya dengan lekukan jari ketika di kepal, dan menimbulkan suara, pukk.. pukk..

"Memang ya, kalau anak gunung Semangat nya 69 terus, hehe" Canda Ron "hati hati ya Pah, Mah, kami pergi sekolah dulu" Ron melambai dengan tangan kanan, dan tangan kiri nya menaut tangan kanan Risda lalu membawa nya ke garasi, tempat mobil mereka terparkir.

Papah Ronny dan Mamah Bee, juga melambai ke arah Ron, mengantar kepergian kedua anak nya itu dengan senyum. Setelah nya mereka berdua kembali packing, untuk melengkapi beberapa barang yang belum lengkap.

•••

Para siswa siswi telah berkumpul di aula sekolah penuh harapan yang sangat luas, sekolah itu memiliki pelajar sekitar 1500 orang, dan muat dalam aula itu.

Para petinggi sekolah sudah berada di atas podium mereka masing masing, headmaster sekolah itu berdiri di hadapan ribuan siswa, dengan bentuk tubuh gagah berani, headmaster menyampaikan pengumuman perihal Turnamen Akhir Tahun.

"Ehemm.. Perhatian!" Headmaster menyapa para murid yang sedikit bising karena kebanyakan dari mereka asik mengobrol masing - masing.

Suara berat dan kasar dari headmaster, membuat para murid seketika terdiam, suasana seketika hening bahkan gesekan spatu pun sudah sulit terdengar.

Para Murid sangat disiplin, mereka juga sangat menghormati para dewan sekolah, serta menjunjung tinggi kebersamaan, setidaknya itu lah yang menjadikan sekolah penuh harapan diminati para murid murid berandal.

"Baiklah, semua murid yang saya sayangi! Kali ini saya akan menyampaikan perihal turnamen akhir tahun" Ucap Headmaster memulai pidato.

"Secara resmi saya akan membuka acara ini!" Headmaster memutar mercon angin dan menyemburkan serpihan potongan kertas warna warni ke atas.

"Sebagai motivasi buat kalian semua, persiapkan lah diri kalian masing - masing. Karena perlombaan ini bersifat wajib juga syarat kelulusan bagi para siswa siswi kelas 12." Headmaster memutar mata ke arah kumpulan kelas 12.

"Saya harap dengan ada nya acara ini, bakat terpendam serta hobi adu mekanik kalian tersalurkan. Mari kita kesampingkan dulu sejenak masalah Akademik. Gali lah bakat alami kalian, karena acara akhir tahun kali ini tidak membawa sedikit perlombaan seperti sebelum sebelum nya" Headmaster berhenti bicara untuk mengambil nafas dan menyalakan rokok nya sebatang. Setelah beberapa hisapan Headmaster lanjut berbicara.

"Dengan antusias nya para murid kelas 12 dalam mengadaka acara ini serta turut dalam kepanitiaan. Mereka kelas 12 mengadakan 30 lomba selama 15 hari" Headmaster menyesap rokok nya.

"Dan aku sebagai Penanggung Jawab acara ini, menyampaikan bahwa, SEKALI LAGI ACARA INI RESMI DI BUKA" Headmaster berteriak sambil mengangkat tangan kanan yang ada rokok nya ke atas.

Secara mengejutkan sebuah serpihan kertas warna warni jatuh dari atas gedung secara teratur, bersamaan itu juga musik metal terdengar begitu nyaring, mengisi ruangan Aula sembari headmaster meninggalkan mimbar pidatonya.

"Yeeeyyy... 30 lomba apa saja nih lombanya?" Seru Siswi 1.

"Semoga aja ada lomba memancing, kalo ada gw yakin gw pemenangnya" ucap Siswa 2 sambil menyombongkan dirinya.

"Ah.. Ayolah adakan lomba Tamiya. Dah lama aku gak turnamen Tamiya" Seru siswi berkacamata nan sangat cantik, sedang berdiri di samping kiri si tokoh utama.

"Tamiya? Hahaha.." Ron tertawa mendengar harapan dari Rara, yang ingin sekali ada lomba Tamiya, yaitu mobil kecil ber dinamo serta menggunakan batrai untuk menjalan kannya pada lintasan.

"Terus kamu kalau boleh minta lomba, lomba apa yang mau kamu minta, Ron" Tanya Raysha yang berdiri di samping kanan Ron, sambil menatap ke depan dan ikut bertepuk tangan.

"Aku pengen lomba, olahraga malam aja, sama kamu" Ron menyentil hidung Raysha " Dan kamu juga!" Ron mengalihkan jari nya dan menyentih hidung Rara.

Seketika wajah kedua gadis yang di godanya itu memerah, secara bersamaan dua wanita itu memberi cubitan pada setiap pinggang Ron.

"Ededehh.. Bercanda bercanda, hehee" Ron merasakan cubitan itu semakin keras dan kuat, sehingga dia tak kuasa untuk menahan sakit nya.

"Kalo ada sih lomba layangan, aku gemar sekali main layangan" Celetuk Risda yang ikut berdiri di depan Ron sambil menyilangkan tangan nya di bawah dada, dengan tatapan masih menatap panggung para dewan sekolah.

Ron, Raysha, dan Rara tercengang karena harapan lomba dari Risda sungguh absurd. Layangan! Benar layangan permainan para manusia random dengan umur bermacam macam.

"Apa kamu mau main layangan, gak main ludo aja kah. Wkwk" Ron menaut kedua bahu Risda dengan kedua telapak tangan nya, dan menarik tubuh Risda sedikit ke arahnya.

"Ihh. Kakak gak tahu kesenangan orang kan beda - beda" Risda mengangkat kedua bahu nya berulang kali, sambil mencibir ke arah kakak nya.

"Kita tunggu aja nih, apa lomba - lomba yang akan di sampai kan ketua osis" Ron mengusap kepala Risda dan membenarkan posisi berdirinya kembali.

Setelah riuh kurang lebih 5 menit, sekarang waktunya ketua osis menyampaikan apa saja lomba yang di adakan pada turnamen akhir tahun ini.

"Hay semuanya!" Sapa Ketua osis "langsung aja ya, aku menyampaikan lomba lomba yang akan di adakan pada acara kita tahun ini" Ketos membuka selebaran kertas di tangan nya.

"Pertama, pasti lomba Gelud Bebas!" Ucap Ketua Osis itu, dan lanjut menyampaikan 29 lomba yang lain nya.

Setelah osis selesai menyampaikan ketiga puluh lomba, banyak dari para siswa yang senang dan juga sedih, karena lomba - lomba yang di sampaikan ada yang di harap dan juga lepas dari harapan.

Acara berlangsung selama 30 menit, sampai akhirnya para siswa siswi kembali kekelas untuk mempersiapkan diri dan perlengkapan untuk lomba, karena acara ini sekolah tidak mengadakan pembelajaran selama 45 hari.

1
PRIDE [KESOMBONGAN]
semangat
Hanisah Nisa
lanjut
Penacurhat: siyap
total 1 replies
Penacurhat
Tes
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!