Indonesia
NovelToon NovelToon
GEJOLAK CINTA PERAWAN TUA

GEJOLAK CINTA PERAWAN TUA

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:560.2k
Nilai: 3.8
Nama Author: Lesta Lestari

Pernikahan adalah hal yang sangat dinantikan apalagi oleh orang yang sudah gadis berumur. Namun ketika pernikahan itu datang karena taruhan, akankah membawa seorang perawan tua menuju bahagia. Setelah penantian panjang menunggu jodoh impian, tapi yang datang bahkan jauh dari kata impian, tak sesuai dengan harapan.

Sosok laki-laki muda dengan rentang jarak usia 10 tahun hadir dalam hidupnya ternyata adalah sosok yang banyak membawa luka dibungkus rapi dengan kelembutan dan kepeduliannya.

Akankah ia terus bertahan dengan sosok laki-laki yang bahkan tak pernah terbayang. Berfikir seburuk itukah akhlaknya hingga memperoleh suami yang sangat jauh dari harapannya.

Inilah kisah Cahya Kiara perawan tua yang dipersunting CEO muda. Sosok gadis yang berjuang menjadi wanita sekaligus istri yang sholehah



#masih amatir

Insya allah berlapang dada buat terima kritik. Kuy di follow untuk setiap updatenya.
Lesta Lestari dan baca juga ARINDA pertama yang sudah Tamat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lesta Lestari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34

Like, Like, Vote, komen, Poin, Rate 5 or share ya, terima kasih ❤❤❤

#########

Alex, Alex".

Panggil Kiara lemah kesadarannya mulai pulih secara perlahan. Ia melihat sekeliling sepi, tak ada siapapun di ruangan yang serba putih itu.

"Astaghfirullah hal adzim, Astaghfirullah hal adzim, Astaghfirullah hal adzim".

Kiara mengucapkan berulangkali istiqfar di bibirnya saat teringat perlakuan Daniel padanya dan sakit di area perutnya yang belum reda.

Ia memegang perutnya yang rata dan mencoba menekan pelan-pelan ingin merasakan janinnya apakah masih ada atau tidak, mengingat ia begitu mulas di perut sebelumnya.

"Kiara sudah bangun sayang".

Mama Daniel yang baru datang langsung menghampiri Kiara.

"Tante, anak aku bagaimana?".

Tanya Kiara dengan suara masih lemah mengarahkan matanya menatap pada Mamanya Daniel.

Mama Daniel menggenggam erat tangan Kiara seolah ingin memberi kekuatan. Lalu tangan lainnya mengelus kepala yang tertutupi jilbab itu.

"Tante".

Panggil Kiara yang tak kunjung mendapat jawaban atas pertanyaannya.

"Maafkan Tante sayang, maafkan Daniel".

Mama Daniel mengeluarkan air mata, sedih melihat keadaan Kiara, dan sedih akan perlakuan anaknya pada Kiara.

"Maksud Tante apa?".

Mama Daniel makin tersedu melihat tatapan kebingungan Kiara.

"Jangan bilang anak Kiara sudah tiada  Tante".

Kiara yang sangat berharap anaknya baik-baik saja terlihat begitu kecewa dan terpukul melihat Mama Daniel hanya diam dan mengangguk.

"Maaf".

Ucap Mama Daniel yang kemudian tertunduk di sisi ranjangnya.

"Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali (Al-Baqarah 2:156).

Lā haula wa lā quwwata illā billāhil 'aliyyil azhīmi. Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang maha tinggi lagi maha agung.

Astaghfirullah hal adzim, aku mohon ampun kepada Allah yang maha agung hiks, hiks".

Kiara memegang perutnya yang telah rata, ia berbalik tak ingin melihat Mamanya Daniel. Ia menangis sesegukan, ia begitu menyesal telah salah memilih jalan pergi dari Alex.

"Maafkan aku Lex, maafkan aku. Maafkan Ibu sayang, maaf".

Kiara memukul-mukul bantal dengan kekuatan yang dimilikinya, di tengah derasnya air mata tanda kesedihan dan kepiluan hatinya.

Kekecewaan pada dirinya sendiri menguasai hatinya. Anak yang menjadi penguat hatinya kini telah tiada. Anak yang diharapkan akan menjadi teman hidupnya, kini pupus sudah harapannya.

"Ya Allah ampunilah hambaMu ini yang begitu ceroboh tak bisa menjaga amanah dariMu. Ya Allah, meski awalnya hamba tak menyukai perlakuan Alex tapi bukan berarti hamba menolak kehadirannya.

Ya Allah, jika waktu bisa diputar hamba ingin kembali pada suami hamba dengan mengatakan beribu maaf.

Ya Allah, kenapa di saat-saat seperti ini Engkau ambil sesuatu yang sangat berharga dari hamba. Ampuni hamba Ya Robb, jika hamba belum ikhlas menerima takdirMu".

Kiara memejamkan matanya, berharap apa yang terjadi padanya hanya sebuah mimpi, tapi suara Daniel membuyarkan khayalannya.

"Kiara kau sudah sadar".

Ujar Daniel yang mendekati Kiara, nemun Kiara membenamkan wajahnya pada bantal. Sungguh saat ini ia tidak mau melihat wajah Daniel.

"PERGI, PERGIIIII"

Kiara berteriak mengusir Daniel pergi, ia terlalu kecewa dengan sikap Daniel selama ini apalagi setelah Ia tahu anak yang dikandungannya tiada.

"Kiara maafkan aku".

Daniel duduk bersimpuh di lantai memohon maaf pada Kiara, tapi Kiara tak mau melihatnya.

"Pergiiii, jangan buat aku semakin membencimu Daniel. Ku mohon pergiii hiks, hiks".

Daniel pilu mendengar tangisan Kiara yang baru pertama kali ia dengar, tangisannya bagai menggores hatinya. Ia juga menyesal atas kehilangan janin Kiara, dan ia sangat sedih mendengar Kiara membencinya.

"Aku takkan pergi Kiara, aku selalu bersamamu".

Kekeh Daniel dan melihat Kiara yang masih menutupi wajahnya dengan bantal meski tangisan luka itu terdengar jelas.

"PERGIIII, PERGIIIII".

Teriak Kiara, membuat Papa Daniel dan Mamanya mendekati Daniel mengajaknya keluar.

"Keluarlah Daniel, saat ini Kiara sedang butuh sendiri". Ujar Papa Daniel tegas.

"Tapi Pa, saat ini dia butuh seseorang untuk mendampinginya, dan Daniel orangnya Pa".

"Aku tak membutuhkan orang yang membunuh anakku, pergiii dan jangan pernah temui aku lagi".

"Dengarlah nak, benar kata Papamu ayo keluarlah dulu. Biarkan Kiara tenang dahulu, baru nanti kita bicara".

Mama Daniel menarik lengan anaknya, Daniel menatap Kiara sebelum kemudian melangkah keluar.

Kiara membuka bantal yang menutupi wajahnya, ia mengusap air matanya.

"Ya Allah, tiada yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya saya adalah termasuk orang-orang yang zhalim. Tidaklah seorang muslim terkena musibah kemudian berdoa dengannya, melainkan Allah akan akan mengabulkan keinginannya.

(HR. Tirmidzi: 3505)

Ya Allah maka berilah hamba perlindungan, sesungguhnya Engkaulah tempat sebaik-baiknya pelindung.

Allahumma inni as-alukal huda was sadaad. Ya Allah, aku meminta kepada-Mu petunjuk dan kebenaran.

(HR. Muslim no. 2725)

Mohon beri petunjuk kepadaku ya Allah agar hamba bisa kembali pada suamiku. Jika itu baik menurutMu, maka hamba mohon Ya Robbku, pertemukan hamba kembali dengannya.

Allahumma inni a’uuzubika min jahdil bala’. Wa darkish shaqa’. Wa suu il qadhaa’. Wa shamaamatil a’daa’.

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari menemui penderitaan, dari takdir yang buruk & dari keberhasilan musuh.

Allahumma inni ‘abduka wabnu ‘abdika wabnu amatik, naashiyatii biyafik, maadlin fiyya hukmuk, adlun fiyya qadla’uk, as’aluka bikullismin huwa laka sammaita bihi nafsak, aw anzalitahu fi kitabik, aw ‘allamtahu ahadan min khalqik, awis ta’tsarta bihi fi ilmil ghaibi ‘indak, an taj’ala qur’ana rabi’a  qalbi wanura shadri wajalaa’a huzni wadzahaba hammi.

Ya Allah, sungguh aku ini adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, anak dari hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu, ketentuan-Mu berlaku pada diriku, keputusan-Mu adil terhadapku.

Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang merupakan milik-Mu, nama yang engkau lekatkan sendiri untuk menamai diri-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang di antara hamba-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu.

Atau yang Engkau khususkan untuk diri-Mu dalam ilmu gaib di sisi-Mu, agar engkau menjadikan AlQur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya dadaku, penghilang kesedihanku dan pelenyap keresahanku.

Allahumma inni as-aluka nafsan bika muthma-innah, tu’minu biliqo-ika wa tardho bi qodho-ika wataqna’u bi ’atho-ika.

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang merasa tenang kepada-Mu, yang yakin akan bertemu dengan-Mu, yang ridho dengan ketetapan-Mu, dan yang merasa cukup dengan pemberian-Mu, aamiin ya robbal alamin".

Kiara bertekad untuk pergi dari Daniel setelah kesembuhannya.

"Bismillah ya Allah, beri hambaMu ini jalan untuk pergi dari Daniel dan keluarganya aamiin".

#############

Alhamdulillah chapter 34 done

Referensi dari doa-doa didapat dari

Mustafalan.com

https://rumaysho.com/990\-doa\-meminta\-petunjuk\-dan\-kebenaran.html

 https://muslim.or.id/19063\-dzikir\-dan\-doa\-mohon\-perlindungan\-dari\-bahaya.html

1
Hera sasuwe
👍
sitti retno
Luar biasa
Nur Syamsi
kayaknya agak ada kesamaan cerita antara Kian dan Alex waktu pertama nikah thor
Nur Syamsi
diikhlaskan Andira, apa lagi sudah sah Zakix
Nur Syamsi
mungkin dokter dan keluarga Alain sekongkol
Nur Syamsi
ini ugas Andira dong peringatan Akex
Nur Syamsi
sampeikan ke Andira sikapnya Alex spya Diranya kasih kasih tau Alex
Nur Syamsi
bagus jga wisatanya tak kala dg neg Eropa thor
Nur Syamsi
Kiara ajarin tu misuamya naik motor
Nur Syamsi
tertundah lagi hhha
Nur Syamsi
dasar ulat bulu
Nur Syamsi
panggilan Kaira kesuaminya Masa nyebut nma sih, bisa kan manggil mas, sayang ke dll
Nur Syamsi
Bagusnya Alex sya g SMA Chen jga, jdi pasutri dpt hiburan sblum anak mrk lahir....
Nur Syamsi
Alex terlalu posisif biar anak kecil Tdk maw ngalah, kasian tu Chen sedari bayi Tdk mrndpt kasih sayang sosok ibu
Nur Syamsi
baca sambil belajar Thor makasih
Nur Syamsi
lanjut thor
Nur Syamsi
inilah Alex contoh laki" yg menghargai dan menghormati perasaan wanita
Nur Syamsi
Alhamdulillah Udah ketemu pasutri yg saling merindu dg berbagai rintangan yg dihadapi
Nur Syamsi
Alhamdulillah Udah ketemu pasutri yg saling merindu dg berbagai rintangan yg dihadapi
Nur Syamsi
Alex seharusnya bijaksan thd Chan, Krn berkat Chan hidup Kiara pulih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!