Indonesia
NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua Sang Nyonya

Kehidupan Kedua Sang Nyonya

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Pelakor / Kelahiran kembali menjadi kuat / Rumah Tangga
Popularitas:44.6k
Nilai: 5
Nama Author: Arjunasatria

Karin mengabdikan seluruh hidupnya untuk mendukung suaminya Dimas menuju kesusksesan. Setelah berada di puncak kesuksesan, Suaminya justru mengkhianatinya dengan membawa pulang wanita muda dengan berniat untuk di jadikannya istri kedua. Lebih menyakitkan nya lagi keluarga suaminya ikut mendukung dan bahkan merendahkanya. Seolah pengorbanannya selama bertahun-tahun tidaklah berarti.

Saat nyawanya berakhir karena ulah sang pelakor. Karin terbangun kembali di masa lalu tepat saat Suaminya membawa wanita itu kerumahnya. Di beri kesempatan kedua Karin berubah menjadi wanita kuat dan bersumpah akan membalas rasa sakitnya di kehidupan sebelumnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arjunasatria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

"Aku minta maaf." Suara Karin bergetar, ia menatap waah kedua orang tuanya secara bergantian.

Kedua orang tuanya saling berpandangan bingung.

"Untuk apa kamu meminta maaf?" tanya Ayahnya.

"Aku sudah lama enggak pulang. Aku terlalu sibuk memikirkan rumah tanggaku sampai melupakan Ayah dan Ibu."

Ibunya langsung menggeleng pelaan.

"Jangan bicara seperti itu." Ibunya mengusap lembut rambut putrinya. "Bagi Ayah dan Ibu, yang terpenting kamu sehat dan bahagia."

Mendengar kata bahagia dada Karin terasa sesak. Di kehidupan sebelumnya ia bahkan lupa bagaimana rasanya bahagia.

Ia mengangkat wajahnya perlahan, menatap kedua orang tuanya.

"Kalau seandainya suatu hari nanti Karin mengalami masalah, apakah Ayah dan Ibu akan tetap ada di pihak Karin?'

Mendegar perkataan putrinya kedunya pun langsung terdiam.

"Karin." Ayah Karin menatapnya. Tatapan itu begitu tegas, tetapi penuh kasih sayang. "Kamu putri kami satu-satunya. Selama kamu tidak melakukan hal yang melanggar hati nurani, Ayah dan Ibu akan selalu berdiri di belakangmu."

Pernyataan itu membuat pertahanan Karin runtuh. Ia kembali memeluk kedua orang tuanya.

"sudah jangan berdiri disini. Ayo duduk dulu." Ibunya mengusap pipi Karin dengan lembut,setelah mereka melepaskan pelukannya. Lalu, Ibunya menggandeng tangan karin menuju sofa ruang tamu.

Seorang pelayan segera datang menyajikan teh hangat, dan aneka kue yang dulu mejadi camilan favorit karin sejak kecil. Melihat semua hidangan itu, senyum tipis terukir di bibir Karin.

"Dimas enggak ikut?" tanya Ayahnya

Karin menggeleng pelan. "enggak."

"Dia tahu kamu kesini?"

"Mungkin sekarang tahu."

Jawaban itu membuat kedua orang tuanya kemali bertukar pandang.

"Karin, ada apa sebenarnya? katakan pada kami, apa kamu.ada masalah sama suamimu?" tanya Ayahnya.

Ibu Karin menatap cemas anaknya. "Jangan takut, Nak. Apapun masalahnya, kamu tidak perlu menghadapinya sendirian. Ibu dan ayah akan selalu ada buat kamu."

Karin menatap kedua orang tuanya bergantian. Ia merasa terharu mendengarnya, ternyata orang tuanya selalu peduli padanya meskipun dirinya pernah membuat mereka kecewa dengan pilihannya menikah dengan Dimas.

Karin menarik napas panjang sebelum akhirnya membuka suara.

"Ayah, Ibu... Kalau Karin bilang bahwa selama ini Karin tidak benar-benar bahagia setelah menikah dengan Dimas. Apakah ayah dan Ibu akan kecewa pada Karin?"

Ayah dan Ibu Karin kembali berpandangan. Tak menyangka bahwa putri mereka akan mengucapkan kalimat seperti itu.

"Kecewa?" ulang Ibunya lirih. "Kenapa kami harus kecewa? Kami justru sedih mendengarnya."

Karin menundukan kepalanya. "Maafkan, Karin. Tidak mendengarkan perkataan Kalian, padahal Ayah dan Ibu sudah memperingatkan Karin agar tidak mudah percaya pada Dimas."

Ayah Karin mengepalkan tangannya di atas paha. Rahangnya mengeras, berusaha menahan amarah yang mulai muncul.

"Apa yang sebenarnya terjadi?" tanyanya dengan suara berat. "Selama ini Ayah percaya padanya karena kamu yang terus meyakinkan kami. Tapi kalau dia berani menyakitimu..."

Kalimat itu terputus. Tatapan pria paruh baya itu berubah semakin tajam.

"Ayah tidak akan tinggal diam."

Sang ibu segera menggenggam tangan suaminya, berusaha menenangkan emosinya.

"Sayang, biarkan Karin bercerita dulu."

Ayah Karin mengangguk pelan, meski wajahnya masih tampak tegang.

Karin menatik napasnya dengan berat. Jemarinya saling menggenggam erat di atas pangkuan.

"Hari ini Dimas membawa wanita lain ke rumah... Dia datang kepadaku untuk meminta izinku menikahi wanita itu."

Wajah Ibunya karin terlihat sangat terkejut. sementara itu, Ayah Karin langsung berdiri dari duduknya.

"Apa?!" Suara itu menggema memenuhi ruangan. Dia meminta izin untuk menikah lagi?"

Karin mengngguk pelan,. "Iya, Yah."

"Kurang ajar!" suara Ayahnya meninggi sambil mengepalkan tanganya. "Beraninya dia memperlakukan putriku seperti itu!"

"Bagaimana mungkin? Bukankah dia terlihat sangat mencintaimu? Dilihat dari perjuangannya saat meminta restu dari kami." Ibunya merasa ikut geram mendengarnya.

Karin tersenyum pahit. "Itu hanya karena dia mengharapkan sesuatu dariku."

"Apa Ibu mertuamu tahu?" tanya Ibunya.

"Dia bahkan ikut membujuk ku agar mengizinkan anaknya menikahi wanita itu."

Mendengar penjelasan itu, wajah Ayah Karin berubah semain dingin.

"Sepertinya keluarga itu sudah lupa siapa yang membantu mereka sampai berada di posisi sekarang." ucapnya penuh kemarahan. "Ayah tidak akan membiarkan mereka menginjak-injak harga diri putri ayah."

"Apa tindakan mu selanjutnya?" tanya Ibunya.

"Tentu saja bercerai." sela Ayahnya

"Belum saatnya. Aku masih punya rencana untuk membalas semua perlakuan mereka terhadapku." kata karin, "terlalu mudah bagi mereka kalau bercerai sekarang. Hutang mereka padaku harus mereka bayar, semua yang mereka miliki saat ini harus mereka kembalikan terlebih dulu padaku."

1
Dokkan Battle
AWOKAWOK CERITA AMPAS SKIP
Dokkan Battle
BUNUH SEMUA NYA CELINE, VINA, NENEK TUA BANGKA.... SASAGEYO SHINZOU SASAGEYO... SHINZOU SASAGEYO
Dokkan Battle
TUA BANGKA INI HARUS DIBUNUH
Dokkan Battle
INI NENEK TUA BANGKA HARUS DIBUNUH
Dede Dedeh
mulai kesel..... maaf thor tpi ku rasa terlalu banyak cerita kayak berulang sama vina,,,,, ,tpi jangan lama lama thor buat karin dan arga bahagia
awesome moment
muak dgn alur penjebakan. arga jg g aware samsek..maapkeun. pamit dlu. takut mun2 dgn alur yg sama. jebakan. manipulasi. klo g berkode, bisa dimaklumi. nha n...udh jelas2 arahnya akan ke sana malah diem bae. sengaja mengumpankan diri. ilang sdh ciio yg cerdas.
Dian Fitriana
update
awesome moment
rubah manipulator. smg arga lbh cermat
awesome moment
karin dipermalukan dgn berita pertunangan arga..tinggal arga n gmn
awesome moment
ayah yg tll syg sm anak smp galfok
awesome moment
😄😄😄irawan tpt bgts. bisnis kdg mmg kejam
awesome moment
sampah
awesome moment
jd kompor mleduk n vina. chapter puanjang tp...jd agak2. maapkeun yes?
awesome moment
siapa suruh ngehalu
Kholifah Tiara
Arga,,,,, kurang tegas,,,🙄🙄🙄
Adiba Azahra
Kak izin promosiin novelku yang berjudul satu imam dua makmum ya kak 🙏😊 yukk mampir 🙏👍😊
falea sezi
Arga nya menye😒😒 g cocok ma karin🤣 untung karin tegas jangan menaruh perasaan sama cowok menye g tegas karin nanti qm sakit hati. lagi🤭
Irsyad layla
si Arga nya bikin tegas dong masa ketipu sama tu cewe
Dewi Yanti
ternyat bapaknya jg kurG pinter, untung ada arga
R_Bell
vina heran kenapa karin benci sama dia? dasar anjing birahi. bisa2nya dia ga tahu kenapa. bener2 sundal playing victim
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!