Indonesia
NovelToon NovelToon
Kehidupan Baru

Kehidupan Baru

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Nikah Kontrak / Crazy Rich/Konglomerat / Kelahiran kembali menjadi kuat / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sanggar Indah

Beberapa orang tidak percaya adanya reinkarnasi. Tetapi inilah yang di alami seorang Angel Zhao. Bukan! lebih tepatnya perpindahan jiwa.

Angel Zhao mendapati dirinya bangun di tubuh wanita bernama Julia Brasco. Gadis polos dan lemah yang juga meninggal akibat kecelakaan. Gadis yang ada di mobil yang menjadi lawannya.


Angel dan Julia yang sama-sama menjadi korban keserakahan, sama-sama korban penghianatan, dan sama-sama menjadi korban penjebakan.


Angel yang bodoh dan naif membuat seluruh keluarganya menanggung penderitaan. Penyesalan yang begitu besar membuat Angel meminta pada yang kuasa untuk memberikannya kesempatan sekali lagi.


Angel yang menginginkan kehidupannya lagi, menempati tubuh Julia yang sudah menyerah dengan hidupnya sendiri.


Angel berusaha untuk memperbaiki hidupnya lewat tubuh Julia.
Dia akan melakukan semua, meski harus menjadi boneka dari pria kaya yang menjadi suami kontraknya. Pria inilah yang mengantarkan Angel kepada pembalasan dendamnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sanggar Indah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehidupan Baru BAB 8

BAB 8

Bertemu Bibi

"Julia!" Sebuah suara yang tampak khawatir terdengar. Membuat Julia menoleh dan menatap wajah yang terlihat sangat terkejut. Wajah pamannya Samuel. "Paman" senyum Julia mengembang. Julia menatap pamannya yang mengambil alih perban yang tadinya dipegang perawat untuk membalut lukanya.

"Apa yang terjadi?" Aku baru saja mengantarkanmu pulang dan sekarang kau kembali lagi kesini dengan kepala yang berdarah. Julia tertawa kecil. Dia mendengar nada kekhawatiran pamannya. Dia yakin pamannya juga sangat kesal dengan yang dialaminya saat ini. Karena hanya dia satu-satunya keponakannya.

"Ini hanya kecelakaan kecil paman, tenang saja, aku baik-baik saja" "Gadis nakal! Apa ada hubungannya dengan Janet? Aku melihat dia juga terluka. Janet dibawa ke ruang operasi karena hidungnya patah." "Apa hidungnya benar-benar patah?" Samuel mengangguk. Dan itu membuat mata julia berbinar senang. "Apa yang terjadi?" "Hal sepele paman.. aku hanya memberikan balasan atas apa yang sudah dia berikan padaku." ujar Julia.

"Ehm..." Paman samuel menghela nafas. Dia menatap Julia yang penuh rasa benci saat bercerita tentang Janet. Baiklah kalau begitu, kau pulang saja ke rumah paman. Bibimu pasti senang kalau kau datang.

Setelah selesai diobati, Julia pulang kerumah pamannya. Julia sudah sangat merindukan bibi nya. Bertahun-tahun sejak orang tuanya meninggal, dan berbagai macam masalah silih berganti datang, Julia dan keluarga pamannya tidak pernah bertemu.

Julia terpaku menatap rumah di depan matanya. Rumah yang sangat... tidak layak untuknya. Tidak bisa dibayangkan keluarga pamannya, seorang dokter di rumah sakit besar tinggal di rumah yang kecil dan sederhana. "Paman, apa yang kita lakukan disini? ayo kita pulang." Julia menarik tangan pamannya untuk segera pergi dari sana. "Julia, apa maksudmu. Ini adalah rumah paman. Ayo masuk..." Julia tertegun mendengar kata-kata pamannya. "Jangan bercanda paman..." ucap Julia tak percaya. "Paman tidak bercanda. Keadaan tidak seperti dulu lagi Julia."

Julia masih saja menganggap ini sebuah lelucon. Dia masih ingat benar dimana dan bagaimana bentuk rumah pamannya. Rumah dua lantai minimalis bergaya eropa modern yang apik. Berhalaman luas dan ditanami berbagai bunga karena bibinya sangat suka berkebun. Garasi besar yang bisa menampung 4 mobil di dalamnya. Dan beberapa pelayan yang melayani keluarga pamannya.

Sebelum Julia berbicara lagi, ada suara menginterupsi yang terdengar dari dalam rumah. "Sayang, kau sudah pulang?" Itu adalah suara bibinya, Maria Casson. Terdengar lagi suara bibinya. "Sayang kenapa kau tidak mas--" Julia terpaku melihat wanita cantik yang baru saja keluar dari rumah.

"Ju..Julia, desis wanita itu. Terkejut.. tetapi rasa rindu lebih mendominasi perasaannya. Air mata menggenang memenuhi matanya. Satu kedipan saja pasti air mata itu akan luruh juga. "Tante" panggil Julia. Julia terisak sebelum akhirnya dia berlari mendekati bibinya. Saat Julia sudah berada di hadapan bibinya, tak segan Julia menghamburkan pelukannya pada bibinya. "Oh tuhan Julia... tante sangat merindukanmu." maria membalas pelukan Julia dengan erat. Keduanya menangis sebagai ungkapan rasa rindu.

Sejenak setelah mereka berpelukan, Maria membawa Julia masuk kerumah. "Masuklah Julia" Maria menggandeng tangan Julia membawa ke dalam rumah, dan mengajaknya untuk duduk di ruang utama. "kau ini...nakal sekali. Bagaimana mungkin sampai terjadi kecelakaan? Kau koma 3 bulan. Tante sangat mengkhawatirkanmu." Julia hanya mengangguk diam, dan memeluk bibinya sekali lagi. Julia menatap wajah bibinya, dan berkata "Tante, kau pasti sangat kesulitan hidup seperti ini."

"Nanti akan tante ceritakan semuanya, sekarang makan dulu. kau sangat kurus sekarang." Bibi Maria berucap. Paman Sam mengangguk sambil tersenyum

Untuk pertama kalinya setelah kehidupan barunya, Angel merasa memiliki keluarga yang perduli. Dia jadi teringat dengan keluarganya di Cina. Bagaimana keadaan orang tuanya. Apakah orang tuanya memikirkannya juga. Dan siapa yang akan menjaga mereka. Teringat itu, dia merasakan penyesalannya makin membuncah.

Setelah makan malam selesai, mereka duduk di ruang keluarga yang sempit. "Paman, ceritakan padaku apa yang sudah terjadi? Kenapa paman dan tante tinggal di rumah kecil ini?" Maria menatap Samuel dan menganggukan kepalanya. Paman Sam menghela nafas dan mulai menceritakan semua.

Julia, semua berawal dari dua tahun lalu. Saat kau menuntut keluarga kami dan menjebloskan ben ke penjara. Bahkan bisnis keluarga Casson juga bangkrut. Semua yang kita miliki hilang. Julia tertegun. Dia meremas tangannya sendiri. Rasa bersalah menjalar dalam hatinya. Dia mengutuk perbuatannya sendiri. Dialah yang menyebabkan semua penderitaan pamannya. "Julia...kau bodoh sekali." gumam Angel. "Tapi paman, bukankah paman adalah seorang dokter. Paman seharusnya punya gaji."

"Paman tidak di gaji. Rumah sakit membekukan gaji paman."

Bagaikan disambar petir, Julia membuka matanya lebar setelah mendengar jawaban pamannya. Julia menggeleng dan makin kuat meremas tangannya sendiri. "Pamanmu Hendri mengeluarkan perintah itu, dan kau sudah menandatanganinya." "Paman...aku tidak pernah menandatangani apapun, apalagi tentang pembekuan gaji paman." ujar Julia. "Setelah kau memenjarakan Ben, kau juga menandatangani dokumen tentang pembekukan gaji paman." Julia menyahut " tidak! tidak paman...percayalah padaku, aku tidak pernah melakukan itu semua" "Paman tau... Saat itu hendri mengatakan kalau kau ingin kami pergi dari negara ini. Tapi paman menolak. lalu Hendri memberikan syarat, kalau paman masih boleh bekerja di rumah sakit dengan syarat tidak mendapatkan gaji.  "Julia...apa yang sudah kau perbuat.." batin Angel.

"Julia, Ben bukan pembunuh. Dia tidak mungkin membunuh orang tuamu. Dia sangat menyayangi orang tuamu. Kalian tumbuh bersama, kau pasti tau bagaimana Ben begitu menyayangi kalian semua." ujar paman Sam.

"Paman sam...maafkan aku. Aku bodoh, aku buta. Aku tidak bisa membedakan kebohongan dan kebenaran. Aku minta maaf..." julia bicara sambil terisak.

"Tidak Julia...ini bukan salahmu sayang..." potong tante Maria. Tante Maria merasakan perasaan bersalah Julia. Julia yang menatap tante maria yang juga menatapnya dengan lembut makin merasa bersalah. Sekarang yang dihadapan paman bibinya bukannya Julia, yang ada di hadapan mereka adalah jiwa Angel. Seorang Angel yang akan merubah semua keadaan yang tidak semestinya. "Baiklah Julia...mari kita perbaiki semua" batin Angel.

1
ByChoco
Baru baca bbrpa bab aja sih... sebenarnya ini alurnya bagus, dan di novel ini untuk tanda baca masih belum sesuai... masih cukup berantakan, tanda petik utk percakapan juga bbrpa tanda baca yg lain
S P Lani
arah nya mau kemana ga jelas pengarang nya MC nya jadi psk atau ga sih
S P Lani
ga jelas ceritanya sok misterius tapi ga masuk di logika 🤭🤭🤭
S P Lani
masalah perut jadi berita utama
S P Lani
semua nya penuh tamparan sedangkan si MC cuman diam aja uang nya juga cuman omong kosong harta omong kosong.julia karakter penulis penuh omong kosong
S P Lani
kok murahan banget sih penulis anda tidak menganggap si Julia cari koneksi dgn tubuhnya kan .jgn lakukan itu mengotori MC nya dong 🤭🤭🤭
S P Lani
ayah kaya raya masih bergantung sama laki laki .ngapain orang kaya kalau bodiguard aja ga mampu .tolol cerita MC nya
S P Lani
ketololan MC Napa penulis di buat GG oblog MC nya udah tau acara untuk merundungnya dgn santainya sendirian .kalau goblog Napa MC nya .novel yg lain pasti bawa bodiguard lah ini sok sok an di tempelng di hina diam aja goblog MC nya atau penulisnya terlalu ga tau dunia
S P Lani
kesan nya murahan banget si MC nya dong yg penulis tonjolkan
nur janah567
cerita bikin pusing alurnya gk jekas
Kasmiwati P Yusuf
dr awal sdh mkir..ap kekuatan julia,..smua tdk berpihak sm julia ,tdk ad kekuatan buat lindung dri, tdk ad keluarga yg lindung julia..jiwa pembunuh ny tak ad..ha dehhh..siapa yg jaga jantung aku tor tetcintaaa...🥵🥵🥵
As Tini
ampunn deh,, juliaa gedeg aq
Phi Pesek
👍
Lili Inggrid
bagus
Euis Aidah
kereeen banget ceritanya👍👍👍👍
Reni Ajja Dech
jika kamu bilang kamu sangat mencintai Julia.julia akan lebih tunduk lagi sama kamu
Reni Ajja Dech
Sely baru benar wanita murahan.
Reni Ajja Dech
ngomong baik2 Napa Lian sama istrimu.biar kamu dapat cintany.
fitriani
ternyata takdir mempermainkan julia dan angel.... ternyata tmn masa kecil maxilian adalah lusi org yg paling d benci angel org yg menorehkan luka terdalam bwt angel
fitriani
nah pasti pada lgsg diam kan kalian denger kata2 julia ttg cincin pernikahan.... makanya jgn mancing2 julia krn julia gak sebodoh yg kalian pikirin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!