Indonesia
NovelToon NovelToon
Pengganti Sepasang Pengantin

Pengganti Sepasang Pengantin

Status: tamat
Genre:Pengganti / Tamat
Popularitas:165.7k
Nilai: 5
Nama Author: Anjana

Siapa sangka jika adik dari calon kedua pengantin harus menggantikan posisi kakaknya masing-masing yang kabur di hari pernikahan dengan alasan karena tidak mau dijodohkan, lantaran sudah mempunyai pilihannya sendiri-sendiri.

Yuanda yang selaku adik dari pihak calon pengantin perempuan, harus menggantikan posisi kakaknya. Sedangkan dari pihak laki-laki yang tidak lain Ferdinan Jayakama harus menggantikan posisi kakaknya yang menjadi calon pengantin pihak laki-laki.

Karena sebuah paksaan dan tidak bisa dirubah, mau tidak mau harus menyetujuinya.

Akankah keduanya bisa saling menerimanya? yuk kita ikutin ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anjana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diputuskan

Di dalam ruang kerjanya yang tembus pandang, tentu saja dapat dilihat oleh karyawan yang melintasi ruangan tersebut untuk melihatnya.

Vando yang sudah duduk berhadapan dengan Yuan, akhirnya memilih untuk berpindah posisi dan duduk di sebelahnya.

"Kamu mau ngapain dekat-dekat? apa kamu gak malu ada banyak karyawan ku disini? sudahlah, kembali ke tempat duduk mu."

"Kenapa mesti malu, hem. Bukankah semua karyawan mu sudah tahu kalau aku ini calon suamimu. Jadi, untuk apa mesti malu." Jawab Vando yang langsung meraih tangan milik kekasihnya.

Yuan yang gelagapan karena takut ketahuan, akhirnya melepaskan tangan milik Vando.

"Kamu kenapa sih, sayang? ha. Kamu sedang tidak menyembunyikan sesuatu dariku, 'kan?" tanya Vando merasa curiga dengan sikap Yuan yang menurutnya sangat aneh dan juga seperti berubah sikapnya padanya.

"Enggak ada apa-apa, aku hanya ingin jarak saja denganmu." Jawab Yuan sambil menunduk, malu dan takut tengah dirasakannya.

"Kamu bilang apa tadi, ingin jaga jarak denganku, maksudnya kamu itu apa?" tanya Vando yang akhirnya mendesak.

Yuan mengatur napasnya, berharap semua akan baik-baik saja. Kemudian, Yuan membuang napasnya dengan kasar ke sembarang arah.

"Tidak apa-apa, mungkin aku sedang banyak pikiran." Jawab Yuan yang seperti kebingungan ketika mendapat pertanyaan dari Vando.

"Tadi kamu bilang sedang tidak enak badan, sekarang kamu bilang sedang banyak pikiran. Sebenarnya kamu ini kenapa, sayang?"

"Karena Yuan sudah menikah, makanya dia tidak berani berkata apa-apa di hadapan mu." Ucap Ferdinan yang tiba-tiba sudah berada di dalam butik milik istrinya.

Bagai layang-layang yang putus talinya, sulit untuk ia raih kembali layang-layang yang sudah lepas dari talinya.

Begitu juga dengan Vando, mendengar ucapan dari Ferdinan bagai mendapat sambaran petir di siang bolong tanpa ada angin dan hujan.

Vando langsung memutarbalikkan badan dan menghadap pada Ferdinan. Kemudian, berjalan mendekatinya. Sedangkan Yuan sendiri berdiam diri bagai patung hidup, seolah tak bisa untuk berucap dan hanya dapat melihatnya.

"Kau bilang apa tadi, Yuan sudah menikah?" tanya Vando dengan tatapan tajam. Juga, tangannya yang sudah mengepal kuat.

"Ya! Yuan pacar kamu sudah menikah, dan aku suaminya."

Seketika, Vando langsung melayangkan sebuah tinjuan pada bagian rahang miliknya Ferdinan dengan sangat kuat.

"Aw! brengs_ek" pekik Ferdinan meringis kesakitan saat mendapat tinjuan alias pukulan dari Vando yang mengenai rahangnya.

Yuan sendiri hanya bengong ketika menyaksikan suaminya yang mendapat pukulan dari Vando yang sangat kuat dan mengeluarkan dar_ah segar di sudut bibirnya.

Saat itu juga, Vando langsung memutarbalikkan badan dan melangkah menuju kekasihnya yang bernama Yuan. Sedangkan semua karyawannya hanya bisa menyaksikan bosnya yang terlihat mendapati masalah.

"Apa benar yang diucapkan oleh lelaki itu, bahwa dia adalah suamimu?" tanya Vando sambil menunjuk ke arah Ferdinan yang tengah mengusap dar_ah segarnya.

Yuan yang tengah ketakutan untuk menjawab, dirinya masih diam.

"Ayo! jawab! siapa lelaki itu, ayo katakan." Bentak Vando dengan emosinya yang sudah memuncak.

"I-i-iya, tapi tapi, aku bisa jelaskan semuanya." Jawab Yuan yang berusaha untuk menjelaskan sambil meraih tangan Vando.

Namun, Vando langsung menepis tangan Yuan dengan kasar.

"Aku jauh jauh pulang dari luar negri untuk melamar kamu, tapi ini yang kamu berikan padaku. Pengkhianatan yang kamu beri, seumur hidupku aku tidak akan pernah memaafkan kamu. Sekarang juga, aku tidak akan mengenalmu lagi. Bagiku bahwa kamu sudah mati, dan tidak pernah aku kenal walau kamu berwujud yang nyata." Ucap Vando dengan penuh kebencian ketika kesetiannya diganti pengkhianatan.

Saat itu juga, Vando langsung membanting sebuah kotak cincin yang ia ambil dari saku jasnya. Kemudian, ia segera pergi dari hadapan Yuan begitu saja.

"Van! tunggu! aku akan jelaskan semuanya padamu. Percaya denganku, aku menikah karena terpaksa. Aku menikah karena posisi kakakku! Van! dengerin aku dulu." Teriak Yuan sambil berlari mengejar Vando yang sudah mengendarai mobilnya.

Yuan yang kelelahan karena tidak bisa mengejar kekasihnya, akhirnya menyerah dan langsung berjongkok penuh penyesalan.

Ingin rasanya memberontak, namun tidak kuasa ia menahan kesedihannya ketika harus mendapat kesedihan karena harus berpisah dengan kekasihnya.

Ferdinan yang sudah berdiri di belakang istrinya, pun tersenyum senang karena Yuan akhirnya bersedih karena kehilangan orang yang dicintainya.

"Lelaki macam apa dia, bahkan dia sangat bodoh karena tidak mau mendengar ucapan mu." Ucap Ferdinan setengah mengejek.

Yuan yang tengah bersedih, kini harus merasa kesal dan geram ketika suaminya seolah sangat senang melihat kesedihannya.

Yuan langsung bangkit dan menghadap pada suaminya dengan rasa kesal, juga benci.

"Kamu! ini semua gara-gara kedatangan mu di butik ku. Kalau kamu tidak datang, tentu saja hubunganku masih berjalan baik-baik saja." Ucap Yuan sambil menatap suaminya penuh kebencian.

Namun justru si Ferdinan tertawa kecil ketika melihat ekspresi istrinya yang mendapat sial.

"Salah kamu sendiri, ngapain juga mau menerima paksaan dari orang tuamu. Coba kalau kamu tolak, kita tidak akan menikah. Tentu saja aku gak akan mendapat sial kek gini, mana kena tonjok, lagi." Jawab Ferdinan yang juga balik menyalahkan istrinya yang menjadi sumber masalah.

"Kamu bilang apa tadi, aku mau menerima paksaan dari orang tuaku? apa aku gak salah dengar? bukankah kamu sendiri yang yang juga tidak menolak? das_ar! punya otak itu bukan buat nyalahin orang mulu, tapi buat mikir, ngerti!"

Yuan langsung kembali masuk ke dalam butik untuk menghindari suaminya yang semakin membuatnya kesal dan juga geram.

Begitu juga dengan Ferdinan, dirinya juga segera pergi dari tempat butik milik istrinya dan kembali pergi ke kantor. Entah ada angin apa, Ferdinan yang sudah niat untuk pergi ke kantornya, tiba-tiba memutar balik mobilnya dan memilih pergi ke butik milik istrinya, dan rupanya mendapat pertunjukan yang menurutnya sangat seru dan seperti menjalani peran, pikirnya. Yakni, mengetahui hubungan istrinya dengan kekasihnya.

1
Sulati Cus
astaga sakit pk bgt dikatain pembawa sial
Sulati Cus
ternyata do'a si Yuan di ijabah😂😂😂
Kanza Nia
lanjutan y dong tor
Anjana: udah ada di update di novel baru ya kak.. ayuk kak, mampir..😀
total 1 replies
Sundari Sekariputi
ceritanya singkat ga bosen thor 👍👍👍
Anjana: Terima kasih kak.. kalau berkenan, mampir di Istri Terbuang Dari Suami Kedua yuk kak.. ceritanya juga singkat, tidak panjang babnya. 😊
total 1 replies
Iqlima Al Jazira
mantap thor👍🏻
Nurlaela
ternyata sudah tamat saja, cerita Daniel dipisah ya ...😊
Anjana: Ya kak, senin di update kak...😀
total 1 replies
ᴄʜᴇɴ ʟᴏᴠᴇʀ🤍
baru mampir ternyata udh tamat😌
Anjana: mampir lagi kak, Istri Terbuang Dari Suami Kedua 😊
total 1 replies
Nurlaela
hati siapa yang tak senang melihat istri sudah sadar rasa hati dan tanpa disadari langsung mencium kening sang istri, kenapa malu Ferdinan dia istrimu, tak usah merasa bersalah karena tidak bisa membantu istrimu disaat kritis tapi dengan selalu ada disisi nya itu hal luar biasa apalagi ketika sadar wajah suami lah yang pertama dilihat,betul...betul...😊
Anjana: Betul sekali kak.. 😍
total 1 replies
Nurlaela
kenapa bersalah Ferdinan, justru kamu beruntung dan membantu orang tua disaat pernikahan itu terjadi Daniel kan kabur, dan kamu menggantikan posisi itu untuk membuat keluarga tidak malu, jadi wajar ...danie jjuga sudah lkhlas, sekarang kalian saling mencintai jaga cinta itu untuk selamanya dengan yuan
Nurlaela: oke...oke 😅😅😅👍
total 3 replies
Amelia Syharlla
🥱🥱🥱🥱🥱🥱
Nurhalimah
efisode 40 nya kpn ya
Anjana: besok kak.. 😊
total 1 replies
Nurlaela
semangat Ferdinan...
Nurlaela
syukur penjahat tertembak, tapi Yuan tertembak juga, kasihan cepat bawa ke rumah sakit.
Nurlaela
sama sama licik, jenny sama vando
Nurlaela
lebih baik mati saja, daripada harus berpisah dengan suamimu Yuan disaat rumahtangga dan akan bahagia eh halangan menghadang sungguh jahat😡
Nurlaela
alamak cepat Daniel jemput adikmu, apa Ferdinan sibuk atau dia lupa bawa handphone berapa kali di telpon tak ada respon...kasian Yuan ...dengan lihat tempat saja harusnya Yuan curiga atau lari saja daripada kedalam gedung itu kamu disekap🙄
Nurlaela
haduh, Yuan kena jebakan nih, pantas ngank diangkat telpon, sedang rapat, semoga cepat ketahuan dan tertolong kasihan baru saja mau bahagia ada saja halangan ya.
Nurlaela
ya Yuan diculik lagian kenapa tuh hp dimatikan lagi Ferdinan istrimu membutuhkanmu, Yuan pasti disekap,...Yuan kenapa tak telpon lagi kan jam istirahat...ini jelas ulah si jenny sempat ngancam juga...
Nurlaela
apa kiriman bunga ulah jenny, padahal Ferdinan tidak, lebih baik telpon dulu suamimu Yuan jangan ke hotel itu jebakan, dan yang dihotel itu pacarnya jenny, Yuan dalam bahaya...
Nurlaela
kebahagian selalu menyertaimu, thorr ngank ada konflik, mantannya Yuan yang ke butik ngank diceritakan lagi
Anjana: sabar kak, nanti muncul kok kak..😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!