Indonesia
NovelToon NovelToon
Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Status: tamat
Genre:Mafia / Anak Genius / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5M
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

🏆🥇 Juara 1, Yaww 2026 Periode 1, Kategori 2 💞 dan Juara Tema Kreatif.



Tasya tidak pernah memilih takdirnya. Dijual oleh keluarga pamannya demi menyelamatkan perusahaan yang hampir bangkrut, ia melarikan diri dari sebuah kamar hotel mewah, tanpa tahu bahwa pria asing yang ia tinggalkan malam itu adalah Alex Roman Vasillo, pewaris keluarga mafia paling berkuasa di Jerman.

Tujuh tahun berlalu, setelah dia melarikan diri dari Berlin menuju Indonesia, tanah kelahiran Kakeknya.

Tasya hidup tenang di Indonesia bersama dua anak kembarnya, Kenzo dan Kenzi, yang tak pernah tahu siapa ayah mereka sebenarnya.

Sampai suatu hari, di sebuah rumah sakit ternama di Jakarta yang berada di bawah naungan keluarga Vasillo, seorang bocah enam tahun dengan percaya diri memanggil seorang pria berjas mahal, pria itu Alex Roman Vasillo.

“Daddy!”

"Hah?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 9

Sementara di tempat lain, di sebuah kamar kecil. Kenzi menatap layar laptop dengan ekspresi puas.

“Sistem mereka sudah mati total.”

Di sebelahnya, Kenzo masih duduk tenang sambil menatap kode yang perlahan berhenti berjalan.

Kenzi menyeringai kecil.

“Sekarang mereka pasti panik.”

Kenzo akhirnya bersandar di kursinya.

“Biarkan saja.” Kenzo menoleh pada adiknya.

“Kalau mereka menemukan kita bagaimana?”

Kenzi mengangkat bahu santai.

“Mereka tidak akan bisa.”

Kenzo menaikkan alisnya.

“Kenapa?”

Kenzi tersenyum tipis.

“Karena hacker yang mereka cari … baru berusia lima tahun.”

Di kamar kecil yang dipenuhi cahaya dari layar laptop, Kenzo masih menatap deretan kode yang perlahan berhenti bergerak. Serangan kecil yang mereka lakukan pada sistem perusahaan Vasillo sudah selesai.

Kenzo meregangkan tubuhnya lalu menoleh pada adiknya.

“Ken,” panggilnya santai.

Kenzi yang masih fokus pada laptop menjawab tanpa menoleh.

“Apa?”

Kenzo menyilangkan tangan di dada.

“Cari profil pria itu, aku penasaran dengan wajah bodohnya yang berani menolak orang sepintar Mommy di perusahaannya,”

Kenzi mengerutkan kening.

“Siapa?”

“Alex Roman Vasillo.”

Jari kecil Kenzi langsung bergerak cepat di atas keyboard. Hanya dalam hitungan detik, layar laptop menampilkan berbagai informasi tentang pewaris perusahaan Vasillo Group.

Foto seorang pria muncul di layar. Pria itu berdiri tegap mengenakan jas hitam. Rahangnya tegas, tatapannya tajam, dan aura dingin terpancar dari wajahnya. Begitu melihat foto itu, Kenzo yang tadi bersandar santai langsung terdiam. Tatapannya terpaku pada layar. Ada sesuatu yang membuat dadanya terasa aneh.

Matanya memperhatikan detail wajah pria itu, tatapan mata yang tajam. Alis yang tegas dan rahang keras yang maskulin. Kenzo tanpa sadar menyentuh wajahnya sendiri. Hatinya berdegup sedikit lebih cepat. Saat Kenzi hendak menutup halaman itu dan kembali ke layar utama, tiba-tiba Kenzo menahan tangannya.

“Tunggu!"

Kenzi menoleh heran, Kenzo masih menatap foto itu dengan serius.

“Kenapa wajah pria ini … tidak asing?”

Kenzi mengerutkan kening. “Apa maksudmu?”

Kenzo tidak menjawab, dia hanya menoleh pada adiknya.

“Lihat baik-baik.”

Kenzi akhirnya memperhatikan layar lagi. Lalu ia menoleh ke wajah Kenzo. Kemudian kembali menatap foto Alex, lalu menatap lagi ke wajah Kenzo. Beberapa detik kemudian, mata Kenzi membesar dan dia langsung melotot.

“Kenzo….”

Kenzo menelan ludah. “Kamu juga melihatnya?”

Kenzi mengangguk pelan.

“Matanya….”

Kenzo melanjutkan. “Rahangnya juga.”

Kenzi menatap Kenzo dengan ekspresi tidak percaya.

“Mirip.”

Kenzo mengangguk pelan. “Bahkan sangat mirip.”

Hampir sembilan puluh persen, suasana kamar mendadak hening. Kedua anak itu kembali menatap foto Alex di layar laptop. Ada perasaan aneh yang tiba-tiba muncul di dada mereka. Namun, sebelum mereka sempat mengatakan sesuatu, pintu kamar tiba-tiba terbuka.

Keduanya langsung menoleh kaget. Bi Mirna berdiri di ambang pintu dengan wajah panik.

“Nak! Kenzo! Kenzi!” Keduanya langsung berdiri.

“Ada apa, Bi?” tanya Kenzo cepat.

Bi Mirna terlihat sangat cemas. “Kakek kalian … tiba-tiba kejang!”

Wajah kedua bocah itu langsung berubah pucat.

“Mommy kalian sedang bersiap membawa beliau ke rumah sakit!”

Tanpa menunggu lebih lama Kenzo langsung menutup laptopnya.

“Ayo!” Ajak Kenzo, keduanya berlari keluar kamar dengan langkah cepat. Di ruang tengah rumah, suasana sudah kacau.

Tasya terlihat panik sambil mencoba membantu kakeknya yang tubuhnya masih bergetar lemah di atas kursi.

“Kakek … tahan sebentar ya,” ucap Tasya dengan suara bergetar.

Kenzo dan Kenzi langsung mendekat.

“Mommy!”

Tasya menoleh dengan wajah tegang.

“Kalian cepat bantu Mommy!”

Tanpa banyak bertanya, kedua bocah itu langsung membantu. Saat itu tak satu pun dari mereka menyadari bahwa sebuah rahasia besar baru saja mereka temukan. Rahasia yang perlahan akan menghubungkan hidup mereka dengan pria bernama Alex Roman Vasillo.

Sementara itu, di gedung utama Vasillo Group, suasana masih dipenuhi ketegangan sejak pagi.

Sudah berjam-jam berlalu tetapi sistem keamanan perusahaan masih belum sepenuhnya pulih.

Di ruang kerja paling atas, udara terasa berat.

Alex berdiri di depan jendela besar dengan rahang mengeras. Jas hitam yang dikenakannya terlihat rapi, tetapi aura marah yang terpancar dari dirinya membuat seluruh ruangan terasa dingin.

Di belakangnya, Mario berdiri dengan tablet di tangannya.

“Tuan…,” ucap Mario hati-hati.

Alex tidak menoleh. “Sudah menghubungi wanita itu?”

Mario menelan ludah pelan. “Sudah beberapa kali, Tuan.”

Alex akhirnya berbalik, tatapannya tajam.

“Dan?”

Mario menarik napas. “Nomornya tidak aktif. Saya sudah mencoba sejak pagi.”

Sekejap, ekspresi Alex berubah gelap. Tangannya menghantam meja kerja dengan keras.

“Sampah!” geramnya.

Beberapa staf yang berdiri di ruangan itu langsung menundukkan kepala.

Alex berjalan mondar-mandir dengan langkah berat.

“Seorang wanita berani meretas sistem perusahaan Vasillo lalu menghilang begitu saja?” Tidak ada yang berani menjawab.

Mario akhirnya berkata pelan, “Mungkin dia sengaja mematikan ponselnya, Tuan.”

Alex mendengus dingin.

“Tentu saja.” Tatapannya berubah lebih tajam.

“Dia menantangku.”

Beberapa detik ruangan kembali hening lalu Alex berhenti berjalan.

“Alamatnya.”

Mario mengangkat wajah.

“Tuan?”

“Ambil alamat wanita itu dari HRD.” Nada suara Alex rendah namun penuh ancaman.

“Aku akan menemuinya sendiri.”

Mario langsung mengangguk.

“Baik, Tuan.”

Namun, sebelum Mario sempat melangkah keluar ponselnya bergetar. Mario melirik layar, lalu ekspresinya berubah sedikit serius.

Alex menyadari perubahan itu.

“Apa lagi?”

Mario menatap Alex dengan ragu. “Ini dari kepala rumah sakit, Tuan.”

Alex mengernyit. “Rumah sakit?”

Mario mengangguk.

“Mereka sudah dua kali mengadakan rapat sejak pagi … tetapi gagal karena Anda tidak hadir.”

Alex menghela napas kesal.

“Lalu?”

Mario menelan ludah.

“Mereka meminta Anda datang langsung sekarang. Ada rapat penting terkait operasional rumah sakit milik keluarga Vasillo.”

Tatapan Alex semakin dingin, beberapa detik ia terdiam. Rumah sakit itu adalah salah satu aset terbesar milik keluarga Vasillo di Indonesia.

Sejak tujuh tahun terakhir, pengelolaannya memang banyak dilakukan oleh orang-orang kepercayaan kakeknya. Dan Alex sendiri datang ke Indonesia untuk mengambil alih semuanya. Ia mengepalkan tangan pelan.

“Baik.”

Mario sedikit lega mendengarnya, Alex mengambil jasnya dari kursi.

“Kita ke rumah sakit!”

Mario mengangguk cepat, tetapi sebelum keluar ruangan, Alex berhenti sebentar. Ia menoleh pada beberapa staf IT yang masih sibuk di depan komputer. Tatapannya tajam seperti pisau.

“Jika sistem perusahaan ini belum pulih ketika aku kembali—”

Semua orang langsung menegang. Alex melanjutkan dengan suara rendah yang menakutkan.

“Kalian tidak perlu kembali bekerja di dunia ini.”

Tak seorang pun berani mengangkat kepala. Alex lalu berjalan keluar ruangan, Mario segera mengikutinya. Di luar gedung, mobil hitam panjang sudah menunggu.

Beberapa pria berjas hitam membuka pintu dengan hormat. Alex masuk tanpa berkata apa-apa. Mobil itu kemudian melaju menuju rumah sakit milik keluarga Vasillo.

'Aku tidak akan mengampuni siapapun yang berani bermain-main denganku,' gumam Alex dalam hatinya dengan tangan yang terkepal.

1
frida
good job Thor terus lah berkarya
echa purin
👍
Ari Sawitri
bukannya sdh 9bulan ya di bab sebelumnya kok prematur ?🤔🤔
Ari Sawitri
team keamanan tp bukan buat istri dan anak anaknya. begitu kejadian br ada team keamanan. ini orang kaya bener bukan sebenarnya 🤔🤭😅
Sri Wulandari
akhirnya karma sdh menantimu kini giliran qm & istrimu yg akan menanggung smua perbuatan mu d masa lalu Arlond siap² sj qm mendapatkan hukuman yg setimpal dg apa yg telah qm lakukan pd kakakmu sendiri Arland
Sri Wulandari
gara² ingin hidup lebih baik qm rela kehilangan cinta pertama mu & menikah dg Merlin & qm lebih memilih mencintainya dlm diam tp lihat sprti apa hidupmu skrng hanya d manfaatkan sj sm klrg istrimu bahkan anak yg d kandung istrimu bkn anakmu & keserakahan tlh menghancurkan hidup kalian smua
Sri Wulandari
senjata makan tuan karma lngsng d byr lewat putri mu dulu qm membunuh Arlan & istrinya skrng qm akan mengulangi lg perbuatan kalian itu & putrimu & calon bayinya jg merasakan akibat dr k jahatan kalian bahkan akibatnya bakal lebih fatal
Sri Wulandari
knp qm g mencoba mencari tau apa yg sbnrnya terjadi dg klrg mu Tasya karna smua saling berhubungan termasuk tentang k matian k dua orang tuamu jg dendam 2klrg hingga saat ini
Sri Wulandari
harusnya qm jg curiga & waspada dg sikap Arlond kakek Rockhi karna selama ini dia yg sllu berusaha keras menyakiti Tasya siapa tau dia jg terlibat dg Jessy
Sri Wulandari
semakin qm berusaha menjauhkan Alex dr Tasya hubungan mereka akan semakin dlm & terikat... Jessy
Sri Wulandari
harusnya kakek buyut takut dg keturunannya yg ini mereka bs sj menghancur perusahaan mu jg bs menstabilkan kembal begitu jg dg mommynya
Sri Wulandari
menghadapi orang sprti tuan Vasillo qm mmng harus bersikap tegas & berani klu tdk qm akan d tindas & d remehkan apalagi dendam antara klrg kalian yg blm bs d lupakan oleh sm² k dua klrg & qm skrng ibaratnya masuk k sarang harimau kembali g bs maju pun mati
Sri Wulandari
kasian Tasya g punya tempat yg aman utknya & twins....kakek Vasillo bs menerima twins tp tdk dg Tasya apalagi klu tau Tasya cucu kakek Rockhi
Sri Wulandari
seandainya dr awal kakek Rockhi mau menceritakan smua sm Tasya pasti g akan ada k salah pahaman sprti ini sedangkan Arlond dia sprti kompor meleduk yg siap membakar apa sj supaya smua lebih membara
Sri Wulandari
Alex sdh menduga klu kakek Rockhi pasti tdk akan tinggal diam membiarkan cucunya Tasya menikah dgnya....
mslh Alex semakin rumit yg satu perjodohan yg d tentukan kakek Vasillo yg satu pernikahannya dg Tasya akan d pisahkan oleh kakek Rockhi d tambah k datangan Arlond yg akan membawa mslh buat Tasya & twins😔
Sri Wulandari
kakek Vasilo datang makanya Tasya & twins d pulangkan k rumah kakek Rocki tp d sana justru tdk aman ada pamannya yg jahat dtng utk bls dendam smoga Alex bs melindungi Tasya & twins dr pamannya yg jahat & serakah itu....
klu kakek Vasilo aq rasa g akan mslh dg kehadiran Tasya & twins mungkin dia akan sangat bahagia karna ternyata dia memiliki 2 penerus .... marahnya mungkin hanya sementara karna penerusnya itu ternyata msh k turunan musuh bebuyutannya jd rumit tp.... kedatangan Arlond mungkin akan membuka rahasia penyebab dendam antara 2 klrg Vasilo & kakek Rockhi
Sri Wulandari
untung Tasya & twins sdh pindah k rumahnya Alex klu tdk dia pasti ketakutan lg melihat kedatangan pamannya yg hampir menjualnya dulu waktu d Berlin
Sri Wulandari
membuka hati utk daddy twins beri dia kesempatan sebenarnya Alex tdk sejahat seperti yg qm pikirkan dia hanya sedikit sombong & keras kepala sm sprti Kenzo....Alex bersikap keras karna dia punya banyak musuh yg siap menghancurkannya kpn sj makanya hidupnya g suka d usik siapapun apalagi dia pernah mengalami trauma kehilangan orang tua sprti qm makanya instingnya utk melindungi diri & klrg sangat kuat
Sri Wulandari
qm khan seorang peretas Tasya harusnya qm bs melacak Dion lewat perangkat elektronik yg dia gunakan atau melacak keberadaan mobilnya atau apalah yg bs d lacak lewat internet....lha ini qm sprti kehilangan kecerdasan mu....panik boleh tp bodoh jngn😔
Sri Wulandari
apakah itu suara Dion 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!