Indonesia
NovelToon NovelToon
ANAK GENIUS: HEARTBEAT

ANAK GENIUS: HEARTBEAT

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 5
Nama Author: Lunar Sirius

Airell Miranda baru saja menerima kenyataan bahwa ia telah menjadi selingkuhan sang kekasih bernama Bram Smith yang telah dipcarinya selama hampir 3 tahun. Istri Bram yang datang ke apartemen Airell bersama seorang pria yang Airell tidak tau siapa. Perempuan yang mengaku sebagai istri dari Bram memberi peringatan berupa ancaman dan pelajaran untuk tidak lagi mendekati suaminya, Bram.

Berita Airell yang merebut suami orang kini sudah tersebar di rumah sakit tempat di mana Airell bekerja sebagai seorang psikiater. Tidak hanya itu, Airell dipecat dari pekerjaannya dan nama Airell dikasih tinta hitam agar rumah sakit, biro ataupun perusahaan tidak menerima Airell sebagai pekerja. Selain Airell kehilangan pekerjaannya, Airel juga dijauhi dan ditinggalkan teman-temannya.

Kemalangan Airell masih berlanjut saat Airell tiba-tiba diculik oleh orang suruhan pria yang datang ke apartemennya bersama istri Bram yang Airell baru tau nama pria tersebut adalah Max Alexanders Wu. Max memperkosa Airell yang saat itu masih suci dan memberikan ancaman untuk tidak lagi mendekati Bram suami dari adiknya.

Airell menatap penuh dendam kepada pria yang merenggut kesuciannya. Namun, Airell tidak bisa melakukan apa-apa. Hingga akhirnya setelah kejadian itu Airell memutuskan untuk pindah keluar negeri.

Bagaimana perjuangan Airell setelah menghadapi kemalangan-kemalangan yang menimpa dirinya. Yuk, ikuti novel ini!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunar Sirius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

09. Jealous

Setelah Airell bertemu dengan Max, Airell

langsung ke tempat di mana diselenggarakan pengucapan janji suci pernikahan Karina dan Louis.

Mata Airell melihat ke sekeliling ruangan

untuk mencari seseorang yang tak lain adalah Summer dan Winter yang sedang duduk di baris kedua paling depan altar pernikahan.

“Kakak kenapa lama sekali?” Tanya Summer

yang bertanya kepada Airell yang baru duduk di sebelah Winter sedangkan Winter hanya diam menanti jawaban pertanyaan dari saudara kembarnya.

“Tadi, aku kebelet.” Jawab Airell dengan

senyuman manisnya, Summer dan Winter menganggukkan kepalanya.

Tampak di belakang kursi di mana Airell

duduk ada dua pasang mata yang menatap ke arah Airell dengan tatapan tajam serta dinginnya. Namun, Airell tidak memperhatikannya tapi Winter yang melihat

tatapan dua orang itu yang menuju ke arah Airell berpikir dalam diamnya.

“Kenapa mereka melihat kak Elma seperti itu?”

Tiba-tiba dari arah kiri Airell datang dokter Adam yang sudah selesai mengajar Noel bagaimana nanti ia harus berjalan

di belakang pengantin.

“Bagaimana Noel, apakah Noel merepotkan?”

Tanya Airell sambil menatap mata dokter Adam seperti biasanya sedangkan dokter Adam yang ditanya memberikan senyumannya dan menatap Airell dengan penuh cinta. Bagi Airell hal itu biasa terjadi jadi Airell tidak memusingkannya dan tidak mempedulikannya walaupun laki-laki di sampingnya sudah berulang kali mengajaknya untuk menjalin hubungan yang serius namun Airell selalu menolak dengan alasan bahwa ia tidak bisa.

“Tidak, jagoan ku sangat berperilaku baik

bahkan dia sangat bersemangat.” Jawab dokter Adam sambil terkekeh dengan kelakukan Noel yang tidak ada habisnya. Contohnya saat ia merasa malu untuk memegang tangan Queeny yang lebih muda darinya 2 tahun untungnya Queeny langsung mengambil alih karena merasa kesal dengan Noel yang tidak memegang tangannya hal itu membuat dokter Adam dan mommy Queeny tertawa.

“Syukurlah kalau begitu.” Ujar Airell yang

juga ikut tertawa jika mengingat kelakukan putranya.

“Tapi, dia sangat pemalu saat memegang

tangan Queeny tadi. Aku baru tau bahwa putra ku sangat pemalu jika berdekatan dengan perempuan padahal daddy-nya sangat berani mendekati momma-nya.” Ucap dokter Adam yang membuat Airell tertawa mendengarnya.

“Sayang sekali aku tidak memvideonya tadi.”

Ucap Airell dengan lesu, dokter Adam yang mendengarnya memberikan ponselnya

kepada Airell hingga membuat Airell kebingungan

“Bukalah, disitu tadi aku sudah meminta

tolong kepada pelayan untuk memvideokan Noel.” Jelas dokter Adam, Airell yang

mendengarnya dengan penuh semangat melihat bagaimana sikap malu-malu putranya

yang biasanya sangat percaya diri itu. “Karena aku tau kamu pasti bakalan senang melihatnya, sangat jarang dia bertingkah seperti itu.” Lanjut dokter Adam

“Kamu benar, kenapa dia sangat manis. Aku

nggak bisa melihatnya tumbuh secepat ini aku ingin dia tetap menjadi baby

Noel.” Ucap Airell dengan imut dan gemas melihat bagaimana tingkah laku Noel

yang malu-malu. Dokter Adam terus menatap Airell yang tersenyum bahagia menatap

layar ponselnya.

“Dia tetap menjadi baby Noel kita.” Ucap

dokter Adam dan dibalas anggukan oleh Airell dengan penuh semangat.

Tampak di belakang kursi Airell ada yang

kepanasan melihat romansa yang terjadi di depannya yang tak lain adalah Max.

Sedangkan di sebelah Max yaitu Steffy menatap Airell dalam diamnya yang melihat

Airell begitu bahagia.

Diego yang sedang berada di samping Steffy

melirik ke arah Max yang hanya diam saja merasa gregetan.

“Kenapa dia hanya diam saja, pantas saja wanita pujaannya kabur. Dasar sepertinya

memang dia perlu diajari.”Gumam Max

“Nona.” Sapa Diego sambil sedikit menepuk

bahu Winter yang berada di depannya dengan pelan, hal itu membuat Winter menoleh dan sang istri melotot menatap ke arah suaminya.

“Siapa nama Nona?” Tanya Diego ketika

melihat Winter yang menatapnya dengan dingin membuat Diego menelan saliva-nya.

“Kenapa tuan?” Tanya perempuan di sebelah

Winter yang tak lain adalah Summer yang menjawab pertanyaan Diego dengan

pertanyaan melihat Diego yang bertanya kepada Winter.

“Saya hanya sekedar bertanya karena ada

teman saya yang sangat menyukai Nona ini namun tidak berani untuk

mendekatinya.” Jelas Diego, membuat Summer menganggukkan kepalanya sedangkan

Winter tidak peduli sama sekali.

“Kamu atau temanmu?” Tanya Disha kepada

suaminya dengan kesal, Diego yang mendengarnya segera memeluk istrinya.

“Tentu saja temanku sayang mana mungkin

aku, aku kan sudah cinta mati denganmu apalagi sekarang ada Queeny.” Rayu Diego

kepada Disha.

“Jadi, tuan adalah daddy dari Queeny?”

Tanya Summer dengan untuk memastikan apakah benar.

“Iya, Nona saya adalah daddy dari Queeny

dan ini istri saya Disha. Saya dan dua orang di sebelah kiri saya ini adalah

sahabatnya sang mempelai pria.” Jelas Diego dengan ramah kepada Summer. “Jadi,

siapa nama teman Nona ini?” Tanya Diego mengulang pertanyaannya. Diego salah

kira bahwa yang menjadi pujaan hati dari sahabatnya ini adalah Winter.

“Namanya Winter dia adalah kembaran saya.

Nama saya Summer.” Jawab Summer sambil memperkenalkan dirinya kepada Diego dan

Disha yang dibalas senyuman dan anggukannya.

Tak lama kemudian suara pintu dari arah

belakang terbuka dan nampak lah seorang perempuan dengan gaun pengantinnya yang

berwarna putih berjalan dengan anggun membuat semua orang di dalamnya bertepuk

dengan riuh.

“Bukankah Karina sangat cantik.” Puji

Airell yang didengar dokter Adam.

“Kamu tetap lebih cantik di mata ku.”

Celetuk dokter Adam, sedangkan Airell yang mendengarnya menatap dokter Adam dan

tersenyum manis sambil menggelengkan kepala. Namun tidak sengaja Airell melihat

orang di belakangnya yang ternyata pria yang sempat menghalanginya dan bersikap

kurang ajar kepadanya di depan toilet tadi membuat Airell memasang wajah

datarnya.

Sedangkan Max yang tidak pernah melepaskan

pandangannya dari Airell sedari tadi tertegun ketika melihat tatapan mata

Airell yang selalu membuatnya deg-degan dan merasa sedih saat melihat ekspresi

Airell yang berubah seketika ketika melihatnya.

Saat langkah Karina mendekati Altar di

mana Louis yang sudah berdiri dengan gagahnya, tiba-tiba suara nyaring dari

Noel terdengar memanggil Airell dan dokter Adam hingga membuat semua orang di

sana tertawa melihat tingkah lucu Noel. Tidak lupa juga Queeny yang di

sebelahnya merasa kaget mendengar suara dari Noel.

“Daddy, momma.” Panggil Noel dengan

bahagia dan langsung duduk di pangkuan dokter Adam.

Sedangkan Queeny yang melihat uncle

Max-nya merasa sangat senang kemudian Queeny duduk di pangkuan Max. Hal itu

membuat Steffy merasa senang dan membuat Diego merasa cemburu melihat kedekatan

putrinya Queeny yang malah menempel dengan sahabatnya.

Disha yang sudah paham dengan suaminya

dengan segera mengeluskan lengan Diego. “Lihatlah sayang putri kita sudah lupa

dengan kita jika melihat bujang lapuk itu.” Gerutu Diego, sedangkan Disha hanya

menggelengkan kepalanya. “Makanya kita harus membuat adik buat Queeny, sayang.”

Lanjut Diego setelahnya dan mendapat cubitan di lengannya dari Disha hingga

membuat Diego meringis sekaligus tertawa.

“Dengan Queeny saja kamu sudah merasa

keberatan jika aku terlalu banyak menghabiskan waktu dengan Queeny apalagi

menambah adik buat Queeny.” Gerutu Disha, hal itu membuat Diego tertawa.

Lalu suara pastur terdengar hingga membuat

semua orang diam dan fokus kepada momen yang sakral ini.

Setelah pemberkatan selesai kini para tamu

diarahkan menuju ke pesta perayaan pernikahan. Airell, Noel, dokter Adam,

Summer dan Winter duduk dengan satu meja melingkar. Sedangkan Max, Steffy,

Diego, Disha dan Queeny duduk di meja sebelah Airell.

“Daddy, Noel mau disuapin.” Pinta Noel

dengan manja kepada dokter Adam, hal itu membuat semua Airell, Summer dan

Winter menoleh untuk meliat ke arah Noel yang sangat bersikap manja hari ini.

“Noel, mau disuapi biar momma saja ya.

Daddy mau makan sayang.” Ucap Airell namun dijawab gelengan oleh Noel.

“Katanya sudah besar dan tidak mau disuapi

lagi tapi kenapa sekarang menjadi baby.” Ejek Summer dan digubris Noel dengan

menjulurkan lidahnya ke arah Summer.

“Noel sayang tidak boleh bersikap seperti

itu.” Nasihat Airell

“Ayo buka mulutnya, daddy sudah buka kulit

udangnya.” Ucap dokter Adam sambil menyodorkan sendok makanan ke arah Noel.

Pemandangan yang terjadi di antara Airell,

Noel, dan dokter Adam tidak luput dari pandangan Max yang menatap dengan

dingin.

Airell tahu bahwa sedari tadi ada yang

menatapnya dengan dingin, namun Airell tidak menggubrisnya. Airell ingin

menunjukkan bahwa ia sekarang sudah bahagia dan ia tidak mempedulikan masa lalu

lagi termasuk orang-orang di dalamnya yang mengambil andil dalam hidupnya yang

penuh dengan tekanan.

“Kakak Noel.” Panggil Queeny yang turun

dari pangkuan daddynya berjalan ke arah meja di mana Noel berada. Orang yang

mendengar suara Queeny sangat gemas apalagi dengan pipi bulatnya yang merona

dan rambutnya yang di sanggul ke atas dengan mahkota di kepalanya membuatnya

tampak sangat cantik dan manis.

Sedangkan Noel yang dipanggil melihat ke

arah Queeny yang kini sudah memegang tangan Noel dan menyeret Noel ke meja di

mana daddy dan mommy-nya berada hal itu tidak luput dari pandangan orang dewasa

dari dua meja yang berbeda dan bertanya-tanya apa yang dilakukan oleh Queeny.

“Daddy, perkenalkan ini kakak Noel yang

tadi menemani Noel berjalan di belakang uncle Louis dan Aunty Karina. Noel ini

akan menjadi teman Queeny, benar kan kak Noel?” Tanya Queeny dengan gemas

sambil mengedipkan bulu matanya yang lucu.

Diego yang melihat putrinya memperkenalkan

anak laki-laki bernama Noel terdiam kenapa sangat mirip dengan Max waktu kecil

itu yang ada di benak Diego.

Queeny yang melihat daddynya diam segera

memanggil daddynya dan menepuk paha daddynya, “daddy kenapa diam, Queeny sedang

memperkenalkan kak Noel kepada daddy.” Ucap gadis itu cemberut, Diego yang

melihtanya gelagapan.

“Iya sayang, halo kakak Noel ini uncle

Diego daddy dari Queeny.” Sapa Diego dan dibalas anggukan oleh Noel dan sedikit

senyuman.

Airell yang melihat dari kursi duduknya

meremas gaunnya cemas ketika melihat Max dan Steffy yang menatap Noel dalam

diamnya. Airell takut nanti Max dan Steffy mengenali Noel dan mencari tau

tentang Noel.

Saat Queeny mau memperkenalkan Noel dengan Steffy dan Max dengan segera Noel menggenggam tangan Queeny untuk berjalan ke arah Airell dan dokter Adam hingga membuat langkah kecil kaki Queeny sedikit

terseret.

“Kakak pelan-pelan jalannya.” Ucap Queeny

“Maafkan kakak Noel.” Ucap Noel dengan

penuh penyesalan dan dijawab dengan anggukan dan senyuman.

“Queeny, ini momma kak Noel dan ini daddy

kak Noel.” Jelas Noel kepada Queeny

“Halo momma, halo daddy.” Ucap Queeny

dengan centil hal itu membuat Airell, Summer, Winter, dokter Adam, Disha dan Steffy tertawa mendengar tingkah kecentilan dari Queeny.

Diego yang mendengarnya menganga melihat

putrinya yang sangat centil dan merasa tidak terima melihat putrinya seperti itu sikap cemburu Diego on fire pemirsa. Sedangkan Max memandang dengan tatapan

tajam dan dinginnya sambil mengepalkan kedua tangannya di bawah meja dengan

erat.

“Kenapa Queeny memanggil momma dan daddy kak Noel dengan momma dan daddy juga?” Tanya Noel

“Karena nanti Queeny akan menikah dengan

kak Noel seperti uncle Louis dan aunty Karina.” Jawab Queeny, sedangkan Summer

yang sudah tidak bisa menahan tawanya sedari akhirnya tertawa terbahak-bahak melihat sikap dua bocah yang berbeda jenis kelamin tersebut. Airell, dokter Adam, Winter, Steffy, dan Disha hanya tersenyum.

Diego rasanya ingin pingsan mendengar

perkataan putrinya ingin rasanya ia membunyikan Queeny dan menjauhkan Quenny

dari anak laki-laki yang sangat mirip dengans Max tersebut. Tiba-tiba Diego terdiam dan matanya melihat ke arah Max, Airell, dan Noel secara bergantian sambil otaknya bertanya-tanya mengenai teka-teki ini. Kenapa juga sahabatnya yang baru ia sadari selalu menatap ke arah momma Noel bukankah wanita pujaannya adalah gadis bernama Winter.

“Kenapa menjadi Queeny yang bilang begitu.

Seharusnya kan kakak Noel.” Protes Noel

“Kak Noel terlalu lama.” Keluh Queeny hingga membuat semua orang yang mendengarnya melepaskan tawanya.

Setelah adegan menggemaskan di antara Noel

dan Queeny, kini para tamu mengucapkan ucapan selamat kepada pengantin baru

yang berdiri bak raja dan ratu di singgasananya.

“Selamat ya Karina dan tuan Louis.” Ucap

Airell dengan tulus. Karina yang mendengarnya segera memeluk Airell, “Karina sangat merindukan kakak.” Ungkapan kerinduan Karina lontarkan dengan mata berkaca-kaca.

“Aunty Karina jangan menangis nanti wajah

aunty seperti zombie.” Celetuk Noel yang melihat aunty Karina-nya yang hendak

menumpahkan air matanya.

Louis yang mendenganrya tertawa,

“keponakan aunty yang sangat tampan ini benar-benar sesuatu ya.” Ucap Karina

mencbuti pipi Noel dengan gemas setelah melepaskan pelukannya dengan Airell.

“Selamat ya tuan Louis, jaga dan bahagiakan Karina.” Ucap Airell sambil menyalami Louis.

“Panggil saja Louis, Nona Airell. Saya

juga ucapkan terimakasih karena telah membantu saya.” Airell yang mendengarnya

menganggukkan kepalanya dan melepaskan tangannya, semua yang dilakukan oleh

Airell selalu diperhatikan oleh Max dan Noel yang melihatnya tersenyum penuh

kemenangan karena berhasil mempertemukan momma dan ayah kandungnya serta

berhasil membuat ayah kandungnya cemburu.

*Bersambung*

1
Yulianti Yulianti
oke
Yulianti Yulianti
lanjutkan💪
nadira ST
ntar kalau aireli lihat kamu trauma goblok,
Nadia
binggung aku
Sativa Kyu
👍👍👍
miss see
apa yg diajar oleh steffy kpd anak kecil
Lee Fay
Thor, kenapa kamu sangat jahat sekali? Padahal yang salah dan biang kesialan itu Steffy, tapi knpa smua org dibuat menderita sdgkn dia bahagia?
Shuhairi Nafsir
Character dalam cerita ini semua nya membosankan. Ego sama goblok. Airell nikah aje sama Adam biarkan Noel puas. atau pun biarkan Noel kecelakaan serta memerlukan darah yang lanka. Baru Airell jadi bengong meminta bantuan Max.
Shuhairi Nafsir
Cerita nya lama kelamaan membaca jadi membosankan dan lembab.
Shuhairi Nafsir
cerita nya nga masuk diakal banget. katanya Airell jaguh bela diri. masakan cengkaman Max nga bisa ditangani. lembab lagi membosankan
Chiki Meong
cerita bagus. setiap kalimat mudah dipahami dan setiap episode ada cerita sendiri yang buat pengen tau kelanutan cerita.
Ana Mirfat
Kecewa
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
buntut klu bontot itu jungkookie adek nya jin Hyung
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
iya Iyah lah El klu panas mah gurun emang ada orang yg mau honey moon di gurun
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
MA(max) REL(airel)=MAREL
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
sebenci benci nya seorang anak pd ortunya itu tdk akan mengubah kata anak menjadi mantan anak jdi mau tidak mau anak di tuntut menghormati orang tua nya wlu sejuta luka tersemat.
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
entah knp sedikit sesak baca cerita ini ,tau sih luka tdk semudah itu sembuh tpi klu kita liat dri sisi pandang max jg terluka jgn hya menghakimi sepihak bagi aku part ini bikin sesak kerna mengingatkan kisah zico waktu ketemu zoey 🥺🥺
Rafanda 2018
katanya mini market ya punya max,trus uda tau makanan beracun kenapa di jual,,,aneh
Rafanda 2018
bertele tele kaya drama ikan terbang,,kelamaan bacanya
Neng Alifa
aku umur 3 thn masih ngempeng 😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!