Indonesia
NovelToon NovelToon
Little Wife

Little Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:625.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: Mrs.A

"Apa yang harus Aku lakukan? Aku sudah kabur dari kejaran Juragan untuk tidak menikah dengan Thomas. Tapi sekarang, Aku harus menikah dengan Tuan yang sama sekali Aku tidak kenal".

Adinda Rahma adalah Gadis belia yang sangat cantik juga pintar. Ia baru berusia delapan belas tahun. Diusia mudanya, Ia harus rela kehilangan kedua orangtuanya dan harus menanggung hutang Bapaknya dan harus menikah dengan Thomas. Saat pernikahan, Dinda kabur dan saat itu Ia meminta tolong pada Pria asing untuk membawanya pergi. Ia bahkan mengatakan rela melakukan apapun. Saat sudah dibawa pergi, Pria itu menagih janji Dinda dengan bersedianya Dinda menikah dengan Pria yang jauh lebih tua darinya. Karena tidak bisa melakukan apapun, akhirnya Dinda menerimanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mrs.A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nona Muda Van de Burg

Dinda masih bingung dengan tawaran Adam. Ia memang ingin kuliah disana, tapi sekarang kasusnya berbeda. Ia adalah seorang Istri. Mana mungkin Istri meninggalkan suaminya sendiri begitu lamanya. Ia masih bimbang. Hingga pintu kamar Dinda diketuk.

"Dinda, ini Mama". Mama Nat mengetuk pintu.

Dinda beranjak dari duduknya lalu membuka pintu.

"Mama, ayo masuk". Dinda mempersilahkan Mama Nat masuk.

"Apa yang sedang Kamu lakukan?". Tanya Mama Nat.

"Tidak melakukan apa-apa Mah". Jawab Dinda.

"Yasudah Kamu bersiap sekarang". Ujar Mama Nat.

"Untuk apa Mah?". Tanya Dinda.

"Antarkan makan siang untuk Adam juga Papa ya Sayang ke kantor". Ujar Mama Nat.

"Tapi, Dinda tidak tahu kantor nya dimana". Jawab Dinda.

"Tenang saja supir akan mengantarmu. Sekarang Kamu bersiap". Mama Nat pergi ke ruang ganti menarik tangan Dinda.

Mama Nat memilih pakaian yang cocok untuk Dinda.

"Pakai ini. Kamu akan terlihat cantik menggunakan dress pink ini". Mama Nat memberikan dress cantik berwarna pink pada Dinda.

Dinda merasa bingung dengan tingkah ibu mertua nya. Namun, karena tidak ingin mertuanya sedih. Akhirnya Dinda menurut saja.

Tiga puluh menit berlalu, Dinda telah siap. Mama Nat begitu bahagia melihat penampilan Dinda.

"Ayo sekarang kita kebawah bawa makanan untuk Adam dan Papa". Ujar Mama Nat menarik tangan Dinda.

Sampai dibawah, Sinta telah siap menyiapkan makan siang untuk Adam, Dinda juga Papa Iel. Sinta memberikan kotak makan kepada Dinda. Setelah itu Mama Nat membawa Dinda keluar rumah menyuruh supir untuk mengantar Dinda ke kantor.

Dindapun pergi. Dinda menembus kemacetan Ibu Kota. Kantor Adam ada ditengah kota dan cukup jauh Dari mansion. Perlu satu jam untuk sampai disana jika tidak macet.

Satu setengah jam berlalu, akhirnya Dinda sampai dikantor Adam. Dinda sangat takjub dengan perusahaan milik keluarga Van de Burg. Perusahaan berlantai tiga puluh menjulang tinggi dengan kokoh. Dinda masuk. Ia berjalan menuju resepsionis.

"Permisi, apa Mas Adam ada?". Tanya Dinda polos.

"Mas Adam?". Tanya resepsionis bingung.

"Ah maksud Saya Pak Adam Van de Burg". Ujar Dinda memperjelas.

"Oh Big Boss. Nona sudah buat janji untuk bertemu Tuan Adam?". Tanya Resepsionis.

"Hah? Harus buat janji? Saya kemari untuk mengantarkan makan siang untuk Tuan Adam juga Papa Gabriel". Jawab Dinda polos.

Siapa gadis muda ini? Apa perempuan-perempuan yang biasa mencari Tuan Adam? Ah Aku harus berhati-hati. Kalau tidak, Tuan Adam akan marah. Ujar Resepsionis dalam hati.

Sudah banyak Gadis yang datang ke Kantor Adam untuk mencari perhatian. Resepsionis selalu kena amarah Adam karena berani mengizinkan para Wanita itu masuk.

"Maaf Nona, Nona harus buat janji dulu untuk bertemu Tuan Adam". Ujar Resepsionis.

"Aduh Mbak, tolong dong Saya hanya ingin memberikan makan siang ini. Kalau Saya tidak memberikan, Saya takut Mama Nat marah". Dinda memohon.

Resepsionis masih tidak menggubris.

Masih dalam perdebatan, Adam yang akan makan siang bersama Papa Iel merasa bingung melihat seseorang ribut dengan resepsionis. Adam melihat. Ia terkejut melihat Dinda yang sedang berbicara dengan resepsionis.

"Pah, itu Dinda kan?". Tanya Adam pada Papanya.

"Iya itu Dinda. Kamu lihat sana. Ada apa disana". Ujar Papa Iel.

Adam menghampiri Dinda.

"Ada apa ini?". Tanya Adam yang menghampiri Mereka.

"Mas". Panggil Dinda merasa lega melihat Adam.

"Ini Tuan, Nona ini ingin bertemu Tuan, namun belum ada janji". Ujar Resepsionis.

"Mas, Aku kemari disuruh Mama untuk mengirim makan siang. Tapi, Aku tidak boleh bertemu Mas". Ujar Dinda dengan polosnya.

Adam menghampiri Dinda merangkul bahu nya dan mencium kening nya. Membuat semua orang terkejut. Bahkan resepsionis itu sampai membuka mulutnya saking terkejut namun Ia sadar kembali.

"Lihat wajah cantik ini. Ingat-ingat wajah ini! Dia adalah Nona muda keluarga Van de Burg. Saat Ia datang kemari, jangan suruh Dia menunggu lagi, tapi suruh langsung saja keruangan Saya. Ayo Sayang Kita keruanganku". Adam menarik Dinda lalu pergi dari sana.

"Nona muda? Apa Gadis muda itu Istri Tuan Nichole? Ah tapi barusan Tuan Adam panggil Dia Sayang. Apa Dia Istri Tuan Adam? Astaga! Apa yang Aku lakukan? Untung saja Tuan Adam tidak memecatku". Ujar Resepsionis.

Setelah kejadian itu, seluruh perusahaan ramai. Banyak yang terkejut melihat Adam sangat baik pada seorang wanita. Semua ramai membicarakannya Adam yang menikahi Gadis belia. Namun Mereka juga sangat kagum dengan kecantikan Dinda. Meski muda, kharisma dan keanggunannya benar-benar terlihat.

"Nona muda itu dari keluarga konglomerat mana ya? Kita tidak pernah melihat Nona muda dimanapun". Ujar salah satu karyawan.

"Iya, mungkin pebisnis luar negeri makanya tidak pernah terlihat disini". Ujar yang lain.

"Tapi, sepertinya Dia terlalu muda ya untuk Big Boss. Wajahnya saja masih imut begitu". Tambah yang lain.

"Khhhmmmm". Alex melewati Mereka. Ia tidak suka ada yang bergosip saat bekerja.

Semua orang diam saat melihat wajah Alex yang terlihat tidak suka.

Diruangan Adam, sudah berkumpul Adam, Dinda juga Papa Iel. Dinda melihat sekeliling ruangan Adam merasa sangat takjub.

"Dinda, kata Adam Kamu bawa makan siang untuk Kita?". Tanya Papa Iel.

"Iya Pah. Ini makanannya". Ujar Dinda. "Tapi tidak ada piring atau sendok ya? Aku juga lupa membawanya dari rumah". Ujar Dinda polos.

Adam dan Papa Iel hanya tertawa kecil. Akhirnya Adam menelepon pantry untuk membawa tiga alat makan. Tak lama Office boy datang membawa alat makan.

"Nih sekarang ada". Ujar Adam.

Dindapun tersenyum dan menyiapkan makanan yang Ia bawa.

Merekapun makan bersama. Setelah makan, Papa Iel kembali keruangannya. Tinggal Dinda dan Adam berdua dalam ruangan.

"Mas, Aku pulang ya". Ujar Dinda.

"Tidak usah pulang, Mas sebentar lagi pulang. Kamu tunggu disini saja ya biar nanti pulang bareng". Ujar Adam.

"Yasudah kalau gitu". Ujar Dinda.

"Oh ya Mas. Ada yang mau Dinda katakan". Ujar Dinda.

"Mau bicara apa?". Tanya Adam.

"Mas, sepertinya Aku tidak bisa pergi ke Australia untuk kuliah". Ujar Dinda.

"Kenapa?". Tanya Adam.

"Mas, Bapak pernah bilang pada Dinda. Seorang Istri tidak boleh meninggalkan suaminya pergi jauh. Dia harus terus disamping Suaminya. Maaf Mas, Dinda tidak bisa meninggalkan Mas. Dinda tidak tahu motif Mas menikahi Dinda karena apa, tapi menurut Agama dan Negara, Dinda Istri sah Mas. Jadi, Dinda juga harus jadi Istri yang baik untuk Mas". Ujar Dinda pada Adam.

Adam yang mendengar merasa terharu. Dinda lupa siapa Adam. Dia masih bingung kenapa Adam menikahinya.

"Kamu yakin tidak ingin kuliah disana?". Tanya Adam.

Dinda menggelengkan kepalanya.

"Mas tidak apa-apa kalau Kamu mau kuliah disana. Mas bisa kesana kapan saja dan Kamu juga bisa pulang saat liburan".

"Tidak usah Mas. Biar Aku fokus saja menjadi Ibu Rumah Tangga". Jawab Dinda.

Adam sebenarnya bahagia dengan perkataan Dinda, tapi Dia juga tidak ingin mengubur skill hebat Dinda.

"Gini saja, Dinda tetap kuliah tapi disini saja. Mas akan daftarkan Dinda di Universitas dekat sini jadi tidak perlu meninggalkan Mas kan?". Ujar Adam tersenyum.

Dinda hanya diam tidak menjawab.

Adam menggenggam tangan Dinda. Dinda yang awalnya menunduk, tiba-tiba menatap Adam. "Dinda, jangan pendam kemampuanmu. Mas sangat terkejut Kamu memiliki kemampuan luar biasa. Mas mau Kamu semakin terasah. Jangan menolak keinginan Mas ya". Ujar Adam dengan lembut pada Dinda.

Dinda merasa luluh saat melihat wajah Adam yang sangat damai.

"Mas, sebenarnya Mas siapa? Kenapa Mas begitu baik pada Dinda? Dinda hanya orang asing yang Mas tidak tahu asal usulnya". Ujar Dinda pada Adam.

"Dinda kenapa Kamu melupakan Aku?". Tanya Adam dengan wajah sedihnya.

Sontak Dinda terkejut dengan pertanyaan itu. "Maksud Mas, Dinda melupakan Mas itu apa?". Tanya Dinda.

"Tidak apa-apa. Tunggu disini ya, Mas mau kerja lagi". Adam melepas genggamannya lalu pergi ke meja miliknya.

Dinda merasa bersalah saat Adam mengatakan Dia melupakan Adam. Ada rasa sedih dimata Adam. Dinda ikut sedih namun Ia juga bingung maksud Adam.

1
Lingga Aga
Kecewa
Lingga Aga
Buruk
Satria Wati
ma²nya damar orang tua kandung adinda
Satria Wati
ceritanya bagus dan sopan
Naufal Azka
smg nanti dpt ank kembar jg
Kristina Kartini166
knapa tidak bisa buka tuk bab berikutnya
Ni Wayan Meta Susanty
bagus ,dan menarik untuk di baca
Yullie Kasih
Adam nya oke, ujingnya gak enak tuh nama 😱
Mryn
nyimakkk
benkk benkzuu18
sooooooo long thor
Erna M Sitorus
lanjut ya Thor, ceritanya menarik klo gak dilanjut buat penasaran jadinya.
Lia Nurlela
lanjut lagi dong thor
@Yzma.Kh_
up dong thor
Wati Astuti
Karyamu bagus thorrr👍👍
Atik Pudji
semangaaat thooor💪💪💪💪💪
salam sehaat selaluu
Atik Pudji
akhirnya berkumpul bahagia❤❤❤❤❤
salut nih sama authornya TOP👍👍👍👍👍👍
semangaaat thooor💪💪💪💪
salam sehaat selaluu
Atik Pudji
selaluu banyak kejutan authornya👍👍👍👍👍
ini novel yg ke tiga saya baca semua banyak kejutan...terima kasih thooor👏👏👏
semangaaat thooor💪💪💪💪💪💪
salam.sehat
Atik Pudji
sempat shock baca nya
muantaaab nih authornya bikin jantung mau copot hehehehehhe...TOP deh authornya 👏👏👏👏👏👏
semangaaat thooor❤❤❤❤❤
salam sehaat selaluu
Atik Pudji
so sweet ❤❤❤❤❤❤❤❤
semangaaat thooor 💪💪💪💪💪
salam sehat selalu
Atik Pudji
makiin seruuuuuuu .....suka banget baca adam bucin akut hehehehehhe
semangaaat thooor💪💪💪💪💪
salam sehaat selaluu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!