Indonesia
NovelToon NovelToon
Senyumku Untuk Anakku Dan Racun Ku Untuk Kamu

Senyumku Untuk Anakku Dan Racun Ku Untuk Kamu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Selingkuh / Diam-Diam Cinta
Popularitas:16.9k
Nilai: 5
Nama Author: Queen_Fisya08

Fisya Alexander tak pernah menyangka rumah tangga yang ia jaga sepenuh hati justru menjadi awal kehancurannya.

Suaminya, Jason, berselingkuh dengan sahabat yang paling ia percaya namun pengkhianatan itu belum seberapa dibanding rencana keji yang mereka siapkan di ruang bersalin

Saat dua bayi perempuan lahir di hari yang sama, sebuah pertukaran terjadi, mereka yakin telah merebut segalanya dari Fisya.

Sayangnya, mereka tidak pernah sadar bahwa Fisya melihat semuanya

Sejak malam itu, senyum Fisya hanya untuk putrinya, sementara racunnya disiapkan untuk mereka yang telah menghancurkan hidupnya.

Ketika rahasia mulai terungkap, siapa yang sebenarnya sedang menjebak siapa ?

Jangan lupa tekan love sebelum melanjutkan membaca dan tinggalkan komentar dan Vote juga ya besty!🫰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen_Fisya08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dendam Fisya Yang Membara

Malam semakin larut, rumah besar keluarga Alexander mulai sunyi lampu ruang tengah sudah dimatikan hanya tersisa lampu kecil di kamar bayi yang masih menyala redup.

Fisya berbaring di sofa kecil dekat tempat tidur Tina, ia memejamkan matanya seolah sudah tertidur sejak tadi padahal pikirannya masih terjaga.

Tak lama kemudian… suara pintu kamar terbuka perlahan terdengar Jason masuk, langkah pria itu pelan.

Ia melihat Fisya yang tertidur di kamar bayi bersama Tina.

Jason tersenyum tipis.

“Tidur di sini lagi…” gumamnya kecil.

Ia mendekat perlahan tatapannya tertuju pada Tina yang tertidur pulas, senyum Jason perlahan berubah miring.

Tangannya menyentuh kepala bayi itu pelan.

“Anak yang kamu sayang itu adalah anakku dan Kasandra…”

Jason tertawa kecil penuh kemenangan.

“Kamu benar-benar wanita bodoh, Fisya.”

Fisya yang pura-pura tidur mengepalkan tangannya pelan di balik selimut namun wajahnya tetap tenang.

Jason masih bicara pelan tanpa sadar istrinya mendengar semuanya.

“Rumah… Perusahaan… Dan semua aset kekayaanmu… Nanti akan jadi milikku.” Tatapan Jason penuh keserakahan.

Ia kembali melihat Tina.

“Dan anak ini akan jadi jalan buat semuanya.”

Fisya hampir tertawa mendengar itu, Jason benar-benar yakin rencananya berhasil padahal, bayi yang sedang ia banggakan itu adalah anak kandung Fisya sendiri.

Jason akhirnya berdiri tegak, ia melihat Fisya sekali lagi lalu tersenyum sinis.

“Tidurlah yang nyenyak, istri bodoh ku"

Setelah itu Jason keluar dari kamar bayi, pintu tertutup perlahan.

Beberapa detik kemudian… Fisya perlahan membuka matanya, tatapannya dingin.

Sudut bibirnya perlahan terangkat.

“Aku memang wanita bodoh di hadapanmu, Jason…” gumamnya pelan.

“Tapi wanita bodoh ini juga yang akan menghancurkan dan menggagalkan semua rencana kalian.” gumamnya lagi

Fisya menoleh ke arah Tina dan tatapannya langsung berubah lembut.

“Mama gak akan biarkan siapa pun mengambil semuanya dari kita"

Ia lalu membelai pelan tangan kecil putrinya, tak lama kemudian Fisya benar-benar memejamkan matanya dan tertidur.

***

Keesokan paginya… suasana rumah kembali sibuk.

Fisya sudah bangun sejak pagi, ia sudah selesai mandi dan bersiap.

Di ruang makan, sarapan sudah tersedia rapi, Tina tadi sempat menangis karena lapar.

Fisya langsung menyusui putrinya dengan tenang di kamar bayi.

Setelah Tina kembali tidur, Fisya memompa ASI untuk persediaan.

Botol-botol kecil berisi ASI tersusun rapi di dalam pendingin khusus.

Bik Lili yang melihat itu tersenyum kagum.

“Ibu hebat sekali,” ucap Bik Lili.

Fisya tersenyum kecil.

“Aku cuma mau Tina tetap dapat ASI meski nanti aku kerja.”

Bik Lili mengangguk.

“Pasti non Tina sehat terus karena mempunyai ibu yang hebat seperti ibu Fisya"

Fisya lalu menyerahkan beberapa botol pada Bik Lili.

“Nanti kalau dia bangun kasih yang ini dulu.”

“Iya Bu.” jawab Bik Lili mengerti

Setelah semuanya selesai, Fisya akhirnya duduk di meja makan sambil minum teh hangat.

Tak lama kemudian… suara langkah cepat terdengar dari lantai atas.

Jason turun tergesa-gesa sambil memakai jam tangannya, wajahnya terlihat terburu-buru karena sebenarnya pagi ini ia ingin cepat pergi ke rumah Kasandra.

Ia ingin melihat keadaan wanita itu dan memastikan semuanya aman namun begitu melihat Fisya duduk di meja makan…

Jason langsung mengubah ekspresinya, senyum manis langsung muncul di wajahnya.

“Pagi sayang.”

Fisya menoleh santai.

“Pagi.”

Jason langsung duduk di samping Fisya dengan sikap mesra, ia bahkan merangkul bahu istrinya pelan.

Kalau orang lain melihat… mereka akan mengira pasangan itu sangat harmonis.

“Tidur nyenyak?” tanya Jason lembut.

Fisya tersenyum kecil.

“Lumayan.”

Jason mencium pelipis Fisya singkat sedangkan dalam hati Fisya merasa muak namun ia tetap memasang wajah tenang.

Jason lalu mengambil roti sambil berkata santai,

“Aku lihat status kamu semalam.”

Fisya pura-pura tidak mengerti.

“Yang mana?”

“Foto Tina.” ucap Jason cepat

“Oh…” jawab Fisya

Jason tersenyum.

“Tina sangat cantik seperti kamu sayang"

“Iya.” jawab Fisya lagi

Jason menatap Fisya beberapa detik.

“Kamu benar-benar mau buat pesta besar?”

Fisya mengangguk.

“Tentu.”

“Untuk apa sebesar itu?” tanya Jason

Fisya tersenyum tipis.

“Karena Tina anak pertamaku dan dia pewaris keluarga Alexander.”

Jason langsung merasa senang mendengar itu namun ia menahan ekspresinya.

“Oh ya?”

Fisya mengangguk santai.

“Aku mau semua orang tahu.”

Jason mencoba terdengar biasa saja.

“Pestanya kapan?”

“Minggu depan.” jawab Fisya

“Siapa saja yang diundang?” tanya Jason lagi

“Relasi bisnis, teman-teman, beberapa keluarga.” ucap Fisya seperlunya

Jason mengangguk sambil tersenyum, dalam pikirannya sekarang hanya satu… status ahli waris, itu yang paling penting.

Jason lalu menatap Fisya lebih serius.

“Sayang…”

“Hm?” jawab Fisya yang sudah malas

“Apakah kamu akan mengumumkan ahli waris keluarga Alexander di pesta itu?” tanya Jason serius

Fisya perlahan menoleh dan tatapan mereka bertemu.

Beberapa detik suasana terasa aneh namun kemudian… Fisya tersenyum.

“Iya, aku akan mengumumkannya.” jawab Fisya

Jantung Jason langsung berdegup lebih cepat dan ia hampir tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya.

“Apa benar?”

Fisya mengangguk pelan.

“Tunggu saja.”

Jason tersenyum lebar.

“Baguslah kalau begitu"

Di dalam hati Jason benar-benar sangat puas, akhirnya setelah semua usaha dan rencananya, anak kandungnya akan resmi menjadi pewaris keluarga Alexander.

Ia bahkan sudah membayangkan bagaimana seluruh kekayaan Fisya nantinya jatuh ke tangannya.

Sedangkan Fisya… diam-diam menyeringai kecil sambil meminum tehnya.

“Masuklah lebih dalam ke perangkapku, Jason…” batinnya.

Jason sama sekali tidak sadar, semua yang dilakukan Fisya sekarang memang sengaja.

Ia sedang membangun harapan setinggi mungkin… agar saat semuanya runtuh nanti…

Jason dan Kasandra akan hancur lebih menyakitkan.

Jason lalu berdiri sambil merapikan jasnya.

“Aku berangkat duluan ya sayang"

Fisya mengangguk.

“Hati-hati.”

Jason kembali mencium kening Fisya sebelum pergi.

Begitu Jason keluar rumah… senyum di wajah Fisya langsung hilang, tatapannya berubah dingin.

Bik Lili yang dari tadi diam di dapur perlahan mendekat.

“Ibu…” panggilnya

Fisya menoleh.

“Kenapa Bik?”

Bik Lili terlihat ragu.

“Bapak kelihatannya senang sekali.”

Fisya tersenyum tipis.

“Biarkan, semakin tinggi harapan seseorang maka akan semakin sakit saat jatuh nanti.”

Bik Lili langsung diam, entah kenapa, ia mulai takut membayangkan apa yang sudah disiapkan Fisya untuk Jason dan Kasandra di masa depan.

__Bersambung__

1
Zeannisa Qolbiyah
tamat ceritanya hapus dari dftr baca😄
sunaryati jarum
Masa rumah sakit ada kekacauan dan keributan tidak petugas medis dan keamanan tidak ada yang masuk.Tidak masuk akal. Orang baik kok kalah sama penjahat, sudah delapan tahun merasa diatas angin ternyata masih menang.Semoga Sebastian hanya mati suri dan langsung siuman.
Queen_Fisya08: tenang Mak pemeran utama gak akan pernah kalah 🤭🙏
total 1 replies
Ma Em
masa orang baik kalah yg jahat malah menang .
Queen_Fisya08: tenang kak tenang... peran utama pasti yang menang 🤭...
total 1 replies
Dokkan Battle
anying mati??! MUTER AMAT NIH CERITA FIS DROP
Ma Em
Untung Tina datang jadi ada yg bantu pak Anton kalau tdk ada yg bantu pasti Angel sdh dibawa sama Bayu dan nikah dgn juragan Arif , Jason kira Tina sdh nurut dan patuh padanya tdk taunya Tina sengaja mau menggagalkan Jason dan Kasandra untuk menguasai perusahaan Fisya .
Ma Em
Angel jgn jadi orang jahat saja nanti takutnya Angel malah suka pada Sebastian .
Queen_Fisya08: tenang kak, sudah ada alurnya 🤭
total 1 replies
falea sezi
goblokkk🤣 demi bales dendam anak di jadiin pembokat 🤣🤣 goblokkkk
Queen_Fisya08: sabar sabar
total 1 replies
falea sezi
laki kurang ajar😒
sunaryati jarum
Syukurlah jika Sebastian sudah baik- baik dan Angel juga sudah siuman.Semoga Tina segera ke rumah sakit membuat jebakan untuk menangkap orang suruhan Jason yang ingin membunuh Sebastian
Ma Em
Tina kamu sdh tau rencana busuk Jason dan Kasandra , semoga Tina bisa mencegah kejahatan Jason dan Kasandra dan sdh punya bukti rekaman kejahatan Jason untuk bukti membuat laporan pada polisi , Semoga Fisya cepat pulang dari luar kota .
sunaryati jarum
Ternyata kecerdasan, kecerdikan , cepat tanggap dan sikap bertindak yang dimiliki Tina berasal dari darah Bastian dan Fisya.Sayang Sebastian masuk jebakan karena musuh tahu kelemahannya.Namun Tiina memiliki bukti kejahatan Jason dan Kassa d
Kasandra
sunaryati jarum
Lenyapkan Agnes nggak masalah toh itu putrimu dengan Jason, Kasandra
Dokkan Battle
Kasandra membunuh anaknya sendiri.. tapi terlalu banyak drama jadi BOSENIN
Datu Zahra
dari motor mogok sampe bisa kekamar VIP narasinya kurang Thor, jadi aneh. bisa²y lompat jauh begitu, terlebih ini RS loh. ya kali gampang banget maen selonong sampe masuk ruang perawatan VIP yang tata letak ruangnya bukan diemperan gedung RS
Queen_Fisya08: Ok terima kasih kak atas masukannya 🙏
total 1 replies
Ma Em
Kasandra kamu pasti akan menyesal karena anak yg selalu kamu siksa dan mau kamu lenyapkan itu anak kandungmu sendiri Kasandra , pasti Kasandra akan gila setelah mengetahui kebenaran nya karena Agnes anak Kasandra dan Jason sedangkan Tina anaknya Fisya dan Sebastian .
Ma Em
Sebastian cepat sadarlah jgn terlalu lama kamu tidur karena Sebastian dlm bahaya lawan mereka semua jgn biarkan Jason dan antek anteknya senang melihat hdp Sebastian menderita balas perbuatan Jason .
Ma Em
Arman awas jgn lalai jaga Sebastian ada orang datang untuk mencelakai Sebastian lagi , Arman hrs waspada .
Ma Em
Semua ga Sebastian cepat sadar jgn sampai Baron bisa celaka lagi untuk kedua kalinya , Jason kamu terlalu ambisi untuk menguasai harta orang sehingga Jason melalukan segala cara agar TDK ada orang yg menghalangi niat busuknya , semoga kejahatan Jason dan Kasandra segera terungkap dan membusuk dipenjara .
Ma Em
Semoga Sebastian selamat dan cepat sehat kembali , dan Baron cs segera tertangkap agar terbongkar siapa yg membayar Baron untuk membunuh Sebastian .
Yeni Astriani: udah jelas yg Jason yg menyuruh Baron untuk mencelakai Sebastian, semoga orang kepercayaan Sebastian bertindak.
nanti pas ultah Tina seret Jason dan Kasandra ke dalam penjara apalagi hukuman Jason berlapis.
total 1 replies
sunaryati jarum
Jangan.lupa dikunci , ruangan Fisya dan pengawasan terhadap Jason dan Kasandra.Kamu.telpon dulu Tina , jangan buru-buru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!