Sebulan sudah mas Adam menghilang tanpa jejak. Entah ada dengannya.
Apakah dia sudah melupakan aku. Tapi seperti itulah hubungan kami. Lama menghilang terus tiba tiba muncul tanpa permisi.
Dinda menghampiriku seperti biasanya dia selalu menempelkan tubuhnya. Sepertinya kita ini sahabat saja.
"Aduh sana sana. Usirku
"Peluk ibuk sendiri aja tidak boleh. Dinda seperti tidak punya tulang aja dikit dikit bersandar.
"Baunya kecut. Sambil ku cium rambutnya.
"Deket aja ngak boleh. Dinda cemberut.
Aku sering menggoda dinda meski keringatan aroma tubuhnya tetep menarik bagiku. Apalagi pas tidur tanpa di sadari dinda. Aku selalu mencium hingga beberapa kali.
"Ada tamu buk. Bisik dinda.
" Siapa.
"Tau . Jawabnya polos
Aku keluar menuju teras ada seseorang yang sepertinya aku mengenalnya.
"Kamu koq bisa kesini.
"Emang aku nggak boleh kerumahmu. Tidak sulit untuk mencari alamat seseorang di desa.
"Maksudku bukan begitu.
Lelaki tubuh besar itu mengeluarkan surat undangan dan memberikan ke arahku.
Aku tidak langsung menerimanya. Hanya bisa menatap surat itu dan orang yang membawanya.
"Tunggu sebentar. Aku berlari menuju dalam rumah untuk mengambil sesuatu.
Aku mengambil surat itu dan sebaliknya aku memberi mas Adam sebuah kertas tebal berukuran kecil panjang. Disitu ada dua garis merah yang menonjol.
"Apa ini. Mas Adam bertanya.
Aku tidak mempersilahkan mas Adam untuk masuk ke rumah. Kita hanya berdiri di depan teras. Kebetulan terasku di kelilingi bunga banyak gantung. Menjadi kan suasana tambah asri.
Aku hanya diam, aku tau mas Adam orang yang cerdas tanpa di beritahupun ia pasti mengerti.
"Jadi ini..... Mas Adam terlihat bahagia.
Aku sibuk melihat surat undangan di tanganku di situ tertulis huruf besar, Adam dan Ayu. 23 Agustus
Besok lusa ijab kabul itu akan di laksanakan. Namun tidak sedikitpun aku merasa sedih. Tidak ada alasan untuk aku bersedih, aku juga pernah menikah dengan mas Gilang.
"Iya.
"Benarkah ini. Mas Adam masih tidak percaya.
"Iya calon anakmu dan anakku.
Mas Adam…
SUAMI KE DUA
Surat Undangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 73 Episodes
Comments